Sabtu, 07 Juli 2012

Polisi Paling Jujur Di Indonesia


Hoegeng Iman Santoso adalah Kapolri di tahun 1968-1971. Ia juga pernah menjadi Kepala Imigrasi (1960), dan juga pernah menjabat sebagai menteri di jajaran kabinet era Soekarno. Kedisiplinan dan kejujuran selalu menjadi simbol Hoegeng dalam menjalankan tugasnya di manapun.

Ia pernah menolak hadiah rumah dan berbagai isinya saat menjalankan tugas sebagai Kepala Direktorat Reskrim Polda Sumatera Utara tahun 1956. Ketika itu, Hoegeng dan keluarganya lebih memilih tinggal di hotel dan hanya mau pindah ke rumah dinas, jika isinya hanya benar-benar barang inventaris kantor saja. Semua barang-barang luks pemberian itu akhirnya ditaruh Hoegeng dan anak buahnya di pinggir jalan saja.
“ Kami tak tahu dari siapa barang-barang itu, karena kami baru datang dan belum mengenal siapapun,” kata Merry Roeslani, istri Hoegeng.

Polisi Kelahiran Pekalongan tahun 1921 ini sangat gigih dalam menjalankan tugas. Ia bahkan kadang menyamar dalam beberapa penyelidikan. 


SS4 Senapan Battle Rifle PINDAD


SS 4 SENAPAN BATTLE RIFLE GENERASI BARU BUATAN PINDAD



Setelah memperkenalkan senapan serbu ringkas model bullpup SS 3 saat ini PT. PINDAD telah kembali memperkenalkan senapan perseorangan generasi baru yaitu SS 4. 
PT. PINDAD menjelaskan bahwa senapan perseoaranagan SS 4 ini merupakan senapan jenis battle rifle dengan jarak tembak efektif antara 300-600 meter. Berdasarkan pada aturan yang dipakai oleh PT. PINDAD terdapat pembagian produk senapan berdasarkan jarak tembaknya :
1. Senapan untuk riflemen dengan jarak tembak 100-300 meter.
2. Senapan untuk marksmen dengan jarak tembak 300-600 meter.
3. Senapan untuk sniper dengan jarak tembak 1000 meter.


SS3 Bullpup PINDAD


Seiring dengan kebutuhan pasukan yang begitu kompleks, SS-1 di modofikasi menjadi SS-2000  (SS3-v1)

Di mana awalnya SS-1 terasa terlalu panjang bagi prajurit Kopassus yang membutuhkan senjata berukuran ringkas untuk operasi-operasi khusus. Oleh karena itu, SS-1 di modifikasi menjadi format bullpup (mekanisme senjata di belakang pelatuk -red). Tujuannya adalah agar ukuran menjadi ringkas tapi jarak tembak setara SS-1 standar. 



Dan berikut spesifikasi SS-2000 (SS3-V1) yang merupakan gabungan dari beberapa senjata yang sudah ada :

1. Setiap sistem operasi mengadopsi sistem gas piston milik AK
47 serta pendahulunya SS1, SS2, FN Fal, FN Fnc, Steyr AUG yang sudah terbukti kehandalannya.


Helikopter Dirgantara Combat Helicopter “GANDIWA”


Dirgantara Combat Helicopter "Gandiwa"
Atas kehormatan undangan dari Menejemen Komunikasi PT Dirgantara Indonesia (Persero) di Bandung kepada penulis untuk hadir dalam beberapa konferensi persnya beberapa waktu yang lalu, alhamdulillah ada beberapa cuplikan yang  dapat penulis tuangkan disini.

Posting ini antara lain tentang Dirgantara Combat Helicopter "Gandiwa". Sebuah sarana alat pertahanan keamanan berupa karya dari anak bangsa yang tergolong canggih. Bagi penulis ini sangat menarik dan perlu memberikan apresiasi, dan semoga bermanfaat bagi inspirasi pemerhati. Memang, cinta kepada bangsa dan tanah air dapat dilakukan dengan berbagai cara, -karya teknologi umpamanya-. Atas dedikasi tsb, publik mempunyai kepentingan mengetahui bagaimana akuntabilitasnya. Sebagaimana implementasi Undang-undang Kebebasan Informasi Publik (KIP).


Jumat, 06 Juli 2012

Akhirnya DPR Setuju Pemerintah Membeli 100 MBT Leopard Jerman


Sebagian besar anggota Komisi I DPR setuju pemerintah membeli 100 buah tank berat*(main battle tank) Leopard dari Jerman seharga 280 juta dollar AS. Dalam rapat tertutup antara Komisi I dan Kementerian Pertahanan (Kemhan), Rabu (4/7), sebagian besar anggota setuju maka rapat memutuskan untuk menyetujui rencana pemerintah.

 

"Ya, sebagian besar anggota menyetujuinya. Namun, tetap akan kami kritisi perkembangannya. Kita tetap akan mengecek berapa harga sebenarnya, bagaimana pengadaan suku cadangnya, dan teknis pengirimannya," kata Wakil Ketua Komisi I DPR, Tubagus Hassanudin, saat dihubungi Koran Jakarta, Kamis (5/7).


Wamenhan Menguji Coba Recon Vehicle 4x4 Produksi PT. Pindad


Elang Recon Vehicle 4x4 Produksi PT. Pindad

Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kamis (5/7) melakukan uji coba kendaraan tempur Recon Vihicle 4x4 produksi PT. Pindad (Persero) di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta. 
Dalam uji coba ini, Wamenhan menjajal secara langsung  mengemudikan kedaraan tersebut satu putaran di halaman depan kantor Kemhan. Hadir dalam uji coba ini Direktur Utama PT. Pindad (Persero) Adik A. Soedarsono. 


Video Penerbangan Perdana EMB-314 Super Tucano TNI AU


EMB-314 Super Tucano merupakan pesawat tempur taktis yang mampu melaksanakan operasi bantuan tembakan dari udara yang merupakan keunggulan pesawat itu. Dengan rencana itu, Anton menambahkan, TNI-AU juga telah mempersiapkan pilot-pilot terbaik untuk dikirimkan ke Sao Paulo, Brazil.

Super Tucano  EMB-314

Pesawat Super Tucano EMB-314 memiliki mesin tunggal buatan Empresa Braziliera de Aeronautica (Embraer), dan memiliki kemampuan menembakkan asap ke darat secara cepat untuk menunjukkan posisi musuh.

Indonesia Harus Swasembada Radar


Radar ISRA Nasional
Radar bermanfaat sebagai pendeteksi potensi ancaman dari luar terhadap sebuah negara. Sayangnya, jumlah radar yang dimiliki oleh Indonesia terbilang masih sangat sedikit. Dari 300 radar yang seharusnya dimiliki, Indonesia hanya memiliki 25-30 radar. Kondisi ini membuat Indonesia rawan terhadap serangan dari luar.

Untuk mengantisipasi hal tersebut perlu digalakkan upaya swasembada radar untuk Indonesia. Demikian dikatakan oleh Ahli Radar dari Universitas Brawijaya (UB), Malang, Rudy Yuwono. Dia menyebut, swasembada radar merupakan upaya memproduksi radar dengan kemampuan anak sendiri yang saat ini sudah dimulai oleh Asosiasi Radar Indonesia (AsRI).

CN-295 Pertama untuk TNI-AU Jalani Test Flight


Pesawat C-295M
 
Pesawat C-295M untuk Indonesia sesuai kesepakatan dengan Airbus Military diberi nama dengan CN-295 (photo : Muniz Zaragueta)

Pesawat CN-295 pertama pesanan Kementrian Pertahanan Indonesia untuk TNI AU yang dibuat oleh Airbus Military Spanyol saat ini telah selesai dan menjalani proses test flight. Pesawat CN-295 pertama ini diberi kode A-9501.

Kontrak senilai 325 juta US Dollar untuk pengadaan sembilan pesawat CN-295 ditandatangani pada 15 Februari 2012 dalam acara Singapore Air Show, didalamnya juga mencakup penyediaan suku cadang dan pelatihan.

Pesawat CN-295 rencananya akan dioperasikan oleh TNI Angkatan Udara untuk menggantikan peran pesawat Fokker-27 yang sudah menua dan di-grounded setelah jatuhnya satu pesawat tersebut pada bulan lalu. Pesawat ini akan ditugaskan dalam berbagai misi seperti operasi militer, dropping logistik, bantuan kemanusiaan, maupun misi evakuasi medis.

Johannes Abraham Dimara Pahlawan Nasional Dari Tanah Papua


Mayor Johane Abraham Dimara
 
Pahlawan nasional Johane Abraham Dimara lahir di desa Korem Biak Utara pada tanggal 16 April 1916. Beliau adalah putra dari Kepala Kampung Wiliam Dimara. Ketika mulai beranjak besar (13 tahun), ketika masih disekolah desa, dirinya diangkat anak oleh orang Ambon bernama Elisa Mahubesi dan dibawa kekota Ambon. Anak Biak yang tumbuh cepat dengan postur atletis ini mulai masuk agama Kristen dan diberi nama Johanes Abraham. Nama kecilnya Arabel berganti Anis (dari Johanes) Papua (berasal dari Irian). 
 
Pendidikan sekolah dasar diselesaikan Dimara pada tahun 1930. Selanjutnya masuk sekolah pertanian dan selesai tahun 1935. Sesuai dengan pendidikannya pada sekolah Injil yang dilakukannya setelah tahun 1935 (saat itu usianya mendekati 20 tahun), J.A Dimara  kemudian menjadi tokoh dalam profesi nya lebih lanjut yaitu guru agama Kristen.  
 

Dr. Johannes Leimena


Dr. Johannes Leimena (lahir di Ambon, Maluku, 6 Maret 1905 – meninggal di Jakarta, 29 Maret 1977 pada umur 72 tahun).
Dr. Johannes Leimena (lahir di Ambon, Maluku, 6 Maret 1905 – meninggal di Jakarta, 29 Maret 1977 pada umur 72 tahun). Dirinya, adalah salah satu pahlawan Indonesia.
Ia merupakan tokoh politik yang paling sering menjabat sebagai menteri dalam kabinet Republik Indonesia dan satu-satunya Menteri Indonesia yang menjabat sebagai Menteri selama 21 tahun berturut-turut tanpa terputus. Leimena masuk ke dalam 18 kabinet yang berbeda, sejak Kabinet Sjahrir II (1946) sampai Kabinet Dwikora II (1966), baik sebagai Menteri Kesehatan, Wakil Perdana Menteri, Wakil Menteri Pertama maupun Menteri Sosial.
Selain itu Leimena juga menyandang pangkat Laksamana Madya (Tituler) di TNI-AL ketika ia menjadi anggota dari KOTI (Komando Operasi Tertinggi) dalam rangka Trikora. 

Pada tahun 1914, Leimena hijrah ke Batavia (Jakarta) dimana ia meneruskan studinya di ELS (Europeesch Lagere School), namun hanya untuk beberapa bulan saja lalu pindah ke sekolah menengah Paul Krugerschool (kini PSKD Kwitang). Dari sini ia melanjutkan pendidikannya ke MULO Kristen, kemudian melanjutkan pendidikan kedokterannya STOVIA (School Tot Opleiding Van Indische Artsen), Batavia. Keprihatinan Leimena atas kurangnya kepedulian sosial umat Kristen terhadap nasib bangsa, merupakan hal utama yang mendorong niatnya untuk aktif pada "Gerakan Oikumene". Pada tahun 1926, Leimena ditugaskan untuk mempersiapkan Konferensi Pemuda Kristen di Bandung. Konferensi ini adalah perwujudan pertama Organisasi Oikumene di kalangan pemuda Kristen. 



Kamis, 05 Juli 2012

Indonesia Cyber Defence


Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Budi Susilo Soepandji mengatakan Indonesia harus memiliki Badan Pertahanan Dunia Maya (Indonesia Cyber Defence) Indonesia untuk menangkis setiap serangan siber ke Indonesia.



"Ancaman serangan siber di Indonesia sangatlah nyata dan mengancam ketahanan nasional," katanya dalam seminar Internet dan Ketahanan Nasional Musyawarah Nasional ke-7 Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) di Kuta, Bali, Kamis.

Ancaman serangan dunia maya di Indonesia sangat beragam seperti pencurian database, pelumpuhan sistem informasi dan penyebaran informasi yang salah tentang Indonesia di Internet.

Komandan PMPP TNI Kunjung "Peace Keeping" Filipina


Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI Brigjen TNI Imam Edy Mulyono didampingi Atase Militer RI Filipina, Kolonel Kav Hilman Hadi mengunjungi "Peacekeeping Operation Center" Filipina, di Camp O'Donnell, Capas, Tarlak, Filipina, Selasa.

Komandan PMPP TNI Kunjung "Peace Keeping" Filipina
Komandan PMPP TNI Kunjung "Peace Keeping" Filipina
 

Atase Militer RI Filipina, Kolonel Kav Hilman Hadi melalui pesan elektronik kepada ANTARA di Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, Rabu mengatakan kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan studi banding dan upaya peningkatkan kerjasama dalam bidang misi perdamaian kedua negara.  Komandan Peacekeeping Operation Center Filipina, Kolonel Inf Abraham Claro C Casis menyatakan bahwa kunjungan pertama yang dilakukan oleh Indonesia merupakan awal yang baik untuk semakin meningkatnya kerjasama dimasa-masa yang akan datang.


SATKAT Komaritim Latihan Serangan Kapal Cepat Rudal


Satuan Kapal Cepat Koarmatim (Satkat Koarmatim) mempertahankan dan meningkatkan profesionalisme prajuritnya dengan menggelar latihan taktik serangan Kapal Cepat Rudal (KCR). Latihan olah dan ketangkasan prajurit ini dilaksanakan sejak tanggal 2 -5 Juli 2012, bertempat di Markas Satkat Koarmatim dan Emulator Puslat Kaprang Kolat Armatim, Ujung, Surabaya. 

SATKAT Komaritim Latihan Serangan Kapal Cepat Rudal
SATKAT Komaritim Latihan Serangan Kapal Cepat Rudal
 
Latihan taktik serangan Kapal Cepat Rudal pada peperangan Anti Kapal Permukaan yang diselenggarakan oleh Satkat Koarmatim ini, bertujuan untuk mempertahankan, memelihara dan meningkatkan keterampilan dan profesionalisme prajurit Satkat Koarmatim. Kegiatan ini diikuti oleh 204 orang prajurit dari satuan kapal tersebut.


Masa Pensiun KRI Dewaruci Diundur


Rencana TNI-AL mempensiunkan KRI Dewaruci tahun ini sepertinya belum bisa terlaksana hal ini disebabkan Karena kapal pengganti baru akan selesai pada tahun 2014, KRI Dewaruci yang rencananya pensiun tahun ini, kemungkinan besar 'masa baktinya' diperpanjang.


"Dewaruci usianya sudah 60 tahun. Kalau tentara sudah pensiun," kata KSAL Laksamana TNI Soeparno ,usai sertijab Gubernur AAL di Lapangan Banda,  Bumimoro, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (4/7/2012).


UAV Pustekbang Dukung Ketahanan Pangan


Pesawat Terbang nir Awak  Zen_LAPAN01 (Atas) dan Skywalker (Bawah) yang akan digunakan untuk mendukung Program Estimasi Produksi Padi

Aplikasi UAV / pesawat terbang Nir Awak Pustekbang semakin hari semakin bervariasi, pada tanggal 29-30 Juni 2012 lalu, sekelompok peneliti dari Pusat Teknologi Penerbangan (Pustekbang) – LAPAN, BPPT, Jaxa-Jepang, Restec-Jepang, dan Balai Besar Sumber daya lahan pertaian Kementan, telah melakukan survey awal untuk melakukan monitoring secara pararel pada object pertanian Padi didaerah Subang – Indramayu.

Kegiatan ini merupakan kerjasama penelitian lintas instansi, yang terdiri dari BBSDLP Kementrian Pertanian, IPB, BPPT, Biro Pusat Statistik dan Tentunya Pusat Teknologi Penerbangan ( Pustekbang ) dalam rangka melakukan estimasi produksi padi dengan menggunakan berbagai metode dan sudut pandang.



SBY: Tidak Ada Kerjasama Militer Antara Indonesia, AS dan Australia


Upacara penyambutan kontingen pertama USMC di Darwin. (Foto: RAN)

4 Juli 2012, Darwin: Presiden Susilo Yudhoyono menegaskan tidak ada kerjasama militer tiga negara antara Indonesia, Amerika Serikat, dan Amerika Serikat. Penempatan satu brigade infantri mekanis Marinir Amerika Serikat di Darwin masih menyita fokus geopolitik kawasan Pasisik Barat.


"Sikap Indonesia dalam hal ini telah jelas, tegas dan konsisten, tidak akan menjadikan kawasan menjadi ajang konflik," kata Yudhoyono, dalam konferensi pers, di Darwin, Rabu. Jika tidak memahami konteksnya, hal ini bisa disalahartikan bahwa diwacanakan dibentuk pakta pertahanan di kawasan itu.


Laksma TNI Herry Setianegara Jabat Gubernur AAL


Jabatan Gubernur Akademi Angkatan Laut diserahterimakan dari Laksamana Muda TNI Agus Purwoto kepada Laksamana Pertama TNI Herry Setianegara, dalam suatu upacara militer dengan Inspektur Upacara Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Soeparno yang dilaksanakan di AAL, Bumimoro, Surabaya, Rabu (4/7).

 

Dinas Penerangan TNI AL melalui Siaran Persnya menjelaskan Laksamana Pertama TNI Herry Setianegara, yang dilahirkan di Malang, Jawa Timur, 17 Juli 1958, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Komando Armada RI Kawasan Barat (KS Koarmabar), sedangkan Laksamana Muda TNI Agus Purwoto, yang dilahirkan di Bandung, Jawa Barat, 24 Juni 1959, selanjutnya akan menjabat sebagai Staf Khusus Kasal di Mabes TNI Angkatan Laut, Jakarta.


Rabu, 04 Juli 2012

Liem Tiang Gwan, Ahli Radar dari Semarang


Anda yang pernah atau berkali-kali mendarat di Bandara Heathrow, London, Inggris, barangkali tidak mengetahui bahwa radar (radio detection and ranging) yang digunakan untuk memantau dan memandu naik-turunnya pesawat dirancang oleh putra Indonesia kelahiran Semarang. Selain itu, banyak negara di Eropa serta militer menggunakan jasanya untuk merancang radar pertahanan yang pas bagi negaranya. Itulah Liem Tiang-Gwan, yang selama puluhan tahun bergelut dan malang melintang dalam dunia antena, radar, dan kontrol lalu lintas udara. Maka, bagi mereka yang biasa berkecimpung dalam dunia itu, pasti tidak asing dengan pria kelahiran Semarang, 20 Juni 1930, ini. 

Liem Tiang Gwan, Ahli Radar dari Semarang
Liem Tiang Gwan, Ahli Radar dari Semarang

Namanya sudah mendunia dalam bidang radar, antena, dan berbagai seluk-beluk sistem gelombang elektromagnetik yang digunakan untuk mendeteksi, mengukur jarak, dan membuat peta benda-benda, seperti pesawat, kendaraan bermotor, dan informasi cuaca.

”Sekolah saya dulu berpindah-pindah. Saya pernah di Jakarta, lalu di Taman Siswa Yogyakarta, kemudian menyelesaikan HBS (Hoogere Burgerschool) di Semarang tahun 1949. Setelah itu, saya masuk Institut Teknologi Bandung dan meraih sarjana muda tahun 1955. Saya melanjutkan studi di Technische Universiteit (TU) Delft, lulus tahun 1958,” ujar pria yang kini berusia 78 tahun dan bermukim di kota Ulm, negara bagian Bavaria, Jerman.


Hubungan Indonesia - Belanda, Tank Leopard 2A6, dan Siapa Sesungguhnya Pelanggar HAM..??


Berurusan dengan negeri kincir angin Belanda benar-benar susah. Parlemen Belanda terus menghalangi rencana pembelian tank Leopard 2A6 oleh Indonesia. Menurut mereka, Indonesia banyak melakukan pelanggaran HAM dan khawatir tank itu digunakan untuk mengusir demonstran. Belanda lupa, bahwa merekalah yang melakukan pelanggarann HAM Berat terhadap penduduk Indonesia selama 350 tahun, di masa penjajahan silam.

MBT Leopard 2A6 Pesanan Indonesia
 
Negara penjajah biasanya menginginkan eks-jajahannya maju, karena merasa bersalah atau berhutang moral. Hal ini terlihat dengan cara Inggris membantu negara-negara eks-jajahannya yang terkumpul dalam negara Persemakmuran. Demikian pula dengan Perancis terhadap negara bekas jajahannya: Maroko, Aljazair, Mauritania, Mali, Senegal,Pantai Gading, Burkina Faso, Chad, Gabon dan Madagaskar.

Selasa, 03 Juli 2012

Bapeten Gandeng Bakorkamla Untuk Awasi Peredaran Bahan Nuklir,


Ilustrasi. Bakorkamla menunjukkan titik kordinat lintasan kapal di perairan Selat Melaka pada layar monitor radar. (FOTO ANTARA/Ampelsa)
 
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) bekerja sama dengan Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla) untuk mengawasi dan menanggulangi peredaran ilegal bahan nuklir khusus dan radioaktif lainnya di wilayah laut Indonesia.

Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahamahan oleh Kepala Bapeten, Natio Lasman dan Kepala Pelaksana Harian Bakorkamla Laksamana Madya TNI Y Didik Heru Purnomo yang disaksikan oleh Menteri Riset dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta, di Kantor Bapeten, Jakarta, Selasa.

PLA China & Kopassus TNI Jajaki Kerja Sama Antiteror di laut


TNI tengah menjajaki kerja sama antiteror di laut dan udara dengan Tentara Pembebasan Rakyat China (People's Liberation Army/PLA), mengingat modus kejahatan terorisme makin beragam.

Latihan Gabungan PLA China & KOPASSUS TNI
Latihan Gabungan PLA China & KOPASSUS TNI

Kopassus TNI AD dan Komando Pasukan Khusus PLA melakukan latihan bersama untuk yang kedua kalinya dengan sandi Sharp Knife 2012. yang diikuti 144 personel dari kedua pihak, di Pangkalan Latihan Terpadu Kodam Jinan, Shandong, China.

Panglima TNI dalam amanat tertulis pembukaan Latihan Bersama Antiteror Kopassus TNI AD dan Komando Pasukan Khusus PLA, yang dibacakan Komandan Jenderal Kopassus TNI AD, Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya, di Jinan, Shandong, China, Selasa, mengatakan, tindak kejahatan terorisme kini semakin beragam termasuk kemungkinan terjadi di laut dan udara.

Laksamana Malahayati adalah Laksamana Laut Pertama di Dunia (1585-1604)


3021420420 8c0b561a0e m LAKSAMANA LAUT PERTAMA DUNIA ADALAH SRIKANDI KEUMALAHAYATI (1585 1604) 
Sejarah menunjukkan, bahwa di ujung barat kepulauan Nusantara terdapatlah sebuah Kerajaan Islam Aceh Darussalam, yang tercatat sebagai satu dari lima kerajaan Islam terbesar di jamannya. Sebagai sebuah kerajaan yang terletak di ujung barat, maka Kerajaan Aceh Darussalam menjadi pintu gerbang pelayaran di Selat Malaka. Oleh karenanya tidak mengherankan bahwa Kerajaan Aceh Darussalam memiliki Armada Laut yang luar biasa kuatnya. Dalam perjalanan sejarah, pada masa pemerintahan salah seorang Sultan yaitu Baginda Sultan Alaiddin Riayat Syah Al Mukammil pada abad ke 16 – 17 tepatnya pada tahun 1589 hingga 1604, sejarah mencatat nama besar seorang pahlawan perempuan yaitu LAKSAMANA MALAHAYATI. Ia adalah seorang Laksamana perang perempuan yang memimpin lebih kurang 1000 orang pasukan Inong Balee (satu-satunya pasukan yang terdiri dari kaum perempuan) dengan gagah berani. Menjadi menarik, karena Laksamana Malahayati bukan saja hanya Laksamana pertama di Indonesia, melainkan ia adalah seorang Laksamana perempuan pertama di dunia. Petarung garis depan. Pemimpin laskar Inong Balee yang disegani musuh dan kawan.

Akankah TNI diperkuat Helikopter Chinook CH-47


Modernisasi alutsista terus dilakukan TNI dengan pengadaan: Main Battle Tank Leoprad 2A6, Meriam 155mm Caesar, Peluncur Roket Multi Laras, Helikopter Serbu, 24 pesawat tempur F-16 ex USAF, Penambahan 6 Sukhoi MK 30, Satu Skuadron (16) Pesawat Super Tucano, UAV Heron TP, Light Frigate Sigma 10514, Light Frigate Nakhoda Ragam Class, Kapal Selam Chanbogo, Rudal C 705 dan C 802, Tank BMP 3, Panser Anoa, Helikopter SeaSprite, Pesawat Angkut C-295 dan berbagai alutsista lainnya.

Helikopter Chinook CH-47

Pasukan TNI juga mulai menyebar satuan satuannya, seperti penempatan: 2 Batalyon Kostrad di Perbatasan Kalimantan, Pasukan Marinir di pulau-pulau terluar, pembangunan Batalyon Marinir di Karimun, Kepulauan Riau dan Lampung. Pembangunan Pangkalan Marinir di Pulau Nipah dan Natuna, serta rencana pembentukan Brigade Marinir di Papua dan Pasmar II di Belawan, Sumatera Utara.

AS Pernah Tawarkan Pesawat F-35 Stealth untuk RI


Ada satu trik menarik yang dilakukan AS dalam menjual peralatan militer. Amerika Serikat selalu menawarkan satu atau dua langkah ke depan, yang terkadang susah untuk ditolak. Dalam pameran Kedirgantaraan di Singapura, kontraktor utama pembuat pesawat F-35 Lightning II, Lockheed Martin, melirik Indonesia sebagai salah satu negara potensial untuk penjualan pesawat generasi kelima berteknologi stealth tersebut.

Pesawat F-35 Stealth

Direktur pencarian pelanggan internasional Lockheed Martin, Dave Scott, mengatakan, kepercayaan komunitas internasional terhadap pesawat program Joint Strike Fighter (JSF) itu, makin tumbuh setelah Jepang memutuskan membeli F-35.

Selain Jepang, negara calon pelanggan potensial pesawat berkemampuan mengelak dari deteksi radar itu adalah Korea Selatan, yang sudah mengajukan permohonan proposal penawaran, dan Singapura, yang menjadi salah satu partisipan kerja sama keamanan JSF. Di luar kedua negara itu, Lockheed Martin melihat Indonesia dan Thailand juga menjadi pasar potensial.

Senin, 02 Juli 2012

Pangkalan Marinir Tanjung Sebatak, Karimun


Marinir4 Pangkalan Marinir Tanjung Sebatak, Karimun

Sudah bukan waktunya untuk menumpuk pasukan di Pulau Jawa, di saat perkembangan ekonomi kawasan yang semakin pesat, sekaligus meningkatnya ancaman yang menyertainya. Pasukan TNI harus ditempatkan di wilayah perbatasan yang rawan gangguan pihak asing. Untuk itu, Kementerian Pertahanan akan membangun Markas Batalyon dan Pangkalan Marinir TNI-AL, di Tanjung Sebatak, Karimun, Kepulauan Riau.

Markas Batalyon Marinir tersebut membutuhkan lahan seluas 20 hektar. Namun lahan yang tersedia hanya 4 hektar. Bupati Karimun menyanggupi akan memenuhi kebutuhan lahan sesuai dengan proyeksi.

Kemhan RI Pastikan Beli 100 Tank Leopard Jerman


Kementerian Pertahanan Indonesia memastikan membeli tank berat (Main Battle Tank) Leopard dari Jerman sebanyak 100 unit dalam rangka modernisasi alutsista TNI Angkatan Darat. Rencana semula  tank berat Leopard akan dibeli dari Belanda.

Tank Leopard


"Khusus TNI AD, kita telah putuskan membeli tank berat leopard dari Jerman dengan pertimbangan memperoleh kepastian waktu dan target  dari volume peralatan militer yang kita perlukan," kata Wamenhan Sjafrie Syamsuddin kepada wartawan di Jakarta, Senin (2/7).

Menurut Wamenhan, rencana pembelian MBT Leopard dari Belanda

dihentikan sehingga fokus pembelian tank yang berasal dari Jerman tersebut berjalan lancar.

Hawk 200 Tampil Garang Dengan Corak barunya


Sebuah gambar kepala Panther hitam menempel garang di badan pesawat tempur Hawk 200.Mulutnya mengaum garang,berlatar belakang sebuah gambar kilat yang menyala tajam.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgfxBlrGhdtmc2CgBSKOoLKRATsSDRFGb3_90dwpIekdZlhEAPHz_DCkhu5GU5LCqwKcJAw6DsdmdaasItMLfiG-7a5xTWDwo98KUlbbHBDH7u79a7Y011krda6RJlsRJX7JPNU8TWaAt4/s320/Hawk_Winston+Setiawan.jpg
Hawk 200 Dengan Corak Baru

Warna abu-abu langit,juga semakin membuat kepala Panther ini hidup,dan siap menerjang. Angka 12 tersebut merupakan penanda burung besi mematikan buatan Inggris tersebut berangkat dari Skuadron Udara 12, Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Pekanbaru.Hampir di ujung moncong pesawat juga tertulis angka 09. Nomor ini merupakan tanda nomor pesawat di skuadron tersebut.


Burung besi ini nampak mengkilat,dengan motif loreng perpaduan abu-abu muda dan abu-abu tua.Tampangnya garang.Siap menerjang angkasa. Menembus langit biru nusantara.Menggeliat cerdik di antara awan-awan putih, menghunus pusaka menerjang setiap lawan yang mengancam. Warna loreng abu-abu ini baru saja selesai digarap oleh para putra terbaik TNI AU yang tergabung di dalam Satuan Pemeliharaan (Sathar) 32,Depo Pemeliharaan 30, Lanud TNI AU Abdulrachman Saleh,Malang.

Indonesia-Australia Bahas Finalisasi Hibah 5 Hercules


 Pesawat C-130H RAAF (photo : sirsteve)

Pemerintah Indonesia dan Australia akan membahas finalisasi hibah lima pesawat Hercules C-130 dari Australia, termasuk biaya yang harus dikeluarkan pemerintah terkait proses tersebut.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan pembahasan final mengenai hibah pesawat itu akan menjadi salah satu agenda kunjungan Presiden ke Darwin tanggal 2-4 Juli 2012.


Minggu, 01 Juli 2012

China Berminat Bantu Amankan Selat Malaka


 
Pemerintah China berminat membantu pengamanan di Selat Malaka dengan peningkatan kemampuan angkatan laut tiga negara pantai wilayah jalur niaga tersebut.

Minat tersebut telah disampaikan kepada tiga negara pantai di Selat Malaka, termasuk Indonesia, demikian kata Atase Pertahanan Kedubes RI di China Kolonel (Lek) Surya Margono di Beijing hari ini.

Ketika dikonfirmasi ANTARA, dia mengatakan, bentuk bantuan pengamanan di Selat Malaka lebih kepada bantuan peningkatan daya mampu angkatan laut tiga negara pantai di Selat Malaka, yakni Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Aksi Jupiter Aerobatic Team Pada Perayaan 100 Tahun AU Thailand


Partisipasi Jupiter Aerobatic Team TNI AU dalam perayaan 100 tahun Royal Thai Air Force di Thailand, berikut foto-fotonya diambil dari situs resmi Central of  Thailand Defense Strategy (http://thaiarmedforce.com)

Jupiter Aerobatic Team
Jupiter Aerobatic Team

Tim Jupiter terdiri dari 12 instruktur penerbang TNI AU dari Pangkalan Udara Adisutjipto di bawah pimpinan Flight Leader Letkol Pnb Dedy Susanto. Tim didampingi Team Supervisor Kolonel Pnb Anang Nurhadi.