Cari Artikel di Blog Ini

Jumat, 14 Agustus 2015

Benarkah Luhut jadi tangan Jokowi jinakkan jenderal nakal di Polri?

Pergantian menteri semakin memantapkan posisi Luhut Binsar Panjaitan di Kabinet Kerja. Presiden Joko Widodo mempercayainya menjadi Menko Polhukam menggantikan Tedjo Edhy Purdijatno.

  Benarkah Luhut jadi tangan Jokowi jinakkan jenderal nakal di Polri?

Tugas Luhut ke depan tidak lah mudah, persoalan hukum menjadi yang utama harus dibenahi. Jokowi ingin sinergi antar-lembaga penegak hukum bisa berjalan sehingga tidak menimbulkan gesekan. Luhut pun diharapkan mampu meredam manuver jenderal di Trunojoyo (markas Polri).

Sumber merdeka.com menceritakan ketidakpuasan Jokowi terhadap penyelesaian kisruh antara Komisi Pemberantasan Korupsi dengan Polri. Menurutnya, Jokowi menyadari adanya perlawanan dari beberapa jenderal di Korps Bhayangkara.

Kisah nenek Rusmina di medan perang, minum darah & bantai penjajah

Satu tahun lagi, usianya genap seabad. Kulitnya keriput termakan usia, tetapi semangatnya tak luntur. Dialah Rusmina (99), nenek asal Cirebon Jawa Barat yang kini hari senjanya dihabiskan di panti jompo Tresna Werdha Teratai Palembang, Sumatera Selatan.

Dengan menggelora, dia tak lelah menceritakan kisah hidupnya melawan penjajah Belanda di pertempuran bersejarah lima hari lima malam di Palembang tahun 1947.


Kisah nenek Rusmina di medan perang, minum darah & bantai penjajah
Rusmina hidup di panti jompo. ©2015 Merdeka.com

"Waktu itu semangat saya berkobar, kalau lihat Belanda atau Jepang langsung emosi, biar tak bunuh saja," ungkapnya kepada merdeka.com, Kamis (13/8).

Dalam perang ini, nyawanya nyaris hilang setelah tertembak senjata Belanda. Beruntung, peluru datang dari samping dan hanya mengenai payudaranya sebelah kiri. Lantaran lukanya membahayakan, tim kesehatan memutuskan payudara Rusmina harus dioperasi. Belum sembuh betul, Rusmina kembali memanggul bambu runcing.

Dunia bersiap alami perang kurs merusak China vs AS

Tanpa ada woro-woro, otoritas moneter Republik Rakyat China melakukan manuver paling mengerikan yang tak kalah merusak dibanding perang, tiga hari lalu. Bank Sentral China (PBOC) menurunkan nilai tukar paritas mata uang Yuan ke level 6,401 per USD hanya dalam 2 x 24 jam. Dampaknya dirasakan penduduk negara berkembang, seperti Indonesia. Muncul ancaman kelesuan ekonomi, berkurangnya konsumsi, hingga menyusutnya lapangan kerja.

Dunia bersiap alami perang kurs merusak China vs AS

Jika direrata, pelemahan Yuan mencapai 3,5 persen di pasar antar bank atau 4,8 persen di pasar global. Cukup ekstrem untuk negara yang selama dua dekade relatif sukses mengimbangi kuasa Dollar Amerika Serikat.

Sesuai istilah keuangan, langkah bank sentral China ini disebut devaluasi. China akhirnya mendevaluasi kurs setelah terakhir kali melakukannya pada 1994.

Seperti dilaporkan Kantor Berita Reuters, analis pasar keuangan menilai China melakukan ini demi persaingan dengan Amerika Serikat. Dalam keterangan resminya, PBOC beralasan devaluasi penting untuk mendorong ekspor.

Rabu, 12 Agustus 2015

Kemenhan berencana rekrut 100 juta kader bela negara

Kementerian Pertahanan berencana merekrut 100 juta kader bela negara dari seluruh wilayah Indonesia mulai tahun ini, kata Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.


"Saya harapkan 10 tahun ke depan sudah ada 100 juta kader bela negara. Kader-kader bela negara bertugas melakukan pertahanan negara jika sewaktu-waktu negara mendapat ancaman, baik nyata maupun belum nyata," kata dia, Rabu, usai menjadi pembicara kunci pada seminar nasional 25 tahun SMA Taruna Nusantara Magelang, Jawa Tengah.

"Keberadaan kader bela negara ini sangat penting dan mendesak, karena saya melihat belakangan wawasan kebangsaan kita sudah mulai luntur," sambung dia.

Densus 88 geledah dua rumah diduga teroris di Losari

Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri dan anggota Polres Kota Surakarta menggeledah dua rumah milik orang yang diduga terlibat terorisme di Kampung Losari, Semanggi, Pasar Kliwon Solo, Rabu petang.

Polisi pertama menggeledah sebuah gubuk dan musala di Kampung Losari RT 05 RW 03 Semanggi Pasar Kliwon atau jauh dari rumah terduga teroris Ibrahim Sungkar yang ditangkap pada 2013.



Polisi menggeledah musala dan gubuk bekas kandang kambing, dan kemudian beralih di rumah Udin di RT 04 RW 03 Losari Semanggi. Polisi mulai masuk ke lokasi sekitar pukul 15.00 WIB hingga pukul 17.30 WIB.

Polisi kemudian meninggalkan lokasi dengan membawa bungkusan plastik warna hitam dan putih, tetapi belum diketahui apa isinya. Barang temuan itu kemudian dimasukan ke mobil dan segera meninggalkan lokasi.

Jadi Menko Polhukam, Luhut kantongi kekayaan sebesar Rp 7 miliar dan USD 295

Presiden Joko Widodo melantik Luhut Binsar Panjaitan sebagai Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan menggantikan Tedjo Edhy Purdijatno. Seperti dilansir laman acch.kpk.go.id, Rabu (12/8), harta luhut mencapai Rp 7,105 miliar dan 295,494 dolar AS. Harta itu dilaporkan pada 10 Mei 2001 ketika Luhut masih menjabat sebagai jenderal TNI aktif bintang empat.

Jadi Menko Polhukam, Luhut kantongi kekayaan sebesar Rp 7 miliar dan USD 295

Rincian hartanya adalah harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan senilai Rp 1,46 miliar di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan yang berasal dari warisan.

Selanjutnya harta tidak bergerak berupa mobil Mazda Cronos, mobil Cherokee, mobil Toyota Crown dan KIA Carnival senilai Rp 795 juta, logam dan batu mulia sejumlah Rp 250 juta serta giro dan serta kas lain sejumlah Rp 4,6 miliar dan 295.494 dolar AS.

70 Kapal Ilegal Fishing Akan di Ledakan Tanggal 18 Agustus

Menyambut HUT RI ke-70, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastusi ingin meledakkan 70 kapal ilegal pencuri ikan. Rencananya peledakan akan dilangsungkan pada 18 Agustus 2015.

"Eksekusi rencana Bu Susi itu informasinya dilaksanakan tanggal 18 Agustus 2015," ungkap Kadispen TNI AL Laksma M Zainudin dalam perbincangan, Selasa (11/8/2015).



Sebelumnya Menteri Susi menyatakan, sudah ada 36 kapal ilegal hasil tangkapan KKP yang bisa diledakkan. Sisanya ia mengharapakan dari hasil tangkapan TNI AL maupun pihak lain seperti Polair dan Bakamla.

"Dari Angkatan Laut kemungkinan diprediksi ada 12 kapal (yang bisa diledakkan). Dari Armabar 8, terus kemudian Armatim 4," kata Zainudin.

Selasa, 11 Agustus 2015

Negara-negara Eropa ngotot tawarkan Jet Tempur Eurofighter unutk TNI AU

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) berniat memensiunkan armada pesawat tempurnya Northrop F-5 A/B Tiger. Guna menarik perhatian TNI, sejumlah pabrikan berlomba-lomba agar produknya dilirik sekaligus digunakan TNI AU.

Negara-negara Eropa ngotot tawarkan Jet Tempur Eurofighter unutk TNI AU

TNI AU sendiri telah mengincar beberapa pesawat tempur teranyar dari pelbagai negara, yakni F-16 Block 52+ Fighting Falcon, Eurofighter Typhoon, Dassault Rafale dan Sukhoi Su-35. Namun, sampai kini mereka belum memutuskan perusahaan yang bakal ditunjuk sebagai partner pengadaan alutsista terbaru.

Masih belum adanya keputusan yang diambil membuat sejumlah perusahaan berlomba-lomba merebut perhatian Indonesia. Perusahaan yang lebih dulu melakukannya adalah perusahaan asal Prancis, Dassault Aviation.

Mereka rela terbang sejauh ratusan mil dari Paris agar bisa memperlihatkan ketangguhan dan kecanggihan Rafale di hadapan perwira maupun penerbang Indonesia.

Sejak dulu Perompak Selat Malaka sulit ditumpas

Padatnya lalu lintas laut di Selat Malaka sejak lampau telah memicu perompakan berkali-kali. Berkali-kali operasi digelar aparat, tetap saja para bajak laut itu beraksi.

Dari segi ekonomi dan strategis, Selat Malaka merupakan salah satu jalur pelayaran terpenting di dunia. Bahkan sama pentingnya seperti Terusan Suez atau Terusan Panama. Selat Malaka membentuk jalur pelayaran terusan antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Bahkan secara tidak langsung menghubungkan tiga dari negara-negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia. India, Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok.


Sejak dulu Perompak Selat Malaka sulit ditumpas

Seperti terjadi belum lama ini. Sebuah komplotan perompak Selat Malaka menyandera kapal pengangkut minyak berbendera Singapura, MT Joaquim, dan menguras habis muatan minyak mentah sebanyak 2.900 ton. Para perompak kemudian menelantarkan kapal itu di perairan sebelah utara Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.

"Perompakan terjadi terhadap Kapal MT Joaquim yang berlayar dari OPL Timur Sabah, Malaysia, menuju Pulau Langkawi," kata Komandan Pangkalan TNI AL Dumai, Kolonel Laut (P) Avianto Roswirawan, seperti dikutip dari Antara.

KRI Rigel TNI AL Kapal Riset Tercanggih di Dunia

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir meluncurkan KRI riset Rigel 933, Baruna Jaya, dan Bawal Putih III. Ia menyebut KRI Rigel 933 milik TNI AL merupakan kapal riset tercanggih di dunia.

KRI Rigel 933 (OCEA dossier )
KRI Rigel 933 (OCEA dossier )

“Dalam hal ini, kita punya kapal riset yang dimiliki TNI AL yaitu kapal Rigel, kapal riset tercanggih di dunia,” ujar Nasir di Hari Kebangkitan Teknologi Nasional di dermaga Kolinlamil, Jakut, Senin (10/8/2015).

Nasir menilai KRI Rigel 933 memiliki sebuah robot laut yang mampu masuk ke dalam air hingga kedalaman 1000 meter dan memiliki sebuah kapal yang dapat berlayar tanpa awak. “Jadi di situ jarak kedalaman robot bisa sampai 1.000 meter dan dia sonarnya bisa sampai 10 ribu meter,” ungkapnya.

Mengelola Persaingan Typhoon dan Su-35

Empat Menteri Pertahanan negara produsen Typhoon menyurati Menhan RI sebagai endorser untuk pembelian Typhoon. Sementara Rusia menyatakan, apalagi yang bisa mereka tawarkan, agar RI beli SU-35

Penawaran Sukhoi dan Typhoon telah memasuki tahap yang jauh dan kompleks. Spektrumnya tidak sebatas jangka pendek berupa pengadaan pesawat, tapi juga jangka panjang, berupa target politik internasional.

Mengelola Persaingan Typhoon dan Su-35

Jika dicermati betul, Indonesia terlalu besar untuk sekedar didekati dari sisi “loe jual gue beli”. Keluarnya UU yang mewajibkan TOT sementara begitu semangatnya negara lain menawarkan produk dan penguasaan teknologi menunjukkan negara ini memang terbukti tergolong istimewa. Jika selama ini kita meyakini pentingnya negara ini, makin lama makin kelihatan bahwa secara faktual hal itu bukan sebatas keyakinan sendiri tapi sebuah kenyataan.

Oleh karena itu, pemerintah harus mengerahkan semua kemampuannya agar semua potensi kerjasama itu bisa memberikan manfaat sebesar mungkin. Bagaimana kebutuhan segera atas skuadron yang hebat bisa dipenuhi sementara kebutuhan penguasaan teknologi juga bisa diraih.

Komponen Pesawat N219 Siap 80 Persen

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) akan meluncurkan pesawan N219 di akhir tahun ini. Menurut Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Muhammad Nasir, PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) akan berusaha menyelesaikannya tepat waktu.

Komponen Pesawat N219 Siap 80 Persen

Deputi Teknologi Penerbangan Antariksa LAPAN, Rika Andiarti menjelaskan, pesawat N219 akan mendapatkan sertifikat CASR 23. Dengan kata lain, kata dia, pesawat ini termasuk ke dalam kategori ringan.

“Ringan tapi bongsor,” ujar Rika saat bertemu Republika di stand LAPAN, Parkir Timur Lapangan D Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, (7/8/2015).

Menurut Rika, pesawat ini akan diperuntukkan di daerah-daerah terpencil semisal Papua. Pasalnya, ujar dia, wilayah tersebut medannya sulit dan harga komoditi pun mahal. Dengan adanya pesawat ini, tambah dia, diharapkan masyarakat mendapatkan kemudahan nantinya.

Senin, 10 Agustus 2015

Bandara Internasional Juanda Dapat Teror Bom

Bandara Internasional Juanda di Surabaya mendapat teror bom, Senin (10/8/2015). Peneror yang mengaku bernama Erwin itu menginformasikan hal tersebut melalui faks bahwa ada bom di pesawat Garuda tujuan Surabaya-Jakarta.

Peneror tidak menjelaskan nomor penerbangan yang dimaksud. Ia hanya menginformasikan bahwa pesawat Garuda itu akan meledak di udara.


Bandara Internasional Juanda

Berikut isi pesan faks yang dikirim peneror dengan nomor 08123588800 ini.

"Diperingatkan bahwa pesawat Garuda penerbangan Surabaya - JKT akan meledak di udara hari ini. Demikian informasi kami agar seluruh barang bagasi penumpang dan cargo diperiksa satu persatu demi keselamatan penumpang".

Prajurit Marinir TNI AL Tantang US Marine Panjat Pinang dan Balap Karung

Prajurit Korps Marinir TNI AL menggelar latihan bersama dengan pasukan United Statrs Marine Corps (USMC). Di penghujung latihan, prajurit US Marine diajak untuk ikut lomba ala Indonesia yakni panjat pinang, balap karung, dan balap bakiak.

Prajurit Marinir TNI AL Tantang US Marine Panjat Pinang dan Balap Karung

Berdasarkan keterangan dari Dispen Marinir yang diterima detikcom, Senin (10/8/2015), latihan bersama ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun dengan sandi Cooperation Afloat Readiness and Training (CARAT). Untuk CARAT 2015 digelar sejak Senin (3/8) lalu di Situbondo, Jawa Timur.

Sebelum melakukan acara fun game, pasukan Marinir dan US Marine melaksanakan latihan penyerbuan sasaran yang dikuasai musuh di Pantai Banongan, Situbondo, Sabtu (8/8). Latihan tersebut merupakan latihan operasi amfibi atau Amphibious Exercise.

"Sebelum lomba-lomba, mereka latihan operasi amfibi dulu," ujar Kadispen Marinir Letkol (Mar) Suwandi saat dihubungi detikcom, Senin (10/8).

Veteran Berusia 103 Tahun Kecewa Banyak Koruptor di Indonesia

Pakih Yuhana, veteran berusia 103 tahun asal Sumedang, kecewa dengan banyaknya koruptor di Indonesia yang terus menggerogoti keuangan negara.

Bagi Pakih, apa yang ia perjuangkan bersama seluruh rakyat Indonesia pada masa perjuangan jelas bukan hal yang mudah. Perjuangan keras hingga mempertaruhkan nyawa menjadi hal utama yang dikedepankan saat ingin mencapai kemerdekaan.


Pakih Yuhana. Foto: Oris Riswan/Okezone
Pakih Yuhana. Foto: Oris Riswan/Okezone

"Saya sakit hati. Saya merasa perjuangan kita sia-sia kalau melihat banyaknya koruptor di Indonesia," ucap Pakih saat ditemui di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Kota Bandung, Senin (10/8/2015).

Empat Pesawat Sukhoi Siaga di Perbatasan

Komandan Skuadron 11 Lanud Sultan Hasanuddin, Letkol Penerbang Vicentius Endi Hadi Putra mengatakan, kedatangan empat pesawat sukhoi ke Kota Tarakan selain untuk menjaga wilayah udara di perbatasan Ambalat juga melakukan latihan pertahanan udara yang disebut latihan perkasa.

Empat Pesawat Sukhoi Siaga di Perbatasan

“Kami ke Kota Tarakan karena mendapatkan perintah langsung dari pimpinan kami di Lanud Sultan Hasanuddin. Kami mendapatkan perintah untuk menjaga wilayah udara di perbatasan Ambalat di Kota Tarakan dan juga sekaligus latihan perkasa,” ujarnya, Minggu (9/8/2015) usai tiba di Bandara Juwata Tarakan.

Vicentius mengatakan, sebelum tiba di Bandara Juwata Tarakan, ia bersama rekannya dengan menggunakan pesawat sukhoi sempat terbang berputar-putar di udara yang berada di daerah perbatasan Ambalat untuk memantau.

Mensesneg Imbau Pengibaran Bendera Merah Putih 14 hingga 18 Agustus

Menteri Sekretaris Negara Pratikno meminta masyarakat, instansi pemerintah maupun lembaga swasta untuk mengibarkan Bendera Merah Putih sejak 14 hingga 18 Agustus. Pengibaran bendera ini diimbau dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI yang jatuh pada 17 Agus mendatang.

Mensesneg Imbau Pengibaran Bendera Merah Putih 14 hingga 18 Agustus

Informasi mengenai imbauan pengibaran bendera tersebut merupakan bagian dari surat terbitan Setneg yang dikutip dari laman setkab.go.id.

"Dalam surat tersebut, Mensesneg Pratikno juga meminta seluruh masyarakat, instansi pemerintah, maupun lembaga swasta mengibarkan Bendera Merah Putih selama 5 hari berturut-turut, dari 14 Agustus 2015 sampai dengan 18 Agustus 2015," tulis laman tersebut, Minggu (9/8/2015).

Minggu, 09 Agustus 2015

Batalion Infantri 752/VYS disiapkan menjadi batalion raider

Komandan Korem 171/PVT, Brigadir Jenderal TNI Purnawan Andharu, memeriksa gudang senjata dan amunisi Batalion Infantri 752/VYS, sebagai bagian dari persiapan batalion infantri itu menjadi batalion raider. 

 Batalion Infantri 752/VYS disiapkan menjadi batalion raider

Saat memeriksa itu, dia didampingi Komandan Batalion Infantri 752/VYS Letnan Kolonel Infantri Hindratno Devidanto. Markas batalion infantri itu ada di Sorong, dengan kelengkapan satu kompi markas, tiga kompi senapan, dan satu kompi bantuan.

Andharu menegaskan, pemerikaan itu juga bentuk pengamanan material, apalagi Batalion Infantri 752/VYS akan beralih status dan nama menjadi Batalion Infantri 752/Raider.

Batalion raider dibentuk pada 2004 saat TNI AD dipimpin Jenderal TNI (saat itu) Ryamizard Ryacudu. Pada saat peresmian di Jakarta itu, dibentuk 10 batalion infantri berkemampuan raider yang disebar di semua kodam dan dua batalion raider serupa untuk Kostrad.

Pangkalan Utama TNI AL XII/Pontianak diperkuat tiga kapal perang

Sejalan dengan peningkatan status dan kapasitasnya maka Pangkalan Utama TNI AL XII/Pontianak akan diperkuat tiga kapal perang. Pangkalan utama TNI AL itu memang berada di perairan sangat strategis dan sarat kepentingan politis internasional, Laut China Selatan serta Laut Natuna. 

Pangkalan Utama TNI AL XII Pontianak diperkuat tiga kapal perang

China sangat agresif dan sepihak menggelar kekuatan maritimnya di perairan Laut China Selatan. Tanpa peduli aturan internasional, China mengklaim hampir seluruh Laut China Selatan sebagai miliknya, berhadapan dengan klaim terpisah-pisah dari Filipina, Brunei Darussalam, Viet Nahm, dan Malaysia.

Kepala Staf TNI AL, Laksamana TNI Ade Supandi, sesaat setelah meresmikan peningkatan status dan kapasitas pangkalan utama TNI AL itu, di Pontianak, Jumat, mengatakan, "Akan diperkuat minimal tiga kapal perang panjang 40 hingga 60 meter, kemudian setingkat pangkalan TNI AL juga akan diperkuat minimal tiga kapal patroli ukuran kecil."

TNI AU Akang Gunakan Micro Satellite Buatan Profesor Josaphat

Berawal dari spesialisasinya menemukan teknologi Synthetic Apperture Radar (SAR), Prof Dr Josaphat Tetuko Sri Sumantyo lulusan Universitas Chiba, tahun 2019 rencananya akan meluncurkan satelit radarnya yang pertama di Jepang untuk kelas Micro Satellite Jepang. Dananya dari pemerintah Jepang, dengan ukuran kecil berat hanya 150 kilogram atau sepersepuluh dari berat satelit umumnya.

Prof. Dr. Josaphat Tetuko Sri Sumantyo (paling kanan) di depan pesawat tanpa awak (UAV) JX-2 buatan Josaphat Laboratory.

"Dengan dana dari pemerintah Jepang kita akan buat micro satellite dengan kelas antara 50 sampai 300 kilogram, memasang radar saya di dalamnya. Kalau satelit yang biasa antara 1 hingga 2 ton, maka nanti satelit saya hanya 150 kilogram atau sekitar sepersepuluh satelit umumnya," kata Josaphat khusus kepada Tribunnews.com baru-baru ini.

Josaphat berusaha membuat satelit yang kecil, ringan kompak, tetapi memiliki kemampuan lebih dari yang biasa. Menggunakan bahan ringan dengan deplyoment system yang terbaik, perlu power ampere besar tetapi ukurannya kecil.
 "Selama ini dengan power ampere besar kan ukuran bisa satu kulkas besar, tapi buatan saya bisa kecil," tambahnya.

Marinir TNI AL dan Marinir AS 'Menyerbu' Musuh di Pantai Situbondo

Prajurit Korps Marinir TNI AL dan Marinir Amerika yang biasa disebut USMC menyerbu pantai Banongan, Situbondo, Jawa Timur, untuk melumpuhkan musuh yang menduduki pantai Banongan, Sabtu (08/08/2015). Tetapi hal itu hanya dilakukan dalam latihan gabungan antara TNI AL dengan USMC

Marinir TNI AL dan Marinir AS Menyerbu Musuh di Pantai Situbondo

Dalam siaran pers yang diterima detikcom, Minggu (9/8/2015), penyerbuan sasaran yang dikuasai musuh itu, merupakan skenario dari latihan operasi amfibi "Amphibious Exercise" yang merupakan bagian dari Latihan Bersama antara TNI Angkatan Laut dengan Angkatan Laut Amerika Serikat yang bersandi Cooperation Afloat Readiness and Training (CARAT) 2015.

Latihan yang disaksikan Komandan Satgas Carat 2015 Kolonel Laut (P) Arsyad Abdullah, Asops Danpasmar-1 Kolonel Marinir I Made Sukada, Paban Sops Kormar Letkol Marinir Qomarudin, Komandan Lanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Wahyu Endriawan, Komandan Puslatpur Baluran Letkol Mar Darwin Tambunan, Komandan Dodiklatpur Rindam V/Brawijaya Letkol  Inf Heru Cahyono dan para pejabat TNI – Polri diwilayah Situbondo itu, diawali dengan bantuan tembakan kapal ke arah pantai yang dilakukan USS Germantown.

Tata Ulang Pengadaan Alutsista

Dalam satu bulan terakhir sudah empat kali pesawat Hercules rusak.” Begitu ungkapan orangtua navigator Hercules C-130B yang jatuh di Medan, seperti dikutip media (2/7).

Meski sebab musabab jatuhnya pesawat masih dalam proses penyelidikan, cerita tentang alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang sudah tua dan tidak layak pakai sering kita dengar.


Tata Ulang Pengadaan Alutsista

Jatuhnya pesawat Hercules di Medan membuat kita berduka. Peristiwa ini kembali menambah deret panjang kecelakaan alutsista yang dimiliki TNI. Sebelum peristiwa di Medan, pesawat tempur F-16 terbakar di ujung landasan pacu Halim Perdanakusuma pada 16 April 2015.

Presiden Jokowi menyatakan bahwa insiden kecelakaan pesawat Hercules C-130 merupakan momentum untuk memperbarui alutsista. Menurut Presiden, perlu ada perombakan mendasar dalam manajemen alutsista, mulai dari tahap pengadaan alutsista hingga pelibatan industri pertahanan dalam negeri. Selain itu, perlu ada audit total terhadap seluruh alutsista yang dipergunakan TNI. Sejak 2007, Kementerian Pertahanan sebenarnya telah membuat buku produk strategis tentang pembangunan postur pertahanan negara. Buku itu memberikan gambaran kondisi kekuatan pertahanan pada saat ini dan rencana pembangunan kekuatan pertahanan pada masa mendatang yang disusun dalam kekuatan personel, organisasi, dan alutsista.

Sering Mengamuk, Lima Tahanan Teroris Dievakuasi dari Lapas Malang

Lima tahanan kasus terorisme yang ada di Lapas Kelas 1 Lowokwaru, Malang, Jawa Timur, dievakuasi ke lapas lain di Jawa Timur. Penyebabnya, karena ada salah satu tahanan yang mengamuk kepada petugas Lapas setempat saat ditegur karena masih menerima tamu meskipun jam jenguk sudah habis.

Sering Mengamuk, Lima Tahanan Teroris Dievakuasi dari Lapas Malang

Hal tersebut terjadi pada Sabtu (8/8/2015) siang. Dari informasi yang dihimpun Kompas.com, dari salah satu petugas Lapas Lowokwaru, kelima tahanan sedang menerima kunjungan.

"Saat waktunya sudah habis, petugas lapas memberitahu. Namun, seorang tahanan tak terima. Saat itulah terjadi adu mulut," katanya.

Sebenarnya adu mulut seorang tahanan yang bernama Willaim Maksum alias Acum itu sudah bisa didamaikan. Namun, saat akan kembali ke kamarnya, ia tak terima dan malah melempar batu kepada petugas yang memperingatkannya.

Berita Strategi Militer Terbaru


Lazada Indonesia

Berita Populer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
free counters