Rabu, 17 Desember 2014

Bakal Punya 7 Unit, Ini Kehebatan Kapal Selam Pesanan RI


Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Marsetio menargetkan punya tujuh kapal selam pada 2020. Rencana tersebut sesuai dengan rancangan Komite Kebijakan Industri Pertahanan soal pengadaan 12 kapal selam.

Bakal Punya 7 Unit, Ini Kehebatan Kapal Selam Pesanan RI

"Kami berencana beli dua kapal pada rencana strategis kedua tahun 2015-2019, sehingga Indonesia punya tujuh kapal selam pada 2020," kata Marsetio seusai seminar kemaritiman di Jakarta, Selasa, 16 Desember 2014.

TNI AL memiliki dua kapal selam sebagai alat utama sistem persenjataan bawah laut. Tahun ini, ujar Marsetio, pihaknya membeli tiga kapal baru, yakni dua kapal pabrikan Daewoo asal Korea dan satu kapal buatan PT PAL. Pembuatan kapal pertama asal Korea diharapkan rampung pada April 2015, dan produksi total lima kapal selesai pada 2018.


Sebelumnya, pemerintah menolak impor kapal selam buatan Rusia karena tak berfungsi dan lebih memilih produk dalam negeri. "Kami butuh 12 kapal untuk mengamankan laut. Diharapkan, pada pengadaan keempat, PT PAL sudah bisa membangun penuh kapal selam," kata Marsetio.

Menurut Marsetio, kapal selam tersebut dilengkapi dengan peluru kendali. Selain itu, kapal selam mampu mengintai musuh di bawah dan permukaan air.  (Tempo)

1 komentar:

  1. kenapa menyusut dari 14 ks jadi tujuh ks itu juga tahun 2020 mef nya, pada halkan rusia pernah menawarkan 12 kapal selam ke indonesia tapi waktu itu sekarang tinggal tot nya,

    BalasHapus