Cari Artikel di Blog Ini

Jumat, 04 September 2015

PT. DI Bangun Hanggar Untuk Produksi Pesawat Tempur KFX/IFX

Dalam rangka memenuhi program Minimum Essential Force (MEF) TNI agar dapat tercapai sesuai target dan untuk mewujudkan kemandirian pembangunan penguatan pertahanan negara, Kementerian Pertahanan melalui program kerjanya mewujudkan sistem pertahanan negara yang tangguh.

PT DI Bangun Hanggar Untuk Development Pesawat Tempur KFX-IFX


Salah satu program yang menjadi prioritas adalah penguatan industri pertahanan nasional dengan implementasi programnya yaitu pengembangan pesawat tempur KF-X/IF-X.

Untuk itu, pada tahun 2015 ini, mulai dilakukan penyiapan infrastruktur pengembangan pesawat tempur KF-X/IF-X dengan ditandai peletakan batu pertama pembangunan hanggar pesawat tempur KFX/IFX di kawasan PT. Dirgantara Indonesia Bandung.

Peletakan batu pertama pembangun hanggar yang berlangsung Rabu, 2/9/2015, dilakukan Sekjen Kemhan Letjen TNI Ediwan Prabowo, bersama-sama dengan Direktur Utama PT. Dirgantara Indonesia Budi Santoso, Kabalitbang Kemhan Dr. Ir. Anne Kusmayati, M.Sc, Tim Ahli KF-X/IF-X Marsdya TNI (Pur) Eris Herryanto dan Komandan Koharmatau (Komando Pemeliharaan Materiil TNI AU) Marsda TNI Robert S. Marut.

Polisi Selamatkan Sandera dan Jinakkan Bom Saat Pengamanan Pilkada [Simulasi]

Polrestabes Bandung menggelar simulasi pengamanan Pilkada Serentak 2015. Personel kepolisian memperagakan tiga skenario terdiri menghalau pedemo, meloloskan sandera dan penanganan teror bom.

Simulasi tersebut berlangsung di sekitaran kantor KPUD Jawa Barat, Jalan Garut, Kota Bandung, Jumat (4/9/2015).


Polisi Selamatkan Sandera dan Jinakkan Bom Saat Pengamanan Pilkada

Adegan pertama berupa aksi ratusan massa pendukung salah satu pasangan kepala daerah yang protes dengan perolehan hasil suara. Polisi menghadang pedemo di Jalan Laswi yang ingin merangsek masuk ke Jalan Garut atau kantor KPUD Jabar. Suasana tak kondusif, demonstran terlibat aksi dorong dengan polisi. Bentrok pun pecah. Massa beringas melempari petugas Dalmas menggunakan gelas minuman.

Penjelasan Kapolri Soal Tukar Posisi Komjen Anang dan Komjen Buwas

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti memberi penjelasan perihal tukar posisi Komjen Anang Iskandar dan Komjen Budi Waseso (Buwas). Anang yang semula menjadi Kepala BNN pindah tugas menjadi Kabareskrim. Dan posisi Kepala BNN diisi Komjen Buwas.

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti


"Kan ini mutasi yang biasa sama dengan yang lain. Itu sudah. Kita rencanakan jauh. Jadi kalau mutasi itu juga ada berbagai alasan bisa cepat lambat, ada 3 bulan, ada 5 bulan ada yang 8 bulan," urai Kapolri, Jumat (4/9/2015).

"1 tahun 2 tahun bahkan ada yang lebih juga. Tapi tergantung pada kebutuhan organisasi, kemudian yang kedua kita juga menyiapkan regenerasi kader-kader pimpinan itu supaya dia punya pengalaman berbagai bidang yang akan di Polri itu juga perlu kita berikan wawasan," tambah Badrodin.

Kamis, 03 September 2015

Mengintip Proses Pembuatan Jet Tempur Sukhoi Su-35

Mengintip Proses Pembuatan Jet Tempur Sukhoi Su-35

Pengembangan dan produksi Su-35 adalah salah satu program prioritas dari perusahaan “Sukhoi”.

Mengintip Proses Pembuatan Jet Tempur Sukhoi Su-35

Su-35 – deep upgraded super-maneuverable multi-role fighter generation 4 ++, which used the technology of the fifth generation, providing superiority over similar class fighters.

Kemhan Putuskan Beli Sukhoi SU-35 untuk Ganti F-5

Kementerian Pertahanan telah memutuskan akan mengganti satu skuadron atau 16 unit pesawat F-5 Tiger milik TNI Angkatan Udara yang akan memasuki masa pensiunnya dengan pesawat tempur Sukhoi SU-35 dari Rusia.

"Kita sepakat (Panglima TNI dan KSAU) akan membeli satu skuadron Sukhoi SU-35 dari Rusia untuk menggantikan pesawat tempur F-5 Tiger," kata Menhan Ryamizard Ryacudu usai sidak persenjataan milik TNI Angkatan Darat di tiga kesatuan, yakni Kopassus, Yonkav 1/1 Kostrad, dan Yonif Mekanis 201 Jaya Yudha, di Jakarta, Rabu (2/9).


Kemhan Putuskan Beli Sukhoi SU-35 untuk Ganti F-5

Pertimbangannya Kementerian Pertahanan memilih Sukhoi sebagai pengganti F-5 Tiger, kata dia, karena penerbang TNI Angkatan Udara sudah terbiasa menggunakan Sukhoi.

"Sekarang kita memiliki pesawat tempur dari Amerika (F-16), Tiongkok, dan Rusia. Kita bukan negara yang blok-blokan," katanya.

Rabu, 02 September 2015

Kisah 50 prajurit Kopassus perang kalahkan ratusan pasukan Inggris [Video]

Peltu Soemadji adalah saksi hidup bagaimana pasukan Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) bertempur dengan gagah berani di belantara Kalimantan. Saat konfrontasi Dwikora mereka menghadapi pasukan terjun dan SAS Inggris serta Selandia Baru.

Kisah 50 prajurit Kopassus perang kalahkan ratusan pasukan Inggris

50 orang prajurit baret merah ini berani menghadang ratusan tentara Inggris yang diterjunkan dari helikopter. Mereka tak menyerah saat dibombardir meriam sepanjang hari. Bahkan benteng Inggris di Mapu berhasil dihancurkan.

Denmark Tawarkan Kerjasama Transfer Teknologi dan Produksi Bersama Pembuatan Radar

Pemerintah Denmark melalui Duta Besar Denmark untuk Indonesia  menyampaikan tawaran dan keinginan Dermark untuk menjalin kerjasama di bidang industri pertahanan dengan Indonesia. Denmark menyatakan siap untuk melakukan kerjasama khususnya kerjasama dalam transfer teknologi  dan produksi bersama  pembuatan radar.

Denmark Tawarkan Kerjasama Transfer Teknologi dan Produksi Bersama Pembuatan Radar


Tawaran tersebut disampaikan Duta Besar Denmark untuk Indonesia, H. E. Casper Clynge, saat melakukan kunjungan kehormatan kepada Menteri Pertahanan Republik Indonesia Ryamizard Ryacudu, Selasa (1/9) di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta.

“Kami sampaikan bahwa komitmen Pemerintah Denmark untuk dapat berinvestasi di Indonesia. Jadi nanti pembelian radar ini tidak hanya semata-mata menjual radar saja, tetapi juga ingin memberikan transfer teknologi, penyediaan lapangan kerja dan juga akan ada produksi bersama”, jelas Dubes Denmark untuk Indonesia.

[Video] Tembakan Pertama Meriam Caesar TNI AD

Duar....!! suara dari laras meriam 155mm itu begitu menggelegar. Jumat, 28 Agustus lalu, di Cipatat Bandung Jawa Barat, untuk pertama kalinya meriam SPH Caesar menyalak dan memuntahkan pelurunya di tanah air. Daya hancur meriam asal Prancis ini sungguh mengagumkan. 

[Video] Tembakan Pertama Meriam Caesar TNI AD

Saat itu, meriam Caesar dicoba untuk menembak langsung alias direct shot. Sasaran sejauh 1,4 kilometer pun hancur berantakan. Untuk uji pertama ini memang sengaja sang Caesar dicoba untuk menembak jarak dekat. Namun dalam minggu ini, Caesar akan diuji hingga batas maksimumnya.

Delegasi TNI AU Bicarakan Pembelian Su-35 dan Missile S-300 di Pameran Dirgantara MAKS 2015

Rombongan delegasi TNI Angkatan Udara (AU) mengadakan kunjungan ke Pameran Dirgantara dan Antariksa Internasional MAKS-2015 yang digelar di bandara kota Zhukovsky, dekat Moskow. Rombongan tersebut antara lain terdiri dari Asrena Kasau Marsda Muda TNI AU Mohammad Syafii,Aslog Kasau Marsda TNI AU Mohammad Nurullah.

Delegasi TNI AU Bicarakan Pembelian Su-35 di Pameran Dirgantara MAKS 2015
Salahsatu Manufer Pesawat Tempur Su-35C dalam Pameran Dirantara MAKS 2015

"Mereka sangat terkesan dengan pameran tersebut," tutur Atase Pertahanan Republik Indonesia di Moskow, Kolonel TNI AU Andi Kustoro kepada GATRAnews di Moskow, (31/8). Salah satu hal yang menarik adalah performa pesawat tempur Su-35C yang mampu melakukan supermanuver.

"Kami melihat kemampuannya untuk dapat menanjak secara vertikal, berhenti di udara sejenak hingga menampilkan teknik Kobra Pugacov," tutur Andi. Pesawat ini disebutkan mampu terbang hingga 20.000 km dengan kemampuan jelajah mencapai 4.500 km, dan mampu melacak sasaran di udara sejauh 400 km.

Selasa, 01 September 2015

Rusia akan berikan soft loan untuk belanja alutsista RI

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin mengatakan Rusia akan memberikan soft loan sebesar 3 miliar dolar AS kepada Indonesia guna membeli alat utama sistem persenjataan (alutsista).

Keinginan Rusia itu didapatkan oleh Komisi I DPR RI setelah melakukan kunjungan kerja ke Rusia beberapa waktu lalu.



"Untuk TNI dikatakan, Rusia siap memberikan soft loan yang sangat murah untuk membeli alutsista. Rusia bersedia memberikan soft loan kepada Indonesia sebesar 3 miliar dolar AS. Dalam waktu dekat investor Rusia akan datang," kata TB Hasanuddin di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin.

Kapal Selam Lokomotif Kemajuan Industri RI

Oleh : Amal Nur Ngazis

Menyandang sebagai negara maritim terbesar di dunia, Indonesia memiliki tantangan berat. Dengan pasar yang besar diperlukan angkutan laut yang menghubungkan serta menyuplai kebutuhan primer dan sekunder ke seluruh wilayah Nusantara.

Problemnya jumlah angkutan laut yang ada saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan tersebut, dan menempatkan Indonesia sebagai negara maritim besar yang mandiri.


Kapal Selam Lokomotif Kemajuan Industri RI

Belum lagi, jumlah angkutan laut yang berlayar di perairan Indonesia sebagian besar merupakan angkutan laut buatan luar negeri. Belum terlihat ada kemandirian dalam visi negara maritim.

Untuk mencapai negara maritim yang mandiri dan memenuhi kebutuhan dalam negeri, industri angkatan laut atau galangan kapal harus menjadi prioritas pemerintah. Industri kapal tidak saja harus mampu memproduksi kapal, tapi kapal buatan anak bangsa harus bersaing dengan kapal produk luar negeri.

TNI dan Polri Berlatih Bersama untuk Cegah Konflik

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Kepala Kepolisian Jenderal Badrodin Haiti memutuskan menggabung Akademi Militer dan Akademi Kepolisian dalam pendidikan yang sama.

Penggabungan pendidikan ini dilakukan setelah terjadi konflik antara anggota TNI dan polisi Poliwali Mandar.


TNI dan Polri Berlatih Bersama untuk Cegah Konflik

"Mulai tahun ini akan melakukan kegiatan bersama, para taruna akan menjalani pendidikan di akademi selama tiga bulan dan akan dievaluasi," kata Gatot usai menjadi pemateri dalam Program Pengenalan Kampus Mahasiswa Baru di Universitas Brawijaya Malang, Selasa (19/2015).

Kisah Polwan Dilatih Navy SEALs di Negeri Paman Sam

Siapa bilang kesempatan pendidikan dengan program pelatihan khusus di negeri orang, hingga dilatih satuan elite negeri Paman Sam (Amerika Serikat), hanya bisa diikuti para polisi pria yang berprestasi?

Briptu Christeel Racheltania Philip, membuktikan ketiadaan diskriminasi dan di mana seorang Polisi Wanita (Polwan) juga patut diperhitungkan.


Polwan cantik berusia 24 tahun ini bahkan jadi satu di antara tiga srikandi “Korps Bhayangkara” dari Sat-1 Gegana Detasemen Antiteror Brimob yang punya pengalaman berharga dilatih pasukan elite Amerika tahun lalu.

“Tidak ada diskriminasi di kesatuan, justru kami (Polwan) sangat diperhitungkan. Karena apa yang dilakukan polisi pria, kami pun bisa. Contohnya dalam hal menembak dan bisa ikut tim khusus,” tutur Christeel bercerita kepada Okezone.

Aksi seru pilot F-16 TNI AU 'duel udara' lawan F-18 RAAF Australian di Kupang

Pilot F-16 TNI AU dan F-18 Hornet RAAF terlibat dalam 'aksi' serang dan tembak di udara. Kedua belah pihak bergantian memegang kendali, sembari melakukan berbagai manuver guna menghindari hujan tembakan dan roket dari musuhnya.

Aksi seru pilot F-16 TNI AU 'duel udara' lawan F-18 RAAF Australian di Kupang

Itulah aksi latihan bersama antara dua pilot F-16 TNI AU dengan F-18 Hornet milik Royal Australian Air Force (RAAF). Latihan bertajuk 'Elang Ausindo 2015' ini melatih kemampuan masing-masing dalam 'duel udara' atau dog fight. Mereka saling berusaha 'melumpuhkan' lawannya dengan rudal udara ke udara (air to air missile) maupun manuver pengelabuhan.

Elang Ausindo 2015 merupakan latihan yang melibatkan penerbang TNI AU dengan RAAF. Kegiatan ini digelar di Lanud Eltari, Kupang dengan melibatkan belasan pesawat tempur kedua negara dan pesawat angkut dan Helikopter SAR.

Senin, 31 Agustus 2015

Julia Perez: Aku ingin jadi Kowad, bagian penjinak bom gitu

Artis Julia Perez atau yang kerap disapa Jupe hadir dalam acara pameran alat utama sistem pertahanan (Alutsista) TNI Angkatan Darat di Universitas Bung Karno (UBK), Jalan Kimia, Jakarta Pusat, Senin (31/8).

Artis yang kerap memamerkan tubuhnya yang seksi ini mengaku tak asing lagi dengan dunia kemiliteran. Pasalnya, cerita Jupe, kakeknya dulu merupakan mantan anggota TNI, sehingga dirinya tak asing akan dunia kemiliteran.


"Aku dari kecil udah enggak asing dengan dunia militer. Kakek aku tuh mantan Kopassus," ujar Jupe yang mengenakan kaos hitam bertuliskan Army ini.

Jupe menjelaskan, kedatangannya ke acara tersebut tak lain karena ia merupakan bagian dari Universitas Bung Karno. Dia tercatat sebagai mahasiswa fakultas hukum di UBK yang saat ini tengah menunggu untuk wisuda. Katanya, acara pameran alutsista ini adalah cara yang baik untuk memperkenalkan alat-alat TNI bagi masyarakat luas.

Mengintip Persiapan Peluncuran Lapan A2

Indonesia boleh berbangga. Dalam waktu dekat akan diluncurkan Lapan A2/Orari, karya anak bangsa pertama. Apa saja persiapannya?

Kamis (27/8) siang, suasana kantor Pusat Teknologi Satelit (Pusteksat) Lapan Rancabungur, Bogor, tak terlalu ramai. Puluhan pegawai bekerja di mejanya masing-masing. Beberapa di antaranya lalu lalang dari satu ruangan ke ruangn lain.



"Persiapannya lebih pada ujicoba atau evaluasi fungsi-fungsi satelit," kata Kepala Pusteksat Lapan Rancabungur, Suhermanto, kepada detikcom soal beragam persiapan menjelang peluncuran Lapan A2.

Lapan A2 sebetulnya sudah siap diluncurkan pada 2012 silam, tapi karena berbagai hal, peluncuran ditunda. Tim Lapan terus merawat dan memastikan satelit Lapan A2 tetap dalam kondisi baik dan layak diluncurkan. Satelit ini rencananya akan diluncurkan dengan menumpang roket milik India pada akhir September mendatang.

Tengok Personel TNI-Polri di Pedalaman Papua, Kompak Tunaikan Tugas Negara

Derap lars sepatu personel TNI-Polri terdengar di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua. Tawa dan keakraban antar anggota kedua institusi itu bukan hal yang sulit ditemui di pedalaman Bumi Cenderawasih tersebut.

Bila di beberapa wilayah pecah keributan yang melibatkan oknum TNI dan Polri, tidak demikian di Distrik Ilaga. Di daerah pegunungan Papua itu, keakraban terjalin antara personel TNI dan Polri.


Tengok Personel TNI-Polri di Pedalaman Papua, Kompak Tunaikan Tugas Negara


Hal tersebut terlihat kala detikcom berkunjung ke Ilaga beberapa waktu lalu. Peran serta pasukan TNI dan Polri dalam kegiatan di kota kecil itu sangat dilibatkan bersama dengan warga. Ketika itu Kabupaten Puncak semangat dalam menyambut dan merayakan HUT ke-70 RI.

Meski sempat terjadi perang antar warga beberapa tahun lalu, kini wilayah Kabupaten Puncak yang memiliki 8 distrik sudah kondusif dan mulai berkembang. Untuk membantu proses stabilitas di wilayah pedalaman Papua itu, beberapa satgas baik dari TNI dan Polri masih ditempatkan di wilayah pegunungan tengah Papua tersebut.

Berita Strategi Militer Terbaru


Lazada Indonesia

Berita Populer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
free counters