Sabtu, 06 Juli 2013

Bulan Agustus RI Akan Memiliki Pesawat Kepresidenan


Indonesia segera memiliki pesawat kepresidenan untuk pertama kalinya sepanjang sejarah. Sistem keamanan dan interior pesawat yang dibeli dari Boeing, Amerika Serikat (AS) ini harus mantap.

Boeing Business Jet II Republik Indonesia
Boeing Business Jet II Republik Indonesia

Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi mengatakan, sebelum terbang akan dilakukan pengecekan pesawat, untuk memastikan seluruh sistem di pesawat khusus presiden ini bagus.

"Tidak bisa segera, sistem keamanan, interior, semua betul-betul harus oke, sebelum terbang akan dilakukan pengecekan," kata Sudi di Istana Bogor, Jumat (5/7/2013).

Sudi belum bisa memastikan apakah pesawat Boeing bertipe Business Jet II ini akan datang pada Agustus 2013 nanti. Namun menurut Sudi, Presiden SBY sudah mencoba-coba pesawat ini.


Prototipe Teknologi Anti Kapal Selam Berhasil di Uji Coba


Prototipe “Fixed Array Hydrophones Sea Bed Surveilance (FAHSBS) sebagai Anti-Submarines”. Teknologi ini berfungsi sebagai peringatan dini atau early warning terhadap ancaman kapal selam asing, yang mampu mendeteksi secara real time kapal selam asing yang menuju atau memasuki wilayah selat yang rawan, termasuk untuk melindungi jalur bawah laut pada lalulintas ALKI yang sangat ramai dilalui oleh kapal-kapal asing.

Prototipe Teknologi Anti Kapal Selam Berhasil di Uji Coba

 Rancang bangun teknologi Prototipe FAHSBS dapat dijelaskan secara garis besar yang terdiri dari sederetan sensor array hydrophones yang dipasang tetap atau fixed di dasar laut pada beberapa selat pendekat yang sangat rawan terhadap ancaman kapal selam dan berbagai bentuk serangan yang bersumber dari bawah laut.


Nipress Kembangkan Aki untuk Tank dan Kapal Selam


PT Nipress Tbk, produsen merek aki NS juga sedang mengembangkan baterai untuk kendaraan militer. "Visi kami berubah sejak 2008. Kami tak ingin hanya disebut pemroduksi aki mobil dan sepeda motor, tetapi all about batteries. Selain baterai lithium untuk mobil listrik, kami juga sedang mengembangkan baterai untuk kendaraan militer,” Richard Tandiono, Direktur Operasional, beberapa hari lalu.

Aktivitas di pabrik PT Nipress Tbk di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat.

Tank dan Kapal Selam
Saat ini, Nipress sudah menjadi penyedia baterai motive battery (baterai yang menggerakkan alat) selain untuk kendaraan sehari-hari. Di samping golf car, Richard menyebut pihaknya sudah berkolaborasi dengan TNI AL untuk mengembangkan baterai kapal selam. Produksinya sudah berjalan dan rencananya pada 2025 sudah selesai memroduksi 18 baterai masing-masing seberat 240 ton untuk 18 kapal selam.


Saat dunia mengakui otobiografi Diponegoro


Sejauh mana buku pelajaran sejarah Indonesia memberikan pengetahuan kepada para pelajar mengenai siapa sesungguhnya Pangeran Diponegoro.

Sebagian besar informasi yang terpatri biasanya adalah perjuangan Diponegoro dalam melawan penjajah Belanda, terutama di antara tahun 1825 hingga 1830, tahun-tahun berkobarnya Perang Jawa atau yang dikenal dalam bahasa Belanda sebagai De Java Oorlog.


Pangeran Diponegoro (foto : berita9online.com)

Buku-buku sejarah yang beredar, kebanyakan juga hanya sekelibat menceritakan tentang masa kecil Diponegoro. Namun tidak dengan "Babad Dipanegara", yang secara rinci bercerita mengenai sosok Diponegoro.

"`Babad Dipanegara` adalah naskah kuno berupa otobiografi dan perjalanan hidup Diponegoro yang ditulis selama dia diasingkan di Manado pada 1831 hingga 1832.

Naskah kuno ini kemudian pada akhir Maret 2012 diajukan dalam sebagai ingatan kolektif dunia secara internasional atau International Memory Of the World (MOW), dan pada Juni 2013 naskah otobiografi ini berhasil diakui sebagai Internasional MOW Register.


Pindad Kerjakan 82 Mobil Tempur Pesanan TNI Senilai Rp 800 Miliar


PT Pindad (Persero) mendapatkan pesanan 82 unit kendaraan tempur (panser) jenis Anoa dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada tahun ini. Untuk memproduksi panser tersebut, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini membutuhkan dana hingga Rp 800 miliar.

Pindad Kerjakan 82 Mobil Tempur Pesanan TNI Senilai Rp 800 Miliar

"Pesanan 82 unit panser Anoa itu berasal dari permintaan dalam negeri, khususnya TNI pada 2013," ungkap Direktur Utama Pindad, Adik Avianto Sudarsono.

Dia menjelaskan, panser Anoa yang dipesan oleh TNI tidak berbeda jauh dengan oleh permintaan negara lain. Namun pesanan mobil tempur tetap disesuaikan dengan strategi pertempuran yang diterapkan oleh TNI.

"Tapi kalau panser yang dijual untuk negara lain, harus izin dulu dengan Kementerian Pertahanan Indonesia. Karena kami kan tidak tahu apa kepentingan mereka beli panser produk Indonesia, khawatir itu musuh atau justru mau menyerang negara ini," papar Adik.


Kasal Resmikan Pembangunan Submarine Training Center (STC) di Koarmatim


KEPALA Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI DR. Marsetio, M.M. meresmikan dimulainya pembangunan gedung Submarine Training Center (STC) hari ini, Jum’at (5/7).

Acara peresmian ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kasal didampingi Pangarmatim Laksamana Muda TNI Agung Pramono, S.H.,M. Hum di area pembangunan gedung STC kompleks Komando dan Latihan Koarmatim, Ujung, Surabaya serta dihadiri pejabat teras TNI AL dan sesepuh brevet hiu kencana.


Kasal Resmikan Pembangunan Submarine Training Center (STC) di Koarmatim
STC dapat digunakan untuk pratikum yang relevan bagi ABK kapal selam maupun calon ABK kapal selam tanpa menggunakan jam operasional kapal selam

Gedung STC dibangun sebagai fasilitas simulator untuk mempertahankan dan meningkatkan profesionalisme ABK kapal selam dihadapkan pada pembangunan kekuatan TNI AL sampai dengan tahun 2024 guna mewujudkan TNI AL yang handal, kuat dan disegani.

Selain itu, STC dapat digunakan untuk pratikum yang relevan bagi ABK kapal selam maupun calon ABK kapal selam tanpa menggunakan jam operasional kapal selam, sehingga kondisi teknis kapal dapat dilaksanakan secara maksimal dan efisien.


TNI AL Masuki Tataran "World Class Navy"


Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) berhasil masuk ke dalam tataran World Class Navy. Untuk menjadi World Class Navy, TNI AL konsisten melaksanakan inward looking dan outward looking.

TNI AL Masuki Tataran "World Class Navy"

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal), Laksamana Pertama Untung Suropati pada acara Olahraga Bersama Wartawan di Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap, Jumat (5/7) di Jakarta.

Menurut Untung, inward looking merupakan peningkatan kemampuan sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan umum dan militer di dalam dan luar negeri serta penugasan melalui tour of duty. Selain itu, melaksanakan pembangunan kekuatan berbasis kemampuan (capability based) yang mampu menangkal dan menindak setiap ancaman militer dari luar maupun dari dalam negeri.


Jumat, 05 Juli 2013

Kucing Laut Pemburu Kapal Selam Pilihan TNI AL


Impian TNI-AL, Puspenerbal khususnya memiliki helikopter khusus anti kapal selam masih terus bergulir. Kabar baiknya, Kementrian Pertahanan telah mendengar dan meluluskan permintaan tersebut. Lebih jauh, ARC mendapat info, Kemhan sudah memberikan spesifikasi helikopter yang dibutuhkan kepada 2 pabrikan besar produsen heli anti kapal selam. Namun dari pihak pabrikan sendiri belum mengajukan penawaran. Kemhan sendiri berharap, kontrak bisa dilaksanakan tahun ini juga, sehingga di tahun 2014 diharapkan sudah ada barangnya.

Helikopter AW-159 Wildcat
Helikopter AW-159 Wildcat
 
Berbeda dengan kabar sebelumnya, dipastikan kali ini heli Kaman Super Sea Sprite sudah masuk kotak. Kementrian pertahanan kini melirik heli AKS yang memang terkenal dan mumpuni. Mereka masing-masing adalah AW-159 Wildcat serta AS-565 Panther. Entah kebetulan atau tidak, kedua heli ini memiliki nickname berbau kucing.


Senegal tertarik tambah pesawat CN 235


Menteri Pertahanan Senegal Augustine Tine memuji kinerja pesawat CN 235 buatan Indonesia dan berminat untuk menambah pesawat angkut militer buatan PT Dirgantara Indonesia tersebut.

"Kami menggunakan pesawat itu untuk berbagai keperluan dan saya puas dengan kemampuannya," kata Augustine seusai pertemuan dengan Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di Dakar, Senegal, Kamis.


Senegal tertarik tambah pesawat CN 235

Angkatan Bersenjata Senegal memiliki satu unit pesawat angkut militer CN 235 yang dibeli secara kredit dari penjamin di Belgia. Tingkat penggunaan pesawat tersebut sangat tinggi.

"Besok saya akan naik pesawat itu ke daerah. Kadang digunakan untuk ke negara tetangga seperti Mali atau Benin," kata Augustine.

Sjafrie yang didampingi Dirjen Strategi Pertahanan Sonny Prasetyo dan Direktur Pemasaran PT DI Budiman Saleh menawarkan tambahan pesawat CN 235 dan generasi terbarunya CN 295 yang lebih canggih.


Wamenhan minta dubes aktif promosi CN 235


Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meminta Dubes RI di Dakar Andradjati untuk aktif mempromosikan produk industri pertahanan nasional, termasuk pesawat CN 235 dan CN 295.

"Dubes itu harus jadi `salesman`. Menjual produk industri pertahanan bukan berbisnis, tapi membantu BUMN strategis dalam promosi," katanya dalam pertemuan dengan staf KBRI Dakar, Kamis.


 Wamenhan minta dubes aktif promosi CN 235

Dubes RI di Dakar Andradjati merangkap delapan negara lain di Afrika seperti Kongo, Gambia, Mali, Sierra Leone, Guinea Bissau, Pantai Gading, Gabon.

Dubes mengatakan sejak ditugaskan di Dakar ia telah berusaha membantu memasarkan pesawat buatan PT Dirgantaa Indonesia itu.


Kerjasama Pembangunan Kapal Selam ke 3 RI - Korsel Semakin Meningkat


Proyek kerjasama pertahanan antara RI dan Korea Selatan khususnya dalam rangkaian pengadaan Alutsista jenis Kapal Selam mengalami perkembangan yang semakin meningkat. Indonesia telah memesan tiga Unit Kapal Selam kelas Changbogo dari Korea Selatan dengan proses alih teknologi kepada Indonesia. Rencananya dua kapal selam ini akan diproduksi di galangan Daewoo Shipbuilding Marine Engineering co.ltd, dan kapal selam ke tiga akan dikerjakan oleh ahli Indonesia di galangan PT PAL.

Kerjasama Pembangunan Kapal Selam ke 3 RI - Korsel Semakin Meningkat

Asisten Kerjasama Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) sekaligus komisaris PT PAL, Silmy Karim, Selasa (2/7) di Kantor Kemhan mengatakan kepada wartawan, bahwa rencana pembangunan kapal selam ke tiga di galangan PT PAL sudah sesuai dengan rencana dan terdapat kemajuan dalam proses persetujuannya.


Transformasi Peran Angkatan Darat Dalam Menghadapi Perubahan


Oleh : Brigjen TNI Bambang Hartawan, M.Sc

Berangkat dari sejarah, ide sering berperan sebagai kekuatan pendorong  di belakang suatu  transformasi  institusi. Demikian juga dengan transformasi Angkatan Darat. Tentara Nasional Indonesia   Angkatan Darat harus berubah menjadi modern karena fungsi outward-looking menuntut kapasitas ini. Disamping itu, untuk mendukung perwujudan profesionalisme prajurit Angkatan Darat, sebagai konsekuensi logis alat pertahanan negara di darat, Angkatan darat dituntut untuk selalu siap menghadapi tantangan tugas yang akan datang.




Kedepan Angkatan Darat akan dihadapkan pada dimensi penugasan yang jauh lebih luas dari juridiksi profesional militer tradisionalnya. Fenomena ini menjadi tantangan bagi Angkatan Darat untuk terus membangun kemampuannya, baik untuk menghadapi tugas-tugas operasi militer untuk perang maupun operasi militer selain perang. Konsekuensinya, penataan  terhadap sistem pendidikan, latihan, materiil, doktrin, pokok-pokok organisasi dan prosedur, teritorial, kepemimpinan, personel, pengelolaan anggaran, persenjataan dan bahkan kebijakan Angkatan Darat perlu dilakukan oleh generasi mendatang.


Pemetaan Industri Pertahanan Untuk Capai Kemandirian Alutsista


Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Letjen TNI  Budiman mengatakan,  dalam rangka mencapai cita - cita kemandirian dalam memenuhi kebutuhan Alustsista dan  Non Alustsista TNI, maka perlu dibuat suatu road map yang jelas yaitu dengan memetakan industri pertahanan dalam negeri secara benar dan akurat.

Pemetaan Industri Pertahanan Untuk Capai Kemandirian Alutsista

“Kalau kita melihat industri pertahanan dan teknologinya, maka kita melihat berbagai hal yang masih kita rasakan masih mengalami kendala untuk menuju mandiri”, ungkap Sekjen Kemhan saat membuka Rapat Koordinasi Pemangku Kebijakan, Pengguna dan Produsen Bidang Alutsista dan Non Alutsista, Rabu (3/6) di kantor Kemhan, Jakarta.

Sekjen Kemhan berharap, melalui Rakor ini akan dapat dirumuskan berbagai solusi, komitmen maupun keputusan dalam mewujudkan sinergitas antara pemangku kebijakan, pengguna dan produsen bidang Alutsista dan non Alutsista melalui pemberdayaan industri pertahanan dalam negeri.


Kamis, 04 Juli 2013

Skadron Udara 5 "Netaskan" Gatottkaca Muda


HARI ini, Kamis 4 Juli 2013 merupakan hari yang istemewa bagi Skadron udara 5, Lanud Sultan Hasanuddin, seiring telah menetasnya kembali gatotkaca skadron udara 5 sebagai captain pilot pesawat boeing 737-200 Intai Strategis, Kapten Pnb I Kadek Wiliantara dan Kapten Pnb Hendro Sukamdani, merupakan alumni AAU tahun 2004 dan telah mengabdi sebagai kekuatan camar selama 6 tahun.

Skadron Udara 5 "Netaskan" Gatottkaca Muda

Pada hari ini, mereka dinobatkan sebagai gatotkaca muda Skadron Udara 5 yang ditandai dengan upacara tradisi captaincy yang dipimpin oleh Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, Marsekal Pertama TNI Barhim.

Upacara tradisi captaincy tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat Lanud Sultan Hassanuddin, para Instruktur penerbang, seluruh warga camar dan para pengurus PIA AG Ranting 01-08/II.


Pesawat latih milik AU jatuh di Subang


Sebuah pesawat latih jatuh milik Angkatan Udara (AU) di Desa Tanggulun Timur, Kecamatan Kalijati, Subang. Pesawat itu jatuh di kawasan perkebunan sekitar pukul 08.45 WIB.

Pesawat latih milik AU jatuh di Subang
Ilustrasi. ©2012 Merdeka.com

"Betul, pesawat latih yang jatuh di Kalijati. Pesawat itu diketahui jatuh pukul 08.45 WIB," ujar Brigadir Yayat, petugas Polsek Kalijati kepada merdeka.com, Kamis (4/7).

Yayat mengatakan, pesawat sedang proses evakuasi oleh petugas Lanud Suryadarma Kalijati.

"Muspida (Musyawarah Pimpinan Daerah) sudah datang ke lokasi dan sedang proses evakuasi oleh petugas lanud," kata Yayat. (Merdeka)

Terbukti Handal TNI Pesan Land Rover Defender Dari Inggris


Medan berat di Indonesia membuat Tentara Nasional Indonesia membutuhkan kendaraan yang canggih. Untuk melintasi medan berat, TNI dikabarkan sudah memesan Land Rover Defender 2.2 liter diesel.

Land Rover Defender juga dipakai tentara Inggris
Land Rover Defender juga dipakai tentara Inggris

Kendaraan 4X4 asal Inggris itu tentu akan banyak membantu para tentara di Indonesia.

"TNI pesan Defender. Saya tidak bisa sebutkan berapa unit. Jadi Defender ini memang untuk off road super berat," kata Chief Operating Officer PT Grandauto Dinamika, Darwin Maspolim di Sukabumi, Jawa Barat.

Menurut Darwin, Defender sangat kuat mulai dari mesin, kaki-kaki hingga menggunakan bodi alumunium. Spesifikasi yang disediakan pada kendaraan tersebut diklaim mumpuni untuk melintasi medan berat seperti lumpur, tanah kering, kerikil dan jenis medan berat lainnya di Indonesia.


TNI Unjuk kemampuan di Lebanon


Berdasarkan frago 10-06-13 CIS Semper Collegatum Exercise I-13, UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon), melaksanakan latihan sistem komunikasi dan informasi secara bersama dengan LAF (Lebanese Armed Forces) yang dilaksanakan di Green Hill, Naqoura, Lebanon, Rabu (3/7/2013).


Latihan bersama ini bertujuan untuk melatih dan meningkatkan kemampuan satuan-satuan penugasan kontingen UNIFIL, seperti Sector East, Sector West, Maritime Task Forces (MTF), Force Commander Reserve (FCR) dari Perancis.

Serta unit-unit yang berada langsung dibawah Force Commander, di antaranya Satgas FPC (Force Protection Company) TNI Kontingen Garuda XXVI-E2/UNIFIL yang diberi kepercayaan oleh pihak UNIFIL. Untuk menampilkan salah satu alat komunikasi yang dimiliki dalam penugasan.
 


Publik Berhak Tahu Operasi Militer


Publik berhak tahu data anggaran dalam pengadaan dan operasi militer. Selama ini ada anggapan kalau masyarakat mengetahui tentang jumlah batalyon atau pergerakan operasi militer akan mengurangi bobot operasi tersebut. Padahal, kalau publik mengetahui atau diberi tahu tentang informasi tersebut malah dapat membantu dengan memberikan informasi yang dibutuhkan.

Publik Berhak Tahu Operasi Militer
(foto : kaskus / gombaljaya)

"Contohnya dalam operasi keamanan di Poso, pemerintah menganggap dirinya sebagai pihak yang paling tahu sehingga timbul gap atau kesenjangan antara Densus dan masyarakat," kata Direktur Institute for Defence, Security and Peace Studies (IDSPS), Mufti Makaarim, dalam diskusi "Peluncuran Tsawane Principle: Arti Penting bagi Keamanan Nasional dan Akses Informasi di Indonesia", di Jakarta, Rabu (3/7).


Perkembangan Teknologi Intelijen dan Permasalahan Keamanan Maritim


Keamanan Maritim dan kampanye anti bajak laut serta tindak kejahatan di laut menjadi topik pembahasan pada hari kedua Konferensi Internasional tentang ” Airborne Special Mission” yang diselenggarakan di Hotel Sultan Jakarta, Rabu (3/7).

Airborne Special Mission
Pihak penyelenggara, Para Pembicara dan Delegasi TNI AU berfoto bersama ketika Konferensi Internasional ”Airborne Special Mission”  di Hotel Sultan Jakarta (3/7) (Foto : Dispenau)

Dalam konferensi tersebut dibahas masalah ancaman keamanan regional terutama dalam sektor maritim yang meliputi Operasi udara Kontra Bajak laut, Pengawasan Udara pada ZEE, Operasi Udara Pengamanan perbatasan, Pelindungan Udara Perikanan lepas Pantai, Perlindungan dari perampokan di perairan, Search & rescue, pengintaian Udara pada Human Trafficking, Proyek multi fungsi pengamatan maritim, Operasi gabungan keamanan maritim serta operasi udara untuk antisipasi dan penanggulangan  bencana. serta perkembangan teknologi penerbangan yang menunjang keberhasilan  pengamanan maritim.


TNI Kirim 500 Personel Gabungan Bantu Evakuasi Korban Gempa di Bener Meriah Aceh


PADA hari Selasa 2 Juli 2013 sekitar pukul. 14:37 WIB terjadi gempa bumi dengan pusat gempa di 4,70 Lintang Utara dan 96,61 Bujur Timur atau 35 kilometer barat daya Kabupaten Bener Meriah dengan kedalaman 10 kilometer di Kabupaten Bener Meriah, NAD.



TNI dalam hal ini Kodam Iskandar Muda sesaat setelah kejadian, telah mengirimkan pasukan berkekuatan lima SSK (kurang lebih 500 personel) gabungan, terdiri dari 2 SSK (200 personel) dari Kodim 0106/Aceh Tenggara dan 3 SSK (300 Personel) Yonif 114/Satria Musara dibantu satuan Denbekang dan Denkes Korem 011/Lilawangsa. Sesuai Undang-Undang tentang Tentara Nasional Indonesia No. 34 Tahun 2004 Bab I (Ketentuan Umum) Pasal 7, salah satunya diatur mengenai Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yaitu  membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian, dan pemberian bantuan kemanusiaan.


KSAL: HUT Kolinlamil Momentum Reformasi Birokrasi


KOMANDO Lintas Laut Militer (Kolinlamil) sejak awal berdiri hingga berusia 52 tahun, telah mampu mengemban tugas, peran, dan fungsinya, dalam rangka mendukung tugas TNI Angkatan Laut, sesuai amanat Undang-Undang.

KSAL: HUT Kolinlamil Momentum Reformasi Birokrasi

Peringatan HUT Ke-52 Kolinlamil merupakan momentum penting sebagai pendorong motivasi dan semangat pengabdian, dalam meningkatkan kinerja satuan sesuai dengan tuntutan reformasi birokrasi yang telah diberlakukan. Karena itu, reformasi birokrasi harus bisa menghasilkan karya terbaik bagi Kolinlamil, TNI AL, TNI, bangsa dan negara serta meningkatkan semangat juang dan etos kerja segenap prajurit dan PNS Kolinlamil yang dilandasi semboyan “Satya Wira Jala Dharma”.

Demikian amanat Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Dr. Marsetio dibacakan oleh Panglima Kolinlamil, Laksamana Muda TNI S.M. Darojatim saat bertindak sebagai inspektur upacara peringatan HUT Ke-52 Kolinlamil, Rabu (3/7), di Lapangan Apel Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara.


Sistem Safety dan Security Nuklir Indonesia Jadi Percontohan


Bicara nuklir tentu saja tidak melulu tentang bahaya bom atom, kebocoran radiasi atau pemanfaatan teknologi bagi aspek kehidupan manusia di berbagai bidang. Satu hal mesti diketahui adalah masalah safety dan security di mana letak reaktor nuklir dan bahan nuklir itu berada.

Sistem Safety dan Security Nuklir Indonesia Jadi Percontohan

Bagaimanapun,safety dan securityuntuk mencegah agar bahan nuklir tidak disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Demikian pula dengan keberadaan fasilitas nuklir seperti reaktor nuklir harus dijaga keamanannya 24 jam dalam sehari. Tidak bisa dan tidak boleh diakses oleh orang-orang yang tidak berkepentingan apalagi dengan maksud yang tidak baik.


Latihan Perang TNI, Peluru Nyasar ke Pemukiman Warga


Warga Dusun Gading IV, Desa Gading, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, digemparkan dengan banyaknya peluru berjatuhan di kampung mereka. Peluru tersebut diduga kuat berasal dari latihan TNI-AU pada Senin 1 Juli 2013 sekitar pukul 09.30 WIB.

Latihan Perang TNI, Peluru Nyasar ke Pemukiman Warga

Saat kejadian tersebut warga sedang melakukan aktivitas sehari-hari. Warga lalu mendengar beberapa kali suara tembakan dari arah barat dan dalam waktu sekejap peluru bertebaran di atas rumah warga. Bahkan ada meteran listrik milik warga hancur terkena peluru nyasar.


Indonesia Negara yang Paling Siap Untuk Mengembangkan Nuklir di Asia Tenggara


Demam nuklir saat ini tengah melanda Asia. Kawasan dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi dunia itu memilih membangun reaktor untuk kebutuhan energi.

Indonesia juga semakin dekat dengan nuklir. Tapi apakah Indonesia siap dengan resiko nuklir?



Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menyebut, ada 41 reaktor yang sedang dibangun di Asia, 98 lainnya direncanakan dibangun dekade mendatang.

Cina adalah negara yang kini paling banyak membangun nuklir untuk memenuhi kebutuhan listrik yang terus melesat seiring pertumbuhan ekonomi.

Vietnam akan membuat delapan reaktor. Malaysia berencana memiliki paling sedikit dua. Sementara, pemerintah Indonesia berencana membangun empat reaktor nuklir pada tahun 2025.

Sulfikar Amir, sosiolog Indonesia yang mengajar di Nanyang Technological University, Singapura sangat konsen tentang isu ini.


Rabu, 03 Juli 2013

Pemerintah Perkuat Postur TNI dan POLRI Untuk Lindungi Kedaulatan Bangsa


Pemerintah memperkuat dan mengembangkan postur militer/TNI dan kepolisian untuk meningkatkan kemampuan melindungi perbatasan dan menghadapi kejahatan transnasional. Melalui modernisasi utama sistem persenjataan (alutsista), Indonesia lebih siap dalam menjalani operasi militer selain perang maupun melakukan berbagai operasi pertahanan dan keamanan.

Pemerintah Perkuat Postur TNI dan POLRI Untuk Lindungi Kedaulatan Bangsa

"Tujuan modernisasi alutsista semata-mata untuk menegakkan kedaulatan dan keutuhan wilayah Indonesia. Benar Indonesia cinta damai, tapi kedaulatan tidak akan pernah bisa ditawar,"kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada upacara Prasetya Perwira TNI-Polri 2013 di Markas Komando Akademi Angkatan Laut, Bumimoro, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (2/7).


Uganda Tertarik Beli Pesawat CN 295 Buatan PT. Dirgantara Indonesia


Menteri Pertahanan Uganda Kiyonga Cripus menyatakan tertarik dengan produk industri militer Indonesia termasuk pesawat angkut militer CN 295.

"Industri militer Indonesia sudah maju. Saya tertarik dengan apa yang dipamerkan tadi," kata Kiyonga seusai pertemuan dengan Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di Kampala, Uganda, Selasa.


Uganda Tertarik Beli Pesawat CN 295 Buatan PT. Dirgantara Indonesia

Setelah pertemuan, dilakukan pameran kecil tentang produk-produk industri pertahanan Indonesia seperti rompi anti peluru, helm prajurit, makanan tentara, senapan serbu SS1, dan model pesawat CN 235 dan CN 295 produksi PT Dirgantara Indonesia.


Pindad Targetkan Total Penjualan 2013 Jadi Rp 2 T


PT Pindad menargetkan penjualan di akhir 2013 sebesar Rp 2 triliun. Direktur Utama Pindad Adik A Soedarsono mengungkapkan, nilai ini meningkat signifikan dari penjualan tahun sebelumnya. "Tahun lalu penjualan Pindad sekitar Rp 1,3-1,5 triliun," kata Adik di Jakarta, Senin (1/7).

Pindad Targetkan Total Penjualan 2013 Jadi Rp 2 T

Di semester pertama, ujarnya, penjualan Pindad belum meningkat tajam. Karena perseroan baru menandatangani kontrak penjualan di semester pertama sehingga realisasi penjualan belum dapat dihitung. Sekitar 80 penjualan berasal dari kontrak dengan TNI dan Kementerian Pertahanan. 

Ditambah lagi, perubahan anggaran negara 2013 yang dikabarkan mengurangi porsi untuk pertahanan. Padahal anggaran 2012 perseroan sangat optimistis. Adik mengatakan hal ini akan berpengaruh pada penjualan perseroan. "Ada rencana pengurangan, tapi itu belum terealisasi ke dalam kontrak," ujar Adik.


Optimistisme Untuk Lanjutkan Proyek Kapal Selam dengan Korsel


Komitmen pemerintah untuk mewujudkan hubungan kerja sama dengan Korea Selatan di bidang industri pertahanan semakin menguat. Menurut rencana, kedua negara Asia ini bakal segera merealisasikan pembangunan kapal selam bersama untuk Indonesia di tahun depan.

Optimistisme Untuk Lanjutkan Proyek Kapal Selam dengan Korsel

Juru Bicara Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP), Silmy Karim menuturkan, pemerintah telah melakukan berbagai persiapan demi merealisasikan proyek alat utama sistem persenjataan (alutsista) ini. Di antaranya dengan menyediakan fasilitas untuk keperluan produksi kapal selam di PT PAL Indonesia, Surabaya. "Untuk tahap awal persiapan infrastruktur tersebut, pemerintah telah menggelontorkan dana sebesar 150 juta dolar AS," ujar Silmy di Jakarta, Selasa (2/7).


Denbravo Paskhas Laksanakan Latihan Kontra Terois


Denbravo Paskhas merupakan bagian dari satuan khusus TNI yang memiliki tugas-tugas khusus dari pimpinan TNI. Melalui penyelenggaraan pendidikan ini para prajurit akan dibekali kemampuan untuk dapat menjawab berbagai tantangan tugas yang dibebankan serta dapat melaksanakan setiap perintah pimpinan dengan baik.

Denbravo Paskhas Laksanakan Latihan Kontra Terois


Hal tersebut disampaikan oleh Komandan Wing III Paskhas Kolonel Psk Rolland DG. Waha dalam sambutannya, pada saat Upacara pembukaan Pendidikan Kontra Teror Bravo angkatan ke -10 yang berlangsung di lapangan Upacara Wing III Paskhas, Lanud Sulaiman, Bandung. Baru-baru ini.

Lebih Lanjut Danwing mengatakan, Kursus Pendidikan Kursus Kontra Teror Bravo ini merupakan siklus pembinaan personel Paskhas guna mewujudkan prajurit Paskhas  sesuai dengan misi Korpaskhas untuk menjadikan para prajurit Korpaskhas profesional, bermoral  dan berwawasan nasional, terlebih khusus profesional dalam bidang tugas yang akan diemban.


PT Dirgantara Fokus Garap Pejualan Pesawat di Asia Pasifik


BUMN produsen pesawat terbang asal Bandung, PT Dirgantara Indonesia (PT DI) gencar menggarap pasar di Asia Pasifik. Sejumlah kontrak pembuatan pesawat NC212, CN-235 dan CN-295 akan diteken tahun ini dengan Filipina, Thailand, dan Malaysia.

Hal itu disampaikan Manajer Pemasaran PT DI, Teguh Graito di Kantor PT DI, Jalan Pajajaran, Bandung, Selasa (2/7/2013).


PT Dirgantara Fokus Garap Pejualan Pesawat di Asia Pasifik

Ia menuturkan, pasar Asia Pasifik menjadi salah satu pasar yang fokus digarap PT DI karena jarak yang lebih dekat dan hubungan diplomatik yang baik.

"Di wilayah Asia Pasifik, kita punya sejarah yang kuat. Hanya sedikit produsen pesawat terbang di Asia," ujar Teguh.

Berdasarkan market studi bersama Airbus Military (CASA), kebutuhan pesawat kelas NC212 di Asia Pasifik sekitar 100 unit, CN-235 sekitar 75 unit dan CN 295 sekitar 75 unit. Dengan market studi yang ada, PT DI pun melakukan penetrasi dengan melakukan market survei secara langsung untuk mengetahui indikasi kebutuhan yang sebenarnya.


Organisasi Israel: Indonesia Jangan Pancing Peperangan!


Yahudi dan Israel Merasa Disudutkan Indonesia

Kelompok pendukung Israel dan Yahudi menilai, Indonesia kerap menyudutkan mereka. Menurut mereka, Indonesia selama ini kerap menyudutkan mereka atas segala permasalahan.


Organisasi Israel: Indonesia Jangan Pancing Peperangan!

"Selama ini Yahudi dan Israel selalu saja disudutkan. Tapi selama ini kami tidak melakukan apa-apa. Ini karena Yahudi dan israel masih menghargai Indonesia sebagai sebuah bangsa yang merdeka," kata  Direktur Indonesia Israel Public Affairs Comitte (IIPAC), Benjamin Kethang, Selasa (2/6).

Dia mencontohkan banyak elemen masyarakat yang senantiasa menghujat Israel dan bangsa Yahudi atas segala persoalan. "Padahal selama ini Yahudi dan israel selalu cinta damai," ujar Benjamin.


Selasa, 02 Juli 2013

Wakil Mentri Pertahanan Pasarkan CASA 212 dan CN 235 ke Afrika


Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memasarkan pesawat CASA 212 dan CN-235 produksi PT Dirgantara Indonesia ke sejumlah negara di Afrika.

Wakil Mentri Pertahanan Pasarkan CASA 212 dan CN 235 ke Afrika
 
Di Kampala, Uganda, Selasa, Sjafrie mengadakan pertemuan dengan Menteri Pertahanan Kiyonga Crispus dan menyampaikan presentasi mengenai produk-produk industri pertahanan Indonesia termasuk pesawat angkut militer buatan PT DI kepada para pejabat kementerian pertahanan setempat.

"Pesawat angkut militer Indonesia kini sudah digunakan dua unit di Senegal dan satu unit di Burkina Faso. Kita proaktif pasarkan ke negara-negara Afrika lain seperti Uganda sekarang ini," kata Sjafrie yang didampingi Dirjen Strategi Pertahanan Mayjen Sonny ES Prasetyo dan Direktur Pemasaran PT DI Budiman Saleh.


Kh-179, Artileri Negeri Ginseng Untuk TNI-AD


Gelombang modernisasi alutsista TNI tak henti-hentinya membuat masyarakat berdecak kagum dan bangga. Bagaimana tidak, dalam waktu yang singkat, pemerintah mengumumkan rencana pembelian berbagai mesin perang canggih yang tadinya hanya bisa diangan-angankan oleh para military penbois.

Kh-179, Artileri Negeri Ginseng Untuk TNI-AD

Apabila pada pertengahan 2012 publik dimanjakan dengan kehadiran sistem artileri howitzer swagerak CAESAR dan roket ASTROS, rupa-rupanya artileri TNI AD belum lagi kehabisan amunisi untuk memboyong alutsista lain. Satu kabar baik lagi datang dari negeri ginseng Korea Selatan, yang kini tengah mesra-mesranya menjalin hubungan dengan Indonesia. Tidak hanya mengekspor K-pop yang kini jadi wabah dan berhasil meracuni dan menyesatkan muda-mudi Indonesia, satu yang sudah benar-benar direalisasikan adalah pembelian sistem howitzer tarik 155mm/L52 Kh-179. Laporan ekspor persenjataan PBB menyebutkan sebanyak 18 unit meriam Kh-179 ini rencananya akan diborong oleh TNI-AD. Laporan itu selengkapnya bisa dilihat di situs ini: http://un-register.org/HeavyWeapons/CountrySummaryReports.aspx?CoI=104

Presiden - Senjata Modern Butuh Perwira Andal


Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan keberadaan perwira-perwira muda yang andal diperlukan untuk mengoperasikan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang telah dan akan dimiliki oleh militer Indonesia.

Presiden - Senjata Modern Butuh Perwira Andal

"Persiapkan diri baik-baik dan asah kemampuan kalian untuk mengemban tugas ini," kata SBY di depan ratusan perwira saat memimpin upacara Prasetya Perwira TNI-Polri di kompleks Lembaga Pendidikan TNI Angkatan Laut, Bumimoro, Surabaya, Jawa Timur, Selasa pagi, 2 Juli 2013.

SBY menjelaskan, selama beberapa waktu lalu, pemerintah memang mengalokasikan sedikit anggaran untuk sektor pertahanan. Sebab, ada keterbatasan anggaran negara. Namun, seiring membaiknya kondisi anggaran negara, pemerintah memberikan anggaran yang lebih besar di sektor pertahanan.


Amankan Pemilu 2014 - Polri Harus Netral


Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersikap netral dalam pengamanan Pemilu 2014.

Amankan Pemilu 2014 - Polri Harus Netral

"Tahun depan kita akan kembali menyelenggarakan Pemilu, baik DPR, DPD, DPRD, maupun pemilihan presiden dan wapres. Oleh karena itu, Polri harus siap dan dapat menjalankan tugas seluruh rangkaian kegiatan Pemilu 2014. Saya harap Polri dapat ikut mencegah terjadinya pelanggaran hukum, dapat mengamankan kegiatan kampanye, dan pemungutan suara serta tetap netral," kata Presiden dalam amanatnya di upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-67 di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Senin (1/7).

Polri Periksa 15 Saksi Soal Hilangnya Dinamit


Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memeriksa 15 orang saksi terkait hilangnya 250 batang dinamit milik PT Batu Sarana Persada pada Rabu (26/6).

"15 saksi kami periksa untuk didengar keterangannya, untuk memastikan apakah terlibat atau tidak,"kata Kepala Divisi Humas Polri Brigjen Ronny F Sompie usai menghadiri upacara HUT Bhayangkara ke 67 di Mako Brimob Depok, Senin (1/7).


Polri Periksa 15 Saksi Soal Hilangnya Dinamit

Menurutnya, para saksi tersebut adalah sopir truk, kondektur, dua anggota pengamanan dari Brimob, serta pegawai perusahaan penerima dan pengirim dinamit. Pemeriksaan dilakukan di Bareskrim Mabes Polri dan Polda Jawa Barat. Namun demikian, belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka dari 15 orang tersebut.


Presiden Berharap Kebijakan Minimum Essential Force/MEF Tetap Dilanjutkan Pemerintahan Mendatang


PPRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono berharap postur pertahanan saat ini berupa kebijakan Kekuatan Pokok Minimum (Minimum Essential Force/MEF) dilanjutkan oleh pemerintahan yang akan datang.
 
Presiden Berharap Kebijakan Minimum Essential Force/MEF Tetap Dilanjutkan Pemerintahan Mendatang

Menurut Presiden SBY, kebijakan tersebut penting untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan teritorial Indonesia. “Harapan saya ini bisa dilanjutkan oleh pemerintahan yang akan datang, saya yakin presiden yang akan datang, pemerintahan yang akan datang juga ingin negaranya kuat, tentaranya kuat bisa menjalankan tugas-tugas pertahanan,” kata Presiden saat menjawab pertanyaan calon perwira remaja (capaja) Akademi Militer saat memberikan Pembekalan kepada capaja Akademi TNI-Polri Tahun 2013 di Gedung Graha Samudera Bumimoro Morokrembangan, Komplek Kodikal, Surabaya, Senin malam (1/7).

Mobil Humvee Indonesia (Komodo) Akan dijual Untuk Sipil Seharga 2 Miliar


PT Pindad (Persero) telah mengembangkan varian kendaraan tempur militer Humvee versi Indonesia atau 'Komodo perang' mirip mobil Hummer yang selama ini lebih populer. Kendaraan yang mulai diperkenalkan kepada publik sejak 2012 ini, direncanakan diproduksi untuk keperluan sipil.

Mobil Humvee Indonesia (Komodo) Akan dijual Untuk Sipil Seharga 2 Miliar

"Kalau ada permintaan, kami akan produksi," ucap Direktur Utama Pindad Adik Soedarsono usai acara Business Executive Gathering 2013 Kementerian BUMN di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (1/7/2013).

Adik menegaskan varian Komodo akan diperbanyak ketika telah terbukti dan teruji di lapangan. Terutama terbukti oleh TNI sebagai pemakai. Menurutnya, Pindad hingga saat ini baru memproduksi sebanyak 5 unit varian Komodo.


Senin, 01 Juli 2013

Kultur Hukum Polisi


Di usianya yang ke-67 ini, Polri masih memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk mengeliminasi banyak "penyakit" di tubuhnya. Beragam penyakit di tubuh polri itu kerap kali membuatnya gagap dalam menegakkan hukum yang jujur, berkeadilan, dan egaliter. Norma dan idealisme yuridis yang semestinya berjalan normal, akhirnya terpasung di tangan oknum-oknumnya yang menolak reformasi. Kuatnya cengkeraman anomali di tubuh Polri, gampang membuatnya kaget ketika mencuat gerakan kritis.



Saat elemen Polri lebih menjatuhkan opsi menjadi penyidik KPK daripada kembali ke institusi, misalnya, Polri merasa dilecehkan. Padahal, ini setidaknya dapat terbaca bahwa ada kondisi internal di institusi lamanya yang tidak memberi atmosfer progresif, kondusif, demokratis, dan egaliter. Opsi beberapa elemen (penyidik) Polri untuk bertahan di KPK atau beroposisi pada diskresi institusisnya, yang kemudian membuat Polri marah dan pernah "mengepung" KPK, justru menunjukkan bahwa Polri belum siap mereformasi diri.


Awal Semester Tahun 2013 Hubungan Polisi - Rakyat Memburuk


HUT Polri atau Hut Bhayangkara 2013 ini ternyata tak terlepas dari rapor merah kepolisian. Rapor merah tersebut berkaitan dengan hubungan masyarakat yang dinilai memburuk.

Berdasarkan catatan Indonesia Police Watch (IPW), dalam enam bulan terakhir, sejak Januari 2013 hingga Juni 2013, ada 58 fasilitas Polri yang dirusak dan dibakar masyarakat dalam 14 peristiwa konflik.


Awal Semester Tahun 2013 Hubungan Polisi - Rakyat Memburuk

Angka ini menurut IPW melonjak drastis dibandingkan tahun sebelumnya. Sepanjang tahun 2012 ada 85 fasilitas Polri yang dibakar dan dirusak masyarakat, terdiri dari 56 kantor polisi, 18 mobil polisi, 10 motor polisi, dan satu rumah dinas polisi. Tahun 2011 hanya 65 fasilitas Polri yg dirusak trdiri dari 48 kantor polisi, 12 mobil polisi dan 5 rumah dinas. Tahun 2010 lebih kecil lagi. Hanya 20 kantor polisi yg dirusak massa.


Minggu, 30 Juni 2013

Sejarah dan Peran POLRI Sebagai Penjaga Keamanan Masyarakat


Sejarah Kelahiran
 
Keberadaan Polri sebenarnya tidak bisa dilepaskan dari perjalanan sejarah Indonesia pada masa kerajaan. Pasalnya, bibit awal terbentuknya kepolisian telah ada sejak zaman kerajaan Majapahit. Ketika itu, Patih Gajah Mada membentuk pasukan pengamanan yang disebut dengan Bhayangkara. Tugas Bhayangkara ialah melindungi raja dan kerajaan. Nah, kini kalian mengetahui dari mana sebutan Hari Bhayangkara itu. Sebagai penghormatan terhadap Gajah Mada, Polri pun menggunakan sosok sang patih sebagai simbol lembaga dan menjadikan Bhayangkara sebagai nama pasukan kepolisian.


Sejarah dan Peran POLRI Sebagai Penjaga Keamanan Masyarakat

Setelah melewati masa kerajaan, Indonesia mengalami masa-masa penjajahan kolonial Belanda. Pada masa itu, pembentukan pasukan keamanan diawali dengan pembentukan pasukan jaga yang diambil dari orang-orang pribumi. Pasukan jaga tersebut bertugas menjaga aset dan kekayaan orang-orang Eropa di Hindia Belanda. Ada beberapa macam pasukan kepolisian ketika masa Hindia Belanda itu, di antaranya polisi lapangan (veld politie), polisi kota (stands politie), polisi pertanian (cultur politie), dan polisi pamong praja (bestuurs politie). Kepolisian modern Hindia Belanda pun dibentuk pada 1897 sampai 1920 dan lembaga itu merupakan cikal bakal dari terbentuknya Polri saat ini.


Penjualan Panser Anoa ke Malaysia Tunggu Proses Legal Binding dan Kontrak Penawaran Tanpa Syarat


PT Pindad (Persero) semakin sibuk menerima tawaran atau pesanan mobil tembur panser jenis Anoa, salah satunya dari Malaysia. Negeri Jiran ini berharap bisa segera memboyong 32 unit seharga miliaran rupiah itu.

Penjualan Panser Anoa ke Malaysia Tunggu Proses Legal Binding dan Kontrak Penawaran Tanpa Syarat

Panser Anoa merupakan salah satu produk kendaraan berlapis baja unggulan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berbasis di Bandung. Pindad sendiri merupakan perusahaan manufaktur yang menyediakan berbagai produk mesin seperti generator, senjata, kendaraan tempur, amunisi untuk militer.

Menurut Direktur Utama Pindad, Adik Avianto Soedarsono, proses kesepakatan order dengan Malaysia telah melewati tahapan mulai dari konsep, pengiriman delegasi Malaysia ke Indonesia, uji coba, sertifikasi hingga tahapan negosiasi.


Bulan Agustus TNI AU Terima Tambahan Empat Pesawat Latih Super Tucano dari Brazil


Kualitas penerbang tempur TNI AU akan semakin baik.  Sebab, pesawat latih yang digunakan juga semakin canggih.  Mabes TNI AU memborong 16 pesawat latih Super Tucano dari Brasil yang akan datang bertahap ke Indonesia.

Bulan Agustus TNI AU Terima Tambahan Empat Pesawat Latih Super Tucano dari Brazil

"Sekarang sudah ada empat di Skadron 21 Lanud Abdul Rachman Saleh Malang. Bulan Agustus nanti akan datang empat lagi," ujar Dirjen Perencanaan Pertahanan Kemhan Marsekal Muda Henry B Sulistyo, Sabtu (29/6).

Jumat (28/06) lalu rombongan tim Kemhan yang dipimpin Wamenhan Sjafrie Sjamsoedin datang ke Malang melihat pemeliharaan Super Tucano sekaligus melakukan cek persiapan kedatangan armada baru.

Menurut Sulistyo, TNI AU menargetkan 16 unit sudah bisa beroperasi secara full pada tahun depan. "Jadi delapan " delapan, tahun ini delapan, tahun depan paling lambat September sudah pas jumlahnya," katanya.


TNI AD Ajukan Rp6 Triliun Untuk Beli Helikopter Serang Apache


Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan Mabes TNI AD telah mengajukan tambahan anggaran khusus senilai Rp6 triliun untuk pembelian sejumlah helikopter serang Apache dari Amerika Serikat beserta persenjataannya.

TNI AD Ajukan Rp6 Triliun Untuk Beli Helikopter Serang Apache

”Pemerintah Amerika Serikat sudah menyetujui pembelian helikopter Apache. Sekarang sedang proses negosiasi harga,” ungkap di Semarang, Sabtu (29/6/2013).