Cari Artikel di Blog Ini

Sabtu, 16 November 2013

Hacker Indonesia obok-obok data CIA dan NASA

Bukan hanya serangan bentuk DDoS dan deface saja yang ternyata bisa dilakukan oleh hacker Indonesia dalam serangan cybernya ke situs pemerintahan Australia. Baru saja, dedemit dunia maya ini juga berhasil mengumpulkan beberapa data rahasia dari CIA Australia.

Hacker Indonesia obok-obok data CIA dan NASA

Pantauan merdeka.com (14/11), hal ini pertama kali diungkap oleh akun Facebook bernama www.facebook.com/steril1337. Akun dengan alias Black'April tersebut membeberkan berbagai data dari database sistem pemerintahan Australia yang kemudian disimpan dalam pastebin.

Beberapa data yang diungkap pun sebenarnya bisa digolongkan kategori rahasia negara. Hal ini karena menyangkut adanya data dari CIA, NASA, dan berbagai misi yang akan diselenggarakan oleh agensi tersebut.

Cyber Defense Libatkan Semua Komponen Bangsa

Dalam menghadapi acaman pertahanan negara yang bersifat nir militer khususnya di bidang cyber, sebagai leading sector-nya adalah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), tetapi apabila  ancaman tesebut sudah menyangkut kedaulatan, keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa, maka Kementerian Pertahanan dan TNI mempunyai kewenangan penuh dengan didukung oleh seluruh komponen bangsa yang lain.

Cyber Defense Libatkan Semua Komponen Bangsa

Demikian dikatakan Direktur Komponen Pendukung Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan (Dir Komduk Ditjen Pothan Kemhan) Ir Bennyta Suryo Septanto, MT,  saat menjadi nara somber dalam Forum Discussion Group (FGD) tentang “Standarisasi  Keamanan Informasi Pertahanan Siber Nasional”, Kamis (14/11) di Jakarta.

PT DI Yakin Mampu Mewujudkan Pembangunan Pesawat N-219

PT Dirgantara Indonesia yakin 90% kalau program pembuatan pesawat N-219 bakal jalan. Keyakinan itu didasari dengan sudah mengucurnya dana untuk pengembangannya dan adanya persetujuan DPR, tinggal menunggu kelengkapan dokumentasi.

N219-PT-Dirgantara-Indonesia
PT DI Yakin Mampu Mewujudkan Pembangunan Pesawat N-219
 
Kabar gembira karena program pesawat N-219 yang akan dibuat oleh PT Dirgantara Indonesia (DI) bakal jalan. Program yang sudah dicanangkan sejak tahun 2002 itu akan melalui tahap pengajuan aplikasi untuk proses sertifikasi ke DKUPPU (Direktorat Kelaikan Udara Pengoperasian Pesawat Udara) Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. Pengajuan type certificate application ini rencananya dilakukan pada Oktober ini.

“Kami akan ajukan aplikasi jika sudah mendapat signing contract dari LAPAN,” kata Budi Sampurno, Program Manager N-219, Direktorat Teknologi dan Pengembangan PT DI, awal September lalu di Bandung. Jika pengajuan aplikasi sertifikat untuk mendapatkan  type certificate itu diajukan pada Oktober ini, berlakunya tiga tahun sampai Oktober 2016. Targetnya, pada kuartal pertama 2016, pesawat sudah mendapatkan sertifikasi untuk diproduksi.

Presiden SBY Terima Anugerah Warga Kehormatan Korps Brimob

PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan akan menerima penganugerahan sebagai warga kehormatan Korps Brimob Polri.

Presiden SBY Terima Anugerah Warga Kehormatan Korps Brimob
 
Upacara penganugerahan tersebut rencananya akan dilaksanakan di Lapangan Mako Korps Brimob Polri, Jumat (15/11) pukul 15.10 WIB.

Berdasarkan informasi dari Biro Pers, Media, dan Informasi Istana Kepresidenan, Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono juga dijadwalkan akan hadir mendampingi Presiden SBY pada acara tersebut. (Jurnas)

TNI AL akan Datangkan 54 Tank Amphibi dari Rusia

TNI terus melakukan modernisasi peralatan utama sistem persenjataan (alutsista). Bulan depan, sebanyak 54 tank jenis amphibi dari Rusia akan didatangkan TNI Angkatan Laut.


"Marinir pada akhir tahun ini di bulan Desember akan kedatangan 54 tank amphibi marinir dari Rusia," ujar Kepala Staf Angkatan Laut Marsekal TNI Marsetio usai menjadi inspektur upacara pada HUT Marinir ke-68 di Markas Komando Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (15/11/2013).

Tank lainnya yang akan datang adalah jenis BTR sebanyak 4 buah. Marsetio menambahkan pihaknya juga saat ini sedang menjalankan pengadaan 3 buah kapal selam yang dibeli dari pemerintah Korea Selatan.

Jumat, 15 November 2013

Kronologi Keberhasilan Indobatt Redakan Ketegangan Tentara Libanon dan Israel

Di penghujung penugasannya sebagai peace keepers di bumi Lebanon Selatan, personel TNI yang tergabung dalam Satgas Indobatt (Indonesian Battalion) Kontingen Garuda XXIII-G/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) tetap semangat.

Kronologi Keberhasilan Indobatt Redakan Ketegangan Tentara Libanon dan Israel

Dibawah pimpinan Letkol Inf Lucky Avianto, selaku Komandan Satgas (Dansatgas) Indobatt, Kontingen Garuda terus berbuat yang terbaik dan tetap membawa nama baik Indonesia.

Terbukti, Satgas Indobatt tidak hanya berhasil menyabet kemenangan di beberapa cabang olah raga, yang digelar oleh UNIFIL. Satgas Indobatt juga berhasil meredakan ketegangan antara LAF (Lebanese Armed Force) dan IDF (Israel Defence Force), di wilayah TP 37 (UTM 2816342-682341) beberapa waktu lalu.

Operasi Menumpas PRRI : Dihadang Mitraliur di Atas Gunung Padang

Kemerdekaan Indonesia yang diproklamasikan pada 17 Agustus 1945 pada tahun-tahun selanjutnya masih menemui banyak tantangan yang harus diselesaikan melalui pertikaian bersenjata. Korban jiwa dan materi yang tak bisa dicegah pun berjatuhan.

Operasi Menumpas PRRI: Dihadang Mitraliur di Atas Gunung Padang

Setelah  lebih dari sepuluh tahun RI  merdeka, sejumlah daerah merasa tidak puas bahkan dengan terang-terangan berupaya memisahkan diri, sehingga pemerintah pusat di Jakarta terpaksa harus menyelesaikannya secara militer. Salah satu upaya pemisahan diri dengan cara membentuk negara baru dan menyatakan berpisah dari pangkuan RI adalah Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI)  pimpinan Mr Sjafrudin Prawiranegara yang dibentuk pada 15 Februari 1958 di Sumatera.

Kemhan Rumuskan Formulasi "Cyber Defense

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Republik Indonesia sedang merumuskan formulasi prinsip dan filosofi cyber defense sebagai pedoman perang inkonvensional. Para wakil menteri pertahanan dari 21 negara pada pertemuan Seoul Defense Dialogue (SDD), Selasa (12/11) dan Rabu (13/11) menyadari pentingnya cyber defense, tapi mereka belum bisa merumuskan formula mengenai prinsip dan filosofi cyber defense.

Kemhan Rumuskan Formulasi "Cyber Defense

"Semua negara sudah sibuk menangani cyber defense. Tapi, yang disentuh adalah masalah di hilir, sedang hulunya belum jelas," kata Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di Tokyo (Kamis (14/11). Masalah cyber defense di hulu adalah ketidakjelasan prinsip dan filosofi cyber defense karena belum ada formulasinya. SDD belum bisa merumuskan formulasi itu.

Di level hilir, cyber war sudah terjadi. Sistem informasi institusi strategis sebuah negara, termasuk institusi pertahanan, diganggu bahkan bisa dilumpuhkan. Sistem informasi institusi strategis dirusak, sehingga tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Perang lewat jaringan informasi, baik berbasis telepon maupun internet kian marak.

Cerita KSAD Budiman Saat Naik Helikopter MI-17

Tragedi jatuhnya Helikopter MI-17 yang menewaskan 13 dari 19 penumpang di Malinau, Kalimantan Utara menyisakan duka mendalam. Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Budiman pun memiliki kenangan sendiri terbang dengan pesawat buatan Rusia itu.

Cerita KSAD Budiman Saat Naik Helikopter MI-17
Helikopter MI-17 TNI AD

Menurut Budiman, helikopter itu merupakan salah satu peralatan terbaik yang dimiliki Indonesia. Pesawat jenis itu juga baru saja didatangkan ke Indonesia dan kondisinya masih sangat bagus.

Pengalaman Budiman terbang bersama MI-17 diawali saat perjalanannya menyusuri hutan di Kalimantan. Kala itu, penerbangan dilakukan dalam rangka meninjau Ekspedisi Khatulistiwa.

TNI-AD Sosialisasikan Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara di Perbatasan

TNI Angkatan Darat siap melakukan sosialisasi "empat pilar berbangsa dan bernegara" kepada masyarakat Indonesia yang tinggal di wilayah perbatasan.

TNI-AD Sosialisasikan Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara di Perbatasan

"Melalui personel di pos-pos perbatasan, kami akan ikut menyosialisasikan empat pilar ini kepada masyarakat," kata Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Budiman saat pembukaan pelatihan untuk pelatih (ToT) sosialisasi "Empat Pilar" di Lido, Bogor, Kamis (14/11) malam.

TNI AD, kata Jenderal Budiman, sebenarnya sudah melaksanakan sosialisasi Empat Pilar, yakni Pancasila, UUD 45, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI kepada masyarakat di kawasan-kawasan terpencil seperti di perbatasan dengan negara tetangga.

Kamis, 14 November 2013

PM Australia Pandang RI Sebagai Super Power Asia dan Penting Bagi Negaranya

Perdana Menteri Australia Tony Abbott menyebut Indonesia sebagai super power Asia. Karena itu, kerja sama di antara kedua negara sangat penting di segala bidang.

PM Australia Pandang RI Sebagai Super Power Asia dan Penting Bagi Negaranya

Abbott berpidato di sela-sela acara penandatanganan plakat Australia-Indonesia Centre di Australia Parliament House, Canberra, Rabu (13/11/2013), bersama Wapres Boediono. Sebelumnya, mereka sudah bertemu empat mata dan bersama para delegasi untuk membahas isu terkini.

"Kerja sama dengan Indonesia adalah hal yang sangat penting bagi kami," kata Abbott dalam sambutan singkatnya.

Menkominfo: Hacking itu melanggar undang-undang ITE

Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring mengatakan, serangan yang dilakukan sejumlah peretas Indonesia terhadap situs-situs asal Australia dan Amerika Serikat (AS) merupakan pelanggaran terhadap hukum. Ia menegaskan, banyaknya kasus peretasan juga tidak ada kaitannya dengan isu penyadapan.

Menkominfo: Hacking itu melanggar undang-undang ITE

"Mengenai penyadapan itu kan belum diakui oleh pemerintah Australia, kedua di dalam negeri sendiri hacking itu melanggar undang-undang ITE," ujar Tifatul saat menghadiri sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (14/11).

Tak hanya Indonesia, peretasan yang dilakukan terhadap situs tertentu juga bertentangan dengan hukum internasional. "Internasional juga enggak boleh menghacking, makanya kan enggak ketahuan siapa yang melakukannya," lanjutnya.

TNI Cegah Baku Tembak antara Tentara Lebanon dan Israel

Personel TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Indonesian Batallion (Indobatt) Kontingen Garuda/Pasukan Sementara PBB di Lebanon, berhasil meredakan ketegangan dan mencegah baku-tembak antara tentara Israel dan Lebanon


Kejadian bermula ketika tim dari Kompi Alpha Indobatt melakukan tugas jaga rutin di wilayah perbatasan Lebanon dan Israel. “Tim yang berjumlah enam personel dan dipimpin Serda Basuki tiba-tiba mendapati tiga personel IDF (Israel Defence Force) sudah mengambil posisi tiarap dan membidik ke arah personel LAF (Lebanese Armed Force),” kata Perwira Penerangan Satgas Konga XXIII-G/UNIFIL Kapten Sus Sundoko dalam rilis yang diterima VIVAnews, Kamis 14 November 2013.

Dokumen Rahasia Indonesia Aman dan Tidak Terbongkar..??

Pengamat intelijen Universitas Indonesia (UI) Wawan Purwanto memastikan intelijen Amerika dan Australia tak mampu membongkar dokumen Indonesia yang berkategori rahasia dan sangat rahasia.

Dokumen Rahasia Indonesia Aman dan Tidak Terbongkar..??

"Hanya dokumen yang bersifat biasa dan terbatas yang berhasil mereka sadap," kata Wawan di Jakarta, Selasa, 12 November 2013. Dan Wawan meyakini Badan Intelijen Negara (BIN) maupun Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) sudah mengetahui aksi penyadapan itu dan mampu mengamankan rahasia negara.

Wawan bisa memastikan hal itu karena dia sendiri sudah mengecek langsung di Wikileaks dan sejumlah dokumen yang pernah disadap mantan pegawai intelijen Amerika, Edward Snowden. Wawan menjelaskan informasi yang berkategori rahasia dan sangat rahasia hanya ada 10 persen. Sedangkan yang biasa dan terbatas jumlahnya 90 persen.

Bapeten Nonatifkan Reaktor Nuklir di Bandung

Gempa bumi disusul tsunami yang mengganggu reaktor nuklir Fukusima, Jepang, 2011 lalu, membuka mata bagi setiap negara untuk meningkatkan keselamatan dalam penelitian teknologi nuklir. Pascaperistiwa Fukusima, Badan Tenaga Atom Internasional/International Atomic Energy Agency (IAEA) meminta tiap negara untuk menginvestigasi keselamatan reaktor nuklirnya.

Bapeten Nonatifkan Reaktor Nuklir di Bandung

Reaktor nuklir di Bandung menjadi salah satu yang diinvestigasi. Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten), As Natio Lasman, mengungkapkan sesuai keputusan IAEA pihaknya segera melakukan investigasi terhadap reaktor-reaktor nuklir yang ada di Indonesia, yakni reaktor nuklir untuk riset dan eksperimen di Serpong dan dua reaktor nuklir untuk pendidikan di Yogyakarta dan Bandung.

"Operasi Informasi " doktrin Operasi Udara TNI AU Swa Bhuwana Paksa

Mengapa Operasi Informasi dimasukkan ke dalam salah satu operasi udara dalam doktrin TNI AU Swa Bhuwana Paksa ?


"Operasi Informasi " doktrin Operasi Udara TNI AU Swa Bhuwana Paksa


TNI Angkatan Udara menyadarai bahwa ledakan pertumbuhan jaringan komunikasi telah mengakibatkan penurunan jumlah populasi terisolasi di dunia. Siapa saja kini terkoneksi melalui perangkat dan jaringan informasi. Munculnya informasi dari sistem kabel dan nirkabel canggih telah memasilitasi komunikasi global tidak saja dengan individu, perusahaan, dan pemerintahan namun juga digunakan organisasi dan individu ekstremis.

Kemampuan untuk berbagi informasi secara “real time” secara anonim dan terlindungi telah menjadi aset yang menguntungkan sekaligus menjadi potensi kerentanan terhadap kita, sekutu kita, dan tentunya juga pada lawan kita. Informasi adalah alat yang ampuh untuk memengaruhi, mengganggu, mencegah atau merebut kemampuan lawan untuk membuat keputusan serta membagi informasi.

Helikopter AS-365 N3+ Dauphin Basarnas

Helikopter terbaru pesanan Badan SAR Nasional (BASARNAS) jenis AS-365N3+ Dauphin (civil version) telah “mejeng” di hanggar perakitan helikopter PT Dirgantara Indonesia. Helikopter ini terlihat tengah memasuki tahap perakitan akhir. Lambang SAR pun sudah tertempel pada tubuh helikopter buatan Prancis ini.

Helikopter AS-365 N3+ Dauphin Basarnas dirakit PT DI (photo: Basarnas)
Dari data ARC helikopter Dauphin Basarnas dibeli dengan nilai hampir Rp 270 Miliar untuk 2 unit. Tender pengadaan sudah diteken pada November tahun lalu. Helikopter yang dibeli pun telah sesuai dengan standar SAR. Diantaranya terdapat peralatan Hoist untuk menarik/mengevakuasi korban pada sisi pintu kanan. Diduga pula, heli ini nantinya dilengkapi dengan radar cuaca, untuk mendukung operasional pada segala medan dan kondisi.

2014 Angkatan Laut ASEAN Plus Gelar Latihan Bersama di Kepulauan Riau

ANGKATAN Laut negara anggota ASEAN dan delapan negara di luar ASEAN (ASEAN Plus) akan menggelar latihan bersama pada tanggal 29 Maret sampai dengan 3 April 2014 di Batam, Anambas dan Natuna, Propinsi Kepulauan Riau.

2014 Angkatan Laut ASEAN Plus Gelar Latihan Bersama di Kepulauan Riau

Latihan ini akan diikuti delagasi dari Angkatan Laut Amerika Serikat, Australia, Brunei Darussalam, China, India, Jepang, Kamboja, Malaysia, Myanmar, Selandia Baru, Rusia, Singapura, Thailand, Vietnam, Philipina, Laos, dan Korea Selatan. Dalam latihan ini, 18 delegasi Angkatan Laut ASEAN Plus akan mengikuti latihan dalam tiga bagian yakni Harbour Phase pada tanggal 29-30 Maret 2014, Sea Phase tanggal 31 Maret sampai dengan 1 April 2014, dan Civic Mission Phase tanggal 2-3 April 2014.

Rabu, 13 November 2013

Ulah hacker menyerang Australia bikin repot Indonesia

Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII) mengeluhkan ulah hacker muda yang tergabung dalam Anonymous Indonesia karena hanya merepotkan penjagaan keamanan situs penting pemerintah.

Ulah hacker menyerang Australia bikin repot Indonesia

Wakil Ketua ID-SIRTII Muhammad Salahudin mengatakan hacker muda Indonesia itu mengatasnamakan nasionalisme sempit tetapi menyengsarakan banyak pihak demi kejayaan diri sendiri atau kelompok, supaya tenar minta diakui padahal tidak peduli aksinya justru semakin mengundang masalah bagi jaringan Indonesia dan kemarahan pihak lain.

Situs Dephan Australia akan dihajar hacker Indonesia

Sukses meruntuhkan ASIS.gov.au dan ASIO.gov.au bukan berarti tugas hacker Indonesia berakhir. Kini, mereka merencanakan sasaran selanjutnya yang juga bagian dari situs pemerintahan Australia.

Situs Dephan Australia akan dihajar hacker Indonesia

Pantauan merdeka.com (12/11), sebuah page Facebook bernama Indonesian Security Down Team sekitar pukul 19:30 WIB lalu telah menentukan target selanjutnya dalam aksi #OpAustralia untuk meruntuhkan situs pemerintahan negeri kanguru tersebut. Kali ini, sasarannya adalah situs milik Departemen Pertahanan yang beralamatkan di http://defence.gov.au/.

Selasa, 12 November 2013

TNI Segera diperkuat Helikopter Apache dan Helikopter Fennec

Panglima TNI, Jenderal Moeldoko, mengungkakan bahwa pihaknya berencana akan menambah jumlah Alat Utama Sistem Pertahanan (Alutsista), termasuk sejumlah helikopter.

TNI Segera diperkuat Helikopter Apache dan Helikopter Fennec
Helikopter Fennec

"Kami akan hadirkan 12 helikopter Fennec dari Prancis, lalu helikopter serangnya ada Apache, minimum 6," ujar Moeldoko, Senin 11 November 2013.

Selain dua jenis helikopter itu, Moeldoko mengungkapkan keinginan untuk mendatangkan helikopter Chinook. "Ke depan, mungkin Chinook untuk memindahkan personel di perbatasan khususnya, kita sangat membutuhkan," jelasnya.

Angin Kencang Penyebab Helikopter Mi17 TNI AD Jatuh di Kalimantan

Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko menjelaskan penyebab jatuhnya pesawat Heli MI-17 milik TNI Angkatan Darat karena hempasan angin kencang ketika akan mendarat di Malinau, Kalimantan Utara, Sabtu (9/11).

Angin Kencang Penyebab Helikopter Mi17 TNI AD Jatuh di Kalimantan

"Hempasan angin ini tak bisa dihindari sehingga bagian ekor helikopter menabrak pohon. Akibat tabrakan tersebut, heli semakin tak terkendali hingga akhirnya terguling dan terbakar lantaran ada bahan bakar minyak (BBM) di bagian pesawat," kata Panglima TNI di sela-sela acara Operasi Kebangsaan dengan tema "Mari Bung Lebih Indonesia Lagi" di Gedung Kesenian Pasar Baru Jakarta, Senin malam.

Menurut dia, hal itu terungkap berdasarkan hasil investigasi sementara yang dilakukan oleh TNI AD. Namun, Mabes TNI juga melakukan investigasi agar nanti ada keseimbangan.

Cara kerja intelijen Tidak Mengenal batasan

ADA satu materi tawa yang cukup bagus: aparat intelijen dengan terbuka menyatakan program aksinya. Intelijen, begitu sebagian orang berpikir, haruslah mengikuti aturan hukum yang berlaku di negeri ini, seperti komponen bangsa lainnya. Celaka dua belas! Cara kerja intelijen di mana pun tidak pernah ada batas, tak pernah bisa didefinisikan dan sulit dijelaskan. Pekerjaan mereka untuk mencari informasi tidak akan mampu dibatasi batasan-batasan formal.

Cara kerja intelijen Tidak Mengenal batasan
gambar : wahyudidjafar.web.id

Sadap-menyadap secara hukum memang dilarang. Tetapi, bagaimana cara intelijen mendapatkan informasi untuk negaranya? Tentu salah satunya lewat penyadapan. Maka, jangan ribut kalau Amerika Serikat, Australia, menyadap negara sahabat apalagi “lawannya”. Kalau sampai ketahuan, tentunya kualitas sang penyadap yang layak diragukan. Celakanya, pers dalam negeri menekan Kepala BIN untuk mengatakan reaksinya. Sebagai pejabat yang telanjur jadi selebritas karena sering diekspos, tentu harus bicara, antara lain akan memanggil bagian intelijen kedutaan besar negara “tersangka”.

Mahasiswa Modifikasi Hovercraft TNI AL Bisa Bawa Rudal

Lomba presentasi inovasi dalam gelaran Robotech 2013 yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) Universitas Diponegoro, membuat beberapa peserta berpikir keras.


Satu di antaranya, tim dari teknik perkapalan Undip. "Karena kami dari perkapalan, kami membuat inovasi tentang kapal. Khususnya kapal perang," kata juru bicara tim teknik perkapalan Undip, Lutfandi di Auditorium Imam Barjo Undip, Minggu (10/11/2013).

Ia bersama temannya bersepakat, untuk membuat invasi tentang alutsista perang. Kapal hovercraft (kapal berbantalan dan berbaling-baling) milik tentara dimodifikasinya. Selama ini, kapal hovercraft hanya untuk mengangkut tentara saja, tapi tidak untuk perang.

Spesifikasi dan Tantangan ToT Kapal Selam RI-Korea Selatan

Dalam sidang KKIP minggu lalu, Kepala Staf TNI Angkatan laut, Laksamana Marsetio telah mengungkapkan kebutuhan TNI AL, yaitu sebanyak 12 unit Kapal Selam untuk menjamin pengamanan wilayah NKRI. Dan sudah pula kita ketahui bahwa TNI Angkatan Laut kemudian memilih Kapal Selam dari Korea Selatan, yaitu DSME 209. Dalam kontrak perjanjian, disebutkan Indonesia membeli 3 unit, dimana 1 unit terakhir akan dibuat di Galangan Kapal Nasional, PT. PAL Surabaya.


Meski merupakan turunan dari tipe U-209 buatan Jerman Barat, TNI AL meminta spesifikasi yang tinggi terhadap kapal selam DSME 209. Diantaranya adalah, memiliki kesenyapan yang tinggi, mampu menghindari deteksi, mampu menyelam hingga 250 meter, serta memiliki 4 mesin yang mampu digeber hingga kecepakan 21 knot ketika menyelam.

Senin, 11 November 2013

Penyerbuan Teroris dan Pembebasan sandera, akhiri latgab Angkatan Udara RI-China

Setelah 10 hari menggelar latihan gabungan (latbag), Paskhas TNI AU dan PLA Airforce China menggelar simulasi penyerbuan teroris di Lanud Husein Sastranegara, hari ini.

Dalam Latgab itu ratusan anggota memerankan misi penyelematan dua orang sandera yang berperan sebagai dua orang diplomat dari Indonesia dan China. Atas seizin dari kedua kepala negara, akhirnya dua pasukan elite itu pun diizinkan untuk bekerja sama menyelamatkan sandera.


Latgab TNI AU-Airforce China (Dok. Tri Ispranoto)

Penyerbuan diawali dengan penerjunan puluhan anggota dari pesawat hercules. Tak berselang lama, anggota lain turun dari atas helikopter super puma dengan menggunakan seutas tali tepat di atas gedung tempat para teroris menyandera dua korbannya.

Wamenhan RI Hadiri Seoul Defence Dialogue 2013 di Korea Selatan

Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan kerja ke Korea Selatan dalam rangka menghadiri Seoul Defence Dialogue 2013, Senin (11/11) di The Westin Chosun, Seoul, Korea Selatan. Dalam kesempatan yang baik tersebut, Wamenhan RI juga melakukan pertemuan bilateral dengan Wamenhan Korsel Baek Seung-joo.  

Wamenhan RI Hadiri Seoul Defence Dialogue 2013 di Korea Selatan

Selain itu, Wamenhan juga melakukan pertemuan bilateral dengan pejabat senior pertahanan dari negara sahabat antara lain Brunei Darussalam, Australia dan Thailand.  SDD   merupakan forum pertemuan multilateral yang dihadiri pejabat pertahanan tingkat senior untuk membahas masalah keamanan di Asia Pasifik termasuk perkembangan ancaman cyber.

Menhan Berharap Program Korvet dan Kapal Selam Nasional di Dukungan Semua Pihak

Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan, dua program nasional di bidang industri pertahanan yaitu program Kapal Selam dan Korvet Nasional memerlukan dukungan tidak hanya dari Kementerian Pertahanan tetapi juga dukungan semua pihak.

Menhan Berharap Program Korvet dan Kapal Selam Nasional di Dukungan Semua Pihak
Awak KRI Nanggala-402 foto bersama di depan kapal selam KRI Nanggala di Korsel. (Foto: Kaskus)

Hal tersebut dikatakan Menhan selaku Ketua Harian Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) saat memimpin Sidang KKIP Ke-10, Rabu (6/11) di kantor Kemhan, Jakarta. Hadir pada sidang tersebut Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan dan Menteri Ristet dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta selaku Anggota KKIP.

KRI Kakap-811 Amankan Perairan Perbatasan Indonesia-Philipina

KRI Kakap-811 jajaran Satrol Koarmatim siap mengamankan perairan perbatasan Republik Indonesia dengan Philipina. Rencana operasi Pengamanan Perbatasan (Pamtas) dibahas secara intensif dalam rapat yang dipimpin oleh Komandan Gugus Tempur Laut (Danguspurla) Koarmatim Laksamana Pertama TNI Aan Kurnia, S.Sos, di Lounge Room KRI Kakap-811 yang sandar di Dermaga Koarmatim, Ujung Surabaya, Senin (11/11/2013).

KRI Kakap-811 Amankan Perairan Perbatasan Indonesia-Philipina
KRI Kakap-811

Hadir dalam rapat tersebut Asisten Intelijen Danguspurla Koarmatim Kolonel Laut (P) Yeheskiel Katiandagho, Asisten Opersi (Asops) Danguspurla Koarmatim Kolonel Laut (P) Andi Abdul Aziz, Komandan Satuan Kapal Patroli (Dansatrol) Koarmatim Kolonel Laut (P) Suhartono, Komandan KRI Kakap-811 Mayor Laut (P) John David Nalasakti Sondakh, S.T., serta Komandan KRI Hiu-634 Mayor Laut (P) Iwan Ridhwan, S.E.

Menhan Kukuhkan KRI Banda Aceh-593 di dermaga Malahayati Banda Aceh

Menteri Pertahanan Republik Indonesia Purnomo Yusgiantoro selaku Inspektur upacara (Irup) didampingi Panglima  TNI Jenderal TNI Moeldoko, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Marsetio, dan Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam Dr. Zaini Abdullah mengukuhkan Kapal Republik Indonesia (KRI) Banda Aceh-593 dalam upacara pengukuhan yang dilaksanakan di dermaga Malahayati, Krueng Raya, Aceh Besar, Banda Aceh, Senin (11/11).

Menhan Kukuhkan KRI Banda Aceh-593 di dermaga Malahayati Banda Aceh

Prosesi pengukuhan diawali upacara militer yang diikuti pasukan satuan setingkat kompi (SSK) gabungan prajurit TNI AD, TNI AL, TNI AU, dan dan Polri, dilanjutkan dengan upacara adat Aceh berupa memakan nasi yang disediakan oleh ketua adat oleh Komandan KRI Banda Aceh Letkol Laut (P) Yana Hardiyana, penyerahan baju adat dari ketua adat kepada Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam untuk selanjutnya dikenakan kepada Komandan KRI Banda Aceh-593. Kemudian Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam menyerahkan foto kota Banda Aceh kepada Kasal, dan selanjutnya foto tersebut diserahkan kepada Komandan KRI Banda Aceh-593. Selain itu Kasal juga menyerahkan lonceng kapal kepada komandan kapal.

Kisah Wing Garuda dalam Operasi Trikora Baku Tembak Hingga Pendaratan Darurat

Para pilot Wing Garuda yang terlibat dalam misi tempur untuk membebaskan Irian Barat dalam Operasi Trikora memiliki risiko sama seperti para pilot pesawat militer lainnya. Dalam kondisi genting mereka bahkan harus siap baku tembak saat berada di darat.

Kisah Wing Garuda dalam Operasi Trikora Baku Tembak Hingga Pendaratan Darurat

Ketika pemerintah RI mencanangkan Operasi Tri Komando Rakyat (Trikora)  untuk membebaskan Irian Barat dari kolonialisme Belanda (1962), para awak dari maskapai penerbangan Garuda juga dilibatkan. Komando Tertinggi (KOTI) Trikora membentuk Wing Garuda (WG) dan Wing Garuda 011 (WG 011) yang merupakan kekuatan bala cadangan udara untuk mendukung kekuatan AURI. Tugas utama yang dibebankan kepada WG dan WG 011 adalah melaksanakan penerbangan penyusupan, penerjunan sukarelawan dan pasukan tempur, angkutan logistik, komando Kendali udara, pelacak cuaca, angkut personel, serta SAR.

Minggu, 10 November 2013

TNI diminta evaluasi seluruh alutsista

Anggota Komisi I DPR RI Tjahjo Kumolo mengimbau Mabes Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk segera mengevaluasi seluruh alat utama sistem senjata (alutsista) yang dimilikinya.

TNI diminta evaluasi seluruh alutsista

Mengingat adanya Helikopter M17 milik TNI AD yang jatuh di Kalimantan Utara yang menewaskan belasan prajurit TNI.

"Maka disarankan TNI harus segera melakukan evaluasi menyeluruh pada semua alutsista dalam program MEF (Minimal Essensial Force)," kata Tjahjo Kumolo dalam siaran persnya, Jakarta, Minggu (10/11/2013).

Korupsi kecewakan para pejuang

Ketua Payuguban Pelaku Pertempuran Lima Hari di Semarang Soedijono (90) mengaku kecewa pada banyaknya kasus korupsi di negeri ini.


Korupsi kecewakan para pejuang

"Sangat mengecewakan. Orang tua terdahulu berjuang mendirikan Republik Indonesia, tetapi sekarang kasus korupsi dimana-mana," kata Soedijono di Semarang, Minggu.

Ia berharap para generasi penerus bangsa memiliki rasa nasionalisme yang tinggi di antaranya dengan tidak melakukan kejahatan korupsi.

Hacker Australia men-deface Situs Bareskrim Polri

Kelompok hacker Indonesia dikejutkan dengan down atau disable-nya situs Bareskrim Mabel Polri di www.bareskrim.polri.go.id, malam ini di tengah upaya mereka membombardir kembali situs intelijen Australia sampai kondisi 404 Not Found.

Hacker Australia men-deface Situs Bareskrim Polri

Seorang hacker dari Indonesia Security Down Team malah bertanya siapa yang men-deface situs Bareskrim Polri. Diduga hacker Australia lah yang membuat disable-nya situs Bareskrim Mabes Polri tersebut.

Hacker Australia serang situs Presiden RI..??

Serangan hacker Indonesia ke Australia yang disebut beberapa pihak sebagai serangan sepihak dan bukanlah cyber war, ternyata pendapat tersebut tidak benar. Hacker Australia yang semula dianggap sebagai teman seperjuangan ternyat amenyerang balik situs Presiden RI.

Hacker Australia serang situs Presiden RI..??

Situs Presiden RI diserang balik peretas Australia dan dibuat down. Namun, untungnya, yang diserang ternyata salah. Yang diserang habis-habisan dan dibuat lumpuh adalah situs www.presidenri.gov.id.

Penyerangan Situs Inteligen Australia didukung oleh Hacker se-Asia

Hacker Indonesia berhasil mematikan situs http://asis.gov.au hingga status 404 Not Found. Sasaran berikutnya adalah situs http://asio.gov.au yang juga sama-sama situs intelijen yang telah melakukan penyadapan kepada Indonesia.


Penyerangan Situs Inteligen Australia didukung oleh Hacker se-Asia

Berbeda dengan malam sebelumnya, malam ini (10/11), hacker Indonesia mendapat dukungan dari hacker lain se-Asia. Setidaknya demikian komentar yang dibaca dari laman www.status.ws mengenai status jatuhnya server situs Badan Intelijen Australia atau Australian Intelligence Service yang beralamat di www.asis.gov.au.

"All Asia Support you Indonesia," tulis Rachel yang berasal dari Thailand. Dukungan yang dimaksud adalah dukungan untuk menyerang situs pemerintahan Australia sebagai dampak aksi mata-mata dan penyadapan yang dilakukan pemerintah itu terhadap pemerintah Indonesia.

Berita Strategi Militer Terbaru


Lazada Indonesia

Berita Populer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
free counters