BADAN Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) diminta melarang penggunaan "robot pembunuh" dalam dunia militer. Usulan penolakan ini akan dibahas dalam pertemuan Dewan HAM PBB di Jenewa.
Dijelaskan, Lethal autonomous robotics (LARs) atau robot pembunuh saat ini memang belum dibuat tetapi digambarkan sebagai "revolusi besar berikutnya dalam kemiliteran".
Bagaimana tidak, karena robot ini bagaikan gambaran film "Terminator" yang dibintangi Arnold Schwarzenegger.
Dengan dibekali pilihan berbagai senjata, terminator bisa langsung terjun ke medan dan membunuh target tanpa intervensi manusia lebih lanjut sesaat setelah diaktifkan.
"Drone (UAV) masih menggunakan manusia sebagai pengambil keputusan untuk menggunakan kekuatan mematikannya, namun Lars memiliki komputer on-board sendiri yang mampu memutuskan siapa dan apa yang harus menjadi sasaran," kata Christof Heyns, utusan khusus PBB soal HAM seperti dilansir sky, Jumat (31/5/2013).
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Tampilkan postingan dengan label Teknologi Militer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi Militer. Tampilkan semua postingan
Minggu, 02 Juni 2013
Penggunaan Robot Militer Pembunuh Ditolak Dunia
Kamis, 31 Januari 2013
Alutsista Maritim Canggih Terbaru Dalam Rapim TNI 2013
Dalam ajang pameran alutsista yang diselengarakan di area Mabes TNI bersamaan dengan Rapim TNI 2013, ada sesuatu yang menarik karena baru telihat dan muncul di pameran kali ini. Walau masih baru ditawarkan ke TNI, alutsista yang cocok digunakan untuk korps pasukan katak TNI AL ini cukup menarik perhatian.
PT. Elmas Viana Djaja membawa 3 kendaraan khusus dalam pameran ini, yaitu Arnawama, Titah Hitam RI-1 dan Ganendra RI-1. Mengadopsi tekhnologi dari Belanda dan akan di produksi di Indonesia, sebuah lokasi di Cilegon telah disediakan untuk proses produksi. Berikut sekilas kemampuan yang di tawarkan dari masing-masing kendaraan khusus tersebut:
![]() |
| Stan Pameran PT. Elmas Viana Djaja Dengan Membawa 3 Produk Alutsista Maritim Anggih (all foto : ARC) |
PT. Elmas Viana Djaja membawa 3 kendaraan khusus dalam pameran ini, yaitu Arnawama, Titah Hitam RI-1 dan Ganendra RI-1. Mengadopsi tekhnologi dari Belanda dan akan di produksi di Indonesia, sebuah lokasi di Cilegon telah disediakan untuk proses produksi. Berikut sekilas kemampuan yang di tawarkan dari masing-masing kendaraan khusus tersebut:
Jumat, 07 September 2012
Korsel Perlihatkan Model KF-X/IF-X Fighter Tipe C103
Indonesia fighters seek development in full swing CRDC go!
Model pesawat KFX/IFX serie C103 (all photos : KDN)
CRDC (Combined Research & Development Center) sebagai lembaga yang dibentuk pemerintah Korea dan Indonesia yang merupakan gabungan antara engineer Korea dan Indonesia yang bekerja bersama-sama untuk pengembangan jet tempur generasi 4.5 yang diberi nama KFX / IFX baru-baru ini merilis gambar pertama dari hasil kerjasama keduanya yang dinamakan versi C103.
C103 adalah rancangan baru dari program KFX/IFX yang mempunyai penampakan seperti F-22 Raptor dengan bentuk yang meminimalkan RCS (Radar Cross Section). Perbedaan yang paling menonjol adalah persenjataan yang dibawa C103 dapat terlihat semuanya karena digotong dibawah sayapnya. Pada F-22 Raptor persenjataan tersebut tersimpan dalam Internal Weapon Bay sehingga pesawat tersebut dapat tampil full stealth.
Model pesawat KFX/IFX serie C103 (all photos : KDN)
CRDC (Combined Research & Development Center) sebagai lembaga yang dibentuk pemerintah Korea dan Indonesia yang merupakan gabungan antara engineer Korea dan Indonesia yang bekerja bersama-sama untuk pengembangan jet tempur generasi 4.5 yang diberi nama KFX / IFX baru-baru ini merilis gambar pertama dari hasil kerjasama keduanya yang dinamakan versi C103.
![]() |
| Model KF-X/IF-X Fighter Tipe C103 |
C103 adalah rancangan baru dari program KFX/IFX yang mempunyai penampakan seperti F-22 Raptor dengan bentuk yang meminimalkan RCS (Radar Cross Section). Perbedaan yang paling menonjol adalah persenjataan yang dibawa C103 dapat terlihat semuanya karena digotong dibawah sayapnya. Pada F-22 Raptor persenjataan tersebut tersimpan dalam Internal Weapon Bay sehingga pesawat tersebut dapat tampil full stealth.
Label:
Internasional,
RISET,
Teknologi Militer
Minggu, 02 September 2012
Kapal patroli siluman 32m rancangan LOMOCean & PT. Ludin
Direktur PT Lundin Industry Invest Lizza Lundin dan John Lundin memaparkan,kapal ini hasil kolaborasi riset, desain, dan pengembangan antara North Sea Boats Pte Ltd/PT Lundin dan arsitek kapal LOMOCean dari Selandia Baru yang dilakukan secara intensif selama 24 bulan. “Hasil kolaborasi tersebut merepresentasikan suatu langkah maju dalam penggunaan teknologi maju di bidang pembuatan kapal perang,” kata Lizza.
Penggunaan bahan baku karbon foam sandwich untuk aplikasi kapal dalam skala yang luas seperti itu suatu hal yang belum pernah dilakukan di luar Skandinavia dan suatu representasi kemutakhiran teknologi di bidang rekayasa struktural dan produksi.Dengan kemampuan stabilitas yang sangat baik dan rancangan lambung yang dangkal, kapal ini didesain untuk berpatroli di pesisir yang panjang. Bentuk lambung dirancang agar kapal dapat melaju dengan kecepatan yang tinggi,namun dengan tetap memperhatikan kemampuan kru atau kapal untuk beroperasi di laut curam dan pendek yang merupakan karakteristik garis pantai di kepulauan di Indonesia.
![]() |
| Kapal patroli Siluman 32m Rancangan LOMOCean Design, Selandia Baru. |
Penggunaan bahan baku karbon foam sandwich untuk aplikasi kapal dalam skala yang luas seperti itu suatu hal yang belum pernah dilakukan di luar Skandinavia dan suatu representasi kemutakhiran teknologi di bidang rekayasa struktural dan produksi.Dengan kemampuan stabilitas yang sangat baik dan rancangan lambung yang dangkal, kapal ini didesain untuk berpatroli di pesisir yang panjang. Bentuk lambung dirancang agar kapal dapat melaju dengan kecepatan yang tinggi,namun dengan tetap memperhatikan kemampuan kru atau kapal untuk beroperasi di laut curam dan pendek yang merupakan karakteristik garis pantai di kepulauan di Indonesia.
Label:
Kapal Perang,
Teknologi Militer,
TNI AL
Jumat, 31 Agustus 2012
KRI Klewang 625 - Video Peluncuran Kapal Perang Siluman Terinovatif
Banyuwangi: Sebuah kapal perang yang diklaim terinovatif di dunia diluncurkan PT Lundin Industry Invest di Selat Bali, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (31/8). Kapal bernama KRI Klewang ini diklaim menggabungkan sejumlah kecanggihan teknologi sehingga memiliki berbagai keunggulan. KRI Klewang akan melengkapi alat utama sistem persenjataan (alutsista) milik TNI Angkatan Laut.
KRI Klewang diproduksi di Banyuwangi. Pemilik PT Lundin Industry Invest, Lizza Lundin, mengatakan Banyuwangi dipilih sebagai tempat produksi kapal karena ingin membangun kampung halamannya itu. "Saya orang Banyuwangi. Lokasi ini sangat baik untuk riset pembuatan kapal," kata Lizza.
Bentuk kapal cukup unik. Ini merupakan hasil kolaborasi riset desain dan pengembangan antara PT Lundin dengan arsitek kapal dari Selandia Baru selama dua tahun. Kapal memiliki stabilitas amat baik. Rancangan lambung dibuat dangkal. Kapal didesain untuk bisa berpatroli di pesisir yang panjang.
KRI Klewang diproduksi di Banyuwangi. Pemilik PT Lundin Industry Invest, Lizza Lundin, mengatakan Banyuwangi dipilih sebagai tempat produksi kapal karena ingin membangun kampung halamannya itu. "Saya orang Banyuwangi. Lokasi ini sangat baik untuk riset pembuatan kapal," kata Lizza.
Bentuk kapal cukup unik. Ini merupakan hasil kolaborasi riset desain dan pengembangan antara PT Lundin dengan arsitek kapal dari Selandia Baru selama dua tahun. Kapal memiliki stabilitas amat baik. Rancangan lambung dibuat dangkal. Kapal didesain untuk bisa berpatroli di pesisir yang panjang.
Label:
Kapal Perang,
RISET,
Teknologi Militer,
TNI AL
Kamis, 30 Agustus 2012
Foto Menjelang Launching Kapal Trimaran - KRI Klewang 625
Foto-foto menjelang launching kapal perang timaran pertama produksi PT. Lundin Industry Invest (North Sea Boats), diambil dari Facebook Fanpage North Sea Boats. Kapal perang timaran rencananya akan di lounching pada tanggal 31 Agustus 2012 di fasilitas galangan kapal PT Lundin di Banyuwangi, Jawa Timur.
Kapal perang trimaran 63 meter merupakan kapal perang paling canggih dari semua jenis kapal perang yang dikembangkan di Asia Tenggara. Bentuk lambung yang radikal memungkinkan kapal ini dapat menembus gelombang sehingga dapat meningkatkan stabilitas, Kapal ini dibangun dengan menggunakan material komposit serat karbon yang memanfaatkan vacuum infusion process dan resin vinylester. Metode ini menghasilkan sebuah struktur yang lebih kuat, tetapi juga memiliki biaya operasional dan pemeliharaan yang efisen.
![]() |
| Kapal Perang Timaran - KRI Klewang 625 |
Kapal perang trimaran 63 meter merupakan kapal perang paling canggih dari semua jenis kapal perang yang dikembangkan di Asia Tenggara. Bentuk lambung yang radikal memungkinkan kapal ini dapat menembus gelombang sehingga dapat meningkatkan stabilitas, Kapal ini dibangun dengan menggunakan material komposit serat karbon yang memanfaatkan vacuum infusion process dan resin vinylester. Metode ini menghasilkan sebuah struktur yang lebih kuat, tetapi juga memiliki biaya operasional dan pemeliharaan yang efisen.
Minggu, 12 Agustus 2012
Lalulintas Laut Indonesia Akan Diawasai Satelit A2 Buatan LAPAN Indonesia
Indonesia adalah negara kepulauan dan
maritim terbesar di dunia. Luas laut teritorinya sekitar 5,8 milion km2
yang adalah 75% dari luas wilayahnya. Karena lokasinya diantara 2
samudra dan 2 benua, International Maritime Organization (IMO) meminta
agar Indonesia memberi jalur untuk melintak pelayaran internasional di
wilayahnya, yakni yang disebut Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI).
ALKI 1 adalah dari selat Malaka hingga selat Sunda, ALKI 2 dari selat
Sulawesi hingga selat Lombok. Pada ALKI 1 saja ratusan kapal melintas
setiap harinya. Teknologi pemantauan lalu-lintas kapal yang saat ini ada
mengandalkan sensor yang berada di pantai dan kapal patroli, dimana
cakupan dari sensor ini sekitar 30 nm (56 km) karena terbatas jarak
horizon bumi.
![]() |
| Satelit LAPAN-A2 |
Sehingga kemampuan pihak otoritas laut untuk mencakup seluruh perairan Indonesia masih sangat terbatas, yang membuat banyaknya terjadi pelanggaran hukum di laut dan rendahnya tingkat keamanan/keselamatan moda transportasi laut di Indonesia. Salah satu sensor yang digunakan untuk memantu kapal adalah Automatic Identification System (AIS). AIS adalah sistem pementauan kapal laut yang berbasis komunikasi digital VHF dan GPS. Berdasarkan aturan IMO, sistem ini harus dipasang pada kapal dengan bobot minimal 300 ton. Secara prinsip, semakin tinggi sensor tersebut ditempatkan akan semakin luas cakupannya. Sehingga merupakan sangat potensial untuk ditempatkan di satelit.
Senin, 23 Juli 2012
TNI AU - Telkom Kembangkan Komunikasi Tertutup
TNI Angkatan Udara intensif mengembangkan jaringan komunikasi tertutup berteknologi canggih berbasis Information and Communication Tehnology (ICT). Modernisasi teknologi militer ini untuk mendukung operasi perang militer (OMP) dan operasi perang selain militer (OMSP)
Asisten Operasi Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Asops KSAU), Marsda TNI Ismono Wijayanto di Mabes TNI AU, Cilangkap, Jakarta, Kamis (19/7), menguji serta meresmikan penggunaan ICT yang mencakup Jaringan Komunikasi Berita (Jarkombra), Voice Over Internet Protokol (Voip) dan Video Conference (Vicon). ICT sebagai bagian dari moderniasi sistem komando, kendali, komunikasi dan informasi (K3I) TNI AU.
Label:
RISET,
Teknologi Militer,
TNI AU
Minggu, 22 Juli 2012
Spesifikasi Tiga UAV Canggih Buatan BPPT
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengaku sedang mengembangkan berbagai varian pesawat udara nir awak (PUNA). Kepala Program PUNA BPPT, Joko Purwono mengatakan, BPPT terkendala komitmen dukungan pemerintah dalam mengembangkan pesawat intai tanpa awak alias unmanned aerial vehicle (UAV). Ini dibuktikan dengan rencana Kementerian Pertahanan (Kemenhan) membeli satu skuadron pesawat UAV buatan Israel Aerospace Industries (IAI).
![]() |
| UAV Wulung Saat Terbang |
Padahal produk BPPT, seperti PUNA Wulung, papar Joko, sangat canggih dengan dilengkapi kamera pengintai yang dapat merekam wilayah yang diamati. Jika sekarang baru mampu terbang hingga 51 kilometer dari pusat kontrol, ke depannya ditargetkan mampu terbang dengan jarak 200 kilometer dari ruang kendali. “Sehingga kalau digunakan di daerah perbatasan sangat efektif,” kata Joko.
Rabu, 27 Juni 2012
Robot Serangga, Masa Depan Mata-Mata Militer

Untuk memburu teroris di Pakistan, CIA
dan militer AS menggunakan robot. Dalam sejarah robot pengintai canggih,
ukuran robot kini jauh dari bayangan kita.
Dalam sejarah
robot pengintai, robot ini kini memiliki ukuran jauh lebih kecil.
Selama beberapa tahun terakhir, diduga sejumlah robot pengintai ini
menggunakan fisik dan ukuran yang sama seperti serangga.
Dilansir oleh DailyMail,
dugaan tentang robot pengintai ini berawal pada 2007. Ada laporan
tentang kemunculan 'obyek aneh' yang terbang melayang di atas aksi
protes antiperang. Hal ini berujung tuduhan pada pemerintah AS yang
secara diam-diam mengembangkan mata-mata robot serangga.
Langganan:
Postingan (Atom)
Berita Populer
-
Daerah Papua kembali bergejolak dengan tewasnya 12 orang di Puncak Jaya. Wakil Ketua DPRD Papua Barat Jimmy Demianus Ijie mengatakan penyeba...
-
Rusia mengharapkan Indonesia kembali melirik pesawat tempur sukhoi Su-35, pernyataan ini diungkapkan Wakil Direktur "Rosoboronexport...
-
Pemerintah telah memilih jet tempur Sukhoi Su-35 buatan Rusia untuk menggantikan F-5 Tiger, yang akan dipensiunkan. Keputusan ini diambil se...
-
Keberhasilan Tim Alfa 29 TNI menembak mati pimpinan teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Santoso alias Abu Wardah dan rekannya Muchtar al...
-
Kejutan menyenangkan datang di akhir tahun 2013 ini. Sejumlah pengadaan alutsista yang termaktub dalam MEF terus berlangsung, bahkan di perc...
-
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berang dituding komisioner Komnas HAM tidak pernah bekerja dan terkesan hanya tidur dalam mengatasi ko...
-
TNI Angkatan Laut saat ini memiliki kapal selam sebanyak 12 unit. Alutsista itu, diparkir di wilayah Surabaya, Jawa Timur. “Kita memang ada ...
-
Perdebatan kiblat dari pembelian alutsista militer selama ini, menarik untuk dicermati. Kalau ditelaah semenjak kejadian embargo oleh USA da...
-
Pemerintah Inggris dan Belanda tidak terima begitu mengetahui bangkai kapal perangnya yang tenggelam di Laut Jawa saat berlangsungnya Perang...
-
Pesawat tanpa awak atau unmanned aerial vehicle (UAV) AiXI yang menjalankan misi ekspedisi bertajuk 'Menembus Langit' akan diluncur...









