Kamis, 16 Agustus 2012

Kemhan Prioritaskan Sarana dan Prasarana Daerah Perbatasan


Dalam rangka pembangunan daerah perbatasan, Kementerian Pertahanan memprioritaskan pembangunan sarana prasarana (sarpras).

Kondisi Jalan di Perbatasan RI - Malaysia
Kondisi Jalan di Perbatasan RI - Malaysia
 

Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro, menyatakan, ada empat aspek yang menjadi prioritas, yakni instalasi listrik, air, pos penjagaan, dan alat komunikasi. "Bicara perbatasan, ada empat yang harus dipenuhi, listrik, air bersih, pos penjgaan, alkom (alat komunikasi). Kita upayakan selesai 2014,"kata Menhan di Jakarta, Rabu (14/8).

Menurutnya, pembangunan tersebut tidak bisa hanya dilakukan oleh Kementerian Pertahanan saja. Karenanya, dia menggandeng Kementerian lain untuk turut serta membangun sarpras di perbatasan.

Menhan mencontohkan, Kemhan telah membagikan 600 solar cell, yang merupakan kerja sama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, untuk pengamanan perbatasan (pamtas) di pulau-pulau terluar, terkecil, dan pamtas di darat. “Memang tidak seperti panel surya, tapi itu cukup membantu kegiatan yang butuh penerangan,” ujarnya.

Untuk menyediakan air bersih, Kemhan telah menggandeng Kementerian Negara Pembangunan daerah Tertinggal dengan membangun dua sarana air bersih masing-masing di Miangas dan Dana Rote dan direncanakan kembali dibangun di 10 pulau lain. “Untuk pamtas darat, dilakukan survei geologi kerja sama dengan Kementerian ESDM untuk potensi air sumur bor,”kata Menhan memaparkan.

Adapun untuk pos perbatasan, Kementerian Pertahanan memprioritaskan pembangunan di wilayah Kodam Tanjung Pura dan Kodam Udayana. Sedangkan untuk alat komunikasi, sekarang ini sedang diproduksi.



Sumber : Jurnas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar