Cari Artikel di Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 April 2019

Kapal Patroli Hiu Dihadang Kapal Coast Guard Malaysia Di Perairan Indonesia

Sebuah video viral dimedia sosial memperlihatkan Kapal Coast Guard Malaysia mengadang Kapal Patroli Hiu milik Kementerian Kelautan dan Perikanan.  Dalam video tersebut, Kapal Maritim Malaysia berwarna abu-abu tua, berada dalam jarak dekat di samping sebuah Kapal Patroli Indonesia. 

 

Menurut 2 orang yang berada di video tersebut, Kapal Malaysia mengejar KP Hiu meski berada di Perairan Belawan, Sumatera Utara. 

Komando Armada 1 TNI AL, sebagai penanggung jawab perairan barat Indonesia, membenarkan kejadian yang ada di video tersebut. Kadispen Komando Armada 1 TNI AL, Letnan Kolonel Laut Agung Nugroho, mengatakan kejadian itu dikarenakan Kapal Patroli Hiu menangkap kapal nelayan berbendera Malaysia yang melakukan illegal fishing di perairan Indonesia. 

Sabtu, 23 Maret 2019

KRI Banda Aceh-593 dan KRI Halasan-630 Ikuti Pameran Maritim di Malaysia

TNI Angkatan Laut membentuk satuan tugas (satgas) dan mengerahkan dua kapal perang, yakni KRI Banda Aceh-593 dan KRI Halasan-630 untuk berpartisipasi pada ajang internasional The 15th Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition (LIMA) 2019. 

KRI Banda Aceh-593 dan KRI Halasan-630 Ikuti Pameran Maritim di Malaysia

KRI Banda Aceh-593 secara resmi dilepas oleh Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) Laksamana Muda TNI Heru Kusmanto dari Dermaga 300 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa 19 Maret 2019. Sementara sedangkan KRI Halasan-630 akan berlayar menuju Langkawi Malaysia dari Dermaga Mentigi, Kepri.

Pada kegiatan LIMA yang digelar dua tahunan ini, keikutsertaan TNI AL selain untuk mempererat hubungan bilateral dengan negara penyelenggara dalam hal ini Malaysia, sekaligus menjalin hubungan multilateral dengan negara-negara peserta LIMA 2019 yang hadir pada kegiatan tersebut.


Senin, 18 Maret 2019

Terkait Penembakan di Christchurch, Senator Australia Memalukan..!!

Pernyataan kontroversial senator asal Queensland, Fraser Anning yang menyalahkan Islam atas pembantaian umat muslim di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru mendapat kecaman tidak hanya dari publik Australia, tetapi juga dari penjuru dunia.

Terkait Penembakan di Christchurch, Senator Australia Memalukan.jpeg

Salah satunya dari anggota DPD RI Fahira Idris. Bagi Fahira, selain bentuk nyata dari Islamofobia, pernyataan Anning adalah bentuk kebencian mendalam terhadap agama Islam dan umat muslim di dunia.

"Islamofobia itu nyata. Ada yang mewujudkan lewat aksi kekerasan yang biadab seperti yang terjadi di Christchurch. Ada juga lewat pernyataan seperti yang diucapkan Senator Queensland, Australia, Fraser Anning. Fraser Anning, Anda memalukan. Komentar Anda terkait Islam dan komunitas muslim tidak punya tempat di dunia ini," ujar Fahira Idris lewat keterangan tertulisnya di Jakarta.

Senin, 04 Maret 2019

Saab Jas 39 Gripen, Jet Tempur Tangguh Penantang Sukhoi su 35 Rusia

Saab Jas 39 Gripen merupakan pesawat tempur multi-peran generasi ke empat yang dikembangkan oleh Saab Military Aircraft,  berkerja sama dengan Ericsson Microwave Systems, Volvo Aero Corporation dan Celsius Aerotech. 

SAAB JAS 39 GRIPEN
SAAB JAS 39 GRIPEN

Jas 39 Gripen menawarkan kelincahan, sistem akuisisi target tembak yang canggih, radar multi-peran yang akurat, persenjataan modern, dan kemampuan dalam peperangan elektronik komprehensif.

Jet tempur ini menggunakan mesin Volvo-Flygmotor RM12 afterburning turbofan untuk varian A sampai D, sedangkan untuk varian terbaru Next Generation 39 E/F telanh menggunkan mesin General Electric F414.

Sabtu, 19 November 2016

Renggut 2000 Pelaut, Begini Cerita Ganasnya Pertempuran Laut Jawa

Pemerintah Inggris dan Belanda tidak terima begitu mengetahui bangkai kapal perangnya yang tenggelam di Laut Jawa saat berlangsungnya Perang Dunia Kedua hilang. Kedua negara itu menduga empat bangkai kapal perang dan sebuah kapal selam hilang karena dicuri.

Selain hilang, mereka juga menemukan dua kapal perang lainnya sudah dalam keadaan terpotong. Sejumlah besar bagian badan kapal sudah tidak ditemukan lagi, mereka beranggapan peristiwa itu sebagai penghinaan atas kuburan 2 ribu pelaut yang tewas dalam pertempuran laut.


Renggut 2000 Pelaut, Begini Cerita Ganasnya Pertempuran Laut Jawa

Seperti apa dahsyatnya pertempuran di Laut Jawa hingga banyak memakan korban?

Pertempuran Laut Jawa, atau di dunia dikenal dengan nama Battle of Java Sea, disebut-sebut sebagai pertempuran laut terbesar kedua setelah Battle of Jutland, yang berlokasi dekat perairan Denmark dan Norwegia. Keduanya memiliki nilai penting dalam menentukan jalannya perang.

Bangkai Kapal Perang Hilang, Belanda dan Inggris Protes Indonesia

Belanda dan Inggris protes ke Indonesia karena bangkai kapal perangnya hilang di Laut Jawa. Indonesia menegaskan menjaga bangkai kapal perang bukan tanggung jawabnya.

"Pemerintah Belanda tak bisa menyalahkan Pemerintah Indonesia karena mereka tak pernah meminta kami melindungi kapal-kapal itu. Tidak ada perjanjian atau pengumuman, jadi saat kapalnya hilang, itu bukan tanggung jawab kami," kata peneliti Pusat Arkeologi Nasional Bambang Budi Utomo saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (18/11/2016).


Bangkai Kapal Perang Hilang, Belanda dan Inggris Protes Indonesia

Selama ini, imbuhnya, baik Belanda dan Inggris, belum pernah ada permintaan untuk penelitian bersama tentang bangkai kapal perang yang karam itu. Sehingga klaim bahwa bangkai kapal itu hilang, menurut Bambang, hanya klaim sepihak yang tak pernah menggandeng periset Indonesia.

"Bila dikatakan bangkai kapal hilang itu oleh pemulung besi, pakai apa teknologinya? Pemulung besi itu penyelam tradisional, pakai oksigen, bukan pakai kompresor. Itu dalamnya 60 meter, bangkai kapalnya itu panjang 170 meter, pakai teknologi apa mengangkatnya?" tutur Bambang.

Jumat, 28 Oktober 2016

15 Perusahaan Pertahanan AS ikuti Indo Defense 2016

Atase pers Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia John Johson menyatakan sekitar 15 perusahaan dan kontraktor AS akan berpartisipasi dalam Forum dan Pameran Pertahanan Indonesia (Indo Defense Expo and Forum) pada 2-5 November.

15 Perusahaan Pertahanan AS ikuti Indo Defense 2016

"Akan ada 14 hingga 15 perusahaan dan kontraktor Amerika yang terlibat di sana, seperti Lockhead Martin, mereka yang mengembangkan pesawat F-16, Boeing akan ada di sana, dan beberapa kontraktor pemerintah AS lainnya," kata John Johnson di Jakarta, Kamis.

Dia juga mengungkapkan akan ada latihan militer gabungan antara Indonesia dan AS pekan depan di Manado.

"Ini merupakan latihan gabungan pertama angkatan udara kedua negara, Indonesia dan AS akan sama-sama menerbangkan pesawat F-16. Yang pasti AS akan membawa pesawat F-16 dan F-18 dalam latihan itu," ujar dia.

Kamis, 27 Oktober 2016

Menghawatirkan, 60% Persenjataan Indonesia Tak Siap Hadapi Ancaman Luar

Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) diminta menyiapkan strategi pertahanan berorientasi pada potensi ancaman yang datang dari luar (out wrold looking). Apalagi salah satu isu terkini di sektor pertahanan adalah eskalasi konflik Laut China Selatan. 

60% Persenjataan Indonesia Tak Siap Hadapi Ancaman Luar

Direktur Imparsial Al-Araf mengatakan, konflik klaim batas laut yang melibatkan sejumlah negara di kawasan Laut China Selatan tengah menjadi sorotan dunia internaional. Maka itu dia mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi potensi ancaman di wilayah tersebut.

"Implikasinya, orientasi kebijakan pertahanan dan struktur gelar kekuatan harus mengantisipasi hal ini," ujar Al Araf kepada SINDOnews, Rabu (26/10/2016).

Selasa, 18 Oktober 2016

[Video] Kapal Latih Layar KRI Bima Suci Resmi Bergabung Dengan TNI AL

Kapal latih layar pengganti KRI Dewaruci resmi diluncurkan dengan nama KRI Bima Suci. Ada pesan emas Megawati Soekarnoputri di Libro de Oro menandai kelahiran KRI Bima Suci.

Peluncuran KRI Bima Suci dilakukan oleh Menhan RI Ryamizard Ryacudu didampingi Ibu Nora Ryacudu, KSAL Ade Supandi, Dubes RI Madrid dan Komandan Satgas KRI Bima Suci di Freire Shipyard, Vigo, Spanyol (17/10/2016).


Kapal Latih Layar KRI Bima Suci Resmi Bergabung Dengan TNI AL

Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri hadir menyaksikan peluncuran, juga Wakil Menhan Spanyol, Menteri Ekonomi Xunta de Galicia dan Walikota Vigo.

Pada momen bersejarah itu Megawati menorehkan pesan di Libro de Oro (Buku Emas) yang telah menjadi tradisi Freire sejak 1890:

Jumat, 07 Oktober 2016

Manuver Besar-besaran Militer Indonesia di Natuna Dipantau China

Manuver militer besar-besaran yang digelar Indonesia di Natuna kawasan Laut China Selatan tak hanya jadi tontonan warga Indonesia, tapi juga dipantau Pemerintah China. Demikian pendapat pakar Asia Tenggara di ISEAS-Yusof Ishak Institute, Ian Storey, Kamis (6/10/2016).

Manuver Besar-besaran Militer Indonesia di Natuna Dipantau China

Sekitar 73 pesawat tempur Tentara Nasional Indonesia (TNI) ambil bagian dalam latihan perang besar-besaran di Natuna, termasuk bermanuver menjatuhkan bom pada target di lepas pantai. Manuver akbar ini disaksikan langsung Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi), Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, serta Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Lestari Priansari Marsudi.

“Latihan ini memiliki satu tujuan dan dua penonton,” kata Ian Storey. ”Tujuannya adalah untuk menunjukkan bahwa angkatan bersenjata Indonesia siap untuk membela sumber daya alam negaranya di sekitar Natuna. Dua penonton adalah orang-orang Indonesia dan Pemerintah China,” katanya lagi.

Jumat, 23 September 2016

Pakistan Minati Pesawat CN 235 Buatan PT.DI

Panglima Angkatan Bersenjata Pakistan, Jenderal Rashad Mahmood, melakukan kunjungan ke PT Dirgantara Indonesia (PT DI) di Bandung, Jawa Barat, pada hari Rabu (21/9) kemarin. Kunjungan ini dilakukan guna menjalin kembali kerja sama antara militer Pakistan dengan PT DI.


Selain itu, Jenderal Rashad Mahmood juga menyampaikan ketertarikan pihaknya untuk membeli pesawat CN 235-220 buatan PT DI.

“Produk PT DI cukup relevan dan akan memenuhi kebutuhan masa depan, tidak hanya untuk Angkatan Laut Pakistan tetapi juga untuk Angkatan Udara Pakistan dan Angkatan Darat Pakistan,” ujar Panglima Angkatan Bersenjata Pakistan, seperti dilansir kompas.com pada Kamis (22/9).

TNI Sekesi Jago Tembak Untuk Ikuti Kejuaraan Tembak Militer Internasional bisam 2016

Guna meningkatkan kemampuan menembak dikalangan Prajurit TNI dan sekaligus mencari bibit atlit menembak, Mabes TNI menggelar lomba tembak bergilir di lapangan tembak internasional FX Soepramono, Bhumi Marinir karang pilang Surabaya, Jawa Timur (20/9).

TNI Sekesi Jago Tembak Untuk Ikuti Kejuaraan Tembak Militer Internasional bisam 2016

Dalam lomba yang bertemakan, dengan semangat kompetisi yang sehat dilandasi sportifitas dan soliditas yang tinggi untuk meraih prestasi terbaik secara terhormat dalam rangka mewujudkan profesionalitas TNI guna mendukung pelaksanaan tugas pokok akan memperebutkan piala bergilir dari Panglima TNI.

Lomba ini di ikuti 200 petembak TNI, yang terdiri dari 160 petembak prestasi dari Mabes TNI, Kontingen AD, Kontingen AL dan kontingen AU serta 40 orang petembak yang akan mengikuti kelas eksebisi Pati TNI.

Senin, 19 September 2016

Abu Sayyaf Bebaskan Tiga dari Sembilan WNI yang disandera

Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, mengatakan, tiga dari sembilan WNI yang disandera kelompok separatis Filipina, Abu Sayyaf, telah dibebaskan di Pulau Jolo, perairan Sulu, pada sekitar pukul 01.00 dinihari waktu setempat, Minggu (18/9).

"Prosesnya tadi malam, dilepaskan tiga orang. Dari gubernur Sulu ada proses penyerahan ke kita," ujar dia, usai mendarat di Pangkalan Udara Utama TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu malam.


Abu Sayyaf Bebaskan Tiga dari Sembilan WNI yang disandera.jpg

Ketiga sandera yang dibebaskan yakni Lorens Lagadoni Koten (34), Teodorus Kopong Koten (42), Emanuel Arakian Maran (46). Para pria asal Nusa Tenggara Timur itu anak buah kapal pukat tunda LD/114/5S milik Chia Tong Len yang diculik di perairan Lahad Datu, Malaysia, Juli lalu.

Pembebasan ketiga WNI serta satu warga negara Norwegia merupakan hasil koordinasi pemerintah Filipina dan Moro National Liberation Front pimpinan Nur Misuari yang membantu proses negosiasi pemerintah dengan Abu Sayyaf. MNLF bukan sekali ini "bersentuhan" dengan unsur Indonesia.

Kamis, 08 September 2016

Cerita Mahasiswa Asal Indonesia Yang Dirayu Masuk ISIS

Dalam mimpinya, Akbar Maulana (17) duduk gagah menunggang kuda dengan menenteng senjata laras panjang. Dia menggunakan seragam loreng khas militer. Dia bersama anak-anak muda lain dari berbagai negara bergabung dalam proyek besar, mewujudkan khilafah atau janji Allah terhadap umat Islam. Salah satu caranya, angkat senjata membela umat muslim yang tertindas di Suriah.


Mimpi itu semakin memperkuat tekadnya bergabung dalam pasukan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) atau negara Islam Irak dan Suriah. Dua kakak kelasnya di Imam Katip High School di Kayseri, Turki, sudah lebih dulu bergabung bersama pasukan Abu Bakr al-Baghdadi. Dia adalah Yazid Ulwan Falahuddin dan Wildan Mukhollad. Sinar matanya memancarkan kekaguman manakala melihat foto Yazid di laman facebooknya. Dengan pakaian hitam, Yazid nampak gagah memegang senjata AK-47. Akbar semakin terpesona dan takjub setelah membaca komentar di foto Yazid dan disukai para gadis.

"Wah gagahnya, dikomentari banyak ukhti-ukhti (perempuan). Lelaki mana yang tak iri melihat itu. Ke Suriah kayaknya keren lah," ujar Akbar saat berbincang dengan merdeka.com akhir pekan lalu.

Nine Dash Line China di Natuna Tak Punya Dasar Hukum

Pengamat hukum internasional dari Universitas Hofstra, Amerika Serikat (AS), Julian Ku mengatakan, Indonesia dan China sejatinya terlibat dalam sengketa wilayah, yakni di Natuna. Sebagian kecil dari kawasan Natuna masuk dalam nine dash line China.

Nine Dash Line China di Natuna Tak Punya Dasar Hukum

Nine dash line adalah sembilan titik imaginer yang menjadi dasar bagi China, dengan dasar historis, untuk mengklaim wikayah Laut China Selatan.

"Indonesia memang berkata tidak ada perselisihan dengan China, pernyataan tersebut muncul karena klaim (nine dash line) China tidak punya legitimasi. Tapi sebenarnya ada perselisihan, ini terkait dengan klaim China soal haknya menangkap ikan. Sementara di sana (Natuna), sesuai dengan hukum (internasional) itu adalah daerah hak Indonesia untuk menangkap ikan," Tutur julian pada Rabu (7/9).

Kunjungi Yogya, KSAU se-ASEAN Kagumi Candi Borobudur

Sepuluh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) peserta ASEAN Air Chief Conference (AACC) atau Konferensi Tahunan ke-13 KSAU Negara-negara ASEAN Tahun 2016 di Yogyakarta, mengunjungi Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Rabu (7/9/2016). Kunjungan tersebut dimaksudkan sebagai salah satu pengenalan budaya.

Rombongan dipimpin Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Madya TNI Hadiyan Sumintaatmadja. Tampak hadir KSAU dari negara ASEAN yakni Malaysia, Vietnam, Filipina, Kamboja, Myanmar, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, dan Laos.



Kunjungi Yogya, KSAU se-ASEAN Kagumi Candi Borobudur

Sebelum naik Candi Borobudur, rombongan transit terlebih dahulu di Hotel Manohara, kemudian naik melalui jalur pintu Kenari yang sering digunakan sebagai pintu masuk untuk tamu kenegaraan atau VVIP.

Saat menaiki candi, rombongan mendapatkan penjelasan mengenai sejarah pembangunan candi maupun cerita di relief dari staf Badan Konservasi Borobudur (BKB) Mura Aristina.
 

Rabu, 07 September 2016

Calon Kepala BIN Paparkan Potensi Ancaman Keamanan Nasional

Calon Kepala Badan Intelijen Negera, Komjen Pol Budi Gunawan memaparkan potensi ancaman keamanan nasional, sehingga harus dibangun sistem keamanan nasional yang merupakan satu komponen.

"Sistem keamanan nasional merupakan satu komponen yang memiliki empat dimensi yaitu keamanan manusia, kamtibmas, keamanan dalam negeri dan keamanan pertahanan," katanya dalam uji kelayakan di Ruang Rapat Komisi I DPR, Jakarta, Rabu.

Calon Kepala BIN Paparkan Potensi Ancaman Keamanan Nasional

Dia menjelaskan, ancaman terhadap keamanan manusia meliputi keamanan ekonomi, pangan, kesehatan, lingkungan, komunitas dan politik.

Menurut dia, ancaman terhadap Kamtibmas meliputi kriminal umum dan kejahatan terorganisasi lintas negara.

Kamis, 25 Agustus 2016

Indonesia Kampanyekan Jadi Anggota Tidak Tetap DK PBB

Indonesia tengah menggalang dukungan untuk menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Upaya ini akan dioptimalkan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang akan menghadiri Sidang Umum PBB pada pertengahan September.

"Indonesia sekarang mencalonkan lagi untuk tahun 2019-2020, itu nanti mulai launching kampanyenya untuk mencari dukungan," ujar Sekretaris Wakil Presiden Mohamad Oemar di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (25/8/2016).



Keanggotan tidak tetap DK PBB akan menjadikan Indonesia memiliki posisi diplomatik yang kuat di dunia internasional sekaligus dapat berperan aktif untuk menjaga perdamaian dan keamanan internasional sebagaimana mandat DK PBB.

"Security council itu lembaga yang paling menentukan di PBB. jadi kita bisa bicara langsung dengan permanent member untuk kepentingan keamanan, perdamaian global," sebut Oemar.

Selasa, 23 Agustus 2016

TNI AL Kembali Tangkap Kapal Berbendera Malaysia

TNI Angkatan Laut (AL) kembali mengamankan kapal penangkap ikan asing yang masuk ke wilayah perairan Indonesia. Kapal yang berhasil ditangkap berbendera Malaysia.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Edi Sucipto mengatakan, Kapal Bernama Seven Seas milik Odyssey Marine PTE LTD tersebut tertangkap saat menangkap ikan di perairan Tanjung Berakit, Kepulauan Riau pada Sabtu 20 Agustus 2016.


TNI AL Kembali Tangkap Kapal Berbendera Malaysia

"Jenis kapal pancing, nakhoda Ricky Tan Poh Hui warga Singapura dan ada tiga ABK warga Indonesia, serta sembilan penumpang warga Singapura," ujar Edi melalui keterangan tertulis, Selasa (23/8/2016).

Menurutnya, penangkapan bermula saat satuan West Flat Quick Respon (WFQR) TNI AL melakukan patroli. Dia menerangkan, sekitar pukul 19.10 WIB, radar kapal patroli mendeteksi benda mencurigakan di titik 7,5 neutical mile (NM) dari Tanjung Berakit.

Selasa, 12 Juli 2016

Geram Tak Dapat Ijin Gelar Operasi TNI Panglima Ancam Filipina

Sudah 10 warga Indonesia yang diculik dan disandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina. Namun, negara itu tidak kunjung memberikan izin pada TNI untuk masuk dan membebaskan para WNI.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo pun sudah ikut gerah karena itu. Menurutnya, Filipina juga akan kesulitan jika Indonesia berhenti mengirim batubara ke wilayahnya dengan kapal. Ini bisa jadi ancaman serius untuk negara yang dipimpin Rodrigo Duterte tersebut.


Geram Tak Dapat Ijin Gelar Operasi TNI Panglima Ancam Filipina

“Sekarang biarin aja di Filipina mati lampu, 96 persen batu bara mereka dari kita kok,” ujar Gatot di kompleks Istana Negara, Jakarta.

Menurutnya, Indonesia tidak bisa memberi tenggat waktu pada Filipina terkait kapan waktu pemberian izin untuk TNI. Satu-satunya cara adalah dengan moratorium pengiriman batu bara.

Lazada Indonesia

Berita Populer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
free counters