Cari Artikel di Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label Latiham Militer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Latiham Militer. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Juli 2014

647 Prajurit Dilatih di Batujajar Untuk Persiapan Berdirinya Kodam 13/ Merdeka

Korem 131/Santiago terus melakukan melakukan persiapan berdirinya markas Kodam 13/Merdeka di Sulawesi Utara. Pembangunan markas pun telah ditenderkan dan sudah ada kontraktor yang akan mengerjakan pembagunan yang rencananya didirikan di Teling tersebut.

ilustrasi latihan militer

 Komandan Korem 131/Santiago Brigjen TNI Musa Bangun saat ditemui mengatakan, sesuai rencana pembangunan pun akan dimulai tahun ini. Targetnya penyelesaiannya pun belum diketahui.

 "Itu kewenangan TNI AD. Kami hanya menjalankannya saja. Tapi saat ini sudah ada kontraktornya yang akan melakukan pekerjaan membangun markas Kodam. Kami pun tak mengetahui jelas anggarannya berapa," terang Musa Bangun, Selasa (1/7/2014).

Selasa, 01 Juli 2014

RIMPAC 2014 : Prajurit Marinir TNI-AL Latihan Menembak dan Fastrope

Segenap prajurit Korps Marinir TNI AL yang tergabung dalam Satgas Latma Multilateral Rim of Pacific (RIMPAC) 2014 dibawah pimpinan Mayor Marinir Briand Iwan Prang melaksanakan latihan di Marine Corps base Hawaii (MCHB) Kaneohe, OAHU-Hawaii, Minggu (29/06/2014).


Dalam kegiatan tersebut para prajurit dibagi menjadi dua peleton, peleton pertama yang dipimpin Kapten Marinir Agus Mutaqim, melaksanakan latihan ground/airboune Integrated Terminal & Fast Rope di boondeckren MCHB yang melibatkan marinir Amerika dan Korea.

Skadron Udara 5 Latihan Evakuasi Crash Landing

Skadron Udara 5 Wing 5 Lanud Sultan Hasanuddin baru-baru ini melaksanakan latihan Crash Landing dan Ditching dengan menggunakan Pesawat Boeing 737-200 Intai Strategis dan CN-235 MPA yang dilaksanakan di Hanggar Skadron Udara 5 Wing 5 Lanud Sultan Hasanuddin.


Latihan yang berlangsung selama dua hari dari 26 sampai dengan 27 Juni lalu melibatkan para awak pesawat dan teknisi Skadron Udara 5 Wing 5 itu, merupakan latihan yang bertujuan untuk menyiapkan serta meningkatkan kemampuan awak pesawat dalam menghadapi keadaan emergency yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Oleh karena itu, latihan tersebut begitu penting dan menjadi syarat mutlak dalam mewujudkan keberhasilan terbang dan kerja.

Kamis, 05 Juni 2014

Video Formasi Tempur Latgab TNI 2014

Formasi Latihan Tempur TNI AU



Formasi Tempur Marinir TNI AL

Anggaran Latgab TNI 2014 Capai Rp 500 Miliar

Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko menyebut anggaran penyelenggaraan Latgab TNI 2014 mencapai ratusan miliar rupiah. Pernyataan ini berarti meralat pernyataan awal yang disebutkan anggaran Latgab 2014 Rp 40 miliar.

Anggaran Latgab TNI 2014 Capai Rp 500 Miliar

Disela puncak Latgab TNI di Karang Tekok,  Moeldoko yang mendampingi Menhan RI Purnomo Yusgiantoro menyatakan kebutuhan biaya latihan lebih dari Rp 40 miliar.

"Untuk satu rudal Exocet saja harganya. Rp 44 miliar, ya nanti kami hitung-hitung pastinya, yang pasti ratusan miiliar," ujarnya, Rabu (4/6/2014).

Pernyataan ini jelas berbeda dari pernyataan Menhan Purnomo yang menyebut anggaran Latgab 2014.

Sebesar Rp 40 miliar. Pernyataan itu disampaikan Purnomo dan dibenarkan Moeldoko, Selasa (3/6/2014) di atas KRI Makassar.

Paspampres RI Ikuti Latihan Bersama Penanggulangan Teror di Korea Selatan

Sadar akan kompleksitas tantangan dan ancaman yang terus meningkat, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) mengikuti kegiatan Joint Exercise Counter Terrorism with 707th CT/SMB pada 12 - 24 Mei di Gwaju, Korea Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh 20 anggota Paspampres yang telah berhasil lolos dari proses seleksi ketat dua bulan sebelumnya. Latihan bersama tersebut dipusatkan di sebuah training centre yang sarat akan fasilitas pendukung.

Paspampres Ikuti Latihan Bersama Penanggulangan Teror di Korea Selatan


Latihan bersama ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan personel Paspampres dalam menangani dan mengantisipasi serangan teroris yang dapat membahayakan keselamatan VVIP. Hal ini tentu sangat berguna bagi anggota Paspampres yang dalam kesehariannya berjibaku dengan berbagai kemungkinan ancaman terhadap Kepala Negara yang dikawalnya. Dari hasil latihan yang berlangsung selama kurang lebih dua minggu tersebut, menjadikan anggota Paspampres mendapatkan berbagai pengalaman baru.

Rabu, 04 Juni 2014

Mengasah Naluri Tempur di Banongan

Banongan hanyalah sebuah desa kecil di ujung timur Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Desa di Kecamatan Asembagus itu tidak terkenal. Kalau ada yang terkenal dari wilayah itu hanya sebuah pondok pesantren yang pernah diasuh oleh ulama terkemuka negeri ini almarhum KH As'ad Syamsul Arifin, yakni Pesantren Salafiyah Syafiiyah.

Mengasah Naluri Tempur di Banongan

Kini, Banongan yang terletak di perlintasan utama jalur Surabaya-Bali itu ramai, khususnya kendaraan-kendaraan militer, baik angkut maupun satuan-satuan tempur. Truk tentara hilir, kendaraan dinas juga demikian. Kendaraan-kendaraan berkode bintang yang pemiliknya menunjukkan seorang jenderal tiap hari hilir mudik di desa gersang yang penduduknya mayoritas bertani itu.

Selain itu dentuman-dentuman meriam dari yang ringan hingga berat yang memekakkan telinga mulai terdengar menyalak-nyalak. Helikopter berputar-putar di udara dan pesawat tempur melintas cepat.

Aksi serangan panser dan pertempuran jarak dekat Batalyon 203

Awan debu menggumpal saat belasan panser Anoa 6x6 melaju kencang. Penembak senapan mesin 7,62 mm memberondong kubu pertahanan lawan hingga hancur lebur dalam bilangan detik.


Beberapa detik kemudian pasukan bersenjata lengkap melompat turun dari panser. Mereka mendaki bukit dengan formasi khusus.

Di puncak bukit pasukan melakukan pertempuran jarak dekat dan menghancurkan musuh dalam sebuah rumah.

Aksi di atas adalah skenario latihan Batalyon Infanteri Mekanis 203 Arya Kamuning dalam Latihan Gabungan TNI tahun 2014 di Asembagus, Situbondo, Jawa Timur. Reporter Ramadhian F dan fotografer M Luthfi Rahman mengikuti latihan batalyon tersebut.

Senin, 02 Juni 2014

2.000 Marinir bergerak ke sasaran Latgab

Sekitar 2.000 pasukan Marinir TNI AL diberangkatkan menggunakan kapal perang RI untuk bergerak menuju sasaran, khususnya untuk pendaratan amfibi pada Latihan Gabungan (Latgab) TNI 2014 yang dipusatkan di Pusat Latihan Tempur Marinir Asembagus, Situbondo, Jatim.

2.000 Marinir bergerak ke sasaran Latgab

"Untuk pasukan Marinir, sudah diberangkatkan semua yang dilakukan secara bertahap. Terakhir pemberangkatan dilakukan, hari ini dari Dermaga Koarmatim, Surabaya, menuju Pantai Banongan, selain ada yang diberangkatkan menggunakan jalur darat," kata Kadispen Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) Letkol Laut (KH) Abdul Kadir sebelum pemberangkatan pasukan Marinir di Surabaya, Senin.

Ia menjelaskan, selain prajurit infanteri yang akan melakukan serangan dari kapal perang, Marinir juga membawa sejumlah alat tempur, seperti tank dari satuan kavaleri dan senjata berat dari artileri medan pada Latgab TNI yang dipimpin oleh Dirlat Letjen TNI Lodewijk F Paulus yang juga Komandan Komando Pendidikan dan Latihan TNI AD tersebut.

Operasi Mobud Masuk Skenario Latgab TNI di Asembagus

Direktur Latihan Gabungan (Dirlatgab) TNI Letjen TNI Lodewijk F. Paulus didampingi Wadirlatgab TNI Mayjen TNI Serunting Sakti dan pejabat tinggi lainnya melihat langsung pelaksanaan gelar Operasi Mobilisasi Udara (Mobud) di Kawasan Pusat Latihan Pertempuran (PLP) Marinir-5 Baluran Asembagus, Situbondo Jawa Timur, Minggu (1/6/2014).

Operasi Mobud Masuk Skenario Latgab TNI di Asembagus
Operasi Mobud dalam skenario Latgab TNI di Asembagus

Operasi Mobud ini dalam rangka mengejar musuh di daerah Asembagus Komplek yang termasuk dalam skenario Latihan Gabungan (Latgab) TNI 2014.

Penerbad dalam tugasnya mendukung Satuan Tugas (Satgas) Pasukan Khusus untuk melaksanakan Exfiltrasi menggunakan 2 Heli Bell dan terbang pada malam hari.

Sedangkan Satgas Passus sendiri berjumlah 45 orang terdiri dari 20 Sat-81, 15 Denjaka dan 10 Denbravo, dengan menggunakan Alutsista Night Vision Google (NVT).

Minggu, 01 Juni 2014

RIMPAC 2014 arena latihan internasional angkatan laut

"Kami senang TNI AL bisa mengirimkan kapal perangnya menuju RIMPAC 2014. Mereka profesional dan sangat bersemangat. Kehadiran kapal perang dan personel TNI AL ini sangat kami nantikan," kata Atase Angkatan Laut Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, Captain (kolonel) Richard Stackpole.

RIMPAC 2014 arena latihan internasional angkatan laut
Satgas RIMPAC KSAL Laksamana TNI Marsetio (ketiga kiri) memeriksa personel Korps Marinir TNI AL yang tergabung dalam satgas latihan bersama Multilateral Rim Of Pasific (Latma RIMPAC) 2014 di Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta Utara, Jumat (30/5). Latma RIMPAC 2014, itu TNI AL melibatkan kapal perang jenis Landing Platform Deck (LPD) KRI Banda Aceh-593, satu kompi Korps Marinir, satu unit helikopter Bolcow BO-105, dua unit tank LVT-7 Korps Marinir, serta satu unit Rhip-Impac Kopaska yang nantinya akan bergabung dengan 23 negara di Pearl Harbour Training Area dan perairan Kepulauan Hawaii, Amerika Serikat pada 25 Juni-1 Agustus 2014. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Dia menyatakan itu seusai upacara pemberangkatan satuan tugas TNI AL ke RIMPAC 2014, di dermaga Komando Lintas Laut Militer TNI AL, Tanjung Priok, Jumat. Adalah Kepala Staf TNI AL, Laksamana TNI Marsetio, yang memimpin upacara militer melepas pelayaran KRI Banda Aceh-593 dengan 226 personel TNI AL plus seorang jurnalis foto Kantor Berita ANTARA di dalamnya.

Jet Tempur Se-Indonesia Kumpul di Juanda

Kesibukan area parkir Base Ops Pangkalan Udara TNI-AL (Lanudal) Juanda meningkat pesat Jumat (30/5). Belasan pesawat tempur TNI-AU itu berkumpul di Juanda dalam rangka persiapan latihan gabungan TNI di perairan utara Situbondo hingga selatan Selat Bali pada 1–5 Juni nanti.

SHOW OF FORCE: Belasan jet tempur TNI-AU bersiaga di Bandara Juanda Surabaya menjelang latihan gabungan TNI pada 1–5 Juni. (Guslan Gumilang/Jawa Pos)

Berdasar pantauan Jawa Pos, jet tempur itu didominasi pesawat serang ringan T-50 tipe i produksi 2005–2009 dari Korea Selatan. Jumlahnya 12 unit.

Empat helikopter sarpur (misi pencarian dan penyelamatan tempur) MBB Bo 155 turut disiagakan. Tidak tertinggal dua pesawat tempur multiperan F-5 dan satu Hercules Lockheed C-130. Dua jenis pesawat tersebut diproduksi Amerika Serikat pada awal 2000.

Sabtu, 31 Mei 2014

Latgab 2014, TNI Uji Coba Doktrin Baru

DI sela-sela kegaduhan dan pro-kontra calon presiden, bangsa ini tengah mengalihkan sedikit perhatian ke Situbondo. Di ujung timur Jawa Timur inilah TNI sedang mengonsentrasikan kekuatannya menjalani Latihan Gabungan (Latgab) 2014.

Latgab 2014, TNI Uji Coba Doktrin Baru

Latgab yang digelar di akhir fase Minimum Essential Force (MEF) I sekaligus pemerintahan SBY patut menjadi perhatian. Bukan sekadar untuk mengukur sejauh mana belanja militer mampu memenuhi kebutuhan mengamankan NKRI, tapi juga mengukur apakah perkembangan kekuatan alat utama sistem senjata (alutsista) sudah cukup membuat TNI percaya diri untuk mengubah doktrin dari defensif aktif dengan titik fokus pada skenario perang berlarut menjadi defensif-ofensif dengan konsentrasi pada containment dan penghancuran kekuatan lawan sebelum memasuki teritorial darat NKRI.

Jumat, 30 Mei 2014

Pengecekan Kesiapaan Alutsista Latgab TNI 2014

Jelang pelaksanaan Latgab 2014, Direktur Latihan Gabungan (Dirlatgab) TNI Letjen TNI Lodewijk F. Paulus melakukan pengecekan kesiapan sejumlah alutsista di Lanud Abdurrahman Saleh Malang, Lanud Ahmad Yani Semarang, dan Iswahjudi Madiun.

Sejumlah prajurit TNI bersiap mendapatkan inspeksi Dirlatgab TNI Letjen TNI Lodewijk F. Paulus saat pengecekan alutsista sejumlah helikopter tempur di Lanud Ahmad Yani, Semarang, Selasa (27/5).
 
Pada Latgab 2014 ini TNI AD mengerahkan 49 kendaraan tempur, seperti Tank Stormer, Tank Scorpion, Panser Anoa, dan Panser Saracen. Sedangkan TNI AU akan menurunkan 40 jet tempurnya, seperti Sukhoi 27, Sukhoi 30, T-50 Golden Eagle, F16, dan Super Tucano. TNI AL juga menurunkan beberapa kapal perangnya dalam latihan ini, seperti KRI Banda Aceh, KRI Makassar, KRI Teluk Mandar, dan KRI Teluk Ende.


TNI AL kirim satuan tugas ke Pearl Harbour

Untuk pertama kalinya TNI AL mengirimkan kontingen satuan tugas multi korps sebagai peserta aktif pada Latihan Bersama Multilateral Rim of the Pacific 2014 di Pangkalan Utama Armada Ketujuh Angkatan Laut Amerika Serikat, Pearl Harbour, Amerika Serikat, pada 25 Juni-1 Agustus 2014 nanti. 

 TNI AL kirim satuan tugas ke Pearl Harbour
KSAL Laksamana TNI Marsetio (ketiga kiri) memeriksa personel Korps Marinir TNI AL yang tergabung dalam satgas latihan bersama Multilateral Rim Of Pasific (Latma RIMPAC) 2014 di Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta Utara, Jumat (30/5). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Kontingen berangkat dengan KRI Banda Aceh-593 yang dilepas Kepala Staf TNI AL, Laksamana TNI Marsetio, dalam satu upacara militer di dermaga Komando Lintas Laut Militer TNI AL, Tanjungpriok, Jakarta, Jumat.

"Laksanakan tugas ini sebaik mungkin, jaga nama baik bangsa, serap semua pengetahuan dan ilmu yang kalian dapat di sana semaksimal mungkin," kata Marsetio di luar naskah sambutan kepada Komandan KRI Banda Aceh/593 yang juga komandan satuan tugas itu, Letnan Kolonel Pelaut Arief Budiman.

117 Alutsista dari Komando Armada Timur Siap Beraksi di Latgab TNI

Komando Armada Timur (Koarmatim) menggelar apel pasukan dan alutsista menjelang Latgab TNI pada 1-5 Juni mendatang. Kendaraan amfibi, kapal tempur dan KRI disiapkan untuk bergabung dalam latihan tempur yang akan diadakan di kawasan Asembagus, Jawa Timur itu.

 
Unsur laut terbagi dalam 3 komando tugas yakni Komando Tugas Laut Gabungan (Kogaslagab), Komando Tugas Gabungan Amfibi (Kogasgabfib) dan Komando Tugas Pendaratan Administrasi (Kogasgabratmin).

Kogaslagab berisi kapal-kapal kombatan jenis perusak kawal rudal seperti KRI Ahmad Yani dan KRI Yos Sudarso. Sedangkan Kogasgabfib berisi kapal jenis landing platform dock seperti KRI Makassar, KRI Surabaya dan KRI Kerapu. Sementara Kogasgabratmin berisi kapal jenis landing ship tank seperti KRI Teluk Sampit, KRI Teluk Mandar dan KRI Teluk Penyu.

Senin, 26 Mei 2014

Garda Wibawa, Uji Nyali dan Uji Tempur

 Sepanjang pekan lalu dan pekan awal bulan depan ada dua mata ujian yang telah dan akan dilakoni TNI kita. Yang pertama adalah mata pelajaran uji nyali di Tanjung Datuk Kalbar.  Dengan mengerahkan sejumlah KRI, sejumlah jet tempur Hawk dan pesawat UAV berikut pasukan batalyon 641 Raider TNI AD maka pelajaran uji nyali di Tanjung Datuk lulus dengan mundurnya kapal perang Malaysia.  Meski begitu sejumlah KRI tetap bersiaga disana untuk memastikan “jalannya” kewibawaan teritori NKRI, garda wibawa.

Tank amfibi BMP3F sedang melakukan serbuan pantai

Pada saat yang sama sebenarnya di perairan Ambalat saat ini sedang berlangsung operasi militer gabungan TNI “Garda Wibawa” yang melibatkan puluhan KRI dan sejumlah jet tempur dengan dukungan pasukan Kodam Mulawarman dan Kodam Wirabuana. Operasi militer ini untuk menguji koneksitas dan integrasi sistem pertempuran antar matra TNI.  Ambalat yang dijadikan medan uji simulasi sistem pertempuran, ternyata Tanjung Datuk menjadi ujian sesungguhnya.

Sabtu, 17 Mei 2014

75 Prajurit Marinir Latihan Jelang Latma RIMPAC 2014

Sebanyak 75 prajurit Korps Marinir yang tergabung dalam Latihan Bersama Multilateral Rim Of Pacific (Latma Multilateral RIMPAC) 2014 melaksanakan latihan pra satgas di pantai Tanjung Pasir, Tangerang, Jumat (15/05/2014).

75 Prajurit Marinir Latihan Jelang Latma RIMPAC 2014

Satuan Setingkat Kompi (SSK) yang terlibat Latma Rimpac tersebut merupakan prajurit gabungan dari Marinir Wilayah Jakarta dan Surabaya di bawah pimpinan Mayor Marinir Brian Iwan Prang yang sehari-hari menjabat sebagai Pasi Ops Batalyon Taifib-2 Marinir.

Panglima TNI Tinjau Satgas Garda Wibawa Perbatasan RI - Malaysia

Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko, Jumat (16/5) meninjau Satuan Tugas (Satgas) Garda Wibawa -14 Pengamanan Perbatasan Laut RI-Malaysia di Kalimantan Utara.

Panglima TNI Tinjau Satgas Garda Wibawa Perbatasan RI - Malaysia

Menurut Kadispenarmatim Letkol Laut (KH) Abdul Kadir, dalam rilisnya, mengatakan kedatangan orang nomor satu di TNI itu untuk meninjau keadaan prajuritnya yang sedang melaksanakan tugas sebagai garda terdepan pengamanan perbatasan wilayah laut antara Republik Indonesia dengan pemerintah Malaysia.

Setelah menempuh perjalanan dari Jakarta-Balikpapan Panglima TNI melanjutkan perjalanan tugasnya menuju Tarakan, Kalimantan Utara. Setibanya di kota Tarakan Panglima TNI istirahat sejenak di VVIP Room bandara Juwata, kemudian langsung mengadakan peninjauan dengan menggunakan 2 buah helikopter bel milik TNI AL dan KRI.

Jumat, 16 Mei 2014

Markas Besar TNI gelar Garda Wibawa 14 di Ambalat

Latihan sekaligus operasi pengamanan wilayah perbatasan negara di perairan Ambalat, Kalimantan Timur, Komando Satuan Tugas Gabungan Ambalat TNI dengan sandi Garda Wibawa 14 digelar Markas Besar TNI.

Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko (ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang)

"Selama ini masing-masing matra TNI melakukan operasi dan latihan itu secara parsial. Kini kami coba satu terobosan baru dengan mengintegrasikan semua itu dalam latihan sekaligus operasi bersama agar lebih efektif," kata Panglima TNI, Jenderal TNI Moeldoko, di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis.

Garda Wibawa 14 melibatkan semua matra, yang kali ini digelar di perairan Ambalat, sehingga penitikberatan ada di matra TNI AL dan TNI AU dengan TNI AD sebagai pengimbang di darat.

Lazada Indonesia

Berita Populer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
free counters