Sabtu, 28 Desember 2013

Kemhan Berhasil Uji Coba Roket Pertahanan


Selama empat hari dari tanggal 16 sampai dengan19 Desember 2013 tim Direktorat Teknologi dan Industri Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kemhan dan Pusat Penelitian dan Pengembangan Alat Peralatan Pertahanan Balitbang Kemhan berhasil melakukan uji coba peluncuran enam unit roket yaitu dua unit RX-1210 mm dan empat unit R-han 1220 mm, di Tanjung Sangkowo Kecamatan Morotai Timur Maluku Utara, Rabu (18/12).

Kemhan Berhasil Uji Coba Roket Pertahanan

Peluncuran roket tipe ini merupakan peluncuran pertama roket tipe RX-1210 mm dan R-Han 1220 mm yang merupakan hasil penelitian dan pengembangan Balitbang Kemhan. Roket ini memiliki fungsi sebagai roket Artileri Medan (Armed) dan diproyeksikan untuk dipergunakan oleh satuan-satuan Artileri Medan TNI AL dan TNI AD. 


Keenam roket tersebut merupakan pengembangan lanjutan dari roket R-Han 122 mm yang diujicobakan di Pusat Latihan Tempur TNI AD, Baturaja, Sumatera Selatan.   Roket RX-1210 mm memiliki daya jangkau 14 km dan R-han 1220 mm memiliki daya jangkau 20 km.   Pada tahun 2014 Balitbang Kemhan  menargetkan akan meluncurkan roket dengan jarak tembak yang lebih jauh dan akurasi tinggi. Program ini merupakan salah satu program Kemhan dalam rangka mewujudkan kemandirian industri pertahanan. 

Uji coba ini merupakan hasil kerjasama tim konsorsium roket nasional dari beberapa lembaga terkait yaitu Kemhan, LAPAN RI, PT.DI, Kemristek, PT. PINDAD dan PT. Krakatau Steel.

Berdasarkan UU No. 16/2012 tentang Industri Pertahanan pasal 28 disebutkan bahwa peningkatan kemampuan dan penguasaan teknologi Industri Pertahanan dilakukan melalui penelitian dan pengembangan serta perekayasaan dalam suatu sistem nasional. Selain itu pelaksana penelitian dan pengembangan serta perekayasaan sebagaimana dimaksud terdiri atas lembaga penelitian dan pengembangan, perguruan tinggi, institusi penelitian dan pengembangan, baik lembaga pemerintah maupun swasta nasional di bidang pertahanan dan keamanan, pengguna dalam hal ini TNI, serta industri alat utama. (DMC)

4 komentar:

  1. mungkin dimasa depan alutsista seperti kapal perang ,pesawat tempur ,atau alutsista yg lainnya akan menjadi sampah saya meyakini di masa depan bukan era alutsista tetapi era rudal balistik yg daya jangkaunya bisa sampai 5000 bahkan lebih di tambah hulu ledknya NUKLIR mungkin indonesia kalo diserang USA ancur kalo gk ada penangkisnya mungkin itu YANG DI PIKIRKAN MENHAN SEKARANG ini hanya sebuah opini/belum jelas kebenaranya TAPI paktanya banyak negara yg sudah berlomba membuat rudal /hulu ledak nuklir CONTOH; india ,china,iran .pakistan,inggris,israel,USA,russia,n korea,s korea dan lain lain ..(:

    BalasHapus
  2. Utk mendukung kemampuan Roket nasional, pemerintah hrs menggandeng perusahaan titanium ukraina utk bekerjasama dan masalah peroketan nasional akan tuntas utk menjawab tantangan dunia. Salam...............

    BalasHapus