Rabu, 13 Januari 2016

Aksi Prajurit TNI Lintasi Medan Berat Untuk Cek Patok di Perbatasan RI-Papua Nugini


Menjaga wilayah NKRI adalah harga mati. Bagi prajurit TNI Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 411/Pandawa, medan yang berat tak dirasa demi memastikan wilayah perbatasan RI.

Aksi Prajurit TNI Lintasi Medan Berat Untuk Cek Patok di Perbatasan RI-Papua Nugini

Dalam keterangan pers yang disampaikan Tim Kostrad, Rabu (13/1/2016), anggota Pos Scofro Baru dibawah pimpinan Letda Inf Kerti Dharma keluar masuk rawa dan mendaki bukit untuk mengecek dan memastikan posisi patok M.M ( Monument Meridian ) 2.2 apakah masih tetap pada tempatnya atau tidak, sekaligus membersihkan dan merawat patok tersebut agar tetap bersih lingkungannya dari rumput-rumput liar.


Karena medan yang sulit, sebagian prajurit harus rela berjalan tanpa menggunakan sepatu. Setelah berjalan berjam-jam akhirnya tim yang dipimpin oleh Sertu Basyori tiba di Patok Monument Meridien 2.2 yang dituju. Perasaan puas dan lega saat mereka dapat melihat patok yang masih berdiri dalam keadaan kokoh dan utuh serta bendera Merah Putih yang berkibar di patok tersebut.


Aksi Prajurit TNI Lintasi Medan Berat Untuk Cek Patok di Perbatasan RI-Papua Nugini

Sesampainya di Patok prajurit Pos Scopro Baru Satgas Yonif Raider 411/Pandawa Kostrad segera mengecat dan membersihkan lingkungan di sekitar patok batas dua negara tersebut.

Mereka menghabiskan waktu seharian untuk patroli dan mengecek patok perbatasan tersebut. Inilah salah satu bentuk upaya TNI-AD dalam menjaga kedaulatan dan mencegah pergeseran batas wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kegiatan patroli ini juga untuk mencegah kegiatan kriminal seperti penyelundupan narkoba jenis ganja yang sering lewati jalur-jalur tikus dan giat ilegal lainnya serta membantu rekan Polri yang saat ini sedang memburu para napi yang waktu lalu melarikan diri dari lapas Abepura yang kemungkinan mencari jalan-jalan tikus untuk meloloskan diri. (Detik)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar