Cari Artikel di Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label Produk Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Produk Nasional. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 Februari 2021

PT. LEN Berhasil Kembangkan Mission System MALE Drone Black Eangle Indonesia

Masih ingat dengan drone combatan yang tengah dirancang Indonesia? Ya siapalagi kalo bukan Drone Medium Altitude Long Endurance Black Eagle.

Drone yang rencananya akan dipersenjatai dengan missil atau rudal ini, tengah dikebut pengembangannya oleh Konsorsium MALE Drone Indonesia. 


Saat ini progres pengembangan program ini berada dalam fase kedua atau pada pengembangan block L, yang digarap oleh BUMN PT. LEN Industri yang telah tergabung sebagai bagian dari konsorsium MALE Drone ini.

PT. Len memiliki tanggung jawab untuk mengembangkan dan menerapkan Mission System untuk Pesawat Terbang Tanpa Awak ini.

Jumat, 28 Oktober 2016

15 Perusahaan Pertahanan AS ikuti Indo Defense 2016

Atase pers Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia John Johson menyatakan sekitar 15 perusahaan dan kontraktor AS akan berpartisipasi dalam Forum dan Pameran Pertahanan Indonesia (Indo Defense Expo and Forum) pada 2-5 November.

15 Perusahaan Pertahanan AS ikuti Indo Defense 2016

"Akan ada 14 hingga 15 perusahaan dan kontraktor Amerika yang terlibat di sana, seperti Lockhead Martin, mereka yang mengembangkan pesawat F-16, Boeing akan ada di sana, dan beberapa kontraktor pemerintah AS lainnya," kata John Johnson di Jakarta, Kamis.

Dia juga mengungkapkan akan ada latihan militer gabungan antara Indonesia dan AS pekan depan di Manado.

"Ini merupakan latihan gabungan pertama angkatan udara kedua negara, Indonesia dan AS akan sama-sama menerbangkan pesawat F-16. Yang pasti AS akan membawa pesawat F-16 dan F-18 dalam latihan itu," ujar dia.

Kamis, 27 Oktober 2016

Tank Boat Buatan Dalam Negeri Akan di Luncurkan di Indo Defence 2016

Kementerian Pertahanan (Kemhan) kembali menggelar pameran industri pertahanan berskala internasional, Indo Defence 2016 Expo & Forum.

Akan ada berbagai suguhan spesial yang disajikan dalam pameran yang digelar tanggal 2 hingga 5 November 2016 itu. Salah satunya peluncuran Tank Boat.


Tank Boat Buatan Dalam Negeri Akan di Luncurkan di Indo Defence 2016

Ditilik dari namanya, Tank Boat merupakan kendaraan tempur yang memadukan kapabilitas darat seperti yang dimiliki tank dan kemampuan manuver di perairan yang dimiliki kapal.

Dengan menggabungkan kemampuan manuver darat dan laut, kendaraan tempur ini menjadi yang pertama di dunia.

"Ini teknologi pertama di dunia jika berhasil," kata Direktur Teknologi Industri Pertahanan, Ditjen Pothan, Brigjen Jan Pieter Ate di Kantor Kemhan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (26/10/2016).

2-5 November Kemenhan Gelar Indo Defence 2016 Expo & Forum di JIExpo

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) kembali menggelar pameran industri pertahanan berskala internasional, Indo Defence 2016 Expo & Forum. Pameran bertema Blostering Defence Industri Cooperation: Archieving a Global Maritime Fulcrum and Secure World ini digelar tanggal 2-5 November 2016 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat. 



Direktur Teknologi Industri Pertahanan, Ditjen Pothan sekaligus ketua penyelenggara Indo Defence 2016, Brigjen Jan Pieter Ate mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan membuka pameran tersebut. Dia menambahkan pameran industri pertahanan tahun 2016 akan diikuti 844 perusahaan luar negeri maupun dalam negeri.

Dia menyebutkan jumlah perusahaan peserta pameran meningkat drastis dari Indo Defence 2014 sebanyak 672 perusahaan. Menurutnya Indo Defence merupakan ajang pameran industri pertahanan terbesar di Asia dan Asia Tenggara.

Jumat, 23 September 2016

KRI I Gusti Ngurah Rai 332 Light frigate Sigma Class kedua Buatan PT.PAL

Setelah ditunggu tunggu TNI AL akhirnya memberikan nama bagi light frigate Sigma Class kedua yang dibangun oleh PT PAL bekerjasama dengan DSNS Belanda. Kapal PKR ini diberi nama KRI I Gusti Ngurah Rai 332. Kapal ini merupakan kapal kedua light frigate yang dipesan TNI AL ke DSNS yang melakukan proses transfer of technology ke PT PAL Surabaya, Jawa Timur. Kapal pertama PKR KRI RE Martadinata telah melakukan uji laut dan sedang melakukan uji senjata. Kedua kapal ini akan membawa teknologi baru bagi TNI AL, yang berkenalang dengan sistem senjata Vertical launching system (VLS).


Selasa, 16 Agustus 2016

Litbang TNI AD Ciptakan Senapan "Dopper" Untuk Tembaki dan Uji Nyali Prajurit Komando

Militer Indonesia dikenal memiliki tradisi “gila” dalam berlatih, yakni latihan dopper. Latihan ini senyatanya bertujuan menguji nyali prajurit, mereka wajib merayap di lahan berlumpur dengan satu atau lebih pelatih menembaki kiri kanan mereka dengan peluru tajam.

Litbang TNI AD Ciptakan Senapan Dopper Untuk Tembaki dan Uji Nyali Prajurit Komando.jpg

“Tidak boleh ada keraguan atau kesalahan, harus merayap rata tanah, lurus dan jangan berhenti. Kalau berhenti, pelatih akan makin rajin menembaki di sekitarnya. Kalau sampai panik, malah bisa kena tembak. Sudah banyak korban dari latihan ini,” tutur Kapten Inf Ony Mulyanto, perwira Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AD saat Pameran Teknologi di Solo, Kamis (12/8).

Ony memaparkan, karena sifat latihan yang sangat berisiko, para peneliti senjata di TNI AD berupaya menciptakan senjata khusus untuk latihan dopper. “Sampai saat ini belum ada negara yang menciptakan senjata khusus itu, ya karena tidak semua negara punya tradisi dopper,” terangnya.

Selasa, 19 Juli 2016

Pindad Segera Akuisisi Salah Satu Perusahaan Industri Pertahanan Di Eropa

PT Pindad (Persero) segera mengakuisisi sebuah perusahaan industri pertahanan di salah satu negara Eropa dalam waktu dekat. Rencana pembelian perusahaan industri pertahanan tersebut untuk melakukan pengembangan teknologi tinggi.

Pindad Segera Akuisisi Salah Satu Perusahaan Industri Pertahanan Di Eropa

“Mengakuisisi perusahaan asing tidak hanya melulu soal bisnis semata. Tapi juga percepatan teknologi tinggi dan suplly chain yang mereka miliki, bisa menjadi kekuatan baru untuk menggenjot kualitas produk kita agar semakin bersaing di industri pertahanan internasional,” kata Silmy.

Dia mengatakan, proses akusisi perusahaan asing ini diharapkan sudah bisa selesai dalam waktu satu tahun. Menurut dia, pendanaan untuk pembelian perusahaan tersebut akan menggunakan biaya dari profit Pindad atau pinjaman bank.

Kamis, 23 Juni 2016

Satelit Buatan Indonesia Lapan-A3 Berhasil Meluncur ke Antariksa

Satelit Lapan-A3 hasil buatan antara Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) mencatatkan sejarah setelah berhasil diluncurkan dari Sriharikota, India menuju orbit di luar angkasa, Rabu (22/6).

Diluncurkan di Tanah Hindustan pada pukul 9.25 waktu setempat atau sekitar 10.55 WIB, Satelit Lapan-A3 ini telah mengangkasa di orbit polar setinggi 500 kilometer.


Satelit Buatan Indonesia Lapan-A3 Berhasil Meluncur ke Antariksa

Lapan-A3 bukan satu-satunya yang menebeng roket PSLV C-34 milik India.

Roket PSLV-C34 India memboyong 20 satelit sekaligus yang ukurannya kecil. Selain Lapan-A3 dari Indonesia, 19 lainnya berasal dari Kanada, Jerman, dan Amerika Serikat.

Sabtu, 18 Juni 2016

Tank Leopard RI Ujicoba Embarkasi Dari KRI Teluk Bintuni Buatan Indonesia

Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Teluk Bintuni 520 yang berada di jajaran Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Surabaya melakukan uji coba proses embarkasi dan debarkasi material tempur Tank Leopard milik TNI AD, Kamis (16/6), di Dermaga E-S, Koarmatim, Ujung Surabaya.

KRI Teluk Bintuni sebuah kapal perang jenis landing shift tank (LST) yang dimiliki TNI Angkatan Laut. Kapal ini adalah produksi dalam negeri yang dibangun di galangan PT Daya Radar Utama (DRU) Lampung, Sumatera Selatan tahun 2015 yang lalu.


Tank Leopard RI Ujicoba Embarkasi Dari KRI Teluk Bintuni Buatan Indonesia

Bangunan dari kapal ini terbuat dari baja. Rancangannya diproyeksikan memperkuat jajaran Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) untuk mendukung pengangkutan Tank Leopard milik TNI AD. Tank ini memiliki bobot tiap unit mencapai 62,5 ton.

Kapal LST ini memiliki kemampuan daya angkut hingga 10 Tank Leopard, 476 pasukan dan helikopter.

Kamis, 16 Juni 2016

Pesawat NC212i 100% Diproduksi di PT. DI Bandung

Pesawat NC212i telah sepenuhnya dikerjakan oleh PT Dirgantara Indonesia (Persero) (PTDI). Artinya PTDI adalah satu-satunya industri pesawat terbang di dunia yang memproduksi pesawat baling-baling itu.

Seluruh proses pembuatan pesawat tersebut telah dilakukan di Bandung pada kawasan produksi PTDI karena Airbus Defence and Space telah menyerahkan sepenuhnya fasilitas produksi ke PTDI mulai dari jig dan tools hingga pergudangannya (Slow Mover Material) yang semula berada di Spanyol telah dikirimkan seluruhnya ke PTDI.


Pesawat NC212i 100% Diproduksi di PT. DI Bandung

“Apabila Airbus Defence and Space mendapatkan pesanan NC212i, pembuatan pesawat tersebut sepenuhnya akan tetap dikerjakan PTDI di Bandung. Airbus Defence and Space telah memberikan kepercayaan kepada PTDI karena mereka akan lebih fokus mengembangkan pesawat besar, oleh karenanya Final Assembly Line khusus NC212i telah disiapkan di fasilitas PTDI sejak bulan Oktober tahun 2011 silam,” tulis keterangan tertulis PTDI, Rabu (15/6/2016).

Pesawat NC212i adalah pesawat multiguna generasi terbaru dari NC212 dengan daya angkut 28 penumpang, memiliki ramp door, kabin yang luas di kelasnya, sistem navigasi dan komunikasi yang lebih modern, biaya operasi yang lebih rendah namun tetap kompetitif di pasar pesawat kecil.

Jumat, 10 Juni 2016

Senapan Subsonic SS2-V7 Pindad Akan gantikan MP7 Buatan Jerman

PT Pindad telah berhasil memproduksi senjata Subsonic untuk kebutuhan tentara nasional Indonesia. Salah satu keunggulan senjata subsonic adalah keberadaan penembak tidak bisa diketahui lawan. Tanpa suara tiba-tiba musuh terjatuh.

Salah satu penggunaan senjata subsonic yaitu pada operasi Woyla yang dilakukan Komando Pasukan Khusus (Kopassus). 



Saat ini pasukan khusus Angkatan Darat (AD) tersebut menggunakan MP5, senapan subsonic asal Jerman. Nantinya senapan subsonic ini akan digantikan oleh produksi PT Pindad.

Senjata subsonic buatan PT Pindad Persero adalah senapan SS2-V7 yang menggunakan peluru kaliber 5,56 mm. Untuk peluru, senjata subsonic menggunakan peluru khusus. Senapan juga tidak perlu dikokang saat akan menembak.

PT Pindad Perkenalkan 4 Senjata Baru

PT Pindad resmi memperkenalkan empat varian senjata api terbaru. Senjata tersebut ialah, Senapan Serbu SS3, Senapan Serbu SS2 subsonic 5,66 mm, Sub Machine Gun PM3 dan pistol G2 premium.

Direktur utama PT Pindad Silmy Karim membeberkan peruntukan dan spesifikasi masing-masing senjata itu. Karim menuturkan, Senapan Serbu SS3 menggunakan amunisi kaliber 7,62 mm dan didesain sebagai designated marksman rifle dalam pasukan yang membutuhkan akurasi tinggi.



Sementara SS2 subsonic didesain khusus dengan peredam dan dilengkapi amunisi 5,56 mm. Alhasil, senjata tersebut cocok untuk operasi khusus yang membutuhkan kemampuan pergerakan senyap.

Lalu sub machine gun PM3 didesain dengan sistem penembakan gas operated dengan amunisi 9 mm. senjata ini lahir untuk mendukung operasi tempur jarak dekat, pembebasan sandera atau perang kota.

Sabtu, 04 Juni 2016

Senegal Berminat Membeli Helikopter dan Kapal Buatan BUMN Indonesia

Inspektur Jenderal Polisi Kementerian Dalam Negeri Senegal mengaku tertarik dengan beberapa produksi industri strategis Indonesia seperti helikopter produksi PT Dirgantara Indonesia dan kapal feri buatan PT PAL.

Senegal membutuhkan kapal feri dan helikopter untuk keperluan militer serta transportasi VIP jarak dekat antar kota. Keterangan ini didapat dari KBRI Senegal yang ditulis Antara London, Jumat (3/6).


Senegal Berminat Membeli Helikopter dan Kapal Buatan BUMN Indonesia

Senegal saat ini sedang membangun perekonomiannya dan ingin melengkapi armada transportasi militernya untuk menunjang kegiatan pengawasan wilayah perbatasannya dengan negara-negara tetangga.

Dubes Indonesia untuk Senegal, Mansyur Pangeran mengatakan, Indonesia dan Senegal terdapat kesamaan yakni keduanya merupakan negara dengan jumlah penduduk Muslim mencapai 92 persen dan anggota OKI yang konsisten memperjuangkan kemerdekaan negara Palestina.

Jumat, 27 Mei 2016

Didukung Penuh TNI, Pindad Terus Hasilkan Senjata Baru Yang Lebih Canggih

Direktur Utama PT Pindad Silmy Karim mengapresiasi komitmen TNI Angkatan Darat mendukung produk dalam negeri. Dukungan itu mendorong Pindad untuk terus menghasilkan senjata-senjata baru.

“Awal Juni kami akan launching di Kementerian Pertahanan beberapa senjata yang kami sampaikan untuk keperluan TNI,” kata Silmy, namun masih merahasiakan jenis senjata yang ia maksud.



Menurut Silmy, selama ini sejumlah negara telah memesan senjata dari perusahaan yang ia pimpin. Pindad pun telah mengirim pesanan senjata dari salah satu negara, yaitu Laos.

Dengan senjata buatan Pindad jenis pistol G2 itu, kata Silmy, petembak Laos memperoleh medali emas dalam sebuah perlombaan dari.

Tank Boat Buatan Pindad Dipamerkan di Indo Defence Expo 2016

Produsen senjata Indonesia, PT Pindad (Persero), akan meluncurkan tank boat dengan turet berkaliber 105 milimeter atau sekelas tank darat.

“Bisa mengarungi laut level empat (dengan kedalaman lebih dari 2.000 meter). Dengan kecepatan 40 knot, ini cepat,” kata Direktur Utama PT Pindad, Silmy Karim, di markas Divisi Munisi PT Pindad, Turen, Malang, Jawa Timur.


Tank Boat Buatan Pindad Dipamerkan di Indo Defence Expo 2016

Tank boat produksi Pindad bakal dipamerkan di Indo Defence Expo 2016, Jakarta, 2-5 November. Untuk memajang tank boat itu, Pindad akan mengambil lahan seluas 200 meter di Indo Defence Expo.

“Kami ingin meyakinkan jika produk dalam negeri ini berkualitas. Saya tidak mau bilang produksi dalam negeri itu lebih murah, tapi jelas membeli produk dalam negeri membuat pabrik-pabrik kita bergerak, dan uang tidak lari ke luar,” ujar Silmy.

Kamis, 12 Mei 2016

Senapan Sniper SPR-2 Buatan Pindad Lebih Baik dari Produk Asing

Produk senapan sniper SPR-2 yang diproduksi oleh BUMN Indonesia, yaitu PT Pindad (Persero), tak kalah dengan produk sniper sejenis yang diproduksi oleh produsen asing.

Saat dipakai kesatuan TNI, senapan sniper yang desainnya muncul di film Rambo IV ini memiliki tingkat akurasi lebih tinggi daripada senapan sniper asing.


Senapan Sniper SPR-2 Buatan Pindad Lebih Baik dari Produk Asing

"Saat uji di beberapa tempat, SPR-2 akurasinya sangat baik dan lebih baik dari produk luar. Salah satu yang kita tahu, personil Kodam Iskandar Muda, dites sama prajurit ternyata SPR-2 akurasi lebih baik," kata Direktur Utama PT Pindad (Persero), Silmy Karim, kepada detikFinance, Rabu (11/5/2016).

Lanjut Silmy, tak banyak perusahaan senjata di dunia yang mengembangkan dan memproduksi senapan sniper. Alasannya, pasar senapan sniper sangat terbatas. Namun, hal itu tak menjadi alasan bagi Pindad untuk berhenti mengembangkan dan memproduksi senapan untuk penembak jitu.

Selasa, 10 Mei 2016

Pindad Kejar Ketertinggalan Dalam Bidang Industri Pertahanan

PT Pindad (Persero) saat ini tengah fokus mengejar ketertinggalan dalam bidang industri pertahanan.

Sebab, negara yang tangguh dapat diukur dari dukungan industri pertahanan mapan yang berbasis teknologi modern Direktur Utama PT Pindad (Persero) Silmy Karim mengatakan, Indonesia sebagai bangsa yang besar tengah menghadapi ketertinggalan dalam urus an industri pertahanan. Selain masih minim dukungan industri berbasis teknologi tinggi, persoalan kemandirian pertahanan juga sudah saatnya dirintis oleh berbagai elemen bangsa terkait.


Pindad Kejar Ketertinggalan Dalam Bidang Industri Pertahanan

“Upaya PT Pindad saat ini fokus untuk mengejar ketertinggalan dalam urusan industri pertahanan. Kami masih harus kerja keras untuk menciptakan kemandirian di bidang pertahanan,” kata Silmy dalam wawancaranya.

Berkaca kepada negara maju seperti Amerika Serikat, ujar dia, industri pertahanannya telah sejak lama berbasis teknologi tinggi.

Jumat, 06 Mei 2016

Tank Medium Buatan Pindad - FNSS Turki Akan Diperkenalkan Tahun 2017

PT Pindad (Persero) menggandeng perusahaan asal Turki FNSS Savunma Sistemleri (Defense System), untuk mengembangkan tank medium guna memperkuat pertahanan militer kedua negara.

Direktur Utama Pindad, Silmy Karim mengatakan latar belakang kerja sama tank jenis ini karena banyak dipakai di beberapa negara. Dan menjadi potensi bagi kedua perusahaan.


Tank Medium Buatan Pindad - FNSS Turki Akan Diperkenalkan Tahun 2017

Pengarang buku Membangun Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia ini, menerangkan kerja sama ini memakan investasi USD30 juta. Pada tahap awal, kedua negara sepakat menyelesaikan prototipe yang berlangsung sekitar tiga tahun. Tahun ini sudah memasuki tahun kedua setelah proyek dimulai akhir 2015 kemarin.

Rabu, 04 Mei 2016

5 Tahun Lagi Indonesia Andalkan Pesawat Tempur KFX/IFX

Dalam waktu 5 tahun lagi, Indonesia akan mengandalkan pertahanan udaranya pada kemampuan pesawat tempur hari kerja sama Indonesia dan Korsel.

Pesawat tempur andalan masa depan Indonesia itu kini dikenal dengan sandi KFX/IFX.

"Iya masa depan. Kita harus bisa buat pesawat lah, masa beli terus," kata Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu ditemui di area Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/5/2016) sore.

5 Tahun Lagi Indonesia Andalkan Pesawat Tempur KFX

Menurut Menhan, Indonesia dan Korea Selatan masih mematangkan seluruh konsep pesawat yang direncanakan dapat mengakomodasi kemampuan siluman (stealth) tersebut.

Selain itu, untuk menjaga keamanan udara dan perbatasan Indonesia saat ini, Ryamizard mengatakan pemerintah akan membeli delapan unit jet tempur Sukhoi Su-35 asal Rusia.

Senin, 02 Mei 2016

Bangun Armada Kapal Selam, RI Pelajari Teknologi dari Korsel dan Prancis

Kapal selam Chang Bogo TNI AL yang dibangun DSME Okpo shipyard, Korea Selatan, telah diluncurkan 24 Maret 2016 lalu dan kini bersiap untuk melakukan uji laut yang ketat. Kapal selam ini akan dikirim ke Indonesia bulan Maret 2017, sementara konstruksi kapal selam kedua, sedang dilakukan dan akan dikirim ke Indonesia pertengahan tahun 2018.

Bangun Armada Kapal Selam, RI Pelajari Teknologi dari Korsel dan Prancis

Kapal selam ketiga yang berbobot 1400 ton ini, akan dibangun di PT PAL, Surabaya. Kapal selam Chang Bogo class akan memiliki jelajah operasional 10.000 nautical miles, surface top speed 21 knot, 10 knot saat menyelam dan dilengkapi 8 peluncur untuk torpedo dan peluru kendali.

Kapal selam ini akan dilengkapi dengan sistem pertahanan elektronik dan pelacakan radar paling modern, dengan kru 40 orang.

Lazada Indonesia

Berita Populer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
free counters