Cari Artikel di Blog Ini

Sabtu, 11 Januari 2014

Di Balik Keheningan Kapal Selam

Penulis : Rosihan Arsyad

Sistem pendidikan awak KS merupakan faktor utama dalam kesiagaan sistem senjata.
 
Indonesia pernah merupakan Negara yang memiliki kekuatan angkatan laut terbesar kedua di Asia. Kekuatannya berintikan Kapal Penjelajah kelas Sverdlov, KRI Irian, yang berbobot 16.640 ton dan berawak 1.270 orang termasuk 60 perwira memiliki 12 meriam raksasa kaliber 6 inci.


Di Balik Keheningan Kapal Selam

Indonesia juga pernah memiliki 12 Kapal Selam (KS) kelas Whiskey, Kapal Tempur kelas Fregat. Sedangkan di udara hadir pembom torpedo Il-28T, heli Mi-4 Anti KS, serta AS 4 Gannet. Namun sayangnya, kondisi Alut Sista saat ini jauh dari kebutuhan untuk menjaga dan mempertahankan Negara.

Kekuatan TNI AL khususnya, kapal perang sebagai inti kekuatan laut saat ini memang menunjukkan jumlah yang cukup besar. Namun, menjadi pertanyaan apakah sudah memenuhi postur pertahanan Negara yang dibutuhkan?

Indobatt Raih 5 Trofi dan Medali Emas Bergengsi Biathlon FCR

"Semangat juang dan kemampuan prajurit TNI saat mengikuti kejuaraan Biathlon Winter Military Sport yang kami selenggarakan pada 23 Desember 2013 lalu sangat mengagumkan," tutur Force Commander Reserve (FCR), Colonel Loic Mizon, Kamis pagi (9/1) saat menyerahkan Tropi Kejuaraan dan Medali kepada Tim Menembak Indobatt. 

Indobatt Raih 5 Trofi dan Medali Emas Bergengsi Biathlon FCR

Kelima atlet menembak Pistol Indobatt yang berhasil mengharumkan nama Indonesia yaitu Kapten Inf Yudhison R. Tarigan, Lettu Paskhas Mansyur M. Lettu Inf Bagus Prabowo, Praka Marinir Ngadimin dan Pratu Jufri Trianto. 

Mereka berhasil mempersembahkan satu Tropi dan Medali Emas untuk kategori menembak Pistol beregu serta satu Tropi dan Medali Emas untuk kategori menembak Pistol perorangan yang diraih oleh Praka Marinir Ngadimin.

3 Pesawat CN 295 Perkuat Lanud Halim Perdanakusuma

TIGA pesawat angkut sedang jenis CN 295  buatan PT Dirgantara Indonesia (PT DI) diserahkan ke Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma, untuk memperkuat armada udara setelah selesai dalam pembuatannya, Kamis (9/1/2014) kemarin di halaman Hanggar Skadron Udara 2.

3 Pesawat CN 295 Perkuat Lanud Halim Perdanakusuma

Pesawat baru bernomor ekor A-2903, 2904 dan 2905 tersebut merupakan rangkaian pesanan pemerintah dari total 9 pesawat CN 295 pada PT DI untuk menggantikan Pesawat Fokker 27.

Dua pesanan pertama Pesawat CN 295 telah diserahkan ke Skadron Udara 2 sejak Oktober 2012 lalu.

Kopassus Kukuhkan 110 Personel Baru di Puncak Gunung Lawu

110 personel baru Grup 2 Kopassus TNI AD, Kandang Menjangan, Kartasura, Jawa Tengah, mengikuti rangkaian tradisi pengukuhan, di Puncak Gunung Lawu, Kabupaten, Karanganyar, Sabtu lalu (11/1).

Kopassus Kukuhkan 110 Personel Baru di Puncak Gunung Lawu

Wakil Komandan Grup 2 Kopassus TNI AD, Letnan Kolonel Infantri M Hasan, di Sukoharjo, Kamis, mengatakan, sebanyak 110 personel itu terdiri dari 10 perwira dan 100 anggota berpangkat bintara dan tamtama.

"Hal ini sudah menjadi tradisi kami," kata Hasan. Ke-110 anggota baru Kopassus TNI AD itu sebelumnya telah menempuh pendidikan komando.

Jumat, 10 Januari 2014

Cukup sekali Korsel permainkan Indonesia soal jet tempur KFX

Komisi I DPR menyambut baik sikap Korea Selatan yang akan melanjutkan kembali kerjasama proyek jet tempur Korean Fighter Xperiment (KFX)/Indonesian Fighter Xperiment (IFX).

Cukup sekali Korsel permainkan Indonesia soal jet tempur KFX
Mock-up Pesawat Tempur KFX-IFX

Sebelumnya pemerintah Korsel sempat menghentikan proyek ini secara sepihak. Padahal Indonesia sudah mengirim puluhan insinyur dan mengeluarkan jutaan dolar untuk proyek prestisius ini.

"Saya kira harus direspons dengan baik. Pertama karena kita sudah terlanjur mengeluarkan dana untuk kerjasama itu," kata Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin kepada merdeka.com, Selasa (7/1).

MEF Capai 28,7%, TNI AU Semakin Pede Jaga Kedaulatan NKRI

TNI Angkatan Udara semakin percaya diri menjaga Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), terutama wilayah udara (Dirgantara) seiring dengan pemenuhan Minimum Essential Force (MEF)  TNI AU yang hingga kini sudah mencapai 28,7 persen.

MEF Capai 28,7%, TNI AU Semakin Pede Jaga Kedaulatan NKRI

“Sampai saat ini MEF TNI AU sudah mencapai 28,7 persen dari renstra kita pengadaan 102 pesawat berbagai jenis. Dan harapan kita tahun 2024 mendatang MEF TNI AU sudah mencapai 100 persen,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau)  Marsekal Pertama TNI Hadi Tjahyanto pada acara kunjungan Silaturrahmi ke Kantor Harian Umum Pelita, di Jalan Minangkabau, Manggarai, Jakarta Selatan, Kamis (9/1/2014). Turut hadir Kasubdispenum Dispenau,Kasubdispenpas, Kasubdisjarah, dan sejumlah pejabat teras Dispenau.
 

TNI AU Tak Keberatan Halim dijadikan Bandara Komersial

Keputusan pemerintah memindahkan sebagian penerbangan komersial ke Bandara Halim Perdanakusuma, tidak dipersoalkan Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia.

TNI AU Tak Keberatan Halim dijadikan Bandara Komersial

Menurut dia, kegiatan latihan pertahanan udara RI tidak terganggu dengan adanya kebijakan pemerintah tersebut.

"Tidak akan ada (terganggu). Prioritas tetap ada di kami, TNI," kata KSAU Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia, usai menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) TNI dan Polri 2014 di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jalan Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (9/1/2014).

TNI Akan Beri SBY Gelar Jenderal Besar

Panglima TNI Jenderal Moeldoko berniat memberikan gelar jenderal besar kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Niat tersebut disampaikan Moeldoko dalam sambutan acara Rapat Pimpinan TNI-Polri tentang persiapan pengamanan Pemilihan Umum 2014. (Baca: SBY Tolak Gelar Jenderal Besar dari TNI)


TNI Akan Beri SBY Gelar Jenderal Besar

"Kami, TNI, tak salah kiranya kalau Jenderal Purnawirawan Susilo Bambang Yudhoyono mendapatkan anugerah jenderal besar," kata Moeldoko di akhir sambutannya, Kamis, 9 Januari 2014. "Saya kira sangat tepat kita berikan kepada Presiden."

Film Animasi "Battle of Surabaya" Raih Penghargaan Internasional

Film animasi "Battle of Surabaya (BOS)" berhasil meraih penghargaan Internasional.

Film garapan studio animasi milik STMIK Amikom, MSV Pictures tersebut, meraih penghargaan di ajang International Movie Trailer Festival (IMTF) 2013 untuk kategori People's Choice Award.


Film Animasi "Battle of Surabaya" Raih Penghargaan Internasional

Trailer film tersebut berhasil menyisihkan ratusan trailer film dari 20 negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Spanyol, Prancis, dan Australia. Festival IMTF diikuti 246 trailer film dari berbagai negara.

"Battle of Surabaya" dipilih 6.580 penggemar anime. Film tersebut unggul 1.869 suara dari saingan terdekatnya "The Two Pamelas" yang diproduksi AS.

Kontak Senjata TNI vs GPK di Timika, 1 Tewas

Kontak senjata antara Tim Satgas TNI dari Yonif 754 dengan Gerakan Pengacau Keamanan (GPK) di wilayah Timika, Papua, terjadi Rabu (9/1) kemarin siang. Seorang anggota GPK tewas dan senjata apinya diamankan oleh TNI.


Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Chistian Zebua ketika dihubungi detikcom membenarkan adanya kejadian tersebut. Baku tembak terjadi antara Tim Yonif 754 dan Satgas Bantuan dengan kelompok yang menjadi pelaku penembakan di areal Freeport Indonesia selama ini.

Kamis, 09 Januari 2014

Praktisi Hukum Internasional Sayangkan Pernyataan Panglima TNI Soal Australia

Guru Besar Hukum Internasional Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) Hikmahanto Juwana menyayangkan pernyataan Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko yang membolehkan Angkatan Laut Australia menghalau para pencari suaka ke wilayah Indonesia.

Guru Besar Hukum Internasional Fakultas Hukum Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana

"Ada tiga alasan mengapa pernyataan tersebut disayangkan," kata Hikhahanto dalam siaran persnya yang diterima Antara, Rabu malam.

Hikmahanto menyatakan, hal tersebut untuk menanggapi pemberitaan pada Rabu (8/01) di harian nasional berbahasa Inggris yang memberitakan Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko membolehkan AL Australia menghalau para pencari suaka ke wilayah Indonesia patut disayangkan. Bahkan Panglima TNI menyatakan Indonesia tidak perlu tersinggung (offended) karena ia telah mengizinkan.

Pemilu 2014 diyakini Berlangsung Aman Tanpa Teror

Mantan Pangdam Iskandar Muda Mayjen (Purn) Supiadin Aries meyakini pelaksanaan Pemilu 2014 akan berlangsung aman tanpa terganggu oleh aksi teror.


Pemilu 2014 diyakini Berlangsung Aman Tanpa Teror

"Dilihat dari trennya aksi terorisme tidak akan terjadi pada saat Pemilu, namun pihak keamanan harus terus bersiaga untuk menjamin keamanan nasional," kata Aries dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.

Meski demikian, lulusan Akabri angkatan 1975 ini mengingatkan pemerintah melalui aparat keamanan untuk selalu waspada pada potensi konflik horisontal pada saat pelaksanaan pemilu.

"Karena suhu politik yang memanas, potensi kericuhan antarpendukung calon anggota legislatif bisa menjadi konflik dengan skala yang cukup besar," kata caleg DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Barat XI dari Partai NasDem itu.

TNI Dapat Anggaran Rp 86 Triliun Untuk Operasional dan Belanja Tahun 2014

Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko menyebutkan tahun 2014, Tentara Nasional Indonesia (TNI) menerima anggaran sebesar Rp 86 triliun dari pemerintah. Anggaran tersebut meningkat Rp 9 triliun jika dibandingkan tahun 2013.

TNI Dapat Anggaran Rp 86 Triliun Untuk Operasional dan Belanja Tahun 2014

"Tahun ini ada peningkatan anggaran, Ada peningkatan yang cukup signifikan. Ada alokasi sebesar Rp 86 Trilun," kata Jenderal Moeldoko di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (8/1/2014).

Moeldoko menjelaskan, anggaran rutin tersebut nantinya akan digunakan sebesar 52 persen untuk pembelian senjata tempur. Sedangkan sisanya bisa digunakan untuk pembangunan.

Panglima TNI : Prajurit TNI Kini Makin Sejahtera

PANGLIMA  TNI Jenderal (TNI) Moeldoko mengatakan bahwa TNI tahun ini akan memprioritaskan kesejahteraan prajurit dengan mengupayakan peningkatan remunerasi sebesar 20 persen.

Panglima TNI : Prajurit TNI Kini Makin Sejahtera

Saat ini, remunerasi prajurit baru 37 persen. Dengan tambahan remunerasi 20 persen bisa cukup baik dan tidak memberatkan.

"Dengan kondisi kesejahteraan prajurit yang masih memprihatinkan perlu adanya remunerasi tambahan sebesar 20 persen," ujar Panglima TNI saat  membuka Rapim Pimpinan (Rapim) TNI tahun 2014, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (8/1/2014) kemarin.

Moeldoko: TNI Gak Boleh Pakai Jaket Parpol

Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko menegaskan, prajurit TNI harus netral terhadap Partai Politik. Dia mengatakan, panglima TNI netral bukan hanya sekedar ucapan saja, akan tetapi juga diwujudkan dengan tindakan.

Moeldoko: TNI Gak Boleh Pakai Jaket Parpol

"Jadi itu diwujudkan dalam tindakan. Contohnya, Panglima TNI tidak boleh menggunakan jaket parpol, tapi kalau jaket mahasiswa UI boleh," ujarnuya sembari berseloroh dalam keterangan pers, kemarin.

Hadir dalam keterangan pers tersebut, Kapuspen TNI Laksaman Muda TNI Iskandar Sitompul, dan Kepala Staff berbagai angkatan. 

Proyek Pesawat Tempur KFX/IFX dilanjutkan

Menteri Pertahanan Poernomo Yusgiantoro menjamin proyek jet tempur KFX/IFX yang bekerja sama dengan Korea Selatan resmi dilanjutkan. Kabar gembira ini disampaikan di sela-sela Rapat Pimpinan Pertahanan Negara hari ini (7/1/2014) di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta.

Proyek Pesawat Tempur KFX/IFX dilanjutkan

Pemerintah Korsel mengkonfirmasi hal ini pada tanggal 3 Januari 2014 lalu setelah sebelumnya menghentikan untuk sementara proyek jet tempur ini. "Kemarin kita hanya menunggu kepastian Korsel karena adanya perubahan pemerintah. Setelah parlemen baru me-review, ternyata mereka oke jadi kita lanjut tanpa ada perubahan apapun," ujarnya.

Rabu, 08 Januari 2014

Target 42 Persen Pemenuhan MEF TNI Hingga 2014 Tercapai

2014 akan datang banyak persenjataan TNI untuk ketiga matranya, baik bersumber dari Barat, Timur, ataupun sesama negara Asia, yang menjadi bagian dari target pencapaian Kekuatan Esensial Minimum (MEF) 42 persen. 

Target 42 Persen Pemenuhan MEF TNI Hingga 2014 Tercapai

Target itu bagian dari Rencana Strategis I TNI yang telah dirumuskan sejak beberapa tahun lalu. Di Asia Tenggara, belanja militer Indonesia cukup rendah ketimbang tetangga-tetangganya, demikian juga dengan usia teknologi sistem kesenjataannya.

"MEF pada 2013 telah lampaui target 28,7 persen. Pada 2014 diharapkan mencapai 40-42 persen," kata Panglima TNI, Jenderal TNI Moeldoko, usai membuka Rapat Pimpinan TNI 2014, di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu.

Australia Nilai TNI tidak Mampu Kendalikan Perairan Indonesia

Tentara Nasional Indonesia (TNI) dinilai tidak mampu mencegah pelanggaran perairan oleh tiga kapal perang Australia pada 19 Desember 2013.

Pelanggaran perairan Indonesia oleh kapal perang Australia terjadi lagipada 6 Januari 2013. Itu pun tidak dicegah aparat keamanan Indonesia.



Kapal perang Australia masuk ke perairan Indonesia hingga 7 mil dari
pesisir Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur, untuk mengiring kembali perahu pengangkut imigran yang berlayar ke negara itu.

Penilaian pihak Australia itu disampaikan salah satu imigran, Rabu (8/1). "Tentara Australia bilang tentara Indonesia itu kecil. Tidak mampu berbuat apa-apa," kata Mohamed  Abdirashid, 18, imigran asal Somalia.

Moeldoko : Demokrasi Akan Cacat dan Rusak Bila TNI Bermain Politik

Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus memiliki semangat yang kuat untuk berperan dan berpartisipasi di dalam menjalankan stabilitas politik nasional.

Moeldoko : Demokrasi Akan Cacat dan Rusak Bila TNI Bermain Politik
Panglima TNI Jendral Moeldoko

Karena setelah reformasi berjalan, niat baik TNI yang muncul adalah bagaimana TNI memiliki konstribusi yang sangat positif di dalam mengawal jalannya demokrasi di Indonesia.

"Demokrasi akan cacat dan rusak apabila TNI bermain-main di area politik, untuk itu kita semua para prajurit TNI mempunyai semangat yang kuat untuk tidak terlibat di dalam permainan itu," tegas Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko, dalam keterangan persnya, bersama dengan Kepala Staf TNI, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu (8/1).

Rapim Kemenhan, Lanjutkan Program KFX hingga Pembelian Apache dan Panther

"Program pesawat tempur KFX/IFX kita lanjutkan". Demikian pernyataan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, sesaat setelah membuka Konferensi Pers Rapat Pimpinan Kementrian Pertahanan tahun 2014, di Aula Bhineka Tunggal Ika, Kementrian Pertahanan, Selasa (08/01) siang. Menhan juga menjelaskan kelanjutan program kerja sama pembuatan pesawat tempur ini dipastikan lanjut setelah parlemen serta pemerintah Korea Selatan memastikan kelanjutannya. Lebih lanjut menurut Menhan, penundaan yang terjadi disebabkan adanya pergantian kekuasaan di negeri Ginseng itu.

Rapim Kemenhan, Lanjutkan Program KFX hingga Pembelian Apache dan Panther

Lalu Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsuddin juga menambahkan lebih detail. Untuk kelanjutan program ini, Korea Selatan menyediakan dana senilai US$ 20 Juta, sementara Indonesia wajib menyediakan dana US$ 5 Juta. Dana ini dianggarkan pada tahun 2015, untuk membiaya riset lanjutan yang kini memasuki tahap Enginering Manufacturing Design (EMD). Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemhan pun tersenyum saat ARC menyambangi dalam acara tersebut. Namun, sayangnya ia sendiri belum mau berbicara secara detail mengenai perkembangan KFX/IFX.

Pesawat SU-35 dan Kapal Selam Kilo Class Semakin Mendekat

Panglima TNI Jenderal Moeldoko ingin menambah pesawat tempur untuk Angkatan Udara dana salah satu pesawat tempur yang diincar adalah Sukhoi SU-35. “Tapi ini baru tahap diskusi, kalau maunya Panglima sih iya,” Ujar Jenderal Moeldoko, sambil tersenyum kepada wartawan di Lapangan Markas Besar TNI di Cilangkap, Jakarta, 6 Januari 2014.

TNI Inginkan Pesawat Sukhoi SU-35
TNI AU Inginkan Pesawat Sukhoi SU-35

Moeldoko mengaku sudah berdiskusi langsung dengan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro. Menteri Purnomo pun setuju upaya menambah kekuatan tempur Angkatan Udara Indonesia.

Pesawat tempur Sukhoi SU-35 adalah pesawat kelas berat penghubung generasi keempat dan kelima. Saat ini Indonesia baru mempunyai satu skuadron atau 16 unit pesawat campuran Sukhoi SU-27 dan dan SU-30 yang bermarkas di Makassar, Sulawesi Selatan.

Pembelian Alutsista TNI dikoordinasikan Dengan KPK, BPK dan BPKP

Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko menegaskan, dalam pembelian alut sista akan konsultasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP).    

Pembelian Alutsista TNI dikoordinasikan Dengan KPK, BPK dan BPKP

"Kita minta petunjuk dan mengkonsultasikan kepada KPK, BPK, dan BPKP agar tidak terjadi penyimpangan, dan tidak ada lagi 'titipan' Panglima TNI,"kata Panglima dalam keterangan persnya, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Rabu (8/1). 

Anggaran Pengamanan Pemilu 2014 Sebesar Rp 1 Triliun

Kapolri Jenderal Sutarman mengemukakan,  anggaran untuk pengamanan pemilu sebesar Rp 1 triliun. "Sebesar Rp 1 triliun dari yang diajukan sebesar Rp 3,5 triliun," kata Kapolri, dalam Rapat Pimpinan Polri, di gedung PTIK, Jakarta, hari ini, Selasa (07/1).

Anggaran Pengamanan Pemilu 2014 Sebesar Rp 1 Triliun

Namun, anggaran tersebut jangan dijadikan persoalan, sebaliknya jika pengamanan pemilu tidak dipersoalkan akan menjadi persoalan. 

"Karena ini pemilu makanya kita undang dari kementerian dalam Negeri dan Kementerian keuangan untuk menyampaikan langkah apa yang harus dilakukan ke depan sehingga kita menemukan solusi yang tepat," ibuhnya.

Selasa, 07 Januari 2014

Pesawat Susi Air Ditembaki di Puncak Jaya

Pesawat milik maskapai Susi Air jenis Pilatus dengan nomor lambung PK VVV ditembaki saat hendak mendarat di Bandara Mulia, Puncak Jaya, Papua, Selasa 7 Desember sekitar pukul 12.00 WIT. Insiden ini terjadi beberapa jam setelah penembakan terhadap warga sipil di Wuyuneri.

Pesawat Susi Air Ditembaki di Puncak Jaya

Informasi yang dihimpun, pesawat Susi Air ditembaki saat hendak mendarat di landasan Bandara Mulia, tepat di Pintu Angin di atas Distrik Kulirik lokasi tempat terjadinya penyerangan terhadap Pos Polisi. Namun, rentetan tembakan itu tidak mengenai pesawat.

Juru Bicara Polda Papua, Kombes Pujo Sulistyo, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penembakan terhadap pesawat Susi Air. "Pesawat Susi Air ditembaki saat hendak mendarat di Bandara Mulia Puncak Jaya, tapi tidak ada tembakan yang mengenai pesawat," ucapnya.

KPK Awasi Dana Belanja Alutsista TNI

Mencegah terjadinya korupsi pada pengadaan dan belanja Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) TNI, Komisi Pemberantasan Korupsi memberikan pengarahan kepada Kementerian Pertahanan dan Pimpinan TNI, Selasa 7 Januari 2013.

KPK Awasi Dana Belanja Alutsista TNI

Ketua KPK Abraham Samad memastikan, bahwa pihaknya memiliki kewenangan untuk menyelidiki dan menyidik dugaan korupsi di tubuh TNI.

"Sekali lagi saya katakan bisa. Ada yang namanya koneksitas, dengan koneksitas bisa penggabungan antara peradilan sipil dan peradilan militer. Pak Sjafri juga paham soal itu," kata Abraham yang didampingi oleh Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di kantor Kementerian Pertahanan.

Berulah Lagi, Kapal Perang Australia Masuki Perairan Indonesia Tanpa Izin

Kapal perang Australia memasuki wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) kembali terjadi sejak pertengahan Desember silam di mana tiga kapal perang milik marinir angkatan laut Australia memasuki wilayah perairan Rote saat menggiring para imigran yang memasuki wilayah Australia.

Berulah Lagi, Kapal Perang Australia Masuki Perairan Indonesia Tanpa Izin

Kapal perang Australia tersebut dengan bebas melintasi di perairan Rote tanpa pengawasan Tentara Nasional Indonesia (TNI) angkatan Laut (AL).

Hal itu diketahui setelah aparat kepolisian Resort Rote Nao kembali mengamankan 45 imigran gelap yang terdampar di Dusun kakaek Desa Lenupetu Kecamatan Pantai Baru, Senin (6/1).

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan dari juru bicara para imigran, Yusuf Ibrahim (28), di Mapolres Rote Ndao, diketahui bahwa mereka digiring oleh marinir AL Australia menggunakan tiga buah kapal perang dan enam speed boat hingga memasuki wilayah perairan Rote, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kemenhan Prioritaskan Sukhoi-35 Sebagai Pengganti F-5 Tiger TNI AU

Kementerian Pertahanan berencana mengganti pesawat tempur TNI Angkatan Udara F-5 Tiger yang harus pensiun, dengan mengganti pesawat tempur baru yang jauh lebih canggih, salah satunya pesawat tempur SU-35 dari Rusia.

Kemenhan Prioritaskan Sukhoi-35 Sebagai Pengganti F-5 Tiger TNI AU
Sukhoi-35

"Ada beberapa usulan pesawat tempur yang saat ini masih dikaji untuk memilih yang paling tepat. Apakah pesawat tempur dari Rusia, Amerika, Eropa atau dari negara lain," kata Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro usai Rapim Kementerian Pertahanan yang dihadiri Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan, di Kantor Kemhan di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, ada sekitar 5-6 usulan pengganti pesawat tempur TNI AU yang sudah berusia 30 tahun tersebut. Namun, dirinya meminta agar dilakukan pembobotan dan ditambah spesifikasi teknis, sehingga ditemukan pesawat yang tepat untuk gantikan F-5 Tiger.

Aneka Pesawat yang Bakal Dimiliki TNI Tahun Ini

Panglima TNI Jenderal Moeldoko gembira dengan beberapa alat utama sistem persenjataan baru yang bakal diterima tahun ini. Salah satu yang dia tunggu adalah helikopter serbu Apache dari Amerika Serikat.

Aneka Pesawat yang Bakal Dimiliki TNI Tahun Ini

"Dulu kami tak menyangka bisa membeli helikopter sekelas Apache," kata Moeldoko kepada wartawan di lapangan Markas Besar TNI di Cilangkap, Jakarta Timur, Senin, 6 Januari 2014.

Moeldoko tak sabar menunggu kedatangan helikopter serbu tersebut. Meski bekas, helikopter canggih tersebut terlebih dahulu menjalani proses upgrade sebelum dikirim ke Indonesia.

Tertawa bersama di pangkalan TNI AU

Apa saja manfaat dari tertawa? Komandan Pangkalan Udara Utama TNI AU Abdulrahman Saleh, Marsekal Pertama TNI Gutomo, meyakini tertawa bersama bisa menyegarkan pikiran menjadi sehat dan bugar sehingga mendukung pelaksanaan tugas keseharian. 

 Tertawa bersama di pangkalan TNI AU

Jadilah dia "memimpin" tertawa bersama selama satu menit dalam "jam komandan" perdana 2014 di pangkalan udara utama TNI AU, di Malang, Jawa Timur, Senin. Kisahnya, sebagaimana dinyatakan Dinas Penerangan dan Kepustakaan pangkalan udara itu, semua anggota TNI AU setempat dikumpulkan di hanggar lama Skuadron Udara 21 Wing 2.

Di sela briefing-nya, Gutomo mengajak semua anggotanya tertawa bersama, sejenak bergembira agar semangat semakin tinggi. "Sebagai prajurit Bromo Valley harus tetap bersemangat dalam bekerja dengan mengutamakan motto kita," katanya.

Korps Wanita Angkatan Laut Terlibat Misi Perdamaian PBB

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Dr. Marsetio bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada upacara militer Peringatan HUT ke-51 Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal), di Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (6/1).

Korps Wanita Angkatan Laut Terlibat Misi Perdamaian PBB

Menurut KSAL, dalam perjalanan dan pengabdiannya sebagai prajurit hingga mencapai usia 51 tahun, Kowal telah membuktikan kiprahnya dengan baik dalam melaksanakan tugas di staf maupun di medan operasi. Hal tersebut diaplikasikan antara lain dengan keikutsertaan Kowal dalam misi perdamaian dunia yang tergabung dalam Pasukan UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) dan MONUC (Mission the I’organisation des Nations Unies en Congo).

Angkatan Udara RI-China Tingkatkan Kerja Sama Militer

WAKIL Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau), Marsekal Madya TNI Sunaryo menerima kunjungan Maj. Gen. Zhou Weaping, Deputy Director Political Command People's Liberation Army Air Force (PLAAF) China, di Markas Besar Angkatan Udara (Mabesau), Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (6/1).

Angkatan Udara RI-China Tingkatkan Kerja Sama Militer

Dalam pertemuan tersebut, Wakasau dan Deputy Director, Political Command PLAAF membahas tentang kerja sama militer kedua negara khususnya TNI Angkatan Udara dengan Angkatan Udara China.

Senin, 06 Januari 2014

Kapolri Ingin Polisi Tangguh dan Sanggup Hadapi Enam Preman Segaligus

Kapolri Jenderal Pol Sutarman angkat bicara soal kasus penusukan anggota polisi akibat melerai pertengkaran anggota Marinir TNI Angkatan laut dan preman di Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara kemarin.

Kapolri Ingin Polisi Tangguh dan Sanggup Hadapi Enam Preman Segaligus

Menurut dia, sudah menjadi kewajiban sebagai anggota polisi untuk turun menyelesaikan masalah dengan cara melerai.

"Yang terlibat keributan di situ, saya katakan nalurinya sebagai anggota Polri, dia akan melerai persoalan tersebut," kata Sutarman di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (6/1).

Panglima TNI: Prajurit Yang Masih Nakal Akan Habis Kariernya

Sejumlah anggota Yon Taifib-1 Marinir Angkatan Laut diamankan setelah terlibat keributan dengan preman di tempat prostitusi Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara. Anggota TNI yang ditangkap adalah Pratu GG, Sertu IPK, Prada RS dan Serda MN.

Panglima TNI: Prajurit Yang Masih Nakal Akan Habis Kariernya

Panglima TNI Jenderal Moeldoko akan bersikap tegas menghukum anggotanya. "Prajurit yang seperti itu, yang masih nakal akan habis itu kariernya, engga ada hidup kariernya, saya pastikan," tegas Moeldoko di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (6/1).

Pemerintah dan Aparat Tak Berdaya Hadapi Sipil Bersenjata di Papua

Aksi penembakan yang dilakukan Kelompok Sipil Bersenjata (KSB) di Papua terus terjadi tanpa bisa dihentikan Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) maupun aparat keamanan.

Pemerintah dan Aparat Tak Berdaya Hadapi Sipil Bersenjata di Papua

Sepanjang 2013 ada 19 orang tewas, 9 di antaranya TNI dan satu polisi. Bahkan di awal 2014, tepatnya 4 Januari sore, KSB kembali menyerang pos polisi di Kulirik, Puncak Jaya, Papua.

"Dua Brimob yang ada di pos itu melarikan diri saat diserang, sehingga delapan pucuk senjata api milik Brimob dirampas KSB," kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane, lewat rilisnya kepada Sindonews, Senin (6/1/2014).

Kontras : Ada Kejanggalan dibalik Penggerebekan Teroris di Ciputat

Kontras (Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan) menilai, ada sejumlah kejanggalan dalam tindakan Tim Densus 88 AT saat penggerebekan terduga teroris di Jalan KH Dewantara, Gang Haji Hasan, Kampung Sawah Dalam, Ciputat, Tangerang Selatan, pada malam 31 Desember 2013 dan berakhir pada dini hari 1 Januari 2014.

Kontras : Ada Kejanggalan dibalik Penggerebekan Teroris di Ciputat
"Tindakan Densus 88 AT yang mengeksekusi mati terduga teroris di lokasi kejadian sudah menjadi pola yang lazim digunakan dalam setiap operasi," kata Koordinator Kontras, Haris Azhar, lewat rilisnya kepada Sindonews, Minggu 5 Januari 2014.

Komisi III DPR Kecam Cara Penyergapan Teroris Oleh Densus 88

Anggota Komisi III DPR RI Ahmad Yani, mengecam aksi penyergapan terduga teroris yang dilakukan oleh Tim Datasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror, di daerah Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan.

Komisi III DPR Kecam Cara Penyergapan Teroris Oleh Densus 88

"Saya mengecam betul aksi itu," kata Yani di Kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu 5 Januari 2014.

Yani menambahkan, seharusnya Densus 88 Antiteror tersebut, menangkap seluruh terduga teroris itu hidup-hidup, untuk memastikan apakah benar yang telah dilumpuhkan oleh Densus 88 tersebut adalah seorang teroris.

BNPT Mensinyalir Ada Ancaman Teroris di Pemilu 2014

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mensinyalir adanya ancaman terorisme saat Pemilu 2014. Hal itu buntut dari penggerebekan terduga teroris di Ciputat, Tangerang Selatan, dua hari lalu.

BNPT Mensinyalir  Ada Ancaman Teroris di Pemilu 2014

"Suka tidak suka, harus diperkirakan itu ada ancaman (di Pemilu 2014). Kalau kita bilang tidak ada ancaman, nanti polisinya tidur semua," kata Kepala BNPT Ansya'ad Mbai saat ditemui usai salat Jumat di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (3/1/2014).

Berita Strategi Militer Terbaru


Lazada Indonesia

Berita Populer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
free counters