Cari Artikel di Blog Ini

Sabtu, 10 Oktober 2015

PBB Beri Predikat "perfection" Untuk KRI Bung Tomo-357

Kapal Republik Indonesia Bung Tomo-357 sebagai salah satu unit Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-H/UNIFIL (United Nations Interim Forces in Lebanon) Tahun 2015 meraih predikat "Perfection" atau sempurna dari Perserikatan Bangsa Bangsa.

PBB Beri Predikat perfection Untuk KRI Bung Tomo-357
KRI Bung Tomo-357

Penerangan Satgas Maritim TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXVIII-H/UNIFIL 2015 dalam keterangan pers dari Lebanon yang diterima Antara di Surabaya, Sabtu, melaporkan, predikat itu diberikan tim inspeksi dari PBB yang melaksanakan Contingent Owned Equipment (COE) Inspection atau inspeksi terhadap peralatan/kelengkapan yang dimiliki Kapal Republik Indonesia (KRI) Bung Tomo-357.

Tim inspeksi dari PBB telah melaksanakan COE Inspection kepada Satgas Maritim TNI Konga XXVIII-H/UNIFIL 2015 pada Rabu (7/10) dengan melakukan serangkaian pengetesan dan pengecekan peralatan/perlengkapan serta material lainnya.

Terima Bantuan Asing, DPR Nilai Pemerintah Gagal Tanggulangi Asap

Dewan Perwakilan Rakyat menilai pemerintah Indonesia yang pada akhirnya menerima bantuan dari Singapura dan Malaysia untuk mengatasi kabut asap menunjukkan kelemahan Indonesia dalam mengurus persoalan tersebut. 

Terima Bantuan Asing, DPR Nilai Pemerintah Gagal Tanggulangi Asap
Pesawat Bombardir CL415 Water Boombing milik Tentara Udara Diraja Malaysia saat tiba di Bandara Sultan Mahmud Baddarudin II, Palembang, Sumsel, Jumat petang (9/10). (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

Ketua Komisi VIII DPR Saleh Partaonan Daulay menyoroti implikasi diplomatiknya dari bantuan asing itu. “Penerimaan bantuan itu justru memperlihatkan bahwa pemerintah tidak bisa memadamkan kebakaran lahan dan hutan sendirian,” ujar Saleh kepada CNN Indonesia, Sabtu (10/10).

Saleh, yang komisinya antara lain bermitra kerja dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan baru tahun ini pemerintah mau menerima bantuan asing. “Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, BNPB belum pernah menerima bantuan dari negara lain untuk masalah asap ini,” katanya.

Jumat, 09 Oktober 2015

Visi Maritim Gus Dur Kuat, karena Ada Letkol Laut Djuanda

Menurunnya visi kemaritiman bangsa Indonesia setelah era Presiden Sukarno disebabkan karena masih melekatnya visi kontinental yang terpatri berabad-abad peninggalan kolonialisme Belanda. Namun visi maritim bangsa Indonesia kembali menguat pasca reformasi, pada pemerintahan Presiden RI keempat Abdurachman Wahid (Gus Dur) yang dibuktikan dengan dibentuknya Departemen Eksplorasi Kelautan dan Dewan Maritim.

Visi Maritim Gus Dur Kuat, karena Ada Letkol Laut Djuanda

Dalam sebuah acara kuliah umum di kampus President University oleh Perwira Menengah TNI AL Letkol Laut (P) Salim disinggung kembali visi maritim Gus Dur yang kuat karena dibelakangnya terdapat Letkol Laut (Purn) Djuanda Wijaya.

Bagi mahasiswa sekarang nama itu sangat asing di telinganya namun bagi mahasiswa era 1998 menjelang reformasi mungkin sudah tak asing lagi nama yang melegenda dalam nuansa pergerakan mahasiswa saat itu. Ya, Pamen TNI AL yang saat itu berpangkat Mayor Laut itu disebut-sebut sebagai otak dari Reformasi 98 saat menjatuhkan Presiden Soeharto dari singgasananya.

Tangani Kebakaran Indonesia Segera Beli Pesawat Pemadam Kebakaran

Sejak 1997, kebakaran hutan dan lahan menggelayuti udara Indonesia. Mengatasi itu, pemerintah berencana membeli pesawat terbang amfibi pemadam kebakaran dengan kapasitas besar.

"Minimal tiga pesawat yang memiliki kapasitas besar, minimal dapat menjatuhkan air minimal 12 ton," kata Presiden Joko Widodo saat meninjau lokasi bekas kebakaran lahan, di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau, Jumat.


Boeing Evergreen 747 Supertanker
Boeing Evergreen 747 Supertanker

Anggaran membeli pesawat terbang khusus yang bisa difungsikan untuk keperluan lain-lain itu akan dibahas bersama DPR.

Sebetulnya, jajaran produk pesawat terbang amfibi ataupun konvensional untuk memadamkan kebakaran ini cukup banyak, di antaranya Canadair CL-215 (kapasitas 4.900 liter/amfibi) dan Bombardier CL-415 (6.410 liter/amfibi) buatan Kanada, dan Beriev Be-200 (12.010 liter/amfibi) buatan Beriev, Rusia, BAe 146 (11.000 liter) dari British Aerospace, Inggris.

TNI Berhasil Padamkan 3.163 Titik Api di Empat Provinsi

Tentara Nasional Indonesia (TNI) dikerahkan untuk membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan. Hingga kini TNI telah berhasil memadamkan 3.163 titik api dari 3.289 titik api di Sumatera Selatan, Riau, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

TNI mengerahkan 5.018 personel untuk memadamkan kebakaran hutan di Sumatera Selatan, Riau, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Ist/Puspen TNI.

Foto Patroli Penjaga Perbatasan Indonesia - Timor Leste

Foto Patroli Penjaga Perbatasan Indonesia - Timor Leste

Anggota Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-Timor Leste melakukan patroli di daerah perbatasan Pos Nunura di Desa Tohe, Belu, Nusa Tenggara Timur, 7 Oktober 2015. Patroli rutin dilakukan untuk memeriksa tapal batas negara dan menjaga kondisi yang kondusif


Kapolri Duga Keterlibatan Intelijen dalam Penculikan WNI di Arab Saudi

Kepala Polri Jenderal (Pol) Badrodin Haiti menduga pria warga negara Indonesia yang menghilang di Arab Saudi sejak 18 September 2015 diculik intelijen negara tersebut.

"Dugaan kami, mungkin dia diambil intelijen atau kepolisian setempat. Itu karena dia telah melakukan tindak pidana sebelumnya," ujar Badrodin saat dihubungi, Kamis (8/10/2015) malam.


Kapolri Duga Keterlibatan Intelijen dalam Penculikan WNI di Arab Saudi

Salah satu dasar dugaan itu, lanjut Badrodin, yakni tidak ada pihak yang meminta tebusan apa pun kepada keluarga atau Pemerintah RI. Namun, Badrodin enggan menyebut dasar dugaan lainnya.

Meski demikian, dia memastikan bahwa informasi itu baru sebatas dugaan. Saat ini, tim dari KBRI di Arab Saudi tengah berkoordinasi dengan otoritas setempat demi mencari titik terang keberadaan WNI tersebut.

Berantas Narkoba BNN Bentuk Pasukan Khusus Berkemampuan Siluman

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso menyatakan sedang membentuk pasukan khusus untuk memberantas narkoba di tempat hiburan malam di kota-kota besar di Indonesia.

"Pasukan ini tidak mudah dipengaruhi apa-apa, pasukan ini bisa dihentikan kalau ditembak," kata Budi Waseso di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (7/10).


Berantas Narkoba BNN Bentuk Pasukan Khusus Berkemampuan Siluman

"Cara kerjanya mirip siluman atau operasinya silent (diam-diam). Nanti kalian akan lihat sendiri pasukan ini," kata dia.

Sepintas pasukan siluman ini mengingatkan orang pada pasukan elite Batalho de Operaes Policiais Especiais alias BOPE.

Pasukan elite di Kepolisian Rio de Janiero ini tugasnya memberantas gembong narkoba. BOPE berpakaian mereka serba hitam dengan brevet tengkorak ditusuk pisau. Mereka jagoan bertempur dalam jarak dekat dengan senjata M4 carbine atau MP5.

Kamis, 08 Oktober 2015

Tak Bergeming TNI AU Tetap Pilih Sukhoi SU-35 dibanding F-16 Viper

TNI Angkatan Udara belum tertarik membeli pesawat tempur terbaru dari pabrikan Lockhead Martin, F-16 Viper. Angkatan Udara saat ini masih menanti Kementerian Pertahanan menyelesaikan perjanjian jual-beli pesawat tempur buatan Rusia, Sukhoi-35.

“Belum ada ketertarikan. Kami tetap pada Sukhoi-35. Selama ini juga belum ada tawaran ke kami karena itu domainnya Kemhan,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama Dwi Badarmanto kepada CNN Indonesia, Kamis (8/10).


happy fighter sukhoi su-35
Happy Fighter Sukhoi SU-35

Pernyataan Dwi tersebut merupakan respon Angkatan Udara atas simulasi F-16 Viper yang diadakan Lockhead Martin secara terbuka di Jakarta, kemarin.

Randy Howard, Director Business Development F-16 pabrikan asal Amerika Serikat itu berkata, simulasi F-16 Viper merupakan momen yang tepat bagi perusahaannya untuk menunjukan perkembangan teknologi terhebat F-16. Indonesia menurutnya berkesempatan menjadi negara pertama yang mengoperasikan produk mereka itu.

Korem kepulauan diwacanakan di NTT

Komandan Korem 161/Wirasakti, Brigadir Jenderal TNI Heri Wiranto, mengatakan penamaan status satuannya menjadi "Korem Kepulauan", akan jauh lebih menguntungkan, karena pendekatannya tidak lagi berdasarkan pada wilayah teritorial darat.

"Kami pada prinsipnya setuju-setuju saja, karena pendekatannya mengacu pada teritorial kepulauan," katanya, di Kupang, Kamis.


Korem kepulauan diwacanakan di NTT

Pada sisi lain, terdapat pula Pangkalan Utama TNI AL IV/Kupang, yang juga dipimpin seorang perwira tinggi bintang satu, yang diresmikan pada 2004.

Penetapan seorang laksamana pertama atau brigadir jenderal marinir untuk memimpin Pangkalan Utama TNI AL IV/Kupang itu lebih dulu terjadi ketimbang penetapan seorang brigadir jenderal TNI AD untuk memimpin Korem 161/Wira Sakti itu.

Rantai Tank Kelas Dunia dari Depok

Sederetan tank angkut amfibi Marinir TNI Angkatan Laut terjun dari dermaga ke Selat Sunda di Cilegon, Banten, Senin (5/10/2015). Tank-tank tersebut melaju dengan kecepatan tinggi, lalu menghunjamkan diri ke laut dari ketinggian 5 meter lebih. Rantai tank tetap utuh.

Rantai Tank Kelas Dunia dari Depok

Sebelumnya, defile tank tempur utama M2A-4 Marder, kendaraan tempur pengangkut pasukan M-113 dan IFV Marder, serta Anoa, lalu tank Marini BMP-3 juga melintas melaju di depan panggung kehormatan tempat Presiden Joko Widodo dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo berdiri. Semua tank tersebut menggunakan rantai dan sebagian roda, ban dan penggerak, serta suspensinya dibuat di sebuah bengkel kerja di Cilodong, Depok, Jawa Barat.

Edi Suyanto, pendiri Indo Pulley, adalah sosok di balik produksi rantai tank buatan dalam negeri tersebut. Kemudian, lima tahun lalu dia mulai memproduksi rantai tank AMX-13 buatan Prancis yang jumlahnya 600 unit lebih digunakan TNI.

"Waktu itu saya diminta KSAD Jenderal (TNI) Pramono Edhie untuk membuat rantai tank AMX. Setelah uji litbang TNI AD, dinyatakan lulus. Saya selanjutnya juga berinovasi membuat ban tahan peluru kaliber 7,62 milimeter. Ban itu bisa dikendarai hingga 120 kilometer setelah kempis. Lebih jauh dibandingkan standar NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara) yang hanya bisa sejauh 20 kilometer setelah tertembak," kata Edi di Depok, Selasa (6/10).

TNI-AU Bisa Saja Miliki Jet Tempur F-16 Versi Terbaru dan Tercanggih

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI-AU) berkesempatan mengoperasikan pesawat tempur jet F-16 generasi terbaru, F-16 Viper (F-16V).

Hal tersebut dimungkinkan setelah pabrikan F-16, Lockheed Martin asal Amerika Serikat (AS) berkunjung ke Indonesia dan mengajukan proposal penawarannya kepada pemerintah RI. Lockheed Martin pun memboyong cockpit demonstrator F-16V untuk dicoba oleh awak media.


TNI-AU Bisa Saja Miliki Jet Tempur F-16 Versi Terbaru dan Tercanggih

Randy Howard, selaku Business Development F-16 Lockheed Martin mengatakan di hadapan media, termasuk KompasTekno, bahwa F-16V yang ditawarkan kepada Indonesia ini telah memiliki upgrade avionik dan sistem radar paling canggih yang dimiliki generasi F-16.

"Karena itu, Indonesia bisa menjadi operator pertama generasi F-16 tercanggih yang kami miliki," ujar Randy saat ditemui di Jakarta, Rabu (7/10/2015).

Rabu, 07 Oktober 2015

KRI Bung Tomo-357 Memulai Misi di Satgas Maritim TNI Konga/Unifil

KRI Bung Tomo-357 yang dikomandani Kolonel Laut (P) Yayan Sofiyan tiba di dermaga 6 Port of Beirut, Lebanon pada hari Minggu (27/09/15) lalu dalam misi Pasukan Perdamaian Unifil (United Nations Interim Forces in Lebanon).

KRI Bung Tomo-357 Memulai Misi di Satgas Maritim TNI Konga-Unifil

Bunyi letupan senjata laras panjang dan pendek terdengar dari arah darat saat memasuki dermaga. Kepada Jurnal Maritim, Kolonel Laut (P) Yayan Sofiyan selaku Dansatgas Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-H/ UNIFIL (United Nations Interim Forces in Lebanon) TA. 2015 menyampaikan hal tersebut seolah-olah bukan sesuatu yang aneh terjadi di Kota Beirut Lebanon mengingat kondisi konflik yang berkepanjangan di sana.

“Rangkaian kegiatan serah terima Satuan Tugas Maritim TNI Kontingen Garuda dari KRI Sultan Iskandar Muda-367 ke KRI Bung Tomo-357 ini dilaksanakan selama dua hari untuk lebih memahami situasi yang berkembang maupun implementasi tugas sebagai Pasukan Perdamaian dibawah kendali Perserikatan Bangsa Bangsa (UN Peace Keeper),” ungkap Yayan.

Lockheed Martin Rayu RI Untuk Beli Jet Tempur F-16 Seri Terbaru

Perusahaan industri pertahanan Amerika Serikat, Lockheed Martin (LM) menawarkan jenis pesawat tempur F-16 terbaru. F-16 Viper ditawarkan untuk memperkuat jajaran TNI AU.

Untuk memperkuat jajaran pertahanan udara Indonesia, LM datang menawarkan varian F-16 termutahir mereka. Yakni F-16 Viper yang memiliki keunggulan pada radarnya.


Lockheed Martin Rayu RI Untuk Beli Jet Tempur F-16 Seri Terbaru

"Kami menawarkan kemampuan baru Scalable Agile Beam Radar (SABR)," ujar Director Business Development F-16 Lockheed Martin Randy Howard dalam temu media di Ballroom Grand Hyatt, Jakpus, Rabu (7/9/2015).

Kelebihan Viper juga ada pada peningkatan mission computer pesawat, vehicle system, struktur pesawat, kokpit dan sistem peperangan elektronik (electronic warfare system) di banding blok F-16 sebelumnya. F-16V ini disebut sebagai generasi selanjutnya dari F-16 yang memanfaatkan infrastruktur berkesinambungan di dunia.

Rusia Bangga Lihat Kemampuan Pilot Pesawat Tempur TNI

Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia Mikhail Y Galuzin mengaku kagum dengan kemampuan pilot TNI Angkatan Udara saat menerbangkan jet tempur Su-27 dan Su-30 pada demonstrasi HUT ke-70 TNI, Senin (5/10/2015).

"Saya sangat bangga melihat kehebatan performa para pilot saat melakukan teknik pengeboman yang sangat baik dengan jet tempur itu," ujar Mikhail saat ditemui dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.


Rusia Bangga Lihat Kemampuan Pilot Pesawat Tempur TNI

Selain kagum dengan penampilan pilot jet tempur buatan Sukhoi (Rusia) tersebut, ia juga terkesan dengan hadirnya tank amfibi BMP-3F dalam acara demonstrasi yang berlangsung di Pantai Indah Kiat, Cilegon, Banten, tersebut.

Menurut dia, hubungan diplomatis kedua negara yang terjalin dengan baik bisa terlihat melalui hal tersebut. Baik Indonesia maupun Rusia, ucapnya, sama-sama menjadi pihak yang diuntungkan.

Indonesia Kekurangan Pasukan Cadangan

Kementerian Pertahanan menyatakan Indonesia membutuhkan pasukan cadangan yang akan membantu militer untuk menjaga pertahanan nasional dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Indonesia Kekurangan Pasukan Cadangan

"Pasukan cadangan tersebut bukan wajib militer yang diberlakukan negara dalam kondisi damai, namun menampung kesadaran masyarakat yang selama ini aktif dalam bela negara," kata Dirkomcad Brigjen TNI Iskandar M Munir di sela-sela konsultasi publik terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara di ruang sidang Balai Kota Malang, Selasa (6/10/2015).

Selain itu, lanjutnya, yang mendasari kebutuhan pasukan cadangan tersebut, karena jumlah personel TNI di Tanah Air kurang. Jumlah TNI yang tidak sebanding dengan jumlah warga membuat Indonesia menjadi negara yang rawan dan dianggap lemah. Sebab, sampai saat ini Indonesia masih belum memiliki kekuatan besar dalam pertahanan dan keamanan negara.

Selasa, 06 Oktober 2015

Slamet Riyadi Menjadi Mayor pada usia 19 Tahun Setelah Rebut Markas Jepang

Pembacaan naskah proklamasi menumbuhkan kegembiraan bagi rakyat Indonesia. Setelah terbelenggu oleh penjajahan selama ratusan tahun, gema kemerdekaan mulai membahana hampir di seluruh penjuru, termasuk rakyat Solo.

Para pemimpin dan tokoh masyarakat mulai memberanikan diri untuk mengambil alih kekuasaan Kekaisaran Jepang atas Indonesia. Langkah persuasif dilakukan, tindakan ini membuat penguasa Jepang luluh dan rela menyerahkan kedaulatannya kepada pemerintah Indonesia yang masih sangat muda.


Slamet Riyadi Menjadi Mayor pada usia 19 Tahun Setelah Rebut Markas Jepang
 
Di Solo, penyerahan kedaulatan berlangsung secara damai. Pemerintah Jepang yang diwakili Watanabe menyerahkan kekuasaannya kepada Indonesia. Upacara serah terima berlangsung sangat sederhana, tidak ada penandatangan dokumen, atau acara protokoler. Yang ada hanya saling bersalaman.

Serah terima tersebut dipenuhi sejumlah komandan polisi rahasia (Kempeitai) Jepang yang beroperasi di Solo. Mereka dengan sukarela menyerahkan senjatanya masing-masing kepada para pejuang. Tapi tidak semua, Kapten Sato menolak menyerahkan gudang senjata yang dijaganya kepada rakyat Indonesia.

Lokasi ditemukan, korban Aviastar dievakuasi dari pesawat

Evakuasi pesawat Aviastar PK-BRM di pegunungan Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan dilakukan pagi ini, Selasa (6/10). Sudah ada korban yang dikeluarkan dari badan pesawat.

Lokasi ditemukan, korban Aviastar dievakuasi dari pesawat

Panglima Kodam VII Wirabuana, Mayjen TNI Bachtiar bersama Kapolda Sulsel, Irjen Polisi Pudji Hartanto Iskandar ikut langsung dalam evakuasi. Keduanya menumpang di dua helikopter berbeda masing-masing milik TNI dan Polda Sulsel di Lanud Hasanuddin. Ketua Komisi Nasional Keamanan Transportasi (KNKT), Soerjanto juga ikut dalam evakuasi itu.

"Iya ini mau ke sana evakuasi korban. Di antara korban itu sudah ada yang dikeluarkan dari pesawat," ujar Mayjen TNI Bachtiar singkat.

Deretan Jet Tempur Paling Canggih yang dimiliki Indonesia

TNI Baru saja melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-70 yang puncaknya dilakukan di Banten. Tidak tanggung-tanggung, sekitar 155 Pesawat TNI AU diterjunkan dalam upacara tersebut.

Deretan Jet Tempur Paling Canggih yang dimiliki Indonesia

Lebih lanjut, apakah Anda pernah bertanya-tanya pesawat tempur paling canggih apa saja yang sudah dimiliki Indonesia hingga tahun 2015 ini? Ini dia jawabannya!

Video Kekuatan TNI pada HUT TNI ke-70

TNI merayakan hari jadi ke-70. Mereka menggelar perayaan besar yang melibatkan puluhan ribu prajurit dan ribuan persenjataan di Dermaga Cilegon, Banten.

Video Kekuatan TNI pada HUT TNI ke-70


Kekuatan yang ditunjukan sangat memukau dan dijamin bakal bikin lawan yang coba macam-macam. Ini videonya:

Senin, 05 Oktober 2015

Menanti Bentuk Transfer Teknologi Militer Rusia untuk Indonesia

Menteri Pertahanan (Menhan) Indonesia Ryamizard Ryacudu ingin lakukan kerjasama dengan Pemerintah Rusia secara langsung tanpa adanya pihak-pihak yang tidak berkepentingan, sehingga tidak terganggu dengan masalah-masalah lain. Menhan memberikan tanggapan yang positif kepada Pemerintah Rusia yang hingga kini tetap bersedia mengadakan kerjasama di bidang pertahanan secara langsung dengan Pemerintah Indonesia.

Menanti Bentuk Transfer Teknologi Militer Rusia untuk Indonesia

“Saya tidak mau hubungan kerjasama ini terganggu masalah-masalah lain oleh pihak-pihak yang sebenarnya tidak perlu, akan tetapi jika seperti begini bagus,” Ungkap Menhan.

Hal ini disampaikan Menhan RI Ryamizard Ryacudu kepada Duta Besar Rusia untuk Indonesia Mikhail Y. Galuzin, Kamis (28/5) ketika bertemu di Kantor Kemhan, Jakarta.

TNI Dipercaya Bisa Memantapkan Reformasi di Internal

Meski pernah menjadi "alat" penguasa pada era Orde Baru, TNI dinilai mampu mereformasi diri dan memiliki kehebatan yang patut diacungi jempol di usianya 70 tahun. Politisi PDI Perjuangan TB Hasanuddin berharap TNI selalu menjadi benteng dan tetap memberikan darma baktinya untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

TNI Dipercaya Bisa Memantapkan Reformasi di Internal

"Kami semua mengucapkan selamat ulang tahun. Semoga TNI tetap tegak dan tegar sebagai benteng NKRI," ujar Hasanuddin melalui pesan singkat di Jakarta, Minggu (4/10/2015).

Ketika reformasi bergulir, kata Hasanuddin, TNI cepat mereformasi dirinya. Bahkan, TNI menjadi lembaga yang paling reformis saat ini dibandingkan lembaga lainnya. Tapi masih ada pekerjaan rumah bagi TNI ke depan.

Tradisi Nyebur Laut dari Prajurit Kolinlamil

Tradisi penyiraman air serta menceburkan diri ke laut menandai kenaikan pangkat Bintara dan Tamtama yang berdinas di jajaran Detasemen Markas Komando (Denmako) Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) dan Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Jakarta di Dermaga Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (2/10/2015).


Menurut Dansatlinlamil Jakarta Kolonel Laut (P) Heri Widodo bahwa tradisi penyiraman air serta menceburkan diri ke laut bagi personel bintara dan tamtama yang mendapatkan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi merupakan salah satu wujud rasa syukur sekaligus kegembiraan yang tidak hanya dirasakan oleh prajurit yang naik pangkat saja akan tetapi juga rekan-rekannya yang ikut merayakan kebahagiaan tersebut.

Sebelum pelaksanaan tradisi dimulai, Dansatlinlamil Jakarta memimpin pelaksanaan upacara kenaikan pangkat Bintara dan Tamtama yang berdinas di jajaran Satlinlamil Jakarta di Gedung Laut Natuna. Ditempat terpisah, prajurit yang berdinas di Detasemen Markas Kolinlamil juga melaksanakan upacara laporan kenaikan pangkat yang dipimpin oleh Dandenmako Kolinlamil Letkol Laut (P) Dewa Gede Oka Susila, S.E.

Kisah KKO Pengangkat Jenazah Pahlawan Revolusi dari Sumur Lubang Buaya

Sebanyak delapan penyelam dan dua dokter pengangkat jenazah Pahlawan Revolusi di Lubang Buaya mendapat undangan istimewa dari Presiden Joko Widodo di Istana Negara hari ini, Kamis, (1/10/15). Komandan Kompi Intai Para Amfibi KKO AL (sekarang Korps Marinir TNI AL) yang dipimpin oleh Kapten KKO Winanto saat itu berhasil mengangkat 7 jenazah Pahlawan Revolusi.

Pelda KKO (Purn) EJ Venkandou dan Pelda KKO (Purn) Soegimin saat diwawancarai oleh Dispenal
Pelda KKO (Purn) EJ Venkandou dan Pelda KKO (Purn) Soegimin saat diwawancarai oleh Dispenal
Sebelum menghadap Presiden, para pelaku sejarah itu berdasarkan pantauan Jurnal Maritim telah lebih dulu menceritakan pengalamannya 50 tahun silam kepada dari Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal). 2 anggota Kompi Taifib KKO Pelda KKO (Purn) EJ Venkandou dan Pelda KKO (Purn) Soegimin menuturkan kisah pengalamannya kala mengangkat jenazah 6 Jenderal dan 1 perwira TNI AD korban keganasan Pasukan Dewan Revolusi PKI pada malam 1 Oktober 1965.

Sesuai informasi yang diterima dari Dispenal, keduanya menerangkan kronologis kejadian malam 1 Oktober 1965 itu hingga terlibat dalam pengangkatan jenazah di sumur tua Lubang Buaya pada 4 Oktober 1965.

Daftar Ratusan Alutsista yang Akan Unjuk Gigi Pada HUT TNI ke-70

Di HUT ke-70, TNI akan memamerkan kemampuan ratusan alutsista dari masing-masing satuan, yakni AD, AL, dan AU. Semua akan mendemonstrasikan kemampuan masing-masing dalam mengamankan NKRI.

Daftar Ratusan Alutsista yang Akan Unjuk Gigi Pada HUT TNI ke-70

HUT ke-70 TNI digelar di dermaga Pantai Indah Kiat, Cilegon, Provinsi Banten, Senin (5/10/2015). Presiden Joko Widodo (Jokowi), Ibu Negara Iriana, dan para petinggi negara dijadwalkan hadir di lokasi.

Nantinya di acara, TNI akan menampilkan ratusan alutsista dari TNI AD, AL dan AU. Seluruh alutsista ini akan unjuk gigi di depan Presiden dan seluruh tamu undangan.

KRI Oswald Siahaan sambut Tamu HUT ke-70 TNI dengan Lagu The Beatles

Suasana meriah semakin terasa menjelang acara HUT ke-70 TNI dimulai di dermaga Pantai Indah Kiat, Cilegon, Banten. Salah satu yang semarak adalah lantunan lagu-lagu dari orkestra TNI AD.

KRI Oswald Siahaan sambut Tamu HUT ke-70 TNI dengan Lagu The Beatles

Yang unik, orkestra itu berada di atas KRI Oswald Siahaan yang bersandar di dermaga, Senin (5/10/2015). Menjelang acara dimulai, lagu-lagu The Beatles hingga Aerosmith dibawakan oleh orkestra. Ada pula lagu-lagu nasional yang dibawakan.

KRI Oswald Siahaan juga dihiasi dengan nuansa merah putih. Ada pula spanduk bertuliskan 'Dirgahayu TNI-TNI adalah Rakyat-Rakyat adalah TNI'.

Berita Strategi Militer Terbaru


Lazada Indonesia

Berita Populer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
free counters