Cari Blog Ini

Memuat...

Senin, 20 April 2015

TNI AL Tambah 4 Pesawat Latih Bonanza G36

TNI Angkatan Laut terus meningkatkan kemampuan prajurit udaranya dengan menambah pesawat latih. Hari ini, Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) Juanda mendapatkan 4 buah pesawat latih dasar Bonanza G36 yang diserahkan langsung KSAL Laksamana TNI Ade Supandi.


Komandan Puspenerbal, Laksamana Pertama Sigit Setiyanta mengatakan, pesawat latih yang akan tergabung dalam skuadron 200 wing Udara I Puspenerbal di Surabaya merupakan bagian dari program pembangunan kekuatan TNI AL berdasarkan Minimum Essential Force hingga tahun 2024.

"Pesawat latih dasar ini akan digunakan untuk mendidik calon-calon penerbang TNI AL sebelum mengoperasikan pesawat operasional," katanya pada wartawan di Base Ops Lanudal Juanda, Senin (20/4/2015).

Pengamat Maritim : Indonesia Pantas Memiliki Visi Poros Maritim

Pengamat pertahanan dan intelijen Susaningtyas NH Kertopati menyatakan bahwa Indonesia pantas memiliki visi poros maritim dunia. Hal itu diungkapkannya saat ditanyai mengenai langkah strategis Indoensia dalam menyambut KTT Asia Afrika beberapa waktu lalu.

“Indonesia memang pantas memiliki visi atau cita-cita menjadi poros maritim dunia. Maka dari itu pemerintah harus memiliki grand design yang jelas dan sudah melalui pembahasan materiil maupun kebijakan yang komprehensif,” kata Nuning biasa akrab disapa.


Indonesia Pantas Memiliki Visi Poros Maritim

Menurutnya, kepantasan itu diukur dari letak geografis dan kekayaan SDA laut yang melimpah serta banyaknya pulau yang dimiliki dan telah memperlihatkan suatu identitas sebagai salah satu negara kepulauan terbesar di dunia.

“Alasan pertama sebagai negara maritim besar karena kondisi geografisnya memiliki posisi silang strategis yang menjadi poros pelayaran dunia. Dan kedua, sebagai negara kepulauan yang kaya raya akan sumber daya alamnya dengan jumlah pulau lebih dari 17,000 dan potensi sumber daya hayati yang luar biasa telah mendukung makna poros maritim dunia,” tuturnya.

TNI AL bakal tenggelamkan kapal Vietnam

TNI Angkatan Laut bakal menengelamkan kapal nelayan asal Vietnam karena melakukan pencurian ikan di wilayah perairan teritorial Indonesia.

"Berdasarkan arahan pimpinan, dalam waktu dekat ini kapal nelayan asing ini ditengelamkan di perairan Natuna," kata Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Bangka-Belitung Kolonel Laut (P) Hendra Kesuma di Pangkalpinang, Senin.


TNI AL bakal tenggelamkan kapal Vietnam

Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dalam operasi keamanan laut dan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) berhasil menangkap kapal nelayan dari Vietnam di perairan Natuna.

"Nelayan asing ini sudah melanggar batas wilayah, izin penangkapan ikan, karena beroperasi di di laut teritorial," ujarnya.

Intelijen TNI harus miliki kapabilitas

Panglima TNI, Jenderal TNI Moeldoko, mengatakan, intelijen TNI harus memiliki kapasitas dan kapabilitas, kemampuan keuangan negara belum ideal untuk membangun arsitektur Intelijen TNI yang perkasa.

 Intelijen TNI harus miliki kapabilitas

"Intelijen TNI harus memiliki kapabilitas," kata Moeldoko, pada pembukaan Sekolah Manajemen dan Analisis Intelijen TNI Angkatan II Tahun 2015, di Aula Gatot Subroto Mabes TNI, Cilangkap Jakarta Timur, Senin.

Seturut keterangan pers Pusat Penerangan TNI diterima di Jakarta, Senin, dia mengatakan, pembentukan Sekolah Manajemen dan Analisis Intelijen TNI ini diharapkan dapat meningkatkan sinergitas dan konsolidasi seluruh jajaran intelijen TNI. Juga untuk mengeliminasi ego sektoral.

Ahok Wacanakan Rekrut TNI Jadi Honorer, Bagaimana Nasib Satpol PP?

Perekrutan personil TNI dan Polri sebagai tenaga hororer Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menimbulkan tanda tanya seputar nasib personil Satuan Polisi Pamong Praja. Terkait hal tersebut, Komisi A DPRD DKI berencana akan memanggil pejabat Pemerintah Provinsi DKI untuk menjelaskan hal tersebut.

Ahok Wacanakan Rekrut TNI Jadi Honorer, Bagaimana Nasib Satpol PP?
Ahok Wacanakan Rekrut TNI Jadi Honorer

Sebagai informasi, para aparat Satpol PP DKI saat ini berstatus pegawai tidak tetap (PTT). Dengan demikian, mereka tidak terikat status kepegawaian layaknya pegawai negeri sipil (PNS).

"Sampai saat ini, kita belum tahu latar belakang kenapa gubernur mau melibatkan TNI-Polri. Padahal ada Satpol PP. Ini makanya harus ditanyakan," kata Ketua Komisi A Riano Ahmad, di Gedung DPRD DKI, Senin (20/4/2015).

Kamis, 16 April 2015

Profil Letkol Firman, Pilot F-16 yang Terbakar di Halim

Jet tempur F-16 terbakar di Bandara Halim Perdanakusuma. Belum diketahui penyebabnya. Sang pilot, Letkol Pnb Firman Dwi Cahyono, selamat. Ini profil perwira menengah berusia 41 tahun tersebut.

Firman berasal dari Sidoarjo, Jatim, dan lahir dari keluarga TNI AL. Ia merupakan lulusan terbaik SMA Taruna Magelang dan ikut seleksi AKABRI serta lulus di TNI AU.


Letkol Pnb Firman Dwi Cahyono (dok detikcom)
Letkol Pnb Firman Dwi Cahyono (dok detikcom)

Saat ini, Firman menjabat sebagai Komandan Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru. Selain pendidikan di TNI, dia juga meraih gelar S2 dari University of New South Wales Australia tahun 2011.

Awal Juli 2014, ada 3 jet tempur F-16 yang akan dibawa dari AS ke Indonesia. Firman dipercaya menjemput pesawat tersebut. Dia kebagian mengawaki, sebab pilotnya adalah orang AS. Dua pesawat lainnya juga dipiloti personel angkatan udara AS.

Pindad PM-2, Pistol Mitraliur Indonesia Bersentuhan Senapan Serbu

PT Pindad terus berinovasi. Setelah gagal dengan pemasaran senapan PM-1 karena paling pol cuma berfungsi sebagai senjata penjaga hutan, perusahaan alutsista Indonesia itu mempersiapkan PM-2.

Pindad PM-2, Pistol Mitraliur Indonesia Bersentuhan Senapan Serbu

PM-2 yang merupakan jenis sub-machine gun atau pistol mitraliur tersebut punya kaliber 9 mm, sama dengan pendahulunya. Senjata ini memanfaatkan receiver SS-2 dan memiliki sentuhan Daewook K7, senjata produksi Korea yang kini jadi andalan TNI.

Sudah ada tiga prototipe PM-2. Untuk prototipe PM-2V1 dan PM2-V2, desainnya masih terlihat mengadopsi receiver konvensional. Sementara PM-2V3 sudah menggunakan pengokang depan HK MP5 sampai varian Rail Interface System (RIS) yang digunakan pada SS-1 R5.

Berita Strategi Militer Terbaru


Lazada Indonesia

Berita Populer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
free counters