Sabtu, 13 Desember 2014

57 Tahun Deklarasi Juanda (13 Des 1957-13 Des 2014)


Jika kami ditanya: apa keteladanan terbaik warisan diplomasi Indonesia yang membanggakan bangsa & buahnya masih dinikmati warga dunia hari ini? Jawabnya Deklarasi Juanda. Mengapa?

57 Tahun Deklarasi Juanda (13 Des 1957-13 Des 2014)
Wilayah NKRI

Pertama, Deklarasi Juanda berhasil memenangkan national interest Indonesia dengan cara damai, meski berhimpitan dengan kepentingan besar bangsa lain. Kepentingan (kala itu) adalah kedaulatan thd perairan laut di antara pulau-pulau.

Kedua, Deklarasi Juanda mengajarkan batas kemuliaan penguasaan modal & teknologi maritim sebuah bangsa adalah menghormati kedaulatan bangsa lain. Hal ini selanjutnya membuahkan perombakan tata kelola laut dunia menjadi lebih adil.


Kopassus Terjunkan Prajurit dan 10 Kendaraan Bantu Korban Longsor Banjarnegara


Demi membantu musibah warga yang tertimbun longsor di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar Kabupaten Banjarnegara, sebanyak 35 prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) diberangkatkan, Sabtu (13/12/2014).

Kopassus Terjunkan Prajurit dan 10 Kendaraan Bantu Korban Longsor Banjarnegara

Dalam misi kemanusiaan yang dipimpin Mayor Inf Wahyu Yuniartoto itu juga dilengkapi dengan 10 unit kendaraan diantaranya satu truk NPS, satu truk Hino, satu Hagglun, satu defender Komob, satu defender, empat sepeda motor triil dan satu ambulance.


Pemerintah Perlu Segera Dibuat Aturan Industri Militer


Pengamat Militer Prof. Dr. Muhajir Effendy, menilai kemampuan PT Sari Bahari membuat rancang bangun peluru kendali Petir sebagai momen penting dalam hal regulasi. 

Menurutnya, sudah waktunya pemerintah membuat regulasi yang mengatur industri yang sudah berkaitan erat dengan kerahasiaan Negara itu.



Pekerja menunjukan kepala Base Warhead untuk roket di tempat workshop PT SARI BAHARI di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jumat (12/12/2014). PT SARI BAHARI Malang yang telah memproduksi lima jenis Alutsista pesawat akan mengembangkan produksi rudal pada tahun 2015. SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
 
“Yang menarik, indutri ini sudah melibatkan swasta. Ini bagus, tapi maslahnya Indonesia belum punya aturan yang menjamin dan mengatur kaitannya dengan rahasia Negara, keamanan Negara dan perlindungan produsennya, sebaiknya segera dibakukan peraturan perundangannya,” kata ahli yang juga menjabat Rektor UMM itu saat dihubungi, Jumat (12/12).


TNI Bantu Percepatan Pembangunan Daerah


Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko mengatakan, dalam kaitan implementasi kegiatan Pembinaan Teritorial (Binter), diharapkan keberadaan teritorial TNI dapat membantu percepatan pembangunan di daerah.

Jenderal TNI Moeldoko
"TNI sebagai tentara rakyat, tentara pejuang dan tentara nasional sekaligus merupakan instrumen politik negara memiliki tanggung jawab terhadap kemajuan, kelangsungan dan keutuhan bangsa dan negara serta integritas berbangsa dan bernegara," kata Moeldoko saat membuka Rapat Evaluasi Peran Teritorial TNI 2014, dihadiri 162 pejabat TNI, bertempat di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Jumat (12/12/2014).

Menurutntya, bentuk tanggung jawab TNI terhadap bangsa dan negara adalah dengan cara senantiasa peduli dan mengikuti perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kepedulian itu bisa dilakukan melalui ide atau gagasan, sumbang pemikiran, tindakan riil di lapangan yang bisa meringankan beban kehidupan masyarakat atau masalah pada masyarakat yang membutuhkan.


TNI AL Luncurkan Kapal Survei BHO-1


Bertempat di dermaga galangan kapal OCEA Les Sables d’Olonne, Prancis, telah dilaksanakan acara peluncuran kapal Bantu Hidro Oseanografi-1 (BHO-1) oleh Kasal Laksamana TNI Dr. Marsetio, pada Kamis, (11/12). Acara peluncuran kapal ditandai dengan pemotongan tali menggunakan kapak sebagai tanda simbolis peluncuran kapal BHO-1.

TNI AL Luncurkan Kapal Survei BHO-1
KASAL Laksamana TNI Dr. Marsetio secara simbolis melepas peluncuran kapal Bantu Hidro Oseanografi-1 (BHO-1) di dermaga galangan kapal OCEA Les Sables d’Olonne, Prancis.


Berdasarkan kontrak pengadaan kapal BHO yang dilaksanakan oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dengan pihak galangan OCEA Prancis, maka dilaksanakan pembangunan kapal sebanyak 2 (dua) buah yang dimulai sejak bulan Oktober 2013. Kapal BHO-1 ini terbuat dari aluminium dengan bobot 515 ton, memiliki dimensi panjang 60,1 meter dan lebar 11,3 meter direncanakan kapal yang memiliki awak 40 personil ini, akan berlayar menuju Indonesia pada bulan Maret 2015.


Menhan Pantau Kondisi 3 Pesawat Tempur Indonesia


Dalam lawatannya ke sejumlah persenjataan perang milik Indonesia di Jawa Timur, Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu sempat memantau sejumlah alutsista dan pesawat tempur.

Menhan Pantau Kondisi 3 Pesawat Tempur Indonesia
Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu memeriksa kondisi pesawat tempur Indonesia
Di Pangkalan Udara Abdurahman Saleh, Malang, Ryamizard sempat diperlihatkan sejumlah alutsista dan pabrik pembuat bom dan rudal yang biasa dipakai TNI saat melakukan tugas negara maupun latih tempur.

Selanjutnya, di Pangkalan Angkatan Udara Iswahjudi, Madiun, Ryamizard memantau langsung kondisi pesawat tempur yang dipunyai Angkatan Udara Indonesia. Bahkan, Ryamizard sempat mengkroscek kondisi terakhir pesawat tempur jenis F16 itu.


Perbandingan kekuatan kapal selam TNI AL vs Malaysia & Singapura


Dalam waktu dekat, kemampuan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) akan bertambah dengan datangnya tiga jenis kapal selam kelas Chang Bogo. Kapal buatan Korea Selatan ini memiliki beberapa kecanggihan, dan mampu mendeteksi kapal-kapal asing yang mendekat.

Kapal Selam TNI AL

Dari penelusuran merdeka.com, Jumat (12/12), kapal selam jenis terbaru ini merupakan peningkatan dari tipe sejenis, yakni 209/1200. Kapal berbobot hingga 1.400 ton ini dilengkapi alat anti torpedo yang bernama Torpedo Acoustic Counter Measures (TACM).

Sebelumnya, Indonesia sudah lebih dulu memiliki dua kapal selam kelas Cakra. Keduanya ini sudah beroperasi sejak 1981.

Tak cuma Indonesia, negara-negara tetangga juga memiliki kapal selam. Malaysia misalnya, terdapat dua kapal selam kelas Perdana Menteri yang diimpor langsung dari Prancis. Keduanya adalah KD Tunku Abdul Rahman dan KD Tun Abdul Razak.


Jumat, 12 Desember 2014

OPM : Kami siap berperang dengan Indonesia kapan saja


Kalau dihitung sejak Penentuan Pendapat Rakyat 1969, Papua sudah 45 tahun bergabung dengan Indonesia. Sejak itu pula konflik berdarah terus membekap Bumi Cendrawasih.

OPM : Kami siap berperang dengan Indonesia kapan saja
Aksi lilin untuk Papua

Tokoh Papua sekaligus Menteri Luar Negeri Federasi Papua barat Jacob Rumbiak menegaskan kesabaran rakyat Papua ada batasnya. "Kami terlalu yakin dalam waktu tidak lama akan ada perlawanan bersenjata besar-besaran oleh rakyat Papua," katanya saat dihubunginya melalui telepon selulernya kemarin sore.


Jokowi pakai cara Soeharto hadapi konflik Papua


Usia pemerintahan Joko Widodo belum genap dua bulan. Darah kembali membasahi Bumi Cendrawasih Senin lalu setelah lima orang tewas dalam bentrokan dengan aparat keamanan di Kabupaten Paniai, Papua.

Jokowi pakai cara Soeharto hadapi konflik Papua
Jacob Rumbiak (kanan)

Tokoh Organisasi Papua Merdeka (OPM) Jacob Rumbiak kini menjabat Menteri Luar Negeri Federasi Papua Barat menilai Jokowi menggunakan cara serupa pernah diterapkan pemerintahan Presiden Soeharto, yakni pendekatan militer. Rumbiak sudah lama menetap di Australia setelah mendapat suaka.

"Jokowi bukan saja membohongi Papua tapi juga menipu Sang Pencipta memberikan beliau suara rakyat," kata Rumbiak saat dihubungi merdeka.com melalui telepon selulernya kemarin sore. "Suara rakyat adalah suara kebenaran dan suara kebenaran adalah suara Allah."


Rudal Petir, Hasil Karya Anak Bangsa yang Mulai Diproduksi 2015


Industri pertahanan dalam negeri terus bergerak memproduksi alat utama sistem persenjataan (alusista) dalam berbagai model. Untuk jenis rudal, Indonesia telah mendisain dan akan memproduksi sendiri rudal yang diberi nama rudal petir.

Rudal Petir, Hasil Karya Anak Bangsa yang Mulai Diproduksi 2015

Rudal Petir itu didisain oleh PT Sari Bahari dan diperkenalkan kepada Menteri Pertahanan Ryamizard Riyacudu di perusahaan yang berlokasi di ‎Jalan Bendungan Sempor, Malang, Jumat (12/12/2014).

"PT Sari Bahari akan membuat rudal seperti pesawat dilengkapi bahan peledak seberat 10 Kg yang diisi PT Dahana," kata ‎Pendiri PT Sari Bahari, Ir Ricky Hendrik Egam sambil menampilkan gambarnya di layar.


Mengintip Kecanggihan Kapal Selam Chang Bogo pesanan TNI AL


Demi memperkuat armada laut, Indonesia memesan tiga kapal selam baru dari Korea Selatan. Kontrak pembelian senjata ini dimulai pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan dilanjutkan oleh Presiden Jokowi.

Mengintip Kecanggihan Kapal Selam Chang Bogo pesanan TNI AL

Ketiga kapal selam pesanan itu merupakan jenis terbaru dari kelas Chang Bogo yang dibuat khusus untuk Indonesia.

Dari penelusuran merdeka.com, Jumat (12/12), kapal selam jenis terbaru ini merupakan peningkatan dari tipe sejenis, yakni 209/1200. Kapal berbobot hingga 1.400 ton ini dilengkapi alat anti torpedo yang bernama Torpedo Acoustic Counter Measures (TACM).

Saat ini kapal selam tersebut baru digunakan secara internal oleh Angkatan Laut Korea Selatan. Indonesia akan menjadi negara kedua yang menggunakannya. Soal persenjataan, Korsel memang tak mau main-main. Ketegangan dengan Korea Utara membuat para peneliti senjata negeri ginseng itu selalu membuat senjata terbaik.


Misi Kapal Selam Nazi di Laut Jawa Terungkap


Bangkai kapal selam milik Nazi, Jerman ditemukan di laut Jawa. Diduga, jenis U-Boat atau Unterseeboot miliki Jerman masa perang dunia II.

Perwakilan Komunitas Sejarah Roode Brug Surabaya, Adi Erlianto Setiawan menjelaskan, kehadiran tentara Nazi, Jerman di Indonesia saat itu bukan dalam misi invasi ke Indonesia.



Namun, kehadiran kapal selam Nazi, Jerman di Indonesia, karena Jerman pada tahun 1940-an bersekutu dengan Jepang. Menurutnya, tentara Jepang saat itu meminta kapal selam tersebut untuk mengawal kapal pengangkut materi bahan baku seperti karet.

"Awal pengiriman ada sebanyak 12 kapal selam dengan nama operasi Monsun Gruppe pada tahap pertama Juni-Juli 1943, kemudian tahap kedua di bulan September-Oktober dari Penang menuju Batavia (Jakarta)," ujar Adi di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Gedung BPPT, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (11/12/2014).


Mimpi Menhan Tiga Tahun Kedepan RI Buat Kapal Selam dan Jet Tempur Sendiri


Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu berharap Indonesia mampu membuat industri pertahanan sendiri khususnya pengadaan kapal selam dan pesawat tempur dalam kurun waktu 10 tahun mendatang.

Mimpi Menhan Tiga Tahun Kedepan RI Buat Kapal Selam dan Jet Tempur Sendiri

Namun rencana tersebut, kata dia, harus mulai dilakukan dari sekarang. Menurutnya, rencana awal adalah belajar dari negara yang memiliki persenjataan modern melalui kerjasama.

"Pertama Memang banyakan dari pihak sana (asing). Tapi ada orang kita juga, kita belajar dulu, belajar sambil praktik membuat sendiri," kata Ryamizard di Malang, Jawa Timur, Jumat (12/12/2014).

Dia menuturkan, jika Indonesia sekarang masih ketergantungan dengan impor alat-alat pertahanan, maka model kerjasamanya harus mulai diubah. Contohnya pada satu hingga dua tahun mendatang kerja sama dilakukan secara berimbang yakni 50% banding 50%.


Cara CIA Menangkap Hambali Sang Teroris dari Indonesia


Digadang-gadangkan sebagai keberhasilan dalam perang melawan teror, penangkapan teroris asal Indonesia Hambali kerap dibangga-banggakan oleh komunitas intelijen AS sebagai bukti bahwa interogasi keras itu membawa hasil.

Rahasia Cara CIA Menangkap Hambali Sang Teroris dari Indonesia
ilustrasi Hambali | foto : metrotvnews.com

Namun laporan Senat AS mengenai metode interogasi CIA yang disiarkan pekan ini menunjukkan bahwa langkah-langkah biasa seperti mengawasi email, bocoran informasi dari informan CIA dan bantuan dari Thailand, justru yang membuat Hambali, tokoh militan Jamaah Islamiyah, berhasil ditangkap.

"Terus terang kami tersandung di Hambali," kata kepala pusat kontraterorisme CIA di Asia Tenggara pada 2005 seperti dikutip laporan Senat AS tersebut.

Kisah sebaliknya mengenai sejumlah petunjuk yang membuat para penyelidik makin dekat ke Hambali, melukiskan salah satu silang pendapat besar mengenai interogasi AS kepada para tersangka teror.


Jokowi Kagumi Kapal Buatan Korea Selatan


Presiden Joko Widodo pada Kamis 11 Desember 2014 waktu setempat, berkunjung ke perusahaan pembuat kapal Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) di Busan, Korea Selatan.

Salah satu dari tiga besar pembuat kapal di Negeri Ginseng itu, tengah mengerjakan tiga kapal selam yang dipesan oleh Pemerintah Indonesia. 


Jokowi Kagumi Kapal Buatan Korea Selatan
Presiden Joko Widodo berkunjung ke perusahaan pembuat kapal Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering di Busan, Korea Selatan.foto : Akun Twitter Iriana Jokowi

Dikutip dari situs resmi Sekretariat Kabinet, Jumat 12 Desember 2014, total tiga kapal yang dipesan itu bernilai US$250 juta, atau Rp3,1 triliun. Begitu tiba di sana, para petinggi DSME, kemudian mengajak mantan Gubernur DKI Jakarta itu berkeliling dan memasuki ruang yang digunakan untuk memamerkan replika berbagai rupa kapal yang dibuat oleh perusahaan tersebut.


Indonesia Peringkat 13 Dunia Dalam Keamanan Siber


Indonesia berada di peringkat 13 dalam daftar indeks keamanan siber global International Telecommunication Union (ITU) dan ABI Research yang meliputi 193 negara di dunia.

Ketua Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII) Rudi Lumanto di Jakarta, Kamis, mengatakan pengumuman peringkat Global Cyber Security Index disampaikan dalam acara tahunan ITU Telecom World di Doha, Qatar, 10 Desember 2014.


Data Serangan Cyber di Indonesia
Data Serangan Cyber di Indonesia | sumber : ID-SIRTII

Ia mengatakan wakil Asia yang masuk dalam peringkat lima terbaik dunia hanya Malaysia, yang menduduki peringkat ketiga bersama Australia atau hanya satu peringkat di bawah Amerika dan Kanada.


Mulai hari ini, TNI AD Pamerkan Peralatan Tempur di Monas


TNI Angkatan Darat menggelar pameran alat utama sistem persenjataan (Alutsista) atau peralatan tempur selama empat hari mulai 12-15 Desember di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, dalam rangka memperingati Hari Juang TNI AD Ke-69.

Mulai hari ini, TNI AD Pamerkan Peralatan Tempur di Monas

Pameran yang akan dibuka oleh Wakil Kepala Staf TNI AD (Wakasad) Letnan Jenderal TNI M Munir, di silang Monas, Jakarta, Jumat ini terbuka untuk umum sehingga siapapun bisa masuk tanpa dikenai biaya alias gratis.

Ada 200 jenis peralatan tempur yang dipamerkan di antaranya, persenjataan infanteri, kavaleri, artileri medan, pertahanan udara. Termasuk Tank Leopard, Helikopter, Panser Anoa dan lainnya.

"Melalui kegiatan alutsista ini, diharapkan kedekatan antara TNI AD dengan rakyat semakin solid. Sejarah mencatat soliditas prajurit dengan rakyat merupakan strategi yang tidak tertandingi dalam implementasi konsep pertahanan rakyat," kata KSAD Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakasad.


Pakar IT : Latih Hackers Lebih Penting Daripada Badan Cyber Nasional


Dalam waktu dekat, Indonesia bakal mempunyai Badan Cyber Nasional (BCN) yang nantinya akan diproyeksikan selain menangkal serangan siber. BCN akan dimanfaatkan untuk memonitoring sektor kritikal seperti energi, perbankan, dan transportasi publik.

Latih Hackers Lebih Penting Daripada Badan Cyber Nasional

Menanggapi pembentukan BCN tersebut, pakar IT Onno W. Purbo mengatakan yang dibutuhkan saat ini tidak hanya lembaga melainkan sebuah kurikulum yang dapat mengajarkan orang untuk jago di dunia maya.

"Kalau orang di level atas, inginnya membentuk badan. Kalau buat kita yang di lapangan, yang dibutuhkan itu ilmu," ujar dia kepada VIVAnews usai seminar 'How to Become a Good Hacker' di Jakarta, Kamis, 11 Desember 2014.


Pergantian Kapolri Bakal Dipercepat? Ini Tanggapan Polri


Isu pergantian Kapolri, Jenderal Polisi Sutarman, kian santer terdengar. Yang terbaru, Indonesia Police Watch (IPW) menyatakan pergantian tersebut akan dilakukan pada pertengahan Januari 2015 mendatang.

Kapolri Jenderal Pol Sutarman
Kapolri Jenderal Pol Sutarman
Menanggapi hal tersebut, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar, enggan berkomentar banyak. Menurutnya, pihaknya dalam hal ini Polri, hingga kini mengaku belum mengetahui hal tersebut.

"Kita belum paham. Kita belum mengetahui ada hal seperti itu (pergantian). Di Polri saja belum ada isu itu. Jadwal-jadwal seperti ini kita belum ada pemberitahuan," ujarnya kepada VIVAnews, Kamis 11 Desember 2014.


Kamis, 11 Desember 2014

PT PAL Mulai Produksi Frigate Sigma kedua


Menteri Pertahanan Ryamizard Riyacudu meninjau galangan kapal PT PAL dan menandatangani prosesi dimulainya produksi ?kapal tipe Perusak Kawal Rudal (PKR) Frigate 10514 yang sudah dipesan Kemenhan sebelumnya.

SIGMA 10514 Guided Missile Frigate
SIGMA 10514 Guided Missile Frigate

Kapal PKR Frigate 10514 adalah kapal kedua pesanan Kementerian Pertahanan?. Produksi kapal ini dilakukan atas kerjasama PT PAL dengan Damen Schelde Naval Shipbuilding (DSNS).? Dimana ada modul yang dikerjakan di Belanda dan di dalam negeri.

Prosesi peletakan lunas kapa?l atau proses resmi dimulainya produksi ini dilakukan di galangan PT PAL, di Surabaya, Kamis (11/12/2014). Proses itu dilakukan Menteri Pertahanan Ryamizard Riyacudu,? bersama Dirut PT PAL Firmansyah Arifini dan perwakilan dari DSNS.


Kodam XII Dapat Tambahan Meriam Tarik Kaliber Terbesar


Kodam XII Tanjungpura terus menambah alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk meningkatkan kekuatan TNI. Batalyon Armed 16/105 Tarik dipastikan menerima KH-179 Howitzer 155mm. Meriam Tarik mempunyai kaliber terbesar.

Meriam KH-179 Howitzer 155mm TNI AD
Meriam KH-179 Howitzer 155mm TNI AD

Pangdam Tanjungpura Mayor Jenderal Toto Rinanto menyatakan, Yonarmed 16/105/Tarik rencannya mendapatkan KH-179 Howitzer 155mm. Meriam Tarik mempunyai kaliber Terbesar Armed TNI-AD.

’’Sebelum mendapatkan senjata itu, sumber daya manusia yang akan mengawaki senjata tersebut harus dipersiapkan sehingga pada tiba waktunya prajurit Armed dapat mengoperasionalkannya,’’ katanya setelah memimpin serah terima jabatan Aslog Kasdam Kolonel Inf Imam Firdaus Budiharto kepada pejabat baru Letnan Kolonel Inf Wawan Hermawan di Pontianak, Kalimantan Barat, kemarin.
 


TNI Kembali Gelar Pameran Alutsista di Monas


Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat kembali menggelar pameran peralatan tempur di lapangan Monumen Nasional pada 12-15 Desember 2014.

Pengunjung bisa melihat alat utama sistem persenjataan TNI AD tanpa dipungut biaya.



Ratusan alat tempur akan dipamerkan seperti kendaraan tempur dan panser, tank berbagai jenis, meriam, helikopter, dan masih banyak lagi.

Pameran yang digelar mulai pukul 07.00-17.00 WIB itu juga mengajak pengunjung untuk turut aktif dengan menggelar lomba foto yang terbuka bagi umum dengan tema "Kemanunggalan TNI Rakyat".  (Antara)

TNI Angkatan Laut temukan kapal Selam U-Boat Nazi di Laut Jawa


Tim penyelam Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI Angkatan Laut menemukan kapal selam U Boat milik pasukan Nazi Jerman yang karam di perairan Laut Jawa sejauh 98 Nautical Miles dari Kepulauan Karimun Jawa di kedalaman 25 meter.

TNI Angkatan Laut temukan kapal Selam U-Boat Nazi di Laut Jawa
Petugas memaparkan lokasi tenggelamnya sejumlah kapal selam pada pertemuan antara Menko Kemaritiman Indroyono, Dubes Jerman untuk Indonesia Norbert Bass dan Tim penyelam dari Kopaska TNI AL di Jakarta, Kamis (11/12). Pertemuan itu membahas temuan bangkai kapal selam Nazi Jerman tipe Unterseeboot atau U-Boat yang tenggelam di Laut Jawa pada masa Perang Dunia II. Foto : ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

"Belum ada rencana untuk pengangkatan, tugas kami hanya memfoto," kata Komandan Tim Penyelam Kopaska Mayor Yudo Ponco Ari saat menyampaikan paparan bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo dan sejumlah pejabat Kedutaan Besar Jerman di Jakarta, Kamis.

Kopaska belum tahu apakah kapal itu U-183 atau U-168, jenis kapal Jerman yang pernah ditemukan tim arkeolog pada 2013 di Laut Jawa.


Program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Kurang Mendapat Tempat di Masyarakat


Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengakui selama ini program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) masih belum dikenal masyarakat.

Menurut dia, selama ini masyarakat masih mengenal program masuk desa TNI yakni ABRI masuk desa (AMD) yang lahir pada tahun 1980, yang kemudian sejak tahun 1999 berubah menjadi TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD).


Program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Kurang Mendapat Tempat di Masyarakat

Untuk itu, ia berencana untuk mengevaluasi kembali program ini, agar masyarakat dapat kembali mengenal program-program yang dilakukan TNI terutama program TMMD.

"Yang ingin saya tegaskan dalam hampir setiap kesempatan saya ketemu masyarakat banyak yang bertanya apakah AMD masih ada? Ini pertanyaan ringan tapi perlu renungan. Berarti TMMD selama ini mungkin kurang mendapatkan tempat atau perlu evaluasi dengan baik. Agar tidak ada lagi pertanyaan," kata Moeldoko dalam sambutannya dalam Penandatanganan MOU PMI dan Rapat Paripurna TMMD ke 35 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (11/12/2014).


Australia Tenggelamkan 2.500 Perahu Nelayan Indonesia


Selama sembilan tahun terakhir, Pemerintah Australia telah menenggelamkan sedikitnya 2.500 perahu nelayan tradisional Indonesia atas tuduhan melanggar batas perairan dan menangkap ikan di perairan negara tersebut.

 
Penenggelaman ribuan perahu nelayan itu terjadi selama 2005-2014. Nelayan diselamatkan ke atas kapal milik otoritas keamanan Australia terlebih dahulu sebelum perahu diberondong peluru hingga tenggelam.

Ketua Yayasan Peduli Timor Barat (YPTB) Ferdi Tanoni mengatakan sebagian besar perahu nelayan yang ditenggelamkan, berasal dari Nusa Tenggara Timur serta nelayan asal Sulawesi dan Jawa. Jumlah itu sangat besar jika dibanding tiga perahu nelayan Vietnam yang ditenggelamkan TNI Angkatan Laut karena mencuri ikan di perairan Indonesia.


TNI AL dan TNI AU Bersatu Kejar Illegal Fishing


TNI siap bersinergi melawan illegal fishing. Dua matra di TNI--laut dan udara--bakal disatukan dalam satu patroli terpadu.

"Jadi nanti tidak sendiri-sendiri. Data dari KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) nanti ditransfer ke TNI AL dan TNI AU," ujar Panglima TNI Jenderal Moeldoko di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (10/12/2014).


TNI AL dan TNI AU Bersatu Kejar Illegal Fishing

Menurut dia, awalnya TNI AU akan patroli udara ke suatu lokasi yang diduga ada illegal fishing. Informasi patroli akan dikirim ke TNI AL. Nah, TNI AL akan mengeksekusi," kata dia.

Cara ini, kata moeldoko, lebih efektif dalam menindak kapal asing pencuri ikan. Ini akan meminimalisir miskomunikasi antara lembaga.


TNI Akan Tambah Kodam di Papua


Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko mengatakan, untuk memperkuat pertahanan dan mempermudah koordinasi, TNI berencana menambah Komando Daerah Militer (Kodam) di Papua.

TNI Akan Tambah Kodam di Papua
Panglima TNI Jenderal Moeldoko menggelar jumpa pers terkait dugaan oknum bintara pembina masyarakat (babinsa) yang mengarahkan masyarakat memilih pasangan capres dan cawapres tertentu, di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (8/6/2014). Moeldoko meminta publik tak resah dengan kasus tersebut dan menjamin TNI tetap netral, serta jalannya pilpres akan dikawal dengan baik.

"Penembahan Kodam di Papua, sesuai rencana strategi (renstra) sudah siapkan. Tapi yang pertama di Manado sudah mulai jalankan. Harapan kita untuk Papua tahun depan sudah bisa dijalankan," ujar Moeldoko di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (10/12/2014), seperti dikutip Antara.

Panglima TNI menjelaskan, alasan pembentukan Kodam baru karena luasnya wilayah, sehingga menyulitkan rentang kendali bagi seorang pemimpin di mana Pangdam harus mengendalikan seluruh prajuritnya yang sangat jauh.


Cara Pemerintah Agar Proyek Pesawat N219 Tak Bernasib Seperti N250


Pemerintahan baru di bawah Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memediasi pengembangan hingga peluncuran pesawat komersial bersertifikasi siap produksi yaitu N219.

Tujuannya agar produk purwarupa atau prototype pesawat N219 tak senasib dengan prototipe pesawat baling-baling N250, yang kini menjadi besi tua karena berhenti di tengah jalan, sehingga tidak masuk ke tahap produksi.


Cara Pemerintah Agar Proyek Pesawat N219 Tak Bernasib Seperti N250

"Pesawat N219, kita bantu prototipe sampai sertifikasi. Pesawat layak terbang dan komersial pada tahun 2016. Pemerintah juga mediasi antara LAPAN yang melakukan riset dengan dunia usaha yakni PTDI dan user yakni pemilik airlines," kata Menteri Ristek dan Dikti Muhammad Nasir saat acara seminar nasional penerbangan dan antariksa 2014 di Menara BPPT, Thamrin, Jakarta, Rabu (10/12/2014).


Mimpi Menristek, Buat Satelit Telekomunikasi Dalam 5 Tahun


Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi (Menristek dan Dikti) Muhammad Nasir punya mimpi agar lembaga riset nasional mampu memproduksi dan meluncurkan satelit sendiri untuk keperluan telekomunikasi dan penginderaan jarak jauh.

Mimpi Menristek, Buat Satelit Telekomunikasi Dalam 5 Tahun

Mimpi ini diharapkan terwujud dalam 5 tahun ke depan. Tugas tersebut akan diserahkan kepada Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Republik Indonesia.

"Tapi saya bermimpi, LAPAN dalam masa 5 tahun atau 4 tahun ke depan bisa luncurkan sendiri satelit yang punya manfaat penginderaan jarak jauh sekaligus bisa telekomunikasi," kata Nasir saat acara seminar nasional penerbangan dan antariksa 2014 di Menara BPPT, Thamrin, Jakarta, Rabu (10/12/2014).


MPR Tiongkok Temui MPR RI Bahas Ide Maritim Jokowi


Wakil Ketua MPR China Chen Xiauguang bertandang ke kompleks parlemen Senayan Jakarta. Kedatangan Chen, bertemu Ketua MPR Zulkifli Hasan sebagai balasan atas kehadiran Presiden Jokowi di China dalam pertemuan APEC beberapa waktu lalu.


MPR Tiongkok Temui MPR RI Bahas Ide Maritim Jokowi

Chen mengatakan, antara Indonesia dan China sudah mencapai sebuah kesepakatan dalam hubungan strategis kedua negara. Menurut dia, kerja sama antara Indonesia dan China dirasa penting demi kemajuan kedua negara.

"Kedatangan kali in melanjutkan kedatangan Jokowi ke China dalam pertemuan APEC. Presiden China dan Jokowi melakukan pertemuan terpisah. Kedua-duanya negara besar dan berkembang di Asia. Kami punya kepentingan terhadap Indonesia terutama kemajuan Indonesia dan China," kata Chen di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (9/12).

Chen langsung disambut oleh Ketua MPR Zulkifli Hasan. Chen beserta rombongan hadir sekitar Pukul 10.00 WIB.

Rabu, 10 Desember 2014

Alasan Indonesia Tak Kunjung Kirim Astronot


Astronot menjadi profesi yang bisa membawa kebanggaan baik untuk individu maupun negara yang diwakilkan. Tak sedikit negara mulai melatih dan mengirimkan astronot untuk ke ruang angkasa.

Ketua LAPAN, Prof. Thomas Djamaluddin
Namun, tampaknya hal itu tak berlaku untuk Indonesia. Pasalnya, untuk melatih dan mengirimkan para penjelajah ruang angkasa itu membutuhkan anggarannya sendiri.

"Seperti Arab Saudi dan Malaysia yang sudah mengirimkan orang untuk jadi astronot karena mereka punya anggarannya. Daripada mengirim astronot, mending mengembangkan keantariksaan Indonesia," ujar Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin di Gedung BPPT, Jakarta, Rabu, 10 Desember 2014.


Open Society : Indonesia Bantu CIA Siksa Tersangka Teroris


Komite Intelijen Senat Amerika Serikat (AS), Selasa, 9 Desember 2014, merilis laporan tentang tehnik interogasi yang dilakukan CIA, terhadap para tersangka teroris Al-Qaeda, terkait dengan serangan 11 September 2001 di AS.

Open Society : Indonesia Bantu CIA Siksa Tersangka Teroris
Negara-negara yang membantu penyiksaan oleh CIA

Laporan itu mengungkap bahwa penggunaan kekerasan dalam proses interogasi, jauh lebih brutal dari yang pernah diakui oleh CIA sebelumnya. Fakta itu mempertegas kemunafikan AS, sebagai negara yang selalu mengecam pelanggaran HAM di negara lain.

Walau begitu, beberapa dokumen memperlihatkan bahwa tanggungjawab atas kekejaman yang dilakukan CIA, ternyata bukan hanya terletak di AS, tapi juga puluhan pemerintahan lain yang terlibat membantu CIA.


Kunjungi Korea Selatan, Jokowi Tinjau Alutsista Pesanan Indonesia


Walaupun kunjungan Presiden Joko Widodo di Korea Selatan akan lebih banyak disibukkan dengan agenda ekonomi, namun Kepala Negara juga direncanakan meninjau alat utama sistem senjata (alutsista).

Kunjungi Korea Selatan, Jokowi Tinjau Alutsista Pesanan Indonesia

“Ada beberapa alutsista kita yang dibuat di sana. Jadi mungkin menjadi perhatian Beliau untuk ditinjau,” kata Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Tedjo Edhy Purdijatno di kompleks Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (10/12).

Tedjo mengatakan hal tersebut usai mengantar Jokowi yang bertolak ke Busan, Korea Selatan (Korsel), tadi pagi.


Indonesia Akan Tambah Anggaran Pertahanan di 2019


Indonesia akan menambah anggaran pertahanannya hingga $20 miliar, atau sekitar Rp246 triliun pada 2019, untuk menjaga wilayahnya, termasuk Natuna di Laut China Selatan, yang berpotensi menjadi sengketa dengan China.

Indonesia Akan Tambah Anggaran Pertahanan di 2019

Demikian dikatakan penasihat Presiden Joko Widodo, Luhut Panjaitan, seperti dikutip dalam laporan Reuters, Rabu 10 Desember 2014. Namun, dia mengatakan bahwa Jakarta tidak berencana menggunakan kekuatan untuk menyelesaikan sengketa.

Indonesia juga akan terus mempromosikan dialog, dalam penyelesaian sengketa maritim antara Beijing dan rival-rival regionalnya. Walau begitu, menurutnya, penting untuk memperkuat militer Indonesia, demi melindungi kepentingan nasional.


Teknologi Pesawat Sampai Roket RI Paling Unggul di ASEAN


Pengembangan teknologi bidang penerbangan hingga antariksa di Indonesia sudah berkembang. Indonesia dinilai paling unggul di ASEAN, dalam pengembangan teknologi pesawat, roket, hingga satelit.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin, saat seminar nasional Penerbangan dan Antariksa 2014, di Gedung BPPT, Jalan Thamrin, Jakarta, Rabu (10/12/2014).


Teknologi Pesawat Sampai Roket RI Paling Unggul di ASEAN

"Posisi penerbangan dan antariksa Indonesia masih lebih unggul," jelasnya.

Bahkan, beberapa teknologi pengembangan pesawat hingga antariksa Indonesia bisa disetarakan dengan negara maju di Asia.

"Katakan China dan Jepang. Indonesia dipandang sebagai mitra strategis. Oktober lalu, saya diundang ke China ke pusat pendidikan antariksa Asia Pacific, kemudian saya juga diundang badan antariksa China. Awal Desember, saya diundang badan antariksa Jepang. Indonesia dianggap sebagai mitra strategis," paparnya.


Selasa, 09 Desember 2014

5.400 Kapal Berkeliaran Curi Ikan di Laut Indonesia


Presiden Joko Widodo mempertanyakan sikap Kapolri Jenderal Polisi Sutarman dan Panglima Tentara nasional Indonesia Jenderal TNI Moedoko soal penenggelaman kapal pencuri ikan di perairan Indonesia.

Tiga Kapal Vietnam Ditenggelamkan TNI AL
Hal itu dikemukakan Jokowi ketika memberikan kuliah umum di Balai Senat Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Selasa 9 Desember 2014.

"Saya tunggu satu sampai dua minggu tak ada kapal yang ditenggelamkan. Saya perintahkan lagi untuk ditenggelamkan, baru hari Jumat kemarin ditenggelamkan tiga kapal. Katanya ada sekitar 5.400 kapal yang mencuri ikan di lautan kita," katanya.


Papua membara, kantor polisi & TNI diserang, ini Penjelasan Menko Polhukam


Bentrok antar warga Kabupaten Paniai, Papua sempat memanas, bahkan terdengar tiga kali letusan senjata api. Bentrokan sempat meluas, setidaknya kantor KPUD Paniai sempat dibakar massa, bahkan kantor polisi dan TNI sempat diserang. 4 Orang dilaporkan tewas dalam peristiwa itu.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Tedjo Purdijatno
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Tedjo Purdijatno

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Tedjo Purdijatno mengaku punya cara untuk mengatasi bentrok yang dipicu kesalahpahaman tersebut. Apalagi, situasi yang sempat memanas sudah kembali dingin dengan pendekatan-pendekatan terhadap tokoh-tokoh masyarakat setempat.

Berikut petikan wawancara Menteri Tedjo dengan wartawan saat menghadiri sebuah acara di Mako Marinir, Cilandak, Jakarta Timur:


Polda Papua temukan tiga senpi milik Satgas TNI-AU yang hilang


Tim Khusus (Timsus) Polda Papua, menemukan kembali tiga pucuk senjata api milik TNI AU yang hilang di kawasan wisata Gunung Cycloop, Kali Kemiri Sentani, Kabupaten Jayapura.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pudjo kepada Antara, Selasa (09/11), mengatakan senjata api milik anggota TNI AU itu diambil Peni Gombo pada 15 November lalu, saat ketiga anggota TNI-AU sedang berekreasi.


Ilustrasi

"Saat berekreasi, senjata api laras pendek yang disimpan di dalam tas ditaruh di atas batu namun tak beberapa lama kemudian tas beserta isinya hilang," kata Kombes Pudjo.

Dikatakan, ketiga senpi itu milik anggota satuan tugas (satgas) yang bertugas di Lanud Jayapura di Sentani.

Selain menangkap pelaku pencuri tas berisi senpi milik anggota TNI AU, polisi juga menangkap empat orang yang menerima handphone hasil curian Gombo.


Menhan: Prajurit Marinir selalu gagah perkasa menjaga NKRI


Menteri Pertahanan, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu memberikan empat pesan moral dalam pembinaan Korps Marinir TNI Angkatan Laut. Ryamizard menilai pengangkatannya sebagai warga kehormatan Korps Marinir merupakan wujud kepercayaan TNI Angkatan Laut.


"Tingkatkan kesadaran keimanan kepada tuhan yang maha esa. Pelihara jati diri sebagai tentara rakyat dan pejuang. Tingkat profesionalisme prajurit TNI dan soliditas TNI dan polri dan semua komponen bangsa. Tegakkan komando tegak lurus dalam sapa marga," kata Ryamizard Ryacudu dalam sambutan pengangkatan sebagai warga kehormatan Korps Marinir di Mako Korps Marinir, Cilandak, Jakarta, Selasa (9/12).

Dia merasa kembali sebagai prajurit TNI setelah melihat pasukan TNI AL berbaris melakukan demonstrasi pertunjukan tempur.


Menhan diangkat jadi warga kehormatan Marinir


Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu diangkat menjadi warga kehormatan Korps Marinir TNI Angkatan Laut, yang ditandai dengan pemasangan baret Marinir dan penyematan Brevet Kehormatan Trimedia.

Menhan diangkat jadi warga kehormatan Marinir

Pemasangan baret dan penyematan brevet kehormatan itu dilakukan langsung oleh Komandan Korps Marinir TNI AL Mayjen TNI (Mar) A Faridz Wasingthon, di Lapangan Apel Kesatrian Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa.

Kedatangan Menhan Ryamizard Ryacudu disambut oleh Dankormar TNI AL di Yonif-6 Mar setelah melalui jajar kehormatan. Prosesi pembaretan diawali dengan masuknya empat Tank BMP-3F membentuk formasi di depan mimbar yang membawa personel Denjaka dan Taifib. Selanjutnya tiga orang penerjun free fall pembawa baret dan brevet mendarat di lapangan upacara, Dankormar TNI AL menyerahkan dan memasangkan baret marinir dan menyematkan brevet kehormatan serta brevet Antiteror Aspek Laut.


Amankan wilayah udara, Arhanud TNI akan miliki alutsista canggih


Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan semakin tangguh dengan alat utama sistem persenjataan (alutsista) baru yang akan dipamerkan di Hari Ulang Tahun Juang Kartika pada 15 Desember mendatang. Peralatan baru tersebut akan menjadi bagian dari sistem persenjataan yang dimiliki oleh Artileri Pertahanan Udara (Arhanud).

Amankan wilayah udara, Arhanud TNI akan miliki alutsista canggih
Pangdiv Kostrad Mayjen Bambang Haryanto

Panglima Divisi Infanteri 2/Kostrad Mayjen TNI Bambang Haryanto mengungkapkan, tantangan TNI dalam mempertahankan wilayah udara cukup berat, apalagi dengan wilayah Indonesia yang sangat luas. Karena itu harus didukung dengan pembaruan peralatan-peralatan tempur udara.

"Kita punya peralatan baru yang akan dipamerkan di hari ulang tahun Juang Kartika tanggal 15 Desember di Jakarta. Karena itu alat yang baru itulah yang nanti akan menjadi alat utama dari Arhanud. Kita sudah punya alat-alat yang canggih, tenaga ahlinya sudah dipersiapkan, sudah dilatih, sudah dididik, tapi kemahiran itu harus terus dilatih," kata Bambang di Malang, Senin (8/12).


Komandan Pasukan Perdamaian TNI Berkunjung ke Amerika Serikat


Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Brigjen TNI AM Putranto pada beberapa waktu yang lalu mengunjungi Perwakilan Tetap Republik Indonesia (PTRI) untuk PBB di New York City, Amerika Serikat.

Brigjen TNI AM Putranto (tengah)

Tujuan utama kunjungan ini adalah untuk melaksanakan rapat internal dengan PTRI, evaluasi kinerja pasukan penjaga perdamaian Indonesia baik sebagai individu dan satuan penugasan. Upaya-upaya yang diperlukan untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan secara individu, serta diplomasi pada tingkat strategis sesuai dengan tujuan mencapai jumlah 4.000 prajurit TNI sebagai pasukan penjaga perdamaian.

Dalam kesempatan tersebut, Penasihat Militer untuk PTRI Laksma TNI Yos Toto Subagyo menyampaikan beberapa peluang posisi untuk para prajurit Indonesia sebagai staf militer dan pengamat militer, serta berpartisipasi dalam berbagai operasi penjaga perdamaian PBB yang berbeda.


Tak Terlibat Bentrokan di Batam, Prajurit TNI Dilatih Jadi Prajurit Raider


Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan prajurit TNI yang tak terlibat bentrokan antara TNI dan Polri di Batam, Kepri akan digembleng menjadi prajurit elite Raider.   

Hal tersebut dijelaskan oleh KSAD usai menerima para juara umum lomba tembak internasional atau Asean Armies Rifle Meet (AARM) Vietnam, di Mabesad, Jakarta, Senin (8/12) kemarin.  



Lanjut Gatot, sedangkan bagi anggota TNI yang terlibat bentrokan akan dipecat.

"Yang jelas TNI AD akan memisahkan prajurit yang benar-benar tidak ikut dalam kasus itu, mereka akan disekolahkan ke Pusat Pendidikan Pasukan Khusus Batujajar untuk latihan Raider. Yang terkena sanksi mengikuti proses hukum, tidak ikut disekolahkan. Sehingga semua sudah dilatih mental segala macam, saat kembali dengan wajah baru satuan Raider," tambah Gatot.


Wakapolri Tegaskan Polisi Aktor Utama Keamanan Negara


Wakil Kepala Kepolisian RI (Wakapolri) Komjen Pol Badrodin Haiti menegaskan bahwa Polri adalah aktor utama dalam tanggung jawab keamanan di Indonesia.

"Berdasarkan landasan yuridis baik UUD, Tap MPR VII/2000, serta UU 2/2002 tentang Polri, keamanan itu sejajar dengan pertahanan dan soal keamanan itu Polri yang melaksanakan," ujar Badrodin di Gedung Purna Wira, Jakarta Selatan, Senin (8/12/2014).


Wakapolri Tegaskan Polisi Aktor Utama Keamanan Negara
Wakapolri Komjen Pol Badrodin Haiti
Menurutnya, jika masih ada kekurangan dalam menjaga keamanan, perlu adanya sinegritas dengan unsur lain. "Maka unsur lain tetap bisa masuk dan membantu Polri, tapi Polri tetap harus menjadi leading sector," ujarnya.

KRI Sultan Iskandar Muda-367 Jajaki Latihan Bersama Dengan Kapal Perang Turki


KRI Sultan Iskandar Muda-367 dengan tugas utamanya sebagai unsur MTF dalam misi perdamaian yang membantu Angkatan Laut Pemerintah Lebanon dalam menegakkan kedaulatan negaranya secara mandiri, mengamankan garis pantai, mencegah masuknya senjata dan material lainnya secara ilegal di perairan Lebanon sesuai dengan mandat Resolusi Dewan Keamanan PBB No. 1701 tahun 2006, berkesempatan juga untuk melaksanakan latihan bersama atau Joint Exercise dengan kapal perang Turki TCG Buyukada F512 di laut Mediterania.

Latihan Bersama- KRI SIM-367 Adakan latihan bersama dengan kapal perang Turki TCG Buyukada F512 di laut Mediterania

TCG Buyukada F512 merupakan kapal perang jenis korvet kelas Alda yang dirancang sebagai pemburu kapal selam dan dilengkapi radar canggih buatan TUBITAK (Turkish Scientific and Technologic Research Foundation) dan ARMERKOM yang dibangun digalangan kapal Shipyard Command Istambul.


Tiga Jenderal TNI AL Berpeluang Jadi KSAL


Sejumlah jenderal bintang tiga di TNI AL berpeluang menggantikan posisi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Marsetio yang akan memasuki masa pensiun pada bulan ini.

Anggota Komisi I DPR Tubagus Hasanuddin mengatakan, sudah ada tiga nama calon kuat pengganti KSAL. Ketiganya yakni, Wakil KSAL Laksda Didit Herdiawan, kemudian Kepala Pelaksana Harian Badan Koordinator Keamanan Laut (Bakorkamla) Laksamana Madya DA Mamahit dan Kasum TNI Laksamana Madya Ade Supandi.


KSAL Laksamana Marsetio (kiri) menyalami Wakasal Laksda Didit Herdiawan. (Puspen TNI)
"Ada tiga nama, semuanya jenderal bintang tiga. Kan prosedurnya harus melalui dewan jenderal, kemudian usulkan ke Panglima TNI untuk disarankan ke presiden, kalau presiden setuju ya udah salah satunya karena menurut undang-undangnya begitu," katanya di Kantor Kementerian Hukum dan HAM, Kuningan, Jakarta, Senin (8/12/2014).

Penembakan anggota Brimob di Puncak Jaya masalah serius


Anggota Komisi III DPR RI Aboe Bakar Al Habsy menyatakan penembakan terhadap anggota Brimob di Puncak Jaya merupakan persoalan serius.
"Ini bukan perkara kriminal biasa, gerakan bersenjata di sana lebih mengarah pada upaya pemberontakan. Ini adalah bagian dari gerakan organisasi Papua Merdeka. Jadi yang diserang bukan anggota Brimob sebagai perorangan, namun sebagai sebuah organ negara," kata Aboe Bakar di Gedung DPR RI di Jakarta, Senin.


Penembakan anggota Brimob di Puncak Jaya masalah serius

"Oleh karena itu, tindakan kelompok ini jangan hanya disikapi seperti kejahatan pidana pada umumnya. Apa yang mereka lakukan itu bisa dikategorikan sebagai tindakan yang membahayakan negara, yang biasanya disebut dengan makar atau pemberontakan," kata dia.


Senin, 08 Desember 2014

Ironi Pos Penyangga Perbatasan Indonesia-Malaysia


Pos penyangga perbatasan. Demikian status Pos Rayon Militer (Posramil) Kecamatan Sungai Boh, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara. Namun, kondisi pos ini tidak seprestisius status kemiliterannya.

Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, dari udara
Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, dari udara
foto : KOMPAS.com/Fabianus Januarius Kuwado
 
Reporter Kompas.com, Fabian Januarius Kuwado, bertemu Komandan Posramil tersebut, awal Desember 2014 lalu. Pertemuan kami terjadi di sela acara safari Natal 2014 Bupati Malinau Yansen Tipa Padan ke sejumlah desa pedalaman di Malinau.

Fabian bersama fotografer Kompas.com, Fikria Hidayat dan Kristianto Purnomo, sejak 1 Desember 2014 turut menjelajahi pedalaman Malinau, Kalimantan Utara, dalam rangkaian safari tersebut.


Situasi di Paniai Papua Masih Mencekam, Polisi-TNI Siaga


Situasi Kota Enarotali, Paniai, Papua, belum sepenuhnya kondusif. Warga berkumpul tak jauh dari Mapolsek dan Koramil Madi, Enarotali. Sebelumnya, mereka menyerang kedua markas institusi tersebut.


Menurut informasi, 4 warga tewas dan 22 terluka dalam kejadian tersebut. "Sampai saat ini anggota TNI dan polisi masih terus berjaga-jaga," kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Sulistiyo Pudjo, Senin (8/12/2014).

Pudjo menjelaskan, penembakan warga bermula saat seseorang berkendara tanpa lampu, Minggu (7/12) malam. Ia ditegur warga dan marah. Tak lama berselang, orang itu datang bersama teman-temannya dan berkelahi dengan masyarakat.