Sabtu, 19 Januari 2013

Anggota TNI Tidak Tidur 2 Hari Demi Tanggul Latuharhary


Ratusan anggota TNI dari Kodam Jaya, Kopassus, Marinir, dan dari kesatuan lain bersama Satpol PP terus berupaya menambal tanggul di Jalan Latuharhari, Jakarta hingga Jumat (18/1/2013). Pasukan TNI yang selama ini dilatih bertempur melawan musuh negara, kali ini harus berjibaku melawan Banjir.

Anggota TNI Tidak Tidur 2 Hari Demi Tanggul Latuharhary
Anggota Kopasus diperbantukan untuk pemasangan tanggul banjir kanal barat di dekat Jalan Latuharhary Jakarta Pusat yang jebol akibat luapan air, Jumat (18/1/2013). Jebolnya tanggul ini menyebabkan banjir menggenangi Jalan MH Thamrin hingga depan Istana Merdeka. TRIBUNNEWS/HERUDIN

Di bawah komando Wakazidam Kodam Jaya Letkol Suardi Samiran, ratusan anggota TNI itu seolah bekerja tak kenal lelah. Tak sedetikpun pekerjaan dihentikan, karena mereka bekerja secara bergantian.

Mereka tak bisa menghentikan pekerjaannya karena berlomba dengan datangnya air yang dikhawatirkan makin besar.


"Dua hari ini kami belum tidur. Semua anggota terus bekerja agar perbaikan tanggul cepat selesai," kata Suardi saat dihubungi Tribun.

Merasa ikut bertanggung jawab dengan terwujudnya janji Gubernur DKI Jokowi untuk menyelesaikan perbaikan tanggul secepatnya, anggota TNI yang kali ini harus meletakkan senjatanya bekerja tanpa kenal lelah.

"Memang bagi orang lain menyelesaikan perbaikan tanggul dalam waktu singkat sepertinya tidak mungkin. Tapi bagi kami, apa yang tidak mungkin bisa menjadi mungkin," kata Suardi.
Hingga kemarin malam, pekerjaan memperbaiki jebolnya tanggul yang jadi biang keladi meluapnya air ke daerah sekitar Jalan Latuharhari nyaris tuntas.


Sumber : Tribun

2 komentar:

  1. Pak tentara udah nongol..Pak polisinya mana nih??

    BalasHapus
  2. Mantab... Beginilah tipikal tentara rakyat, bisa menjadi garda terdepan di saat damai atw perang. Bravo TNI..!!

    BalasHapus