Cari Artikel di Blog Ini

Sabtu, 23 November 2013

Korea Selatan Percepat Pengerjaan Proyek Pesawat Tempur KFX

Korea Selatan kembali mengkaji program pengadaan pesawat tempur modern bagi Angkatan Udara mereka. Jumat 22/11/2013, mereka memutuskan untuk membeli 40 pesawat siluman (stealth) yang akan digunakan Republic of Korea Air Force (ROKAF) pada tahun 2018-2021. Dengan keputusan ini jalan masuknya F-35 Lockheed Martin ke dalam AU Korsel terbuka lebar.

Korea Selatan Percepat Pengerjaan Proyek Pesawat Tempur KFX

Dalam rapat gabungan kepala staff tersebut, militer memutuskan membeli 40 pesawat tempur siluman dengan opsi tambahan 20 pesawat, tergantung situasi keamanan dan perkembangan teknologi ke depan.

“Dalam rapat itu kemampuan operasional pesawat direvisi, mensyaratkan kemampuan siluman tingkat tinggi serta perangkat perang elektronik untuk mencegah provikasi yang dilakukan Korea Utara”, ujar Brigjen Shin Ik-hyun, selaku anggota JCS.

Nazi Berperan Dalam Penyusunan Teks Proklamasi Indonesia?

Proklamasi Kemerdekaan adalah momen paling bersejarah berdirinya Bangsa Indonesia. Banyak kisah menarik yang terjadi saat penyusunan teks proklamasi di rumah Laksamana Maeda. Salah satu fakta yang mungkin tidak terduga ialah jasa Nazi Jerman dalam pembuatan teks proklamasi.

Tabir Sejarah - Hitler berlindung ke Indonesia karena kagumi Soekarno
Mesin ketik nazi. ©2013 merdeka.com/angga yudha pratomo

Walaupun tidak banyak, namun bantuan Nazi saat itu sangatlah penting untuk kemerdekaan Indonesia. Apa peranan yang mereka lakukan untuk bangsa ini terhadap jalannya Proklamasi Kemerdekaan?

Kisah nyata ini berawal pada malam tanggal 16 Agustus 1945, saat sebuah draft proklamasi sudah dibuat oleh Soekarno , Mohammad Hatta, dan Ahmad Soebardjo. Seperti yang diketahui, pembuatan teks proklamasi tersebut dilakukan di rumah Laksamana Maeda, di Jl. Miyako-Doori 1, Jakarta. (sekarang Jl. Imam Bonjol No. 1, Menteng, Jakarta Pusat).

Hacker Tanpa Nama Ancam Kacaukan Bandara Sepinggan Indonesia

Hacker yang mengaku berasal dari Australia terus saja mencoba mengadu domba hacker Indonesia. Kali ini, mereka berhasil meretas satu lagi sistem milik bandara Indonesia.

Bandara Sepinggan

Seperti pantauan merdeka.com (22/11), kali ini bandara yang jadi korban keganasan mereka adalah Bandar Udara Internasional Sepinggan di Balikpapan. Dalam sebuah rilis, hacker tanpa nama ini menyebutkan bahwa sistem bandara tersebut sudah berhasil mereka kuasai.

"Greeting for all people, Summer 2013, Your sepinggan airport has been taken down," tulis mereka.

Indonesia Bekukan Kerjasama, Pertahanan Australia Bisa Melemah

Penghentian kerjasama di bidang penangkalan aksi teror dan operasi perbatasan antara Australia dengan Indonesia, dikhawatirkan akan memiliki dampak yang serius, khususnya bagi bidang pertahanan Negeri Kanguru.

Tentara angkatan laut dan penjaga pantai
Tentara angkatan laut dan penjaga pantai. [ilustrasi]. (REUTERS/Pichi Chuang)

Para ahli memperingatkan penghentian sementara kerjasama antara Polisi Federal Australia dengan Indonesia dapat memukul mundur semua kemajuan yang pernah dicapai di bidang pertahanan.

Harian Sydney Morning Herald (SMH), Jumat 22 November 2013, melansir pernyataan seorang sumber di bidang keamanan yang menyebut penghentian kerjasama dapat membahayakan Australia.

Hacker Indonesia Sempat Lumpuhkan Situs Angkatan Udara Australia

Hanya melakukan penyerangan sekitar 10 menit, hacker Indonesia berhasil melumpuhkan situs Angkatan Udara Australia atau The Royal Australian Air Force (RAAF) yang beralamat di http://airforce.gov.au.

Hacker Indonesia Sempat Lumpuhkan Situs Angkatan Udara Australia

Kepastian tersebut didapat manakala membuka situs status.ws di link http://www.status.ws/sites/airforce.gov.au/6072254492311552. Bila situs airforce dibuka, maka yang tampak hanya tulisan "Page cannot be found".

Meski sudah down, hacker muda Indonesia yang tergabung dalam Indonesia Security Down Team itu masih terus menyerang sampai situs benar-benar mati 100 persen yang dalam bahasa hacker disebut 404 Not Found.

Jumat, 22 November 2013

Regu Tentara Australia Dikeluarkan dari Pusat Pendidikan Kopassus

Hari ini, Kamis 21 November 2013, TNI Angkatan Darat telah mengeluarkan seluruh tentara Australia yang tengah menjalani pendidikan militer di Pusat Pendidikan Kopassus (Pusdikpassus) Batujajar, Bandung, Jawa Barat.


Kepala Penerangan Umum TNI AD, Brigadir Jenderal TNI Rukman Ahmad, menjelaskan bahwa hal ini merupakan bagian dari langkah pemutusan hubungan kerjasama militer Indonesia dengan Australia.

Australia Sadap Indonesia Karena khawatir berpaling ke China

Direktur Kajian Politik Center for Indonesian National Policy Studies, Guspiabri Sumowigeno, menilai, latar belakang Australia menyadap komunikasi sejumlah petinggi Indonesia karena kekhawatiran mereka bahwa Indonesia akan "berpaling" kepada China.

Australia Sadap Indonesia Karena khawatir berpaling ke China
Presiden Susilo Yudhoyono (kanan) tersenyum lebar saat menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Australia, Tony Abbott (kiri), di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (30/9). Jakarta tempat pertama yang Abbott datangi setelah dia dilantik pada September lalu. Kini hubungan Jakarta-Canberra menegang lagi karena Canberra menyadap komunikasi petinggi Indonesia. (ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo)

Padahal, Barat (Amerika Serikat dan semua sekutunya di seluruh dunia) memiliki skenario alias strategi besar membendung pengaruh China di mana-mana, yang dinamakan China Containment.

Dalam konteks China Containment inilah maka perebutan pengaruh Barat dan China itu terjadi secara sengit.

Polri antisipasi penyadapan Densus 88 oleh Australia

Kasus penyadapan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) oleh Australia membuat Polri was-was. Korps Bhayangkara itu pun mengantisipasi penyadapan alat-alat komunikasi Densus 88 Antiteror yang didatangkan dari Australia.

Polri antisipasi penyadapan Densus 88 oleh Australia
densus . merdeka.com

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Polisi Ronny F Sompie di Gedung Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta, mengatakan upaya antisipasi penyadapan sudah dilakukan.

"Namun demikian saya harus tanya kepada Densus 88 dan Bareskrim Polri, apakah ada kemungkinan segala macam data yang ada di Densus 88 tersadap, terekam, dan bisa disalahgunakan untuk kepentingan negara lain, termasuk oleh Australia, itu akan kita evaluasi," kata Ronny F Sompie , Kamis (21/11).

Lumpuhnya situs polisi federal jadi berita utama media Australia

Lumpuhnya situs polisi federal (AFP) dan jatuh bangunnya situs Bank Sentral Australia yang menjadi korban serangan DDOS hacker Indonesia menjadi berita utama di sejumlah media di Australia dalam dua hari terakhir.


Seperti ditulis di The Age, juru bicara dari Polisi Federal mengungkapkan situs www.apf.gov.au masih berfungsi ketika mereka meninggalkan kantor. "Namun ketika Kamis pagi, situs sudah down. Situs kemudian diperbaiki pada pukul 8.15 waktu setempat," katanya.

Menurut juru bicara tersebut, AFP akan menangani serangan kepada situs-situs pemerintah secara serius. "Orang yang terlibat dalam serangan cyber ini harus tahu bahwa mereka akan terkena kasus kriminal," katanya.

Kamis, 21 November 2013

Begini Cara Australia Sadap Ponsel Petinggi RI?

Sepekan terakhir, Indonesia digemparkan berita penyadapan saluran telepon seluler sejumlah petinggi RI oleh intelijen Australia pada tahun 2009. Kabar itu menyebar sejak media massa internasional menulis rahasia yang dibocorkan Edward Snowden.

Ilustrasi karikatur penyadapan terhadap Presiden SBY oleh editor Herald Sun, Mark Knight | heraldsun.com.au/Mark Knight

Ini tentu bukan aksi intelijen sembarangan. Dari data tersebut, diketahui intelijen Australia berhasil menyadap telepon seluler Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta istri, Wapres Boediono, mantan Wapres Jusuf Kalla, Jubir Presiden Dino Patti Djalal, Andi Malaranggeng, Sekretaris Negara Hatta Rajasa, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menko Polkam Widodo Adi Sucipto, dan Menteri BUMN Sofyan Djalil.

DPR Kantongi Kontak Edward Snowden

Dewan Perwakilan Rakyat telah mengantongi kontak Edward Snowden, mantan pegawai kontrak Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA) yang kini mendapat suaka dari pemerintah Rusia.

DPR Kantongi Kontak Edward Snowden
Edward Snowden, pembocor data rahasia program mata-mata AS, Kamis (1/8), akhirnya mendapatkan suaka sementara dari pemerintah Rusia yang berlaku untuk setahun. | AP

"Saya sudah mempunyai kontak dengan pihak Snowden. Manakala diperlukan apakah kita akan melakukan langkah-langkah untuk menyatakan sikap," kata Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (21/11/2013).

Priyo mengatakan, keberadaan Snowden di Rusia belum diketahui karena dirahasiakan oleh pemerintah setempat. Bahkan, ketika bertemu Priyo, Wakil Ketua Parlemen Rusia Nikolai Levichev mengaku tak mengetahui keberadaan Snowden.

TNI Langsung Hentikan Latihan Militer Gabungan Dengan Australia

Menyusul sikap tegas Pemerintah Indonesia menghentikan sementara kerjasama pertukaran informasi dan pertukaran intelijen, termasuk latihan-latihan militer bersama, yang melibatkan angkatan laut, darat, udara, dan gabungan kedua negara, sampai Pemerintah Australia menyampaikan penjelasan sikap resmi mengenai aksi penyadapan yang dilakukan intelijen negara tersebut kepada Presiden Susilo Bambang Yudoyono (SBY), Ibu Negara Hj. Ani Yudhoyono, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan sejumla menteri pada 2009 lalu, Tentara Nasional Indonesia (TNI) langsung mengentikan seluruh latihan militer gabungan dengan Australia mulai Rabu (20/11) ini.


"Mulai hari ini langsung kami hentikan, bukan percepatan," kata Panglima TNI Jendral Moeldoko di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (20/11).

Panglima TNI mengatakan, salah satu latihan gabungan yang dihentikan adalah Elang Ausindo, dimana Indonesia mengirimkan enam pesawat F-16 dan rencananya selesai pada 24 November.

PM Australia Tony Abbott Janji Tanggapi Surat SBY Secara Cepat, Serius dan Sopan

Perdana Menteri Australia, Tony Abbott, berjanji menanggapi surat dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan "cepat, sungguh-sungguh, dan sopan." Melalui surat itu, SBY secara resmi meminta penjelasan Australia soal skandal penyadapan telepon atas dia, istrinya, dan para pejabat Indonesia pada 2009, seperti yang telah dibocorkan Edward Snowden. 

PM Australia Tony Abbott Janji Tanggapi Surat SBY Secara Cepat, Serius dan Sopan

Menurut harian The Australian, Abbott memberi tanggapan atas pernyataan SBY dalam rapat rutin di parlemen antara kubu pemerintah dengan oposisi. Abbott mengaku merasa tergugah atas pernyataan SBY mengenai eratnya hubungan antara Australia dan Indonesia.

Sekali lagi dia menyatakan penyesalan yang mendalam "situasi yang memalukan terkait laporan media massa yang menimpa presiden dan bangsa Indonesia."

Indonesia - Australia memanas, TNI fokus latihan tempur

Hubungan RI dengan Australia kembali memanas, pasukan TNI pun terus diperkuat untuk melakukan latihan tempur. Latihan itu, dimaksudkan untuk kesiapsiagaan bila suatu saat kejadian terburuk terjadi.

Indonesia-Australia memanas, TNI fokus latihan tempur

Rabu (20/11/2013) siang, sekira 540 personel dari Batalyon Yonif Lintas Udara 502 Malang digembleng untuk melakukan pertempuran langsung dengan terjun dari udara dan melakukan penyerangan jarak dekat di sebuah hutan di Kabupaten Jombang, Jawa Timur (Jatim).

Ratusan personel itu diterjunkan dari udara dengan menggunakan pesawat Hercules jenis C-130 di kawasan Desa Karangmojo, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang.

Indonesia Dorong Peran ASEAN untuk Selesaikan Konflik di Asia Tenggara

Sejumlah wilayah di Asia Tenggara dilanda konflik dalam beberapa waktu terakhir. Indonesia mendorong peran ASEAN untuk menyelesaikan konflik ini.

Indonesia Dorong Peran ASEAN untuk Selesaikan Konflik di Asia Tenggara

Hal tersebut disampaikan oleh Duta Besar RI untuk Republik Rakyat Tiongkok Imron Cotan ketika memberikan ceramah pada acara ‘Tsinghua University Ambassador Talks’, di Tsinghua University, Beijing, Rabu, 20 November 2013.

"Serta pentingnya pendekatan konstruktif (constructive engagement) dalam penyelesaian konflik-konflik di kawasan, seperti konflik di Myanmar dan Laut China Selatan yang lebih menonjolkan aspek kerjasama, daripada aspek konfliknya," ujar Imron dalam pernyataannya, Kamis (21/11/2013).

Rabu, 20 November 2013

KRI Teluk Peleng "Nyungsep" di Tanjung Priok

KRI Teluk Peleng-535 milik TNI AU dalam keadaan miring 90 derajat dan nyaris tenggelam di Dermaga Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Hingga Kamis (20/11) sore, evakuasi belum dilakukan.

KRI Teluk Peleng "Nyungsep" di Tanjung Priok
KRI Teluk Peleng-535 Nyaris Tenggelam

Setengah badan kapal berada dalam air. Peristiwa itu terjadi sejak Rabu (19/11) kemarin. Panglima TNI Jenderal Moeldoko membenarkan dan menyebut ada kelalaian komandan kapal saat kapal bersandar.

Hacker Indonesia Lumpuhkan Situs Polisi Federal Australia

Hanya beberapa jam menerima serangan hacker Indonesia, situs Federal Police Australia malam ini lumpuh 100 persen. Kepastian rontoknya situs ini dapat dibuktikan dengan tidak bisanya situs beralamat di www.afp.gov.au diakses.


Penyerangan terhadap situs Polisi Federal Australia ini dilakukan oleh Hacker Anonymous Indonesia yang tergabung dalam Indonesia Security Down Team. Serangan sendiri dimulai sekitar Pukul 19:25 WIB malam ini.

Kapal Selam / U-Boat Era Hitler Ditemukan di Karimun Jawa

Peneliti Pusat Arkeologi Nasional berhasil menemukan kapal selam zaman Hitler di perairan Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah. Kapal selam U-Boat ditemukan di dasar laut dengan kedalaman 18 meter.

Gambar : detik.com

"Kami temukan piring berlogo Nazi, cawan, kacamata, alat selam, baju selam, sepatu berbagai ukuran, kancing baju berlogo tentara AL Jerman," ujar Priyatno Hadi, Ketua Tim Peneliti Pusat Arkeologi Nasional kepada VIVAnews, Rabu 20 November 2013.

Kapal selam U-Boat jenis U-168 yang ditemukan berukuran panjang 76 meter dan garis tengah 4,9 meter. Kapal itu ditemukan dalam kondisi rusak berat. "Bagian belakangnya hancur. Masih akan diteliti lebih lanjut," kata dia.

Indonesia Hentikan Kerjasama Militer dan Intelijen dengan Australia

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan sambil menunggu jawaban resmi Australia soal penyadapan, Indonesia menghentikan  sejumlah kerjasama dengan Negeri Kanguru itu. Presiden menyatakan, akan menghentikan sementara semua kerjasama militer dan intelijen antara kedua negara.

Indonesia Hentikan Kerjasama Militer dan Intelijen dengan Australia

"Yang jelas, untuk sementara atau saya meminta dihentikan dulu kerjasama yang disebut pertukaran informasi dan pertukaran intelijen di antara kedua negara," kata Presiden dalam jumpa pers di Istana Negara, Jakarta, Rabu 20 November 2013.

SBY menyatakan, semua latihan militer antara kedua negara apakah itu antara sesama angkatan darat, angkatan laut, angkatan udara atau gabungan akan dihentikan. "Saya meminta dihentikan sementara coordinated military operation, yang untuk menghentikan people smuggling, di wilayah lautan," kata SBY. "Tidak mungkin kita melakukan itu jika ada penyadapan terhadap tentara atau terhadap kita semua," katanya.

Heli MI-17 Diduga Jatuh Akibat Topan Haiyan..??

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Budiman mengatakan, jatuhnya helikopter MI-17 di Malinau, Kalimantan Utara, disebabkan oleh hantaman angin kuat. Ini kesimpulan dari hasil investigasi tim Budiman di lokasi kejadian.

Heli MI-17 Diduga Jatuh Akibat Topan Haiyan..??

"Situasi angin di lokasi tak pasti. Sebelum kejadian, angin normal, tapi tiba-tiba kencang sekali," kata Budiman kepada wartawan di Balai Kartini, Jakarta, Selasa, 19 November 2013.

Budiman mengingatkan bahwa helikopter MI-17 jatuh bersamaan dengan bencana topan Haiyan yang melanda Filipina, Sabtu, 9 November 2013. Menurut dia, angin besar yang menerpa helikopter MI-17 merupakan bagian dari badai Haiyan.

TNI AD Bersama Universitas Surya Kembangkan Teknologi Anti Sadap

TNI AD bersama Universitas Surya tengah melakukan riset, salah satunya mengembangkan teknologi antisadap untuk mencegah penyadapan oleh berbagai pihak. Alat tersebut nantinya dapat mencegah komunikasi para pejabat Indonesia disadap oleh negara lain.


"Dengan teknologi antisadap ini, minimal TNI AD tak bisa lagi disadap oleh berbagai pihak," kata Kepala Staf TNI AD (Kasad), Jenderal TNI Budiman, seusai membuka Seminar Litbanghan dengan tema "Optimalisasi Insan Litbang melalui Penguasaan Iptek guna Pemberdayaan Litbanghan dalam Mewujudkan Alutsista Modern" di Jakarta, Selasa (19/11).

Kasad mengatakan pengembangan teknologi antisadap tersebut bukan dilatarbelakangi kasus penyadapan oleh Amerika Serikat dan Australia yang belakangan ini berkembang. Pengembangan teknologi antisadap tersebut sudah dicanangkan jauh sebelum isu penyadapan muncul. "Kami sudah melakukan riset ini dua bulan sebelumnya," ungkap Budiman.

Kapal Selam Chang Bogo Pesanan Indonesia Gunakan Sistem Navigasi Sagem

Safran Group perusahaan merger dari Sagem dan Snecma group, berhasil memenangkan kontrak dari Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering Co Ltd (DSME) Korea Selatan, sebagai kontraktor utama untuk sistem navigasi yang akan dipasang pada tiga kapal selam 1.400 ton yang dipesan oleh angkatan Laut Indonesia.

Kapal Selam Chang Bogo pesanan Indonesia dipasang sistem navigasi dari Sagem

Kapal selam yang dipesan Indonesia pada tahun 2012 ini, merupakan kapal selam baru kelas ocean-going, hasil rancangan Korea Selatan yang dijual pertama kali ke pasar internasional.

Korea Selatan memilih sistem navigasi Sagem (Safran Group) karena dinilai menawarkan keandalan yang tinggi dan presisi, bagi sistem navigasi kapal selam dalam melaksanakan misi, baik untuk operasi di lautan, maupun di sepanjang garis pantai. Modul navigasi yang sediakan Sagem berupa sistem navigasi inersial laser gyro Sigma 40XP serta sistem navigasi lainnya, yang berkontribusi terhadap fungsi siluman kapal selam (stealth), sekaligus untuk keselamatan selama penyelaman.

Modul Sigma 40XP disebut-sebut sebagai sistem navigasi inersial yang paling compact di kelasnya. Integrated inertial navigation system ini dirancang sebagai modular sistem terbuka, sehingga dianggap sebagai solusi yang ideal bagi berbagai kapal selam modern bertenaga nuklir maupun konvensional, juga untuk modernisasi kapal yang eksisting.


The Sigma 40XP ring-laser-gyro inertial navigation system calculates and transmits position and attitude information (heading, pitch and roll). With its 1 Nm/24 hr-accuracy in free inertial navigation (without GPS recalculating), Sigma 40XP provides very high performance, long-term navigation and contributes to the submarine’s excellent submerged endurance.

DSME memilih Sagem karena perusahaan itu telah terbukti memiliki kemampuan sebagai sistem integrator, ditambah keahlian dalam fusi data dan transmisi untuk sistem tempur kapal. Sagem (safran Group) juga memiliki pengalaman yang luas dalam mengelola berbagai program pertahanan .

Kontrak ini sekaligus menandai meningkatnya hubungan industri antara Korea Selatan dan Sagem dalam sistem navigasi serta pencapaian keunggulan teknologi laser pada sistem navigasi kapal selam.

Lembaga Program Akuisisi Pertahanan Korea Selatan (DAPA) telah memilih Sagem untuk memodernisasi sistem navigasi pada Kapal Selam KSS – 1 Chang Bogo, dan beberapa kapal selam modern Korea Selatan yang sudah beroperasi penuh.

Melalui kontrak ini, Sagem berhasil mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin dalam urusan sistem navigasi untuk Armada kapal selam modern. Lebih dari 60 kapal selam di seluruh dunia, di 14 kelas yang berbeda, kini dilengkapi dengan sistem navigasi Sagem, termasuk kapal selam nuklir (SNLE – NG, Barracuda, SNA Am├ęthyste), (AIP) jenis propulsi udara independen maupun kapal selam jenis diesel – listrik (keluarga Scorpene). Lebih dari 400 kapal permukaan juga dilengkapi dengan sistem navigasi inersial dari Sagem.


Kapal Selam Chang Bogo Pesanan Indonesia Gunakan Sistem Navigasi Sagem

Korvet Sigma Indonesia juga menggunakan sistem navigasi dari Sagem. Dengan demikian Kapal selam Chang Bogo diperkirakan tidak akan menemui masalah untuk urusan data link/ koneksi ke Korvet dan Frigate Sigma Indonesia.

Safran Sagem yang berkantor pusat di Paris Perancis diakui memiliki sistem navigasi kapal perang yang berkualitas. Sagem memiliki nama papan atas untuk urusan: Navigasi, optronic, avionic serta elektronic dan software penting lainnya. Selain kapal selam Chang Bogo, sistem navigasi Sagem juga digunakan kapal selam Scorpene buatan Perancis. (JKGR)

Publik tunggu sikap tegas SBY terhadap Australia

Perdana Menteri Australia Tony Abbot menolak meminta maaf atas penyadapan yang dilakukan kepada pemerintah Indonesia. Lantas, bagaimana pemerintah harus menyikapi hal tersebut?

Publik tunggu sikap tegas SBY terhadap Australia

Anggota Komisi III DPR Eva Kusuma Sundari berharap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menunjukkan sikap serius bukan saja sebagai kepala pemerintahan tapi juga sebagai kepala negara bagi negara yang merdeka, berdaulat, dan bermartabat.

"Sudah sepatutnya presiden merepresentasikan emosi kolektif masyarakat dunia dan rakyat Indonesia yang tidak mentolerir tindakan-tindakan curang dalam diplomasi internasional," ujarnya ketika dihubungi Sindonews, Rabu (20/11/2013).

TNI AD Telah Melakukan Antisipasi Penyadapan

KEPALA Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Budiman menegaskan, Angkatan Darat (AD) tengah mempersiapkan diri agar terhindar dari penyadapan seperti yang telah dilakukan negara Australia. Justru TNI AD bisa mengetahui apa yang mereka lakukan.

TNI AD Telah Melakukan Antisipasi Penyadapan

"Untuk menghindari penyadapan kedepan, saat ini kita sudah melakukan riset dengan Universitas Suriah, baru saja tadi saya tanda tangani, ada 12 macam riset kita gunakan untuk kepentingan taktis, strategis dan operasional," katanya saat memberi pengarahan kepada ratusan pasukan perdamaian yang akan berangkat ke Libanon di Kostrad Cilodong, Depok, Selasa (19/11).

BIN Diminta Sterilisasi Sistem Pertahanan Komunikasi Pejabat Negara

BIN harus segera melakukan sterilisasi dan pengamanan sistem pertahanan jalur komunikasi khusus bagi ponsel milik kepala negara dan pejabat lembaga negara penting lainnya setelah Edward Snowden membocorkan detail tentang penyadapan terhadap pejabat negara di Indonesia.

BIN Diminta Sterilisasi Sistem Pertahanan Komunikasi Pejabat Negara

"Ini sesuatu yang harus serius disikapi dan dibenahi, walaupun terkesan ada unsur kelengahan dari pemerintah sendiri. Namun masalah ini sudah menggangu sekaligus membangkitkan rasa nasionalisme bangsa kita karena kaitannya tentang informasi strategis dan dapur rahasia negara terlepas dari rasa miris mengapa SBY yang berlatar belakang jenderal dan memahami SOP ini bisa disadap," kata Koordinator Indonesia Law Reform Institute, Jeppri F Silalahi dalam pernyataannya, Selasa(19/11/2013) dinihari.

Selasa, 19 November 2013

Komisi I DPR Upayakan Bertemu Snowden di Rusia

Penyadapan Badan Intelijen Australia terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan sejumlah pejabat penting lainnya, terbongkar. Aksi spionase Negeri Kanguru terbongkar berkat bocoran dari mantan kontraktor Badan Intelijen Amerika Serikat NSA, Edward Snowden, yang kini mendapat suaka dari Rusia setelah menjadi buronan AS.


Ketua Komisi I Bidang Luar Negeri dan Pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat, Agus Gumiwang, Selasa 19 November 2013 mengatakan, pihaknya akan berupaya untuk bertemu Edward Snowden untuk mencari tahu lebih detail perihal penyadapan yang dilakukan oleh Australia terhadap Indonesia.

"Kami upayakan Komisi I ketemu Snowden di Moscow. Kami yang upayakan. Komisi I kan mitra pemerintah," kata Agus di Gedung DPR, Jakarta.

TNI AD kembangkan teknologi antisadap

TNI Angkatan Darat bersama Universitas Surya tengah melakukan riset, salah satunya mengembangkan teknologi antisadap, sehingga dapat mencegah penyadapan yang dilakukan oleh berbagai pihak.

TNI AD kembangkan teknologi antisadap

"Dengan teknologi antisadap ini, minimal TNI AD tak bisa lagi disadap oleh berbagai pihak," kata Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Budiman usai membuka acara Seminar Litbanghan dengan tema Optimalisasi Insan Litbang melalui Penguasaan Iptek guna Pemberdayaan Litbanghan dalam Mewujudkan Alutsista Modern di Jakarta, Selasa.

Ia mengklaim alat tersebut nantinya dapat mencegah komunikasi para pejabat Indonesia disadap oleh negara lain.

Australia Mata-matai Indonesia sejak 1954

Sejak 1950-an Australia rutin memata-matai Indonesia, kata Philip Dorling, kolumnis The Canberra Times dalam tulisannya "Canberra doesn't trust Jakarta" pada harian terkemuka Australia, Sidney Morning Herald, hari ini.

Menurut Philip Dorling, Kedutaan Besar Australia di Jakarta adalah pos mata-mata dinas intelijen Australia (ANTARA/M Agung Rajasa)
Menurut Philip Dorling, Kedutaan Besar Australia di Jakarta adalah pos mata-mata dinas intelijen Australia
(ANTARA/M Agung Rajasa)

"Kabar bahwa dinas mata-mata elektronik, Defence Signals Directorate, telah menyasar percakapan telepon Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono tidaklah mengejutkan ratusan, bahkan ribuan, agen rahasia, diplomat, birokrat dan politisi Australia," kata Dorling mengawali tulisannya.

Mengapa kita (Australia) melakukan itu? Dorling menjawab sendiri pertanyaannya itu, bahwa di balik segala pernyataan persahabatan dan bertetangga baik oleh berbagai pemerintah Australia, Canberra memang sebenarnya tak mempercayai Jakarta.

Australia Tidak Sudi Minta Maaf pada Indonesia

Perdana Menteri Australia Tony Abbott menyatakan tidak akan meminta maaf pada Indonesia dan bersikeras bahwa hubungan dengan Indonesia tetap dekat dan kuat, meskipun kasus penyadapan kali ini telah benar-benar memicu kemarahan besar dari Jakarta.

Australia Tidak Sudi Minta Maaf pada Indonesia

Seperti diketahui, Indonesia pada Senin kemarin menarik duta besarnya dari Canberra karena badan intelijen Australia telah menargetkan telepon genggam Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta istri dan sejumlah menteri seniornya.

Jakarta mengaku "tercengang" dengan bocoran dokumen yang dikeluarkan buronan intelijen AS Edward Snowden ke Australian Broadcasting Corporation dan surat kabar The Guardian. Indonesia bersumpah untuk meninjau semua kerjasama dengan Australia. Sayangnya, Indonesia tak memiliki nyali untuk mengusir Dubes Australia di Jakarta.

KRI dan Pesawat Udara TNI AU Jalin Kerja Sama Taktis

KAPAL Perang Republik Indonesia (KRI) dengan Pesawat Udara (Pesud) menjalin kerja sama taktis melalui latihan bersama TNI Angkatan Laut (AL) tahun 2013. Latihan ini dibuka oleh Pangarmatim Laksamana Muda TNI Agung Pramono, bertempat di Base Ops Pangkalan Udara Angkatan Laut (Lanudal) Juanda, Surabaya, Senin (18/11).

KRI dan Pesawat Udara Jalin Kerja Sama Taktis

Asops KSAL Laksamana Muda Didit Herdiawan dalam sambutannya yang dibacakan oleh Pangarmatim mengatakan, kerja sama antara pesawat udara dan KRI harus selalu terjalin secara optimal guna pencapaian tugas pokok TNI AL selaku komponen utama pertahanan negara di laut. Menurutnya, pesawat udara sebagai kepanjangan tangan KRI, menuntut pengawak yang berkualitas dan profesional serta siap melaksanakan tugas operasi laut dimanapun dan kapanpun, baik dalam situasi damai maupun perang. Dalam rangka mewujudkan personel pengawak yang profesional serta berkualitas, maka perlu diselenggarakan latihan kerja sama taktis antara pesawat udara dan KRI TNI Angkatan laut tahun 2013.

Wahai Saudaraku, Mari Bangun Papua Untuk Indonesia

Penulis : Drs Fathnan Harun, M.Si

AKU terjaga dari lelap ketika roda pesawat menyentuh landasan pacu Bandara Sentani, Jayapura. Kepalaku terasa berat, kulihat jam menunjukkan pukul 06.00 waktu Papua. Aku bersyukur bisa menginjakkan kakiku di bumi Papua sesuai inginku ketika aku berada di titik nol kilometer Kota Sabang, sepuluh tahun yang lalu. Aku jadi teringat sebuah lagu yang sering dinyanyikan di bangku sekolah dasar dulu. Liriknya sederhana, tapi menjadi legitimasi wilayah NKRI.


Dari Sabang sampai Merauke

Berjajar pulau-pulau

Sambung-menyambung menjadi satu

Itulah Indonesia


Engkau pasti ingat lagu itu, wahai Saudaraku. Ya! Lagu itu berjudul dari Sabang Sampai Merauke.

Sebuah mobil membawaku menuju Jayapura. Jalan menuju Jayapura terlihat bagus dan mulus, lebih bagus dari bayanganku selama ini. Kulihat saudaraku setanah air sudah mulai beraktivitas. Dalam perjalanan, kulihat Universitas Cendrawasih, salah satu universitas yang dimiliki negeri ini. Kuputuskan untuk mampir di sebuah rumah makan sambil menikmati keindahan Danau Sentani. Negeriku begitu indah dengan beragam suku dan adat-istiadat.

Sadap Indonesia, Australia Harus Bayar Mahal

Mantan Menteri Luar Negeri Australia, Alexander Downer, menyayangkan penyadapan yang dilakukan negaranya terhadap presiden dan pejabat tinggi Indonesia. Menurut dia, hal ini sangat merugikan Australia. "Ini situasi yang mengejutkan di mana Australia akan membayar harga yang sangat mahal," katanya kepada Sky News. Hal ini, katanya, sangat merusak hubungan baik dua negara bertetangga itu.

Sadap Indonesia, Australia Harus Bayar Mahal

Menurut ABC News, nilai perdagangan Indonesia-Australia mencapai US$ 13,7 miliar pada tahun 2012. Menteri Perdagangan Australia Andrew Robb bersama mitranya dari Indonesia tengah merampungkan draf persetujuan perdagangan bebas kedua negara itu.

Senin, 18 November 2013

Parlemen - Penyadapan Jadi Ujian Kedaulatan RI

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Marzuki Alie menyatakan, isu penyadapan yang dilakukan oleh Australia dan Amerika Serikat adalah ujian bagi Indonesia. Namun, menurutnya, tak dapat dipungkiri penyadapan yang dilakukan merupakan persoalan serius dalam hubungan diplomatik di kedua negara.

PM Australia Tony Abbott dan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono
Hal ini disampaikan Marzuki saat berpidato di rapat paripurna pembukaan masa sidang II tahun sidang 2013-2014 di Gedung DPR, Senin 18 November 2013.

“Ini juga merupakan ujian bagi Indonesia di dalam memaknai kedaulatan Indonesia di hadapan para pemimpin dunia,” ujar dia.
 

Bersikap Tegas, Indonesia Tinjau Ulang Seluruh Kerja Sama dengan Australia

Pemerintah Indonesia akhirnya bersikap soal isu penyadapan yang dilakukan Badan Intelijen Australia (DSD) terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan sejumlah pejabat Indonesia lainnya.

Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop bersalaman dengan Menteri Marty Natalegawa didampingi Menteri Gita Wirjawan saat pertemuan para menteri KTT APEC XXI 2013 di Nusa Dua, Bali (4/10).
Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop bersalaman dengan Menteri Marty Natalegawa didampingi Menteri Gita Wirjawan saat pertemuan para menteri KTT APEC XXI 2013 di Nusa Dua, Bali (4/10).
(TEMPO/Johannes P. Christo)

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Djoko Suyanto, Senin 18 November 2013 menegaskan, Pemerintah Indonesia akan meninjau ulang seluruh kerja sama pertukaran informasi dan kerjasama lainnya dengan Australia.

"Me-review seluruh kerja sama pertukaran informasi dan kerja sama lainnya dengan Australia," ujar Djoko Suyanto.

Indonesia Tetapkan 3 Langkah, Sikapi Penyadapan oleh Australia

Pemerintah Indonesia akan melakukan tiga langkah untuk menyikapi penyadapan Australia terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan sejumlah pejabat negara lainnya. Tiga langkah tersebut diklaim Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa sebagai langkah yang tegas sekaligus terukur.

Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa melakukan jumpa pers terkait hubungan diplomatik Indonesia-Australia di Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin (18/11/2013). | KOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNA
"Pertama, kita akan memanggil perwakilan Australia yang ada di sini," kata Marty dalam konferensi pers di Gedung Kemenlu, Jakarta, Senin (18/11/2013).

Menurut Marty, pihaknya telah memanggil Duta Besar Australia untuk Indonesia Greg Moriarty. Namun, yang bersangkutan berhalangan hadir sehingga akan diwakili oleh Wakil Dubes David Engel. Nantinya David akan dimintai keterangan mengenai benar atau tidaknya penyadapan tersebut.

Daftar pejabat Indonesia korban penyadapan Australia

Pihak intelijen Australia empat tahun lalu menyadap telepon seluler Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama istrinya, Kristiani Herawati alias Ani Yudhoyono. Kabar ini berdasarkan dokumen Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA) dibocorkan Edward Snowden.

Daftar pejabat Indonesia korban penyadapan Australia

Bukan hanya SBY dan istrinya, Australia juga menyadap telepon seluler kepunyaan delapan pejabat Indonesia lainnya, seperti dilansir surat kabar the Guardian, Senin (18/11).

TNI AL Persiapkan Pembentukan Divisi Marinir di Sorong

TNI Angkatan Laut sedang mempersiapkan kelengkapan sarana untuk pengembangan pasukan Korps Marinir divisi ketiga di Sorong, Papua untuk menjaga kedaulatan Indonesia di wilayah perbatasan dengan Papua Nugini. Secara bertahap 15 ribu prajurit Marinir ditempatkan di Sorong, untuk mendukung keamanan dan pertahanan komando wilayah laut timur.


“Kita akan membangun sebuah divisi ketiga Korps Marinir di Sorong. Saat ini tengah disiapkan sarana dan prasarananya,” ujar Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana TNI Marsetio usai peringatan HUT Korps Marinir ke-68, di Lapangan Apel Hartono Kesatrian Marinir, Cilandak, Jakarta, Jumat (15/11/2013).

TNI AL masih mempersiapkan kebutuhan alutsistanya berikut pangkalan, termasuk markas divisi, brigade, dan batalyon bagi pasukan Koprs Marinir. “Sebagian sudah jadi. Mudah-mudahan pada 2014 sudah mulai efektif,” tegas Marsetio.

Situs Garuda Indonesia Jadi Korban Perang Hacker?

Situs web maskapai penerbangan Garuda Indonesia jadi korban serangan siber. Diduga, ini merupakan akibat dari perseteruan dua kelompok peretas.

Situs web yang beralamatkan Garuda-Indonesia.com itu tidak bisa diakses pada Jumat malam, (15/11/2013), sekitar pukul 23:00 WIB.




Direktur Pemasaran dan Penjualan Garuda Indonesia, Erik Meijer mengatakan, data center tempat Garuda Indonesia menempatkan hosting terkena serangan peretas. “Untuk menghindari masalah pada website dan data Garuda, kami tutup dulu semua akses. Penutupan sementara ini kami lakukan untuk menjamin keamanan pengguna,” katanya saat dihubungi KompasTekno.

Minggu, 17 November 2013

Komando Pendidikan TNI AU Tentukan Profesionalitas Prajurit

Komando Pendidikan TNI AU berperan dan fungsi strategis dalam menentukan wajah TNI AU pada masa kini dan masa depan, sekaligus pusat pengetahuan, nilai-nilai, pembentuk, dan pelestari budaya militer di lingkungan TNI AU.

Komando Pendidikan TNI AU Tetnukan Profesionalitas Prajurit

Kepala Dinas Operasi Pangkalan Udara Utama TNI AU Adisutjipto, Kolonel Penerbang Wahyu Anggono, di Yogyakarta, Jumat, mengutip sambutan tertulis Kepala Staf TNI AU, Marsekal TNI IB Putu Dunia, itu.

Hari ini, komando utama di bidang pendidikan TNI AU itu berulang tahun ke-68. Para pendiri TNI AU, pada saat itu, telah merintis dan meletakkan dasar-dasar tentang pembangunan kekuatan militer udara Indonesia.

Berita Strategi Militer Terbaru


Lazada Indonesia

Berita Populer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
free counters