Cari Artikel di Blog Ini

Sabtu, 01 Agustus 2015

Meski Ada Penembakan di Tol, Kapolri Tak Larang Senjata "Airgun"

Kepala Polri Jenderal (Pol) Badrodin Haiti mengatakan belum akan menertibkan klub pengguna senjata airgun, setelah terjadinya penembakan yang dilakukan R (39) dengan senjata tersebut beberapa hari lalu. Menurut Badrodin, penggunaan senjata airgun dalam klub diperbolehkan selama tidak disalahgunakan.

"Ya klubnya boleh saja, kan itu buat olahraga. Tapi kalau disalahgunakan ya tetap ditindak," kata Badrodin, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (31/7/2015).


Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti memberikan keterangan saat konferensi pers seusai pertemuan dengan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Panglima TNI, dan sejumlah tokoh agama di Jakarta, Kamis (23/7/2015).
Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti memberikan keterangan saat konferensi pers seusai pertemuan dengan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Panglima TNI, dan sejumlah tokoh agama di Jakarta, Kamis (23/7/2015).

Badrodin tidak menampik jika senjata tersebut tergolong senjata berbahaya. Meski demikian, ia berpandangan penggunaan senjata di klub menembak resmi memang diperbolehkan. "Sudah ada penertibannya, yang penting enggak disalahgunakan," ujarnya.

Secara terpisah, Kepala Polres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Umar Faroq mengatakan, senjata airgun lebih berbahaya dibandingkan airsoft gun, lantaran peluru yang digunakan bukan lagi berbahan plastik, melainkan berbahan tembaga kuningan yang lebih keras. Selain itu, dorongan peluru yang dilepas juga memiliki tekanan lebih kuat.

Kekuatan Marinir Indonesia Masuk Tiga Besar di Dunia

Meski tak dilengkapi alat utama sistem persenjataan (alutsista) secanggih milik negara-negara maju, Indonesia patut berbangga hati terhadap Korps Marinir TNI Angkatan Laut (AL).

Pasalnya, Indonesia disebut-sebut memiliki kekuatan Korps Marinir terbesar ketiga di dunia setelah Amerika Serikat (AS) dan Inggris.


Kekuatan Marinir Indonesia Masuk Tiga Besar di Dunia

"Kekuatan Marinir Indonesia adalah yang terbesar ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan Inggris," kata Komandan Korps Marinir Mayjen TNI Buyung Lalana saat menyambangi Kantor Redaksi MNC Media, di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis 30 Juli 2015.

Buyung memaparkan, di dalam sebuah pertemuan tahunan persatuan Marinir tingkat dunia yang digelar di Hawai, Amerika Serikat beberapa waktu lalu, korps baret ungu ini mendapatkan sambutan hangat dari sejumlah negara adikuasa.

Jumat, 31 Juli 2015

Prototype Pesawat R-80 Dibangun Tahun 2016

Prototipe atau purwarupa pesawat terbang rancangan Presiden ketiga RI BJ Habibie bertajuk Regio Prop 80 (R80) ditargetkan mulai dibuat pertengahan 2016, kata Komisaris PT Regio Aviasi Industri (RAI) Ilham Habibie.

Prototype Pesawat R-80 Dibangun Tahun 2016
Maket Pesawat Regio Prop 80 (R80)

“Semoga pertengahan tahun depan sudah tuntas semua (desainnya) sehingga pertengahan tahun depan kami sudah mulai membuat prototipe (purwarupa). Masih lama dari segi desain,” ujar Ilham di Jakarta, Rabu (29/7/2015).

Ia menuturkan, saat ini pihaknya masih dalam tahap pembuatan desain awal R80, yakni dalam proses pemilihan komponen utama seperti mesin dan sistem pengendalian pesawat.

Pesawat R80 sebelumnya ditargetkan mulai terbang pada 2019, tetapi karena masalah teknis, Ilham memperkirakan pesawat tersebut baru siap diterbangkan pada 2021.

Konflik Dunia akan Bergeser ke Indonesia

Menyambut prasetya perwira (Praspa) TNI dan pelantikan perwira Polri tahun 2015, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo bersama Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Selasa (28/7) sore, memberikan pembekalan kepada 793 calon perwira remaja (Capaja) TNI dan Polri, terdiri 215 taruna Akmil, 100 kadet AAL, 89 karbol AAU, dan 389 taruna/taruni Polri di Ruang Auditorium Akpol, Semarang.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo bersama Kapolri Jenderal Badrodin Haiti

Gatot dalam pembekalannya mengingatkan kepada capaja TNI dan Polri bahwa, tantangan yang akan dihadapi bangsa Indonesia ke depan tidak lah ringan. Hal itu karena dilatarbelakangi perkembangan lingkungan strategis serta beberapa permasalahan global, mulai dari pesatnya peningkatan populasi penduduk dunia, menipisnya energi, kelangkaan pangan dan air, juga pergeseran latar belakang dan lokasi konflik dunia pada masa akan datang.

Gatot menyatakan, jika saat ini berbagai konflik di dunia lebih dari 70 persen berlatar belakang perebutan energi fosil maka dipastikan ke depan konflik akan berlatar belakang perebutan energi hayati, pangan dan air.

Menpolhukam : Inginkan Alutsista Indonesia Sekuat Jaman Soekarno

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno mengingatkan tentang bagaimana kuatnya alat utama sistem persenjataan (Alutsista) TNI, khususnya TNI Angkatan Udara, pada masa Presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno.

KRI IRIAN *Sverdlov class (Project 68-bis)* TNI-AL saat operasi trikora.
KRI IRIAN / Sverdlov class (Project 68-bis) TNI-AL saat operasi trikora.
“Kita boleh sedikit bernostalgia saat Soekarno melengkapi armada Angkatan Laut, Udara, dan Darat menjadi yang terhebat. Ke depannya kita harus mencapai prestasi itu,” ujar Tedjo.

Tedjo mengatakan hal tersebut saat memberikan sambutan dalam peluncuran buku “Tanah Air dan Udaraku Indonesia” yang ditulis oleh Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim di Jakarta, (29/7).

Pabrik Kapal Catamaran Australia Berinvestasi di Indonesia

Produsen kapal Catamaran Australia, Incat, akan berinvestasi di Indonesia untuk mengembangkan produksi galangan kapal dengan nilai investasi hingga US$50 juta.

Pabrik Kapal Catamaran Incat Investasi di Indonesia
Incat – is a world leader in the research, development and construction of high speed vessel solutions for governments, private operators and militaries

Presiden Direktur PT Indocat Jayamahe Kris H. Sulisto selaku perwakilan Incat di Indonesia mengatakan pihaknya tidak akan membuka galangan kapal baru, melainkan mengembangkan galangan kapal yang sudah ada dalam hal pelatihan sumber daya manusia serta teknologi dalam memproduksi kapal yang berbasis aluminium.

“Galangan kapal sudah banyak, ada 250 lebih. Kalau dibikin lagi nanti tidak terpakai. Kami fokus di training dan teknologi untuk membangun kapal, karena secara teori kebutuhannya banyak,” ujarnya, Kamis, 30 Juli 2015.

Kamis, 30 Juli 2015

Panglima TNI Setuju Latih Survival Brimob

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyetujui permintaan Kepolisian agar TNI melatih personel Brimob Polri, khusus untuk kemampuan bertahan hidup dan penjejakan. Namun, ia menegaskan, TNI tak akan memberikan pelatihan kemampuan raider.

Panglima TNI Setuju Latih Survival Brimob

“Disetujui latihan survival dan penjejakan, bukan kemampuan Raider,” kata Jenderal Gatot, usai memberi pengarahan kepada taruna TNI-Polri yang akan dilantik menjadi perwira, di Akademi Kepolisian Semarang, Jawa Tengah, Selasa (28/7/2015).

Menurut dia, latihan bisa diberikan di mana saja, mengingat seluruh Kodam memiliki fasilitas tersebut. Untuk pelaksanaannya tergantung keputusan karena TNI siap setiap saat.

Rusia tengah memproduksi 60 pesawat tempur Su-35 untuk Indonesia

Ilya Kramnik, seorang wartawan dari kantor berita Kramnik melaporkan bahwa saat ini, Rusia tengah memproduksi 60 pesawat tempur Su-35 untuk Indonesia, Vietnam dan Venezuela. Hal ini menegaskan bahwa Indonesia termasuk sebagai salah satu pengguna pesawat tempur canggih Su-35, pesawat ini merupakan penerus dari keluarga Su-30 yang kini digunakan oleh TNI AU.

Rusia tengah memproduksi 60 pesawat tempur Su-35 untuk Indonesia

Sukhoi Su-35 merupakan pesawat tempur generasi 4++, didesain dari basis Su-30. Komsomolsk-on-Amur menciptakan pesawat ini untuk melakoni beragam misi, atau biasa disebut dengan multirole fighter. Kehadiran Su-35 menjadi jembatan menunggu kehadiran pesawat tempur generasi ke 5 Sukhoi PAK-FA T-50.

Keputusan untuk mengakusisi Su-35 terhitung tepat, lantaran pesawat ini dilengkapi dengan TVC (thrust vectoring control) membuat Su-35 mampu terbang di landasan yang sangat pendek. Selain itu aura deterens pesawat satu ini terhitung kuat, karena beragam teknologi yang rahasia tertanam di tubuh Su-35.

Selasa, 28 Juli 2015

Pangkalan Selam TNI AL Ditargetkan Rampung 2017

Dalam kunjungan kerjanya ke Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (23/7) silam, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Tedjo Edhy Purdijatno, sempat mengutarakan bakal mempercepat realisasi pembangunan pangkalam kapal selam di Pangkalan TNI AL (Lanal) Watusampu, Palu.

Pangkalan Selam TNI AL Ditargetkan Rampung 2017

Pihak TNI AL pun menargetkan, pangkalan kapal selam itu sudah selesai pada awal 2017 mendatang.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal), Laksamana Pertama TNI M Zainudin, mengungkapkan, saat ini pihaknya memang terus melakukan upaya pengembangan pembangunan pangkalan kapal selam di Palu, Sulawesi Tengah. Pengembangan ini pun diharapkan selesai pada saat kedatangan dua kapal selam baru yang dipesan dari Korea Selatan.

Cameron: Inggris dan RI Anggap ISIS Musuh Bersama

Perdana Menteri Inggris, David Cameron pada Senin sore kemarin tiba di Jakarta dalam rangkaian tur ke beberapa negara di Asia Tenggara. Indonesia dipilih Cameron sebagai tempat perhentian pertama. 


Dikutip dari laman Yahoo News, Selasa, 28 Juli 2015, dalam kunjungannya ini, Cameron turut memboyong 30 pengusaha Inggris dan Menteri Perdagangan, Francis Maude. Begitu tiba di Jakarta, Cameron langsung menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara.

Dalam keterangan persnya, Cameron mengatakan, Indonesia dan Inggris sepakat untuk terus meningkatkan upaya untuk menghadapi ancaman yang disebarluaskan oleh kelompok Islamic State of Iraq and al Sham (ISIS). Kedua negara, Cameron turut menambahkan, menganggap kelompok militan itu sebagai musuh bersama.

Misteri Hilangnya Halim Perdana Kusuma di Hutan Malaysia

Royal Canadian Air Force dan Royal Air Force pernah mencatat nama seorang pemuda Indonesia sebagai anggotanya.  Dengan pangkat Wing Commander, pemuda tersebut telah melakukan tugas-tugas  navigasi dan tempur selama Perang Dunia II di Eropa dan Asia.  Tidak kurang dari 44 kali ia melakukan tugas penerbangan (flight mission) dengan menggunakan  pesawat Lancaster atau Liberator. 


Di Eropa sasarannya adalah  daerah Prancis dan Jerman, sedangkan pangkalan operasinya  terletak di Inggris. Di Asia sasarannya adalah daerah Asia Tenggara termasuk Indonesia, sedangkan pangkalan operasinya terletak di Colombo (Srilangka). Pemuda itu bernama Halim Perdanakusuma.

Ia  dilahirkan pada tanggal 18 November 1922 di Sampang Madura.  Ayahnya, Haji Abdul Gani Wongsotaruno adalah Patih Sumenep. Ketika revolusi kemerdekaan, Halim ikut membangun Angkatan Udara Republik Indonesia. Dalam usaha mencari bantuan ke luar negeri  Halim bersama Opsir Udara I Iswahjudi pergi ke Bangkok pada bulan Desember 1947.
 

RI-Inggris Bangun Kerjasama Maritim

Menko Maritim Indroyono Soesilo, dan Minister of State for Trade and Investment, Department of Business, Innovation, and Skills, and the Foreign and Commonwealth Office, Lord Maude of Horsham, menandatangani MOU (Memorandum of Understanding) tentang Kerjasama di Bidang Maritim. Presiden RI Joko  Widodo dan Perdana Menteri Inggris, David Cameron menyaksikan penandatangan MOU antar kedua negara tersebut pada Senin, tanggal 27 Juli 2015 di Istana Negara. 




Bakamla Temukan KM Sinar Purnama Tanpa ABK di Perairan Tarakan

Bakamla RI pada 15 Juli 2015 pukul 09.00 WITA menemukan kapal KM. Sinar Purnama di Perairan Tarakan. KAL Simaya yang merupakan unsur Operasi Nusantara VII Bakamla RI, menemukan kapal ini pada posisi titik koordinat 03° 19’ 30” U – 117° 32’ 50” T dalam kondisi tanpa ABK dan bermuatan semen.

Bakamla Temukan KM Sinar Purnama Tanpa ABK di Perairan Tarakan

Berawal pada pukul 04.30 WITA Unit Intel Lanal Tarakan menerima informasi bahwa ada kapal yang dicurigai tanpa ABK dan dalam kondisi lampu tidak menyala. Dari informasi tersebut, Komandan KAL Simaya, Letda Laut (P) Ayub Prakoso bersama dengan Komandan Unit Intel Lanal Tarakan, Lettu Laut (P) Ali Siwasiwan, menuju posisi kapal untuk memeriksa kapal yang dicurigai tersebut.

Minggu, 26 Juli 2015

RI Gandeng Selandia Baru Dalam Kerjasama Bidang Maritim Khusus

Dalam membahas kerjasama kemaritiman guna membangun pembangunan maritim yang memadai, Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo menggelar pertemuan dengan Duta Besar Selandia baru, Trevor Matheson, di gedung BPPT, Jakarta, (24/7/15) lalu.

Pembangkit Listrik Energi Panas Bumi, salah satu bentuk kerjasama antara RI- Selandia Baru

Pertemuan itu membahas antara lain kerjasama soal energi panas bumi, pariwisata bahari dan iptek kelautan. Pasalnya, kedua negara memiliki kesamaan dalam bentuk dan letak geogarfisnya yang strategis, yakni sama-sama berada di jalur gunung api, “Ring of Fire”.

Dengan kondisi itu, maka keduanya memiliki potensi energi panas bumi yang besar. Oleh karena itu, kedua pejabat Negara sepakat untuk meningkatkan kerjasama di bidang energi panas bumi, utamanya di bidang rancang-bangun pembangkit listrik energi panas bumi, kajian tekno-ekonomi energi panas bumi serta kajian dampak sosial-budaya energi panas bumi.

KRI Clurit-641Berhasil Tangkap 2 Kapal Illegal Fishing di Natuna

Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) melalui jajaran kapal perangnya, KRI Clurit-641 yang dikomandani Mayor Laut (P) Agung Nugaraha berhasil menangkap pelaku illegal fishing di perairan Natuna, Jumat (24/715).

Kapal Vietnam KM Kurnia 9 No Lb BV 9796 TS yang ditangkap oleh KRI Clurit
Kapal Vietnam KM Kurnia 9 No Lb BV 9796 TS yang ditangkap oleh KRI Clurit

Operasi yang digelar di perbatasan NKRI itu telah menangkap 2 buah kapal illegal fishing milik Vietnam yang kedapatan tengah menangkap ikan tanpa ijin di perairan Laut Ranai, Natuna. Kedua kapal ikan asing itu masing-masing bernama KM Kurnia 9 No Lb BV 9796 TS dan KM Kurnia 10 Lb BV 99868 TS. Proses penangkapan itu terjadi saat KRI Clurit tengah melaksanakan Operasi Pengamanan ALKI pada posisi 04 39 LU-108 33 BT atau sekitar 45 Nm sebelah timur Laut Ranai.

Tingkatkan Kinerja, Korps Marinir TNI AL Lakukan Restrukturisasi Organisasi di Sidoarjo dan Batam

Dalam upaya meningkatkan kinerjanya, Korps Marinir TNI AL melakukan restrukturisasi organisasi dengan melaksanakan pelantikan dua perwira menengahnya untuk jabatan Wadan Pasmar-1 di Sidoarjo dan Komandan Batalyin Infantri III di Batam. Di Sidoarjo, prosesi itu berlangsung saat Komandan Pasmar-1 Brigadir Jenderal TNI (Mar) Kasirun Situmorang menyerahkan jabatan Wadan Pasmar-1 kepada Kolonel Marinir Bambang Sutrisno pada upacara serah terima jabatan Wadan Pasmar-1 di Loby Mako Pasmar-1 Kesatrian Moekijat Gedangan Sidoarjo, Kamis (23/07/2015). Kolonel Marinir Bambang Sutrisno M. Tr (Han) sebelumnya menjabat sebagai Danmentar AAL.

Tingkatkan Kinerja, Korps Marinir TNI AL Lakukan Restrukturisasi Organisasi di Sidoarjo dan Batam
Foto Bersama: Komandan Brigade Infanteri-3 Marinir Kolonel Marinir I Wayan Ariwijaya melantik Mayor Marinir Nioko Budi Legowo Harumbintoro beserta Wagub Kepri

Penyerahan jabatan Wadan Pasmar-1 dihadiri para Asisten Danpasmar-1, seluruh Dankolak, Komandan-Komandan Batalyon dan pejabat teras di jajaran Pasmar-1.

Dalam amanatnya, Komandan Pasmar-1 menyampaikan bahwa penyerahan jabatan dapat dijadikan indikator bergulirnya proses pembinaan personel dalam rangka memelihara dan meningkatkan aktualisasi peran organisasi di lingkungan TNI, termasuk juga di lingkungan Korps Marinir.

UAV Militer Suriah Buatan Rusia, Gunakan Komponen Indonesia

Front Al nusrah yang merupakan cabang al Qaeda di Suriah, mengklaim telah menembak jatuh sebuah kendaraan udara tak berawak (UAV) yang dioperasikan oleh rezim Suriah, 21 Juli 2015. Empat gambar ini dirilis oleh Twitter “Koresponden”Al nusrah di Latakia, sebuah provinsi pesisir yang telah lama menjadi benteng bagi rezim Hafiz Al Assad.




UAV tersebut merupakan UAV intelligence ELERON-3SV buatan Rusia yang beroperasi untuk jarak dekat untuk mengamati sekelilingnya.

Dua Jenderal TNI Berpotensi Menjadi Menkopolhukam

Dua nama jenderal muncul seiring santernya penggantian posisi menteri koordinator bidang politik, hukum, dan keamanan yang saat ini dijabat Laksamana (Purn.) Tedjo Edhy Purdijatno. Mereka adalah mantan Panglima TNI Jenderal (Purn.) Moeldoko dan mantan Wakil Menteri Pertahanan Letnan Jenderal (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin.


Sejumlah pengamat menilai sosok militer paling ideal untuk menduduki posisi menkopolhukam. “Karena secara kultural sipil akan kewalahan. TNI salah satu organisasi modern, rasional dan cepat. Cocok untuk ditempatkan sebagai menkopolhukam,” kata Pemerhati masalah pertahanan Al-Chaidir, Jumat (24/7/2015).

Sosok militer yang dicari pun, kata Chaidir, juga harus memiliki bekal kedekatan dengan rakyat. “Karena kekuatan rakyat yang besar jelas memengaruhi politik, hukum, dan keamanan. Sipil adalah kekuatan kedua setelah tentara. Mereka tidak bersenjata, tapi bayangkan berapa tenaga kerja yang besar dan sangat berpengaruh untuk sektor keamanan,” jelas dia.

Berita Strategi Militer Terbaru


Lazada Indonesia

Berita Populer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
free counters