Cari Artikel di Blog Ini

Sabtu, 16 Maret 2013

Polri Harap Menkominfo Blokir Situs Pembuat Bom

Kepolisian Republik Indonesia berharap Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring memerintahkan jajarannya memblokir situs internet yang berisi panduan merakit bom. Pasalnya, pelaku teror yang dibekuk polisi akhir-akhir ini belajar membuat bom secara otodidak dari situs internet.

Polri Harap Menkominfo Blokir Situs Pembuat Bom
Lima senjata api yang disita dari kawanan perampok Toko Mas Tambora.

Hal tersebut disampaikan Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Suhardi Alius dalam jumpa pers terkait penangkapan teroris Bekasi di kantornya, Jakarta, Sabtu (16/3/2013).

"Pelaku tidak lagi secara fisik latihan membuat bom. Kominfo bisa diverifikasi, dicek, dan diseleksi dengan baik situs yang menjadi panduan membuat bom itu. Konten yang isinya seperti itu agar tidak tersebar ke masyarakat karena kecenderungannya mereka belajar dari situ," kata Suhardi.

Video : Pelatihan Pilot Pesawat T-50 di Korea Selatan

6 Pilot tempur TNI AU saat ini tengah berlatih mengoperasikan pesawat T-50 Golden Eagle di Korea Selatan. Pelatihan itu sendiri akan berjalan hingga bulan Agustus mendatang. 

Menurut informasi dari ARC, sisa T-50i pesanan Indonesia saat ini tengah dalam proses pembuatan. Selain berkamuflase tim aerobatik, setengah sisa pesanan lainnya akan berkamuflase abu-abu mirip dengan corak pesawat tempur Hawk 109/209 TNI-AU.

 

ARC

TNI AL Kembangkan Satuan Tempur

TNI AL akan kembangkan satuan tempur beberapa wilayah tanah air. Hal itu ditegaskan Kepala Staf  Angkatan Laut Laksamana TNI Dr. Marsetio, di sela penganugerahaannya sebagai warga kehormatan Korps Marinir, di  Cilandak Jakarta Selatan, Kamis (14/3/13).

TNI AL Kembangkan Satuan Tempur

“Dalam waktu dekat akan dibentuk Yonif-10 Marinir yang berkedudukan di Pulau Setoko Batam dan Pasmar-3 yang berkedudukan di Sorong Papua”, ujar Marsetio.

Pengembangan satuan-satuan itu adalah untuk mengantisipasi dan menyikapi perubahan paradigma yang terjadi, termasuk mengamankan Selat Malaka dari ancaman prompak,tambah Marsetio. 
 

Satgas Konga XXIII-G/UNIFIL Terima Kunjungan tim ORI Pimpinan Sergiy Mazurov

SEBANYAK 16 personil dari Tim Operational Readiness Inspection (ORI) melakukan inspeksi materiil Satgas Indobatt (Indonesian Battalyon) Konga XXIII-G/UNIFIL yang melaksanakan misi perdamaian di Lebanon Selatan.

Satgas Konga XXIII-G/UNIFIL Terima Kunjungan tim ORI Pimpinan Sergiy Mazurov

Hal itu disampaikan Perwira Penerangan Satgas Konga XXIII-G/UNIFIL, Lettu (Sus) Sundoko melalui pesan elektronik yang diteruskan Puspen TNI kepada wartawan pagi ini, Sabtu (16/3/2013).

Kedatangan tim ORI yang dipimpin Sergiy Mazurov dari Rusia, diterima oleh Dansatgas Indobatt Mayor (Inf) Lucky Avianto beserta para Perwira Staf di ruang rapat Markas Indobatt, UN Posn 7-1, Adshid al-Qusayr, Lebanon Selatan, Jumat (15/3/2013).
 

Kemenhan Kembali Memesan 16 Unit Helikopter Bell-412 EP dari PT. Dirgantara Indonesia

Setelah menyelesaikan 6 unit helikopter Bell-412 EP pesanan Kementrian Pertahanan untuk TNI AD dengan nilai kontrak US$ 65 juta, PT Dirgantara Indonesia (PT DI) akan kembali mengerjakan pesanan helikopter yang sama untuk tahun 2014 mendatang. Nilai kontraknya kali ini disebut mencapai US$ 170 juta.

Kemenhan Kembali Memesan 16 Unit Helikopter Bell-412 EP dari PT. Dirgantara Indonesia
foto :  Antara/Fahrul Jayadiputra/vg

"Nilai kontrak untuk 6 unit helikopter yang kami serahkan hari ini sekitar US$ 65 juta," ujar Dirut PT DI Budi Santoso saat jumpa pers usai Serah Terima 6 Helikopter Bell-412 EP pada Kementrian Pertahanan di Hanggar Rotary Wing, KP II PT DI, Jalan Pajajaran, Jumat (15/3/2013).

KRI Teluk Ratai-509 Dukung Serpas Kodam Jaya

SALAH satu unsur kapal perang Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) jenis Landing Ship Tank (LST) KRI Teluk Ratai-509 dengan Komandan Letkol Laut (P) Arief Budiman mendukung pergeseran pasukan (serpas) dan pergeseran material (sermat) Batalyon Infanteri (Yonif) Mekanis 202/Taji Malela Kodam Jaya yang diberangkatkan dari Dermaga Kolinlamil Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (13/03).

KRI Teluk Ratai-509 Dukung Serpas Kodam Jaya
foto : kaskus / 412hiukencana

Menurut Komandan KRI Teluk Ratai-509, Letkol Laut (P) Arief Budiman, beberapa material yang diangkut di dermaga Kolinlamil meliputi 13 unit Armored Personnel Carrier (APC) Anoa, 1 unit ambulance Anoa, 1 unit Recovery Anoa, 1 unit truk NPS, 1 unit jenis kendaraan Isuzu OZ serta senjata perorangan berupa laras panjang dan pistol.

Isu Kudeta 25 Maret 2013, Apa Tanggapan SBY

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan dirinya percaya pada konstitusi dan sistem kenegaraan yang ada. Karena itu, dia yakin berbagai rencana yang melawan konstitusi dan sistem tidak akan didukung rakyat.

Isu Kudeta 25 Maret 2013
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (sumber: Istimewa)

Presiden mengungkapkan hal itu saat menerima para pemimpin redaksi (pemred) yang tergabung dalam Forum Pemred di Istana Negara, Jumat (15/3). Presiden merespons pertanyaan pemred tentang rencana aksi demo besar-besaran untuk menjatuhkan Presiden SBY pada 25 Maret 2013.

Jumat, 15 Maret 2013

PT DI Serahkan Pesanan 6 Helikopter Bell TNI AD

Kementerian Pertahanan menerima 6 helikopter angkut tipe Bell-412 EP dari PT Dirgantara Indonesia (PT DI), Jumat (15/3/2013).

 Serah terima ditandatangani oleh Dirut PT DI Budi Santoso dan Kepala Barahanan Kementerian Laksamana Muda TNI Rachmad Lubis, Aslog TNI Mayjen TNI Hari Krismoni dan Aslog KASAD Mayjen Joko Sri Widodo di Hanggar Rotary Wing KP II PT DI, Jalan Pajajaran.


Selanjutnya, Aslog KASAD menyerahkan kembali pada Danppuspenerbad Brigadir Jenderal Mochammad Afifudiing selaku pengguna. Enam unit helikopter tersebut sesuai dengan kontrak pada 6 Maret 2012 lalu.

Sultan Sulu: "Kami ingin bergabung dengan Indonesia" ..?

Sultan Sulu Muizul Lail Kiram mengaku sangat frustasi terhadap konflik perebutan Sabah dan Serawak dengan Malaysia. Sebab itu, dia meminta bantuan Indonesia buat merebut kembali wilayah di utara Pulau Kalimantan itu.

Sultan Sulu: "Kami ingin bergabung dengan Indonesia" ..?

"Saya akan menyerang kedaulatan Sulu kepada Indonesia asal Indonesia mau membantu mengembalikan Sabah dan Serawak kepada kami," kata Sultan Muizul. Dia mengoreksi namanya bukan Sultan Mudarasulail Kiram.

Menurut dia, Mudarasulail adalah orang mengklaim sultan Sulu. Aslinya dia bernama Faizal Abdul Naim, warga negara Malaysia asal Malaka.

7 Aksi Gila Kopral Subagyo

Kopral Subagyo Lelono ini tenaganya sungguh kuat. Bayangkan, dia pernah koprol sepanjang 5 kilometer. Dia juga pernah berlari tanpa henti selama 24 jam. Subagyo juga pernah push up dengan posisi kaki lebih tinggi dari kepala.

7 Aksi Gila Kopral Subagyo

 
Tentu tidak sembarangan orang punya tenaga dan kekuatan seperti Kopral Subagyo. Semua itu datang lewat latihan rutin dan lelaku makan yang taat aturan, tidak sembarangan. Pria dengan dua anak dan cucu satu itu masih punya obsesi gila lainnya. Salah satunya, dia ingin keliling Monas selama 24 jam nonstop! Berikut aksi ekstrem Kopral Subagyo:

Indonesia ingin jadi fasilitator penyelesaian perselisihan Asia Pasifik

Pengalaman negara-negara dalam menyelesaikan aneka konflik di Asia Pasifik akan dibagi dalam Dialog Internasional Pertahanan Jakarta (JIDD), pada 20-12 Maret 2013 nanti. "Kami berharap Indonesia bisa memfasilitas dialog tentang itu, jika hal itu menjadi keperluan negara-negara," kata Ketua Panitia Pelaksana JIDD, Marsekal Madya TNI (Purnawirawan) Eris Heryanto.

Indonesia ingin jadi fasilitator penyelesaian perselisihan Asia Pasifik
Dialog Internasional Pertahanan Jakarta (JIDD) tahun 2012

JIDD akan dilaksanakan ketiga kali pada tahun ini, direncanakan dibuka Presiden Susilo Yudhoyono, dengan mengundang 47 negara peserta, 34 pembicara, dan lima moderator. Selama dua hari, ada enam sesi terbuka dan tertutup yang digelar pada dialog internasional bertema Pertahanan dan Diplomasi di Kawasan Asia Pasifik.

Walau tidak mewakili sikap resmi pemerintahan masing-masing negara peserta, kata Heryanto, namun para petinggi memastikan diri datang. Di antaranya Perdana Menteri negara Timor Timur, Xanana Gusmao, dan Wakil Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Aston Carter.

Asisten Intelijen (Asintel) Panglima TNI Terima 25 Atase Pertahanan Negara Sahabat

ASISTEN Intelijen (Asintel) Panglima TNI, Mayor Jenderal TNI Tisna Komara W, beserta sejumlah pejabat di lingkungan TNI, mengadakan silaturahmi dengan para Atase Pertahanan negara sahabat.

Asintel Panglima TNI silaturahmi dengan 25 Atase Pertahanan negara sahabat
Asintel Panglima TNI silaturahmi dengan 25 Atase Pertahanan negara sahabat
foto : Puspen TNI / Mabes TNI
 Sebanyak 25 Atase Pertahanan negara sahabat yang bertugas di Indonesia mengadakan silaturahmi di Klub Eksekutif Persada Halim Perdanakusuma Jakarta, Kamis (14/3/2013).

Kamis, 14 Maret 2013

Sritex Produksi Seragam Tentara Anti Peluru NATO & AS

Perusahaan tekstil PT Sri Rejeki Isman (Sritex) milik pengusaha HM Lukminto tak hanya memproduksi merek-merek pakaian terkenal di dunia seperti Zara atau Timberland. Mereka juga banyak menerima pesanan untuk pembuatan seragam militer banyak negara.

Sritex Produksi Seragam Tentara Anti Peluru NATO & AS

"Sritex juga membuat pakaian anti peluru untuk 30 army di selurun dunia, sampai seragam militer anti nyamuk dan anti peluru, bahkan anti radiasi. Seragam sehari-hari dibuat juga," kata Juru Bicara Sritex Ai Syarif kepada detikFinance, Jumat (8/3/2013)

Ia menuturkan produk tekstil Sritex telah diakui memenuhi standar North Atlantic Treaty Organization (NATO) sehingga dipercaya memproduksi seragam militer anggota NATO. Beberapa produk terkait keperluan militer antara lain seragam tempur, jaket, cover all, rompi, tenda, sepatu dan lain-lain.

Irak Berminat Membeli 500 Panser Buatan Pindad

Irak berminat untuk memesan panser Anoa buatan PT Pindad (Persero). Tidak tanggung-tanggung, jumlah yang akan dipesan mencapai 500 unit panser.

Kesepakatan memang belum terjadi, kedua belah pihak masih terus melakukan kajian terkait hal ini. Minatnya Irak membeli panser ini muncul setelah kunjungan Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin ke Baghdad beberapa waktu lalu.


Irak Berminat Membeli 500 Panser Buatan Pindad

"Sampai saat ini belum ada kesepakatan, masih negosiasi. Mereka memang berminat, tapi belum ada kelanjutannya," kata Duta Besar Indonesia untuk Irak Safzen Noerdin ketika ditemui detikFinance di Hotel Al-Mansour, Baghdad, Rabu (13/3/2013) malam waktu setempat.

Densus 88 Harus Berbenah & Tak Perlu Dibubarkan

Komisi Hukum Nasinal (KHN) mendesak, agar Polri melakukan pembenahan terhadap Detasemen Khusus (Densus) 88 antiteror dalam melakukan tugas pemberantasan teroris.

Sekretaris KHN Mardjono Reksodiputro mengatakan, meskipun Densus 88 dianggap melakukan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dalam penangkapan terduga teroris di Poso, Sulawesi Tengah, seperti video yang kini beredar. Namun, Densus tak perlu dibubarkan.


Densus 88 Harus Berbenah & Tak Perlu Dibubarkan

"Isu pembubaran terlalu radikal, bukan begini menanggapi masalah. Tapi, saya berpendapat, Polri, khususnya Densus 88 harus menerima kritik yang disampaikan cukup keras. Sehingga, harus berbenah," tegas Mardjono dalam diskusi dengan tema 'Wacana Pembubaran Densus 88' di Kantor Komisi Hukum Nasional, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (13/3/2013).

Delegasi Philipine Air Force Kunjungi Adisutjipto

DIDAMPANGI Waasops Kasau Marsekal Pertama TNI Abdul Muis, Sebanyak 10 personel dari Philippine Air Force Rabu (13/3) mengadakan kunjungan di Lanud Adisutjipto. Kunjungan delegasi Angkatan Udara dari Philipina ini dipimpin oleh Colonel Nicolas C Parilla, Assistant For Education and Training, Philippine Air Force.

Delegasi Philipine Air Force Kunjungi Adisutjipto

Rombongan diterima oleh Komandan Pangkalan TNI AU Adisutjipto Marsma TNI Agus Munandar, SE, di Ruang  VIP Lanud Adisutjipto. Didampingi Komandan Wing Pendidikan Terbang Kol Pnb Minggit Tribowo, Kadispers Kol Pnb Mohammad  Syafii serta para komandan Satuan dijajaran Lanud Adisutjipto. Disambut dengan jajar kehormatan secara militer.

KOPASKA - US NAVY SEAL Gelar Flash Iron 13-01 JCET

Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI Angkatan Laut, bersama US Navy Seal, menggelar latihan bersama Flash Iron 13-01 Joint Combined Exchange Training (JCET). Latihan pasukan khusus Angkatan Laut dari Indonesia dan Amerika Serikat (AS) tersebut direncanakan berlangsung 21 hari, mulai 13 Maret hingga 2 April 2013, di Markas Komando (Mako) Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar), Pondok Dayung, Jakarta Utara.

KOPASKA - US NAVY SEAL Gelar Flash Iron 13-01 JCET

"Latihan bersama ini merupakan salah satu upaya untuk menjawab tantangan ke depan yang semakin kompleks," ujar Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda (Laksda) TNI Arief Rudianto, S.E., dalam amanatnya pada upacara pembukaan Flash Iron 13-01 JCET di yang dibacakan Komandan Komando Latihan (Dankolat) Koarmabar Kolonel Laut (P) Yudo Margono di Pondok Dayung, Jakarta Utara, Rabu (13/3).

Jupiter Aerobatic Team (JAT) dan Pegasus Akan tampil pada HUT TNI Angkatan Udara

Jupiter Aerobatic Team (JAT) dan Team Dynamic Pegasus akan tampil dalam peringatan HUT TNI Angkatan Udara ke-67, tanggal 9 April mendatang.

"Pada tanggal 9 April itu, (JAT) dari Skadron Pendidikan 102 Lanud Adi Sutjipto dan Pegasus dari Skadron Udara 7 Lanud Suryadarma Kalijati Subang akan unjuk kebolehan," kata  Kadispen TNI AU Marsekal Pertama Azman Yunus.      


Jupiter Aerobatic Team (JAT)  foto : Facebook JAT Indonesia

 

JAT telah beberapa kali tampil di hadapan masyarakat Indonesia di antaranya HUT TNI AU ke-66, HUT TNI, Yogyakarta Air Show, Makassar, Palembang dan Bandung Air Show, serta tampil dalam even Internasional seperti perayaan 100 tahun penerbangan Thailand, di Bangkok tahun 2012 dan Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition 2013 di Malaysia beberapa waktu lalu.

Pangdam XVII/Cenderawasih Anugrahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) peda Putra Daerah Papua

Jayapura Senin (11/03), Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Drs. Christian Zebua MM  bertindak selaku Inspektur upacara pada upacara bendera hari Senin tanggal 11 Maret 2013 sekaligus pelaksanaan upacara Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) atas nama Kopka Paus Kogoya bertempat di Lapangan upacara Markas Kodam XVII/Cenderawasih.



Dalam amanatnya, Pangdam mengatakan  secara umum situasi keamanan di Papua saat ini dalam kondisi yang kondusif. Dikatakan demikian karena sampai saat ini segenap perangkat pemerintahan masih tetap tegak berwibawa, mampu melakukan tugas dan fungsinya serta kegiatan kemasyarakatan secara normal. Hal ini tentu tidak terlepas dari kerja keras dari seluruh prajurit Kodam XVII/Cenderawasih, oleh karenanya, Pangdam memberikan apresiasi dengan tulus kepada seluruh prajurit Ksatria Pelindung Rakyat,  sesungguhnya kita memiliki kemampuan untuk mewujudkan masyarakat Papua yang aman, damai dan memiliki kesadaran serta kepatuhan terhadap  hukum. Mencermati hal tersebut Pangdam menekankan kepada para prajurit Kodam XVII/Cenderawasih, untuk selalu bersikap dan berprilaku  sebagai prajurit Sapta Marga yang paham betul akan Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI, serta menghindari pelanggaran prajurit.

Rabu, 13 Maret 2013

Densus 88 gunakan peluru jenis Hollow Point Bullet

Hasil investigasi Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menunjukkan, kalau mereka menduga adanya penggunaan peluru berjenis hollow point bullet.
Densus 88 gunakan peluru jenis Hollow Point Bullet
 
Menurut mereka amunisi itu secara tegas ditolak lantaran memiliki efek berupa lubang, pada saat di dalam peluru itu pecah dan meluas mengenai target yang lunak, sehingga meningkatkan unsur kematian.

"KontraS menduga jenis amunisi yang digunakan adalah jenis hollow point bullet yang pernah dilarang penggunaannya oleh Palang Merah Internasional pada 2003,"  kata Koordinator KontraS, Haris Azhar dalam konferensi pers mengenai "Perlu Penyelidikan Independen atas Praktik Penyiksaan dan Brutalitas Densus 88 di Poso" di Kantor KontraS, Jalan Borobudur, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (11/3/2013).

Dansatgas Indobatt Resmikan Pengolahan Limbah Sampah untuk Warga Qabrikha

KOMANDAN Satuan Tugas (Dansatgas) Indonesian Batallion (Indobatt) Kontingen Garuda XXIII-G/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) Mayor Inf Lucky Avianto meresmikan tempat pengolahan limbah sampah untuk warga Qabrikha, Lebanon Selatan, Senin (11/3/2013).

Dansatgas Indobatt Resmikan Pengolahan Limbah Sampah untuk Warga Qabrikha
 
Peresmian ditandai dengan pembukaan selubung oleh Dansatgas Indobatt didampingi Mayor (Kepala Desa) Qabrikha Mr. Hassan Ijazi, perwakilan pejabat dari Sektor Timur dan Tokoh Masyarakat Qabrikha.

Tempat pengolahan limbah sampah ini merupakan bantuan dari UNIFIL melalui Indobatt, atas permintaan warga Qabrikha yang disampaikan kepada staf CIMIC (Civilian Military Cordination) Indobatt, untuk selanjutnya diteruskan kepada CIMIC Sektor Timur (Seceast) UNIFIL untuk mendapatkan realisasi. Desa Qabrikha ini adalah merupakan salah satu desa binaan Indobatt.

Wallenberg Family Swedia Tawarkan Kerjasama Industri Militer dengan Indonesia

Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Senin (11/3), menerima kunjungan kehormatan Delegasi Investor Swedia yang dipimpin oleh Group Wallenberg Family didampingi Duta Besar Swedia untuk Indonesia HE Ewa Ulrika Polano di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta. Kedatangannya menemui Menhan kali ini adalah bagian dari rangkaian Delegasi bertemu dengan pejabat-pejabat negara untuk mempelajari lebih lanjut mengenai Indonesia dan khusus menemui Menhan Purnomo Yusgiantoro untuk mengetahui lebih lanjut rencana pengembangan industri Alutsista dalam negeri dan rencana pengadaan Alutsista.

Wallenberg Family Swedia Tawaran Kerjasama Industri Militer dengan Indonesia

Menhan menyambut baik tawaran kerjasama dari Wallenberg Family dan akan mengusahakan pertemuan dengan Mabes TNI dan Mabes Angkatan sebagai pengguna Alutsista, kemungkinan-kemungkinan pengadaan Alutsista dan kerjasama industri pertahanan yang diharapkan oleh pengguna. Namun Menhan juga akan mengupayakan pertemuan dengan Dirjen Strahan mengenai kemungkinan pengembangan kebutuhan Alutsista jangka panjang yang dapat bekerjasama dengan industri pertahanan yang dimiliki oleh Wallenberg Family.

Sultan Sulu akan minta bantuan Indonesia buat rebut Sabah

Sultan Sulu Mudarasulail Alatasam Kiram berencana meminta bantuan pemerintah Indonesia guna merebut kembali wilayah Sabah dan Serawak dari Malaysia.

Sultan Sulu akan minta bantuan Indonesia buat rebut Sabah
Sultan Sulu Mudarasulail Alasatam Kiram. (sabahkini mirror.blogspot.com)
"Kami memang memiliki rencana meminta bantuan Indonesia dalam kasus ini," kata Sultan Mudarasulail saat dihubungi merdeka.com melalui telepon selulernya, Senin (11/3). Namun dia menolak menjelaskan lebih lanjut dengan alasan perkara ini sangat sensitif. "Kami sedang berembuk di Zamboanga (kota di selatan Filipina). Dia meminta dihubungi kembali nanti malam.

Selain meminta bantuan negara ketiga, dia berniat mengadukan masalah ini ke Mahkamah Internasional. Indonesia pernah memiliki pengalaman pahit dalam hal ini. Pengadilan internasional itu pada 2002 memutuskan pulau Sipadan dan Ligitan adalah milik Malaysia.

Selasa, 12 Maret 2013

Danlanud Adi : Konflik TNI Polri di OKU Moment Introspeksi

KOMANDAN Pangkalan TNI AU Adisutjipto Marsekal Pertama TNI Agus Munandar, SE dalam arahannya pada Apel di Lapangan Jupiter Lanud Adisutjipto, menekankan beberapa hal yang menjadi catatan beberapa hari yang lalu diantaranya Konflik yang terjadi di OKU Ogan Komerin Ulu Sumsel harus dapat kita hindari, Rekrutmen anggota TNI harus lebih baik dan perlu inovasi serta kebersihan wajib ditegakkan bagi setiap anggota baik di kantor maupun rumah.

Komandan Pangkalan TNI AU Adisutjipto Marsekal Pertama TNI Agus Munandar


Menyinggung masalah Konflik Horizontal antara TNI dan POLRI dalam pembakaran Mapolresta Ogan Komerin Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Komandan Lanud Adisutjipto mengingatkan kepada anggotanya dalam bertingkah laku dan bersikap, baik itu dalam dinas maupun pergaulan sehari-hari hendaknya untuk selalu mengedepankan sikap mawas diri dan santun.

Panglima TNI Berangkatkan Satgas TNI ke Lebanon

PANGLIMA TNI Laksamana TNI Agus Suhartono memimpin upacara pemberangkatan Satuan Tugas (Satgas) Maritim Task Force (MTF) XXVIII-E/UNIFIL ke Perairan Lebanon dalam suatu upacara militer di Dermaga Markas Kolinlamil, Jakarta Utara, Senin (11/3).

Panglima TNI Berangkatkan Satgas TNI ke Lebanon


Hadir pada upacara pemberangkatan Satgas TNI MTF XXVIII-E/UNIFIL ini antara lain Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Marsetio, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia, Kepala Staf Umum TNI, Marsekal Madya TNI Daryatmo, dan sejumlah pejabat TNI.

Satgas ini berjumlah 100 personel TNI yang dipimpin oleh Komandan Satgas MTF, Letkol Laut (P) Hersan, mengemban misi perdamaian dunia yaitu United Nations Security Council Resolution (UNSCR) Nomor 1701 di Lebanon, selama enam bulan dan pelayaran selama dua bulan pergi pulang. Satgas TNI Kontingen Garuda ini menggunakan KRI Diponegoro-365 menggantikan KRI Sultan Hasanuddin-366 yang telah melaksanakan tugas selama enam bulan.

Senin, 11 Maret 2013

Ketika Sawah Sabah Mewabah

Diawali dengan serangan udara di pagi hari itu Selasa tanggal 5 Maret 2013, 8 jet tempur Angkatan Udara Malaysia yang terdiri dari 3 Hornet dan 5 Hawk membombardir kawasan “hunian” pejuang Sulu yang melakukan infilltrasi sejak  9 Februari 2013 lalu di Kampung Tanduo Lahad Datu Sabah.  Serangan itu kemudian dilanjutkan dengan pengerahan ribuan tentara darat Malaysia berikut persenjataan berat berupa kendaraan lapis baja dan artileri.  Mereka menyisir kawasan yang telah diduduki pasukan Sulu selama hampir sebulan untuk mencari dan menemukan gerilyawan terlatih veteran Moro Filipina Selatan.


Serangan emosional tentara Malaysia itu sebenarnya mewakili jalan pikiran petinggi pemerintahan dan militer di Kuala Lumpur yang merasa kalah malu karena tak mampu mendeteksi kehadiran milisi bersenjata di daratan Sabah sejak 9 Februari 2013 lalu. Langkah militer Malaysia yang overdosis itu justru melengkapi  dua “kekalahan” sebelumnya yaitu ketidakmampuan intelijen Malaysia mendeteksi kehadiran  milisi dalam jumlah ratusan dan pola runding yang berlarut dan buntu sehingga kemudian menjadi berita mendunia.  Mestinya sejak mencium adanya pergerakan milisi bersenjata di negerinya militer Malaysia  sudah harus melakukan serangan dadakan.  Sehingga tak sampai ceritanya menjadi berita dunia berminggu-minggu. Pada akhirnya opini yang berkembang di luar Malaysia memberikan kesan bahwa Sabah memang bukan milik sejati persekutuan tanah melayu.

RI Butuh Pemimpin yang Amanah

Saat ini, Indonesia sangat membutuhkan pemimpin yang amanah dan bertanggung jawab untuk mengantarkan bangsa Indonesia ke arah kemajuan. Pemimpin nasional tidak cukup hanya cerdas dan berpendidikan baik, tetapi harus bermoral baik.

RI Butuh Pemimpin yang Amanah

"Jika pemimpin bangsanya amanah dan memiliki komitmen kuat untuk memajukan bangsa Indonesia, saya yakin Indonesia akan maju," kata mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Endriartono Sutarto, dalam pernyataan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (10/3). Dia membandingkan Indonesia dengan Korea Selatan yang pada 40 tahun lalu kondisinya sama dengan Indonesia.

Puskom Publik Kemhan Sosialisasikan Kepmen Pengelolaan Informasi Pertahanan

Untuk memahami dan mendalami UU no. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan Peraturan Menteri Pertahanan Nomor 14 tahun 2011 tentang Standar Layanan Informasi Pertahanan di Lingkungan Kementerian Pertahanan, Rabu (6/3) Kemhan menyelenggarakan sosialiasi Kepmenhan tentang Pengelolaan Informasi Pertahanan, di Kantor Kemhan, Jakarta.

Puskom Publik Kemhan Sosialisasikan Kepmen Pengelolaan Informasi Pertahanan

Sosialisasi yang dihadiri seluruh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) pelaksana di lingkungan Kemhan ini di buka Sekjen Kemhan diwakili Staf Ahli Menhan Bidang Keamanan Mayjen TNI Hartind Asrin. Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Staf Ahli Menhan Bidang Keamanan, Mayjen TNI Hartind Asrin mengatakan pendalaman Materi UU KIP dapat dijabarkan melalui pengesahan lima Kepmenhan tentang Pengelolaan Informasi Pertahanan.

Ekspedisi NKRI 2013 Wilayah Bone Bolango Gorontalo Dimulai

Gubernur provinsi Gorontalo Drs. Rusli Habibie bertindak sebagai Inspektur Upacara pada pembukaan Ekspedisi NKRI 2013 Koridor Sulawesi khususnya di wilayah Gorontalo yang dipusatkan di Kabupaten Bone Bolango, Kec. Suwawa, Desa Pangi,  minggu (10/03).

Ekspedisi NKRI 2013 Wilayah Bone Bolango Gorontalo Dimulai

Upacara pembukaan  ekspedisi NKRI Koridor Sulawesi yang juga  dibuka secara  serentak di sembilan Korwil yang berada di sulawesi antara lain, Kab. Kepulauan Sangihe, Kab. Minahasa, (Sul-Ut), Kab. Bone Bolango (Gorontalo),  Kab. Sigi, Kab. Luwuk Banggai (sul-teng), Kab. Mamuju (Sul-bar) Kab. Tana toraja, Kabupaten Kolaka (Sul-tra) dan kab. Gowa (Sul-sel).

Gubernur Gorontalo Drs. Rusli Habibie dalam sambutannya menyampaikan, pada tahun 2013 pemerintah provinsi Gorontalo telah mencanangkan pembangunan skala besar dan beberapa proyek pembangunan  di wilayahnya yang mencakup seluruh kabupaten di Provinsi Gorontalo antara lain Gorontalo outer ring road, bandara Jalaludin dan bendungan irigasi.

Wiranto: Cegah Konflik, Beri Perhatian Personel TNI/Polri di Lapangan

MANTAN Panglima ABRI, Jenderal (Purn) TNI Wiranto, mengimbau pimpinan Polri dan TNI untuk lebih memberi perhatian pada personelnya di lapangan. Pasalnya, konflik antar dua kesatuan ini telah menggangu stabilitas nasional.

Wiranto: Cegah Konflik, Beri Perhatian Personel TNI/Polri di Lapangan
foto : lintasjakarta.com

Bentuk perhatian yang diberikan, menurut Wiranto, bukan hanya soal kesejahteraan, namun juga pada kehidupan nyata personel di tingkat bawah.

“Kesejahteraan bukan hanya persoanlan uang saja, tapi juga masalah kepangkatan, pendidikan, dan keluarganya,” kata Wiranto, Minggu (10/3) di kantor DPP Hanura.

Berita Strategi Militer Terbaru


Lazada Indonesia

Berita Populer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
free counters