Minggu, 16 Desember 2012

TNI AD Komitmen Bangun Postur Yang Profesional, Modern, dan Militan


Perjalanan panjang pengabdian TNI Angkatan Darat hingga mencapai kondisi seperti sekarang ini, tidak terlepas dari kerja keras dan pengabdian yang telah dirintis oleh para pendahulu TNI AD, dengan meletakkan dasar-dasar pembinaan dan pembangunan TNI AD.

Dankodiklat TNI ADLetjen TNI Gatot Nurmantyo menyematkan penghargaan pada Peringatan Hari Juang Kartika
Dankodiklat TNI ADLetjen TNI Gatot Nurmantyo menyematkan penghargaan pada Peringatan Hari Juang Kartika

KEPALA Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo menegaskan bahwa Hari Juang Kartika merupakan peringatan peristiwa bersejarah perjuangan para pendahulu TNI Angkatan Darat bersama rakyat, melawan musuh yang ingin menjajah kembali bumi pertiwi, di kota Ambarawa pada tanggal 15 Desember 1945, enam puluh tujuh tahun silam.


Oleh karena itu Kasad berharap, semangat juang Palagan Ambarawa yang menjadi tonggak perjuangan TNI Angkatan Darat dalam menegakkan kedaulatan negara, menjaga keutuhan NKRI dan melindungi keselamatan bangsa, akan senantiasa menggelora dalam jiwa dan terpatri dalam sanubari prajurit TNI Angkatan Darat.

Demikian disampaikan Kasad dalam amanat tertulisnya yang dibacakan oleh Komandan Komando Doktrin Pendidikan dan Latihan (Dankodiklat TNI AD) Letjen TNI Gatot Nurmantyo selaku Irup pada Upacara Peringatan Hari Juang Kartika tahun 2012 di Lapangan Brigif 15 Kujang II Kodam III/Siliwangi, Sabtu (15/12/2012).

Menurut Kasad Perjalanan panjang pengabdian TNI Angkatan Darat hingga mencapai kondisi seperti sekarang ini, tidak terlepas dari kerja keras dan pengabdian yang telah dirintis oleh para pendahulu TNI AD, dengan meletakkan dasar-dasar pembinaan dan pembangunan TNI AD.

"Untuk itu, sudah sepatutnya pada kesempatan ini kita menyampaikan rasa hormat dan terima kasih seraya memanjatkan do'a, agar para pendahulu kita senantiasa mendapat lindungan Tuhan, dengan disertai tekad untuk melanjutkan cita-cita luhur perjuangannya" ujar Kasad.

Kasad berharap agar tema Hari Juang Kartika yang diangkat pada tahun ini, yaitu : "Dilandasi profesionalitas dan semangat juang, TNI Angkatan Darat bersama komponen bangsa siap menjaga kedaulatan NKRI".

"Tema tersebut tidak hanya sekedar menjadi slogan semata, tetapi harus benar-benar diimplementasikan melalui karya nyata sesuai dengan bidang tugas dan tanggung jawab masing-masing," imbuhnya.

Mengakhiri amanatnya Kasad mengingatkan bahwa Komitmen dan tekad kuat seluruh jajaran TNI Angkatan Darat untuk membangun postur TNI Angkatan Darat yang profesional, modern dan militan sekaligus memancarkan semangat untuk terus memperkokoh keterpaduan dan kerjasama dengan segenap komponen bangsa lainnya.

Selesai upacara yang dihadiri pada Pangdam III/Siliwangi, Para Danpusen, Kabalak TNI AD dan Kodam III/Siliwangi, serta undangan lainnya. dilanjutkan dengan peragaan olah raga bela diri Yong Moo Do oleh Prajurit dari Kodiklat TNI AD.



Sumber : pelitaOnine

1 komentar:

  1. Perampingan postur TNI AD tidak akan bisa dilaksanakan tanpa mereformasi Komando Pertahanan Teritorial yang mengadop struktur Pemerintahan Sipil( seperti KOREM, KODIM, KORAMIL serta BABINSA); TNI AD harus legowo, bahwa komando pertahanan administratif tsb menghabiskan biaya Triliun an hanya untuk EGO TNI AD. Idealnya struktur dibawah KODAM adalah Komando Tugas Operasi TNI AD ( untuk OMP maupun OMSP), dan TNI AD tidak bermain di tingka Kab/Kota apalagi Kecamatan dan Desa, melainkan di level Gabungan Kabupaten/Kota misal nya dibawah KODAM V Brawijaya dibentuk 11 KOGASOPS AD, Kogasops 5 membawahi Malang Raya( Kab. Malang. Kota Malang dan Kotif Batu), Coba TNIAD hitung penghematannya dengan membubarkan KOmando Pertahanan Teritorial Administratif di seluruh Indonesia dibanding dengan pembentukan 77 Kogasops AD di seluruh Indonesia????

    BalasHapus