Cari Artikel di Blog Ini

Sabtu, 07 Mei 2016

Peta kekuatan Angkatan Laut RI-Malaysia-Filipina Penjaga Perbatasan Maritim Ketiga Negara

Kasus perompakan laut, pembajakan hingga penyanderaan terhadap kapal-kapal yang melintas di Laut Sulu sudah semakin mengkhawatirkan. 14 ABK asal Indonesia diculik dari kapalnya, termasuk 4 warga Malaysia yang hingga kini belum dibebaskan oleh kelompok Abu Sayyaf.

Peta kekuatan Angkatan Laut RI-Malaysia-Filipina Penjaga Perbatasan Maritim Ketiga Negara

Agar kejadian serupa tak terulang, Indonesia berinisiatif mengundang tiga negara yang berkepentingan dengan keamanan di Laut Sulu, yakni Malaysia dan Filipina. Tujuannya adalah mengamankan kapal-kapal dagang yang melintas dengan kapal perang masing-masing.

Dibuka oleh Presiden Joko Widodo, pertemuan trilateral antara pemerintah Indonesia, Malaysia dan Filipina di Gedung Agung Yogyakarta, Kamis (5/5), menghasilkan empat poin kesepakatan. Hasil pertemuan tersebut dideklarasikan bersama dan dibacakan oleh Menteri Luar Negeri Indonesia Retno L.P Marsudi.

Jumat, 06 Mei 2016

4 Kemampuan Khusus yang Dikuasai Pasukan Korpaskhas TNI AU

TNI punya banyak pasukan elite dengan kemampuan yang tak bisa diremehkan dunia. Dari TNI Angkatan Udara, ada Korp Pasukan Khas atau Korpaskhas TNI AU.

Masih ingat latihan tentara merayap sambil ditembaki peluru yang bikin takut media asing? Itulah latihan Paskhas TNI AU.


4 Kemampuan Khusus yang Dikuasai Pasukan Korpaskhas TNI AU

Pasukan ini berkualifikasi Para Komando sama dengan Kopassus TNI AD. Mereka mampu bertempur di tiga matra, darat, laut dan udara.

Semboyannya "Kerjakan tugasmu dengan baik tanpa menghitung untung ruginya!"

Sebagai pasukan di bawah TNI AU, tentu ada kemampuan khusus yang menjadi andalan pasukan baret jingga ini. Inilah yang membedakan Korpaskhas dengan pasukan elite lainnya.

Tank Medium Buatan Pindad - FNSS Turki Akan Diperkenalkan Tahun 2017

PT Pindad (Persero) menggandeng perusahaan asal Turki FNSS Savunma Sistemleri (Defense System), untuk mengembangkan tank medium guna memperkuat pertahanan militer kedua negara.

Direktur Utama Pindad, Silmy Karim mengatakan latar belakang kerja sama tank jenis ini karena banyak dipakai di beberapa negara. Dan menjadi potensi bagi kedua perusahaan.


Tank Medium Buatan Pindad - FNSS Turki Akan Diperkenalkan Tahun 2017

Pengarang buku Membangun Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia ini, menerangkan kerja sama ini memakan investasi USD30 juta. Pada tahap awal, kedua negara sepakat menyelesaikan prototipe yang berlangsung sekitar tiga tahun. Tahun ini sudah memasuki tahun kedua setelah proyek dimulai akhir 2015 kemarin.

Kamis, 05 Mei 2016

RI-Filipina-Malaysia Sepakati Patroli Bersama Kawasan Perbatasan Maritim

Indonesia, Filipina, dan Malaysia menyepakati kerja sama dalam menghadapi permasalahan di laut. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyatakan untuk urusan kemanusiaan tidak mengenal batas wilayah.

"Seperti yang menteri (Luar Negeri RI) katakan, untuk kemanusiaan, tidak mengenal batas wilayah," ujar Gatot.


RI-Filipina-Malaysia Sepakati Patroli Bersama Kawasan Perbatasan Maritim

Hal ini disampaikan Gatot usai melakukan pertemuan dengan Panglima Bersenjata Filipina dan Malaysia di Gedung Agung, Yogyakarta, Jumat (5/5/2016).

Permasalahan kemanusiaan, kata Gatot, sifatnya universal. Menurut Gatot, ketika ada yang membutuhkan pertolongan, maka kita tidak bisa diam saja.

Rusia Pastikan Teknologi Nuklir Rosatom Untuk Indonesia Aman

Dalam kunjungan Wakil Menteri Pengembangan Perekonomian Rusia Alexey Likhachev ke Jakarta selama dua hari pada 2 – 3 Mei lalu, Rusia menegaskan bahwa PLTN yang dibangun Perusahaan Energi Nuklir Negara Rusia Rosatom sesuai dengan standar umum keselamatan nuklir, dan tidak hanya aman untuk masa kini, tetapi juga untuk masa depan.


"Jika kita melihat jumlah pertumbuhan dan jumlah kebutuhan energi yang semakin lama semakin meningkat di Indonesia, jelas bahwa penggunaan energi alternatif, seperti biodiesel tidak mungkin memecahkan masalah kebutuhan energi negara ini," kata Likhachev kapada para wartawan. "Sekarang, semua tergantung keputusan pemerintah Indonesia. Pada pertemuan hari ini, Pak Ramli (menko bidang kemaritiman) mengatakan sedang mempersiapkan laporan (terkait pengembangan energi nuklir) kepada presiden. Saya pikir, masalah ini juga akan menjadi salah satu isu yang dibahas antara kedua kepala negara saat pertemuan bilateral di Sochi mendatang."

Sebelum ke Jakarta, sang wakil menteri mengaku telah bertemu dengan CEO Rosatom Sergey Kiriyenko. Menurut Likhachev, Rosatom siap mengajukan proposal yang sangat menarik kepada Indonesia, khususnya dari segi ekonomi. "Karena itu, kami akan menunggu keputusan dari indonesia," kata Likhachev.

Panglima TNI Kunjungi Prajurit Penjaga Perbatasan Ujung Selatan Indonesia

Prajurit TNI yang bertugas menjaga pulau terluar (pulau terdepan, red) di wilayah paling selatan Indonesia merupakan suatu kebanggaan.
“Kamu merupakan wakil TNI, karena kalau ada musuh, kamu yang akan menghadapi duluan,” ujar Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat meninjau Pulau Ndana sebagai Pos TNI di pulau terluar, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).


Panglima TNI Kunjungi Prajurit Penjaga Perbatasan Ujung Selatan Indonesia

Dalam kunjungan itu, Panglima TNI didampingi Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Setyo Sularso, Pangarmatim Laksda TNI Darwanto, Waasops Panglima TNI Laksma TNI Harjo Susmoro dan Sekda Kabupaten Rote Jonas M. Selli

Panglima TNI mengunjungi pulau bagian ujung Selatan itu bertujuan untuk melihat langsung kondisi prajurit serta pengamanan di pulau tersebut.

Anggaran TNI AL 2017 Diprioritaskan Untuk Pemenuhan Minimmum Esenstial Force

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi mengatakan alokasi anggaran TNI Angkatan Laut tahun 2017 akan memprioritaskan untuk pembangunan alutsista dalam rangka percepatan pencapaian kekuatan pokok minimum (minimmum esenstial force/MEF). Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan operasional Kepala Perang Republik Indonesia (KRI), dan sebagai pengganti KRI yang akan dihapuskan.

Anggaran TNI AL 2017 Diprioritaskan Untuk Pemenuhan Minimmum Esenstial Force

Demikian disampaikan KSAL Laksamana TNI Ade Supandi saat membuka kegiatan Rapat Koordinasi Perencanaan Anggaran dan Keuangan I (Rakor Renaku) TNI Angkatan Laut tahun 2016, di Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (3/5).

Menurut Ade, perencanaan pembangunan TNI Angkatan Laut tahun anggaran 2017 dilaksanakan berdasarkan kebijakan untuk mempertajam serta memperkuat program pembangunan TNI Angkatan Laut menuju MEF.

Kantongi Info Lokasi Penyandraan 4 WNI, Pangkostrad Mohon Doa Rakyat Indonesia

Beredar kabar lokasi empat WNI anak buah kapal tugboat Henry yang disandera kelompok Abu Sayyaf sudah diketahui. Keempatnya yakni Moch. Ariyanto Misnan, Loren Marinus Petrus Rumawi, Dede Irfan Hilmi, dan Samsir.

Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi saat dikonfirmasi Radar Tarakan (Jawa Pos Group) kemarin engan berkata lebih jauh mengenai kabar tersebut.


Kantongi Info Lokasi Penyandraan 4 WNI, Pangkostrad Mohon Doa Rakyat Indonesia

Edy hanya berharap dukungan doa dari masyarakat Indonesia. “Mohon doanya ya dari masyarakat Indonesia. Saat ini dalam proses,” ungkap Edy melalui telepon selulernya sore kemarin (4/5).

Sementara itu, Devi yang merupakan tunangan dari Samsir, salah satu ABK yang disandera, mengatakan ia dan keluarga Samsir sampai saat ini masih berharap semua baik-baik saja dan segera dapat ditemukan dalam kondisi sehat.

Saksi Bisu Sejarah Perjuangan Kemerdekaan RI Di Surabaya Dihancurkan Bangsa Sendiri

"Sempat lolos dari bom sekutu tahun 1945, namun, hari ini saksi bangunan bersejarah itu justru dihancurkan oleh bangsa sendiri. Padahal bangunan yang berdiri tahun 1935 itu sudah masuk daftar cagar budaya melalui SK Wali Kota Surabaya Nomor 188.45 tahun 1998,"
 
Zaman kemerdekaan Indonesia, radio memiliki peran sangat penting dalam perjuangan dan mempertahankan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Radio saat itu menjadi alat sumber informasi peristiwa yang terjadi di Indonesia, bahkan di dunia.

Saksi Bisu Sejarah Perjuangan Kemerdekaan RI Di Surabaya Dihancurkan Bangsa Sendiri

Sutomo alias Bung Tomo, pria kelahiran Surabaya 3 Oktober 1920 ini yang mewacanakan kelahiran radio pertama untuk mengabarkan kemerdekaan Indonesia. Sesaat setelah Indonesia merdeka, Bung Tomo mendirikan Barisan Pemberontak Rakyat Indonesia (BPRI), dengan cabang yang tersebar di seluruh Tanah Air.

Sebagai ketua BPRI, Bung Tomo selalu menyiarkan pidato-pidato tentang perjuangan melalui siaran radio, yang diberi nama Radio Republik Indonesia (RRI). Melalui RRI, mereka merelai siarannya dari Sabang hingga Merauke.

Rabu, 04 Mei 2016

5 Tahun Lagi Indonesia Andalkan Pesawat Tempur KFX/IFX

Dalam waktu 5 tahun lagi, Indonesia akan mengandalkan pertahanan udaranya pada kemampuan pesawat tempur hari kerja sama Indonesia dan Korsel.

Pesawat tempur andalan masa depan Indonesia itu kini dikenal dengan sandi KFX/IFX.

"Iya masa depan. Kita harus bisa buat pesawat lah, masa beli terus," kata Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu ditemui di area Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/5/2016) sore.

5 Tahun Lagi Indonesia Andalkan Pesawat Tempur KFX

Menurut Menhan, Indonesia dan Korea Selatan masih mematangkan seluruh konsep pesawat yang direncanakan dapat mengakomodasi kemampuan siluman (stealth) tersebut.

Selain itu, untuk menjaga keamanan udara dan perbatasan Indonesia saat ini, Ryamizard mengatakan pemerintah akan membeli delapan unit jet tempur Sukhoi Su-35 asal Rusia.

20 siswa Pendidikan Komando Pasukan Katak Ikuti Latihan dan Praktek Cast and Recovery

Setelah melakukan latihan terjun Statik dan Freefall, selama satu bulan, 20 siswa Pendidikan Komando Pasukan Katak (Dikkopaska) Angkatan 39, melanjutkan kegiatannya dengan melaksanakan Latihan dan Praktek Cast and Recovery yang dipimpin Komandan Sekolah Kopaska Mayor Laut (P) Yudo Ponco di perairan selat Madura Surabaya, (3/5/2016).

 20 siswa Pendidikan Komando Pasukan Katak Ikuti Latihan dan Praktek Cast and Recovery

Ke 20 prajurit ini adalah Angkatan ke-39 yang sedang menempuh pendidikan di Sekolah Pasukan Katak, di Pusat Pendidikan Khusus, Komando Pendidikan Operasi Laut, Surabaya.

Menlu RI, Malaysia dan Filipina Menuju Yogyakarta Bahas Keamanan Kawasan

Menteri Luar Negeri Malaysia Dato’ Sri Anifah Haji Aman dipastikan akan bertolak ke Yogyakarta untuk melakukan pertemuan tiga arah dengan Menlu Indonesia dan Filipina. Pertemuan trilateral ini akan membahas mengenai keamanan perairan di kawasan ASEAN.

Menlu RI, Malaysia dan Filipina Menuju Yogyakarta Bahas Keamanan Kawasan

Sri Anifah tidak sendirian melakukan perjalanan ke Yogyakarta, dirinya juga akan ditemani oleh Panglima Angkatan Bersenjata Malaysia. Dimana, Panglima Angkatan Bersenjata Malaysia juga akan bertemu dengan Panglima dari Indonesia dan Malaysia.

"Dato’ Sri Anifah Haji Aman, Menteri Luar Negeri akan mengetuai delegasi Malaysia ke pertemuan Menteri-Menteri Luar Negeri dan Panglima-Panglima Angkatan Tentara Indonesia, Malaysia dan Filipina yang akan diadakan di Yogjakarta, Indonesia pada 5 Mei 2016," kata Kementerian Luar Negeri Malaysia dalam siaran pers pada Rabu (4/5/2016).

Selasa, 03 Mei 2016

Ongen Sukses Ciptakan Drone dan Rancang Kapal Laut Tanpa Awak

Sukses membangun pesawat tanpa awak, Drone OS-Wifanusa, Yulian Paonganan alias Ongen kini tengah mempersiapkan kapal tanpa awak (Unmanned Surface Vehicle/USV). Kapal yang mengusung teknologi canggih ini dibangun untuk pertahanan Indonesia.

"Ya, saya sedang merancang kapal tanpa awak, mudah-mudahan segera terealisasi," ujar Ongen, Senin (2/5/2016).



Hebatnya, ide pembangunan kapal tanpa awak ini hadir di tengah doktor lulusan Institut Pertanian Bogor tersebut terjerat UU Pornografi dan UU ITE karena mengunggah foto Jokowi bersama Nikita Mirzani dengan hastak #PapaDoyanLonte dan #PapaMintaPaha di media sosial.

"Saya optimis, eksepsi diterima hakim. Karena surat dakwan yang dibacakan JPU banyak error in procedure," imbuhnya.

Senin, 02 Mei 2016

Militer Indonesia-Malaysia-Filipina tingkatkan keamanan di perairan perbatasan

Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia, Malaysia, dan Filipina akan bekerja sama meningkatkan keamanan di wilayah perairan perbatasan, salah satunya untuk mengatasi pembajakan kapal oleh kelompok bersenjata Abu Sayyaf.

"Keamanan di perairan perbatasan dan wilayah sekitarnya menjadi concern kita semua. Pemerintah Indonesia, Malaysia dan Filipina berharap dapat mengambil langkah untuk meningkatkan pengamanan di perairan perbatasan dan wilayah sekitarnya," kata Menlu Retno di Jakarta, Senin.


Militer Indonesia-Malaysia-Filipina tingkatkan keamanan di perairan perbatasan

Menlu RI mengatakan bahwa dia bersama Panglima TNI akan bertemu dengan mitranya dari Malaysia dan Filipina pada 5 Mei 2016 di Jakarta.

Dalam pertemuan trilateral itu, pemerintah ketiga negara akan menjajaki kemungkinan melakukan patroli bersama Indonesia, Malaysia dan Filipina di wilayah perairan sekitar Sulawesi Indonesia, Zamboanga Malaysia, dan Sulu Filipina, yang belakangan ini banyak terjadi pembajakan dan penyanderaan.

Uranium Mahal dan Berbahaya, Lebih Baik Pakai Sumber Energi Lain

Indonesia punya potensi uranium yang tinggi. Meski demikian, Kebijakan Energi Nasional (KEN) menjadikannya sebagai sumber energi pilihan terakhir. Uranium maupun jenis-jenis nuklir lainnya dinilai berbahaya karena menimbulkan radiasi.

Indonesia pun masih kaya akan sumber-sumber energi alternatif lain seperti panas bumi, air, angin, matahari, dan sebagainya. Sumber-sumber energi tersebut lebih diprioritaskan pengembangannya dibanding nuklir.


Uranium Mahal dan Berbahaya, Lebih Baik Pakai Sumber Energi Lain

"Kita berbeda dengan negara seperti Korea dan Jepang yang tidak punya banyak kekayaan sumber energi. Kalau mereka mengembangkan nuklir karena memang tidak punya banyak pilihan. Kalau kita masih punya banyak sumber energi lain yang lebih aman dan lebih murah," kata Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Rinaldy Dalimi, saat dihubungi detikFinance, Senin (2/5/2016).

Dia menambahkan, penggunaan uranium pasti akan menimbulkan radiasi. Perlu teknologi tinggi untuk mengolah polusi radioaktif yang ditimbulkan uranium menjadi tidak berbahaya bagi manusia dan lingkungan sekitar.

Bangun Armada Kapal Selam, RI Pelajari Teknologi dari Korsel dan Prancis

Kapal selam Chang Bogo TNI AL yang dibangun DSME Okpo shipyard, Korea Selatan, telah diluncurkan 24 Maret 2016 lalu dan kini bersiap untuk melakukan uji laut yang ketat. Kapal selam ini akan dikirim ke Indonesia bulan Maret 2017, sementara konstruksi kapal selam kedua, sedang dilakukan dan akan dikirim ke Indonesia pertengahan tahun 2018.

Bangun Armada Kapal Selam, RI Pelajari Teknologi dari Korsel dan Prancis

Kapal selam ketiga yang berbobot 1400 ton ini, akan dibangun di PT PAL, Surabaya. Kapal selam Chang Bogo class akan memiliki jelajah operasional 10.000 nautical miles, surface top speed 21 knot, 10 knot saat menyelam dan dilengkapi 8 peluncur untuk torpedo dan peluru kendali.

Kapal selam ini akan dilengkapi dengan sistem pertahanan elektronik dan pelacakan radar paling modern, dengan kru 40 orang.

Galangan Kapal Indonesia Mampuh Produksi 50 Kapal Perang Dalam Setahun

Fayakhun Andriadi, anggota Komisi I DPR dari Fraksi Golkar, menekankan jika seluruh industri galangan kapal domestik diberdayakan, Indonesia mampu memproduksi 50 kapal perang per tahun.

“Dengan begitu, kebutuhan 151 kapal perang TNI Angkatan Laut untuk mengamankan kedaulatan NKRI dapat dipenuhi dalam tiga tahun saja, dengan biaya Rp7,5 Triliun per tahun,” ungkapnya kepada ANTARA, menanggapi pernyataan TNI AL tentang kebutuhan 151 kapal perangnya.


Galangan Kapal Indonesia Mampuh Produksi 50 Kapal Perang Dalam Setahun

Dalam kaitan ini, Fayakhun Andriadi mengingatkan diperlukan `politicall will` yang sunguh-sungguh dari Pemerintah (melalui Dephan, Depkeu serta Perbankan Nasional) untuk merealisasikan penguatan kemampuan TNI.

DPR melalui Komisi I sangat menyetujui pemberdayaan dan peningkatan kemampuan industri alat utama sistem persenjataan (Alutsista) Indonesia, serta mendukung sepenuhnya pengajuan kebutuhan itu oleh TNI Angkatan Laut, demi menjaga kedaulatan wilayah Indonesia.

Operasi Intelijen TNI Buahkan Pembebasan 10 WNI Sandera Abu Sayyaf

Direktur Perlindungan Warna Negara Indonesia (WNI) Lalu Muhammad Iqbal mengatakan telah terjadi pembajakan dua awak kapal berbendera Merah Putih. Pembajakan terjadi di perairan perbatasan Malaysia dan Filipina pukul 18.31 WITA.

"Dua kapal tersebut dalam perjalanan pulang dari Cebu, Filipina menuju Tarakan," ujar Iqbal melalu siaran pers yang diterima Republika.co.id di Jakarta, Sabtu (16/4) dini hari.


Operasi Intelijen TNI Buahkan Pembebasan 10 WNI Sandera Abu Sayyaf

Iqbal mengatakan dua kapal tersebut adalah kapal Tunda TB Henry dan Kapal Tongkang Cristi. Kedua kapal tersebut membawa 10 orang anak buah kapal (ABK) warna negara Indonesia.  "Dalam peristiwa itu satu orang ABK tertembak, lima orang selamat dan empat orang diculik," ujar Iqbal.

Iqbal mengatakan satu ABK yang tertembak telah diselamatkan oleh Polisi Maritim Malaysia ke wilayah Malaysia dan telah mendapatan perawatan. Kondisinya meski terkena luka tembak namun korban tetap dalam kondisi stabil.

Berita Strategi Militer Terbaru


Lazada Indonesia

Berita Populer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
free counters