Selasa, 18 Desember 2012

Presiden SBY Sesalkan Hinaan pada Habibie


PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono menyesalkan tulisan mantan Menteri Penerangan Malaysia, Zainudin Maidin yang telah mendiskreditkan Presiden RI ketiga, BJ.Habibie. SBY menegaskan, penghinaan oleh mantan pejabat pemerintah Malaysia itu semestinya tidak terjadi.

Presiden SBY Sesalkan Hinaan pada Habibie
Mantan Wapres Habibie yang diundang Oposisi Malaysia harus menghadapi penghinaan dari seorang mantan Menteri Malaysia

"Terus terang saya terganggu dan menyayangkan ada artikel seperti itu, terus terang mendiskreditkan Habibie sebagai pemimpin Indonesia. Semestinya dicegah agar tidak terjadi, mengingat hubungan baik Indonesia dan Malaysia yang seharusnya justru mendekatkan hubungan untuk kepentingan bersama," kata Presiden SBY kepada wartawan usai acara pemutaran perdana film "Habibie dan Ainun" di Bioskop XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Senin (17/12).


Saat memberikan keterangan pers, Presiden SBY didampingi oleh Wakil Presiden Boediono. Turut mendampingi Presiden, Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Marty Natalegawa dan Sekretaris Kabinet Dipo Alam.

SBY menjelaskan, Pemerintah Indonesia telah bergerak ketika muncul hal-hal tidak patut yang dapat mengganggu hubungan bilayeral dengan Malaysia. Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Marty Natalegawa telah melakukan langkah-langkah diplomasi untuk menyikapi masalah tersebut.

"Sebenarnya ketika ada berita yang menurut saya tidak etis, melebihi kepatutan dan itu bisa mengganggu hubungan baik Indonesia dan Malaysia, kita telah bekerja. Menlu sudah melakukan langkah-langkah diplomasi baik di Jakarta maupun Kuala Lumpur, termasuk Duta Besar di Kuala Lumpur," papar SBY.

Presiden SBY mengaku akan membawa isu penghinaan Habibie dalam kunjungan kerjanya ke Malaysia, Selasa (18/12) besok. SBY akan membahas isu tersebut dengan Perdana Menteri Malaysia dalam kegiatan Konsultasi Tahunan di Kuala Lumpur.

"Maka saya akan angkat isu ini kepada PM Malaysia dengan harapan semoga ke depan kita bisa saling menjaga perasaan, saling menghormati, sehingga tidak ganggu banyak hal yang sebenarnya kita laksanakan dengan baik kemitraan kedua negara," ucap SBY.

Lebih lanjut, Presiden SBY memastikan bahwa masyarakat Indonesia sangat menghormati sosok Habibie. Masyarakat Indonesia menghormati Habibie layaknya pemimpin-pemimpin lain di masa lalu.

"Percayalah bahwa rakyat Indonesia, kami semua menghormati Habibie," tegas Presiden.



SUmber : Jurnas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar