Tentara Nasional Indonesia memesan alat utama sistem persenjataan (Alutsista) baru yang rencananya diperkenalkan ke publik bersamaan dengan Hari Ulang Tahun ke-69 TNI pada 5 Oktober 2014.
"Kami jadwalkan pada awal tahun depan sudah ada dan ditampilkan pada HUT TNI di Mako Armatim Surabaya," ujar Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono kepada wartawan setelah menutup Latgab TNI 2013 di Dermaga Madura, Ujung, Komplek Mako Armatim, Surabaya, Jumat.
Sejumlah alutsista atau alat-alat perang baru yang akan dimiliki antara lain Pesawat F-16, Tank Battle Mac, Pesawat dan Kapal "Landing Ship Tank" (LST) dari PT. PAL, serta Kapal Fregat (Inggris).
"Selain menambah pesawat tempur, kami juga akan menambah pesawat jenis Hercules, sehingga penerjun bisa menggunakan 14 pesawat sekaligus, dari biasanya yang hanya 10 pesawat," kata dia.
Mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) tersebut juga mengungkapkan pihaknya akan terlebih dahulu melakukan uji coba terhadap peralatan baru sebelum digunakan. Selain itu juga akan dilakukan evaluasi menyeluruh.
Agus Suhartono mengatakan penambahan peralatan perang baru ini disesuaikan dengan kekuatan pokok minimal dan akan terus dikembangkan.
Sementara itu, sejumlah alutsista yang saat ini dimiliki digunakan dalam Latihan Gabungan TNI 2013, diantaranya 14 unit Tank Scorpio, lima unit Tank Stormer Apc, dan dua unit Tank Stormer Co.
Selain itu, 13 unit Tank Amx, 21 pucuk meriam, 12 Hely Mi 17, 12 Hely Bel, dan tiga Bolco, 36 KRI, tiga Cassa, lima Pesawat SU 27/30, lima Pesawat Hawk SPO, lima unit F-16, dan sebagainya.
Dalam Latgab tersebut, kata Panglima TNI, secara keseluruhan berlangsung sesuai rencana, tidak ada prajurit terluka, maupun material tempur yang rusak atau hilang.
Latgab besar-besaran bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme prajurit TNI dalam melaksanakan operasi militer gabungan, serta meningkatkan serta menguji kemampuan prajurit dan satuan TNI dalam merencanakan, melaksanakan dan mengendalikan mekanisme operasi gabungan secara tepat guna dan berhasil.
"Latgab juga sebagai bentuk menghadapi segala kemungkinan kontinjensi yang diperkirakan akan terjadi serta bentuk pertanggungjawaban TNI terhadap rakyat dan bangsa Indonesia," kata Agus Suhartono. (Investor)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Minggu, 26 Mei 2013
Perkuat Pertahanan, TNI akan Pesan Alutsista Baru
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
10 Pesawat angkut Hercules type H 16 Pesawat tempur coin Super Tucano ( 4 sudah datang) 16 Pesawat latih Grob G120TP 6 Pesawat lati...
-
Sebanyak 3 jenis pesawat milik PT Dirgantara Indonesia (PT DI) dipamerkan pada acara The 12th Langkawi International Maritime & Aerospac...
-
Tercium bau tak sedap dari rencana pemerintah untuk mengakuisisi delapan unit helikopter serang AH-64 Apache dari Amerika Serikat (AS). Pas...
-
Tanggal 16 April kemaren Komando Pasukan Khusus TNI AD berulang tahun. Banyak cerita menarik seputar operasi militer dan sejarah pasukan eli...
-
TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pe...
-
Kejujuran 11 prajurit Kopassus mengakui kesalahan, menembak empat tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan Sleman, Yogyakarta, mendat...
-
Modernisasi militer terus diupayakan oleh pemerintah. Dalam waktu dekat, dua unit pesawat tempur jenis Sukhoi Generasi 4,5 akan tiba di Tan...
-
Luasnya wilayah perairan Indonesia memaksa negara ini harus segera memperkuat armada tempur lautnya guna menjaga kedaulatan dari kemungkinan...
-
Perintah pertama Soekarno sebagai Presiden Sosok Soekarno punya seribu cerita unik yang mengundang senyum. Kira-kira apa perintah per...


MANTAAPP :NKRI INDONESIA RAYA PUNYAI TANK LEOPARD REVOLUTION MONSTER
BalasHapus