Cari Blog Ini

Memuat...

Kamis, 28 Juni 2012

Peta Kekuatan Angkatan Udara Asia Tenggara

Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-negara Kasawan Asia Tenggara. Pada masa itu TNI AU memiliki sejumlah pesawat tempur dan bomber strategis tercanggih di jamannya dan semuanya berasal dari Uni Soviet. Ketika itu paling tidak AURI memiliki 25 unit pesawat bomber Tu-16KS-1, pesawat tempur Mig-15, Mig-17, Mig-19, Mig-21, pembom ringan Il-28 dan lain sebagainya. bukan saja dari sisi kelengkapan armada tempurnya saja AURI juga banyak memiliki pilot-pilot handal dan 'nekad'.
 

 
Seiring dengan bergantinya puncak kekuasaan, arah politik luar negeri RI dan pengarun AS terhadap perkembangan militer di Indonesia kian merubah haluan peralatan tempur TNI AU yang cenderung memakai peralatan militer dari blok barat seperti Amerika dan sekutunya, hal ini membuat armada tempur AURI rontok secara perlahan.

Dimasa Ordebaru kekuatan udara Indonesia banyak dilengkapi dengan produk dari blok barat dan sekutunya sebut saja pesawat tempur F-16, F-5, C-130 dari Amerika dan Hwak-200 dari Inggris telah menjadi tumpuan TNI AU pada masa orde baru bahkan hingga kini. 


Saat konflik Timor-timor Indonesia dituduh telah melaggar HAM, hal ini menyebabkan pemberlakuan embargo dari tahun 1999 - 2005 oleh AS dan sekutunya terhadap peralatan militer Indonesia termasuk pesawat tempur TNI AU bahkan Inggris terang-terangan melarang penggunaan pesawat Hwak saat terjadi konflik di Aceh, hal ini membuat banyak peralatan militer RI harus di grounded. Kekuatan tempur pesawat TNI AU sangat terpukul kala itu bahkan bebepara pelanggaran batas wilayah juga terjadi sebut saja Australia pernah mengirimkan pesawat tempur F-18 diwilayah NKRI dan pesawat TNI AU tidak dapat berbuat banyak untuk mencegah itu.

Kini TNI-AU tengah berbenah kembali untuk menjadi yang terkuat dikawasan Asia Tenggara, siap mempertahankan kedaulatan Negara dari berbagai gangguan dan pelanggaran udara dari negara tetangga.

Peta Kekuatan Angkatan Udara di Asia Tenggara

Pada bagian kali ini akan difokuskan pada inventory pesawat tempur dan juga rudal serta pesawat peringatan dini yang dimiliki negara kasawan Asia Tenggara. Untuk ketangguhan pilot dan paktor ‘man behind the Gun’ tidak akan dibahas.
 


Kekuatan Udara Malaysia

Angkatan Udara Malaysia (Tentera Udara Diraja Malaysia/TUDM) didirikan pada tahun 1958 sebagai Tentera Udara Persekutuan Malaya. Kekuatan udara Malaysia cukup disegani dan di perhitungkan di kawasan ASEAN, saat ini TUDM mengoperasikan sebuah kombinasi unik yang menggabungkan beberapa jenis pesawat udara modern buatan Amerika Serikat, Eropa, dan Rusia. berikut kekuatan udara Malaysia :
 

Multi Role Fighter

  • 18 Su-30MKM Flanker-C
  • 14 MiG-29N Fulcrum-A
  • 2 MiG-29NUB Fulcrum-B
  • 8 F/A-18D Hornet
  • 8 F-5E Tiger II
  • 3 F-5F Tiger II
  • 18 Hawk Mk.208
Reconnaissance
  • 2 RF-5E Tigereye
Communications Transport
  • 11Cessna 402B Utililiner
Transport
  • A-400M
  • C-130H Hercules
  • C-130H-30 Hercules
  • C-130T Hercules
  • C-130MPHercules
  • L-100-30 Hercules
  • CN-235-220M
  • Canadair Global Expres
  • Dassault Falcon 900B
  • Beech 200 Super King Air
  •  DHC-4A Caribou     1966     Canada
VIP Helicopter
  • 2  AS-61NS Sea King 
  • S-70A Black Hawk
Helicopter
  • Mi-171Sh Hip-H
  • 30 S-61A-4 Nuri
  • 8 SA-316 Alouette III1     
  • A-109C Hirundo
  • Bell 47G Sioux
Training
  • 10 Hawk Mk.108 
  • 7 MB-339AM
  • 8 MB-339CD
  • 37 PC-7 Turbo-Trainer
  • 9 PC-7 MkII
  • 20 MD3-610 Datwyler, AeroTiga 
  • SAL Bulldog 102


Kekuatan Udara Singapura

Angkatan Udara Republik Singapura berdiri sejak tahun 1968. Sejak awal kemerdekaanya Singapura menjalin hubungan militer dengan Israel dan Amerika Serikat tidak heran rasanya jika kini militer Singapura menjadi salahsatu kekuatan menakutkan di Asia Tenggara, ditambah lagi dengan kemampuan belanja militer yang sangat besar tiap tahunnya membuat militer negara ini semakin kuat. berikut kekuatan udara Singapura:

 Multi Role Fighter
  • 24 Boeing F-15SG Strike Eagle
  • 22 F-16C Block 52
  • 40 F-16D Block 52
  • 36 Northrop F-5S
  • 9  Northrop F-5T
Transport
  • 10 C-130H-30 Hercules
  • 4 Fokker 50UTL
    Helicopter
    • Mi-171Sh Hip-H
    • 30 S-61A-4 Nuri
    • 8 SA-316 Alouette III1     
    • A-109C Hirundo
    • Bell 47G Sioux
    Training
    • 19 Pilatus PC-21
    • 18 ST Aerospace A-4SU/TA-4SU Super Skyhawk 
    • 5 Eurocopter EC-120 Colibri
    UAV  
    • IAI Searcher Mk 2 
    • Elbit Hermes 450 UAV

    Bersambung.......

    Sumber : Wikipedia

    49 komentar:

    1. anda berbicara tentang jumlah alutsistanya saja, Indonesia memang hanya mengandalkan pesawat "kuno" dan sangat sedikit. tapi tetap ditakuti oleh negara lain. hal itu karena pilotnya yang superior. pernah saya berbincang dengan salah satu pilot F-5 di madiun, saya tanya bagaimana kalau F-5 kita itu berhadapan dengan F-18 milik malaysia atau australia. jawabnya dia berani jamin F-5 kita mampu menjatuhkan 2 F-18 hanya dengan rudal AIM-P2 yang kuno itu, karena pilot kita dapat memanfaatkan secara penuh kemampuan F-5 kita sampai batas limit, sedangkan malaysia dan australia pilotnya "penakut", sehingga hanya 40% kemuampuan pesawat yang dipakai

      BalasHapus
      Balasan
      1. Terkadang... keterbatasan itu bisa memunculkan ke"nekat"an.. dan kalo udah nekat biasanya muncul indra"kekuatan" ke-6 dan ini yang suka jadi efek deterent pilot kita dimata negara lain... wong F-18 aja di kejar sama hawk di kawasan timur..
        Mungkin begitu kali yaa...????

        Hapus
      2. Lebih kuat lagi kalo elo punya motor baru trus jago balap...

        gak ada jaminan menang juga kalo elo pake motor butut, meskipun elo jago balap..

        Hapus
    2. Betul, tulisan ini hanya memberikan gambaran berdasarkan jumlah dan kekuatan alat tempurnya saja. Dari sisi kemampuan dan propesionalisme TNI memang cukup disegani dikawasan Asia bahkan dunia sekalipun. Saya tidak meragukan kemampun personil TNI.

      BalasHapus
    3. malaysia itu tidak perlu susah-susah kalu mau melawannya....kasih saja semua TKI senjata buat kubu oposisi ...lalu bikin rusuh di negara malaysia..di bantu lagi serangn TNI dari luar...pasti malaysia hancur lebur..

      BalasHapus
      Balasan
      1. hehehe, janganlah kasian TKI pahlawan devisa yang disiasiakan negara....

        Hapus
    4. mas didik, anda itu mewancarai pilot madiun siapa namanya?klopun bener si pilot ngomong gtu, cm buat nentremin hati rakyat aja.klo namany pertempuran udara, teknologi canggih sama kemampuan pilot itu sama2 mutlak diperlukan. Kok mbandingin F-5 sama F-18...byuh.. jangan bayangin pertempuran udara sama pertempuran di darat, yang bisa sembunyi dan gerilya, makanya vietnam bisa menang lwn US. tapi bicara AU, so pasti teknologi canggih menjadi kunci utama dalam kemenangan perang udara.
      pesawat beserta armament canggih mutlak diperlukan oleh TNI AU sekarang. Kita harus segera bangun dari mimpi kita yg sudah puas dengan jargon "Profesionalisme TNI yang bilang TNI kita kemampuannya hebat, profesinal...ngga perlu senjata canggih..1 orang bisa ngalahin 3 org malingshit, 1 orang bisa ngalahin 2 org singaprek...itu kebodohan yang kita bangun sendiri. Jaman sekarang bukan jamannya Achilles, profesionalisme tentara suatu negara skarang juga ditentukan dari peralatan yang mereka gunakan.

      BalasHapus
      Balasan
      1. menurut saya sih disamping kemampuan personil yang harus lebih ditingkatkan, sangat penting juga untuk menambah peralatan tempur dengan teknologi canggih. di jaman yg serba canggih ini tekologi menjadi bagian penting dalam keberhasilan suatu oprasi militer. Saya yakin para pemimpin pertahanan indonesia sudah mempertimbangkan hal2 tsb, apalagi ada gosip WW3 akan segera dimulai oleh kaum zionis... ngeri juga ya kalo bener terjadi..!!!

        Hapus
    5. mungkin bambu runcing masih perlu untuk tni au

      BalasHapus
    6. kalau perlu glontorin uang penelitian dr TNI ke universitas utk penelitian teknologi militer yang muthakir, saya percaya anak anak bangsa dr universitas akan memecahkan kebuntuan daya gentar TNI dan akan memberikan nilai ekonomi yg mengagumkan. Bravo TNI bau membahu dg Universitas sbg solusi TNI daya kejut dan daya gentar musuh

      BalasHapus
      Balasan
      1. Saya setuju dengan usul tersebut mas/pakSugiarto. SDM ITB, ITS, UGM dan kampus2 lainnya sangat mumpuni untuk melakukan riset dibidang teknologi militer.

        Hapus
    7. salah siapa ko TNI jdi klah peralatan tempur,,,????

      BalasHapus
    8. Meningkatkan kemampuan alusista TNI memang mutlak. Harus dilakukan secara cermat, cepat dan tepat. Sudah bosan rasanya memdiskusikan kondisi persenjataan TNI yang selalu bermuara pada kata-kata 'MIRIS" 'PRIHATIN' 'TIDAK ADA EFEK DETERENS' atau negative lain. Terus terang saja, dengan kekayaan yang ada pada negara kita, SANGATLAH TIDAK PANTAS,, Indonesia memiliki kekuatan TNI yang paling lemah diantara negara ASEAN!!! Sangat tidak pantas. Harusnya,,, kitalah yang leading,,, yang paling disegani,,,.
      Oleh karena itu,, kita semua harus dukung peningkatan kemampuan persenjataan darat, laut dan udata TNI kita sudapa lebih kuat, lebih efektif dan akhirnya lebih disegani.
      Orang-orang tua baik di eksekutive dan legislative harus menjadi orang-orang pertama yang menginisiasi dan mendukung TNI. Jangan banyak ribut dan korupsinya.
      Terus terang juga, bila dana yang dikorupsi itu dibelanjakan untuk alusista,,, mungkin nilainya sudah bisa membeli 1-2-3-4 pesawat canggih.

      salam

      BalasHapus
      Balasan
      1. betul sekali kang Tatang, seandanya saja Indoensia Bebas Koruptor.. :) berharap.
        mungkin anggaran belanja alutsista akan lebih besar lagi.

        Hapus
    9. Sedih sekali membaca tulisan ini. Tapi walaupun tidak suka, harus diakui bahwa kenyataanya seperti itu dan benar juga; miris. Yang sselalu menjadi pertanyaan, kenapa susah sekali untuk mempunyai armada jet tempur yg tangguh? Kenapa dulu Megawati sampai harus "memaksa" membeli jet tempur Sukhoi dengan cara seperti itu? Lalu di protes sana-sini? Padahal jelas kita butuh pesawat tempur baru. Sekarang pun sudah punya Sukhoi dg jumlah yg "nanggung" dan belum punya senjata. Jadi perntanyaannya kenapa bisa begitu? Kalau hitung2an strategis sudah pasti TNI AU dianggap under dog dg persejataannya yg minim (kalau tdk mau disebut minus, dibanding negara tetangga). Karena walaupun pilot-pilot kita lebih jago dari pilot tetangga tp tdk bisa dipakai untuk bertempur karena tidak ada senjatanya. Dan lagi, sebego-begonya pilot negara tetangga, kalau berlatih terus menerus dan didukung teknologi yg lebih baik, ditambah jumlah yg banyak... ya sudah bisa ditebak hasilnya.

      Jadi sekali lagi... kenapa begitu ya?

      BalasHapus
      Balasan
      1. betul sekali kita memang merasa sedih dan miris akan keberadaan arsenal pertahanan kita. semoga saja beberapa tahun kedepan pertahanan udara Indonesia semakin lebih baik.

        Hapus
    10. Kiblat pengadaan alutsista pemerintah harusnya ke negara2 timur, karena pengalaman buruk diembargo oleh negara2 barat... pengadaan alutsista baru dari cina dan rusia oleh pemerintah bukan tidak tanpa kendala, banyak sekali hambatan yg datangnya dari luar, terutama amerika dan sekutunya. mereka tidak rela indonesia memliki kekuatan yg lebih canggih, dengan sgenap daya upaya amerika dan negara2 barat ingin mengkondisikan kamampuan militer indonesia dibawah negara2 sekutu amerika singapura,australia.. salah satunya dengan hibah 24 pesawat F16 yg akan diupgrade (yg katanya) setara blok 52. tujuannya jelas agar indonesia tidak berpaling ke cina dan rusia, sehingga AS masih dengan leluasa mendikte dan menghegemoni indonesia. HArusnya pemerintah indonesia tidak tergoda dengan rayuan amerika. Lengkapi arsenal tempur udara dengan pesawat2 sukhoi dilengkapi dengan rudal2 yg canggih akan mampu meningkatkan efek gentar dikawasan. jangan selalu mau disetir dan dikondisikan oleh AS dan sekutunya...!

      BalasHapus
      Balasan
      1. betul sekali, menurut kabar yang beredar untuk anggaran hingga tahun 2014 TNI AU tidak akan membeli/menambah kekuatan skuadron Sukhoinya. semoga saja kabar ini salah, karna kita belum memiliki sukhoi SU-35.

        Hapus
      2. hehe, jangan salah, barangkali Indonesia mau ambil itu F16 sekalian beli sukhoi, kan lumayan jadi banyak pesawatnya.

        Hapus
    11. hahahahahahahaha daripada bandingkan kekuatan yang ga jelas mending lihat info hangat yuk di http://www.formulabisnisclickbank.com/?id=indracute

      BalasHapus
      Balasan
      1. hahaha, masih exsis ya bisnis onlinenya.... salam sukses saja deh... semoga berhasil...

        Hapus
    12. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      BalasHapus
    13. ...mari kita berfantasi sedikit. Teknologi pesawat & persenjataan yang ada sekarang meskipun canggih kita anggap "konvensional". Nah, kita buat saja teknologi baru yang sama sekali berbeda dari yang ada sekarang, yang lebih canggih (mungkin dengan revolusi teknologi nano atau yang lain). Pasti kita akan menjadi super power.. Mungkinkah...?? Siapa tahu akan lahir Einstein2 baru dari Indonesia...he3...

      BalasHapus
      Balasan
      1. ide yang bagus mudah-mudahan generasi kedepan banyak habibie2 penerus bangsa yang juga bisa menciptakan teori habibie yang lain

        Hapus
    14. hahahahaha... berbicara masalah efek getar n getar!!.. ya persenjatai aja pesawat2 kita dngan rudal nuklir Agni V yg dari india!.. itu aja kok susah!.. wkwkwkwkwkkkk..

      kalau membahas masalah efek getar n getar ga bakalan ada habisnya kawan!,. waktu sll brjalan terus>> diatas langit masih ada lngit!.. bukan aku ga mau tau msalah ini!.. coba bayangkan efekx dikemudian hari,. perlombaan semacam ini ujung2nya akan kembali kepada penghuni bumi ini!,. kehancuran yg sngat mengerikan kalau terjadi konflik!.. hemmmmm...

      BalasHapus
      Balasan
      1. jadi sebaiknya pesawat tempur TNI AU di persenjatia bambu runcing aja ya.. biar ramah lingkungan. xixixi

        terimakasih Pak Fandi telah berkunjung di blog ini.
        Salam,

        Hapus
      2. bikin aja elektromagnetik BOM serta anti Penangkalnya maka nuklir gak akan meledak, dengan E-bom Senjata secanggih apapun gak akan bekerja, karna yang diserang semua yang mengandung listrik, seperti pesawat, mobil, tank, senjata apapun, sekali tembak semuanya yang berbau listrik dan magnet gak gerak, tapi manusia tetep hidup, tentaranya pada bengong apa yang mau ditembak senjatanya gak bekerja

        Hapus
      3. kalau bisa semua negara didunia ini di persenjatai bambu runcing n katepel aja gang, biar lebih ramah lingkungan.. wkwkwkwkkkkkkk..

        Hapus
      4. lebih penting lagi, seluruh manusia di bumi di"brainwash" anti perang, anti kekerasan, sifat agresive akspansive-nya dihilangkan... pasti bumi damai tidak perlu perlombaan senjata...ha3....

        Hapus
      5. abis dimatiin senjatanya, tusukin pake bambu runcing, ekonomis dan efektif hehe

        Hapus
    15. mungkin teknologi kita memang kurang canggih dari negera tetangga , tapi sebelum saya baca artikel ini saya menelusuri artikel lomba menembak Di Australia (AASAM), kita kembali mempertahankan menjadi juara umum di sana melampaui jauh dari negara sekelas gak tanggung-tanggung AS dan Inggris (di ingat mempetahankan berarti sebelumnya pernah juara), sampai-sampai kita di suruh ganti pistol yang sama dengan negara lain tapi toh hasilnya kita tetap juara, apa pendapat para kontingen negara lain, " saya sudah melakukan yang terbaik tapi ini bukan masalah senjata tetapi orang yang ada di belakang senjata", jadi saya dapat menganalisa: percuma punya senjata canggih tapi orang yang menggunakannya gak punya keahlian, naluri, keberanian, dan otak yang encer coba siapa yang berani adu matematika apaan aja dech sama pilot tempur kita, atau prestasi di sekolah, kita sudah banyak makan asam garam klo masalh perang dibandingin negara ASEAN, sekelas Vietnam aja perang sama amerika masih di bantu Rusia, sedangkan kita gak ada yang nolong, tapi cuma kita yang bisa membunuh Jendral mallaby (salah satu jendralnya sekutu), satu lagi negara mana yang gak mau latihan perang bareng sama Indonesia, amerika, cina, autralia,malaysia, singapura sampai komandan perang amerika bilang kita masih perlu belajar banyak lagi perang di perairan dangkal sama tentara indonesia yang sudah terlatih, ada juga satu kejadian saat latihan bareng sama autralia untuk memperebut kan bandara, tentara dia takut naik hellikopter kita karna takut jatuh akhirnya dia jalan, toh saat sampai bandara tentara kita udah menguasai bandara udara. jadi menurut saya 1 pesawat canggih indonesia sama aja 5 pesawat canggih singapura, satu lagi untuk menyerang singapura gak perlu pesawat cuma rudal dari pulau ke pulau, darat ke udara kapal laut liat juga jumlah tentaranya, pesawat hanya canggih saat di udara tapi saat dia mendarat cuma macan ompong, kita punya jago-jago strategi, kalo cuma nguasain Singapura, kita punya, segudang tentara penyusup, sekelas SAS inggris, mossad Israel, ataupun baret hijaunya amerika yang katanya kayak Rambo, baru punya beberapa sukhoi aja Australia kebakaran jenggot, berarti mereka tau spesifikasi pilot-pilot Indonesia, pake motor bebek aja bisa ngalahin moge.

      BalasHapus
    16. @ atas ane,, KOPET!!!

      BalasHapus
    17. tidak semua informasi tentang jumlah dan kemampuan alutsista kita dibeberkan kpd masyrakat sipil supaya mereka tidak mudah membaca kekuatan dan kelemahan kita..

      BalasHapus
    18. itu dari segi senjata, dari segi prajurit Kopasus dan pasukan Katak indonesia termasuk prajurit paling ditakuti didunia, apalagi sewaktu ada isu tentang penambahan kopasus.. pihak australia dan AS langsung kebakarang jengkot.... tetapi diatas kopasus dan pasukan katak, indonesia masih punya pasukan denjaka.. ni adalah pasukan yg sangat rahasia... dan ini jarang dipublikasikan, karena apabila pasukan ni muncul tujuannya hanya untuk perang...

      BalasHapus
    19. TNI emang yg terbaik gan dengan kesederhanaanya
      contoh saja taliban hanya bermodalkan senjata rakitan dan bom mercon bsa survive melawan keroyokan puluhan negara yg super canggih...dan Nato bersama kawan2 ga berani loh berhadapan langsung dengan taliban
      begitu juga TNI benar2 super ketrampilanya makanya USA Cs selalu mengkebiri kekuatan TNI

      BalasHapus
      Balasan
      1. betul sekali, makanya Indonesia perlu untuk membanguk Alutsistanya secara mandiri.

        Hapus
    20. sebelum terjadi perang kecanggihan tidak perlu yng perlu kecanggihan waktu perang,,,,,

      BalasHapus
    21. @admin : saya ijin share gambar2 nya di page INDONESIAN MILITARY POWER ya

      :)

      BalasHapus
    22. cuma satu yang pasti, pemerintah/presiden indonesia itu BODOH, LEMAH/LEMOT..
      penyebabnya, propinsi indonesia semakin terpecah, cth timor leste dan papua, smua itu pdhl kekayaan indonesia, presiden bj habibi sndri yg menyerahkan timor leste, krna tdk kuat kemiskinan yg trjadi di timor leste...
      amerika lah yg mndukung timor leste utk merdeka,, tapi masi ja indonesia menjalin perjanjian erat dengan amerika,, pdhl cuma menfaatkan kebdohan indonesia..

      suatu saat nnti jika propinsi indonesia sdkit demi sdikit terpecah atau habis dan ekonomi di indonesia semakin trpuruk,, indo akan di jajah kembali dari negara manapun ...
      karna itu lah yg di tggu2 dr negara lain ... menjalin kerja sama, mencuri perhatian indo,itu lah salah satu cara menjajah indo dgn halus...

      BalasHapus
    23. walaupun peralatan tempurnya terbatas, ternyata tentara indonesia jauh lebih hebat dari negara jiran sekalipun. saat berlatih dengan TNI tentara negara jiran sampai geleng-geleng kepala, kenapa? pada saat latihan penyerangan ke dalam hutan belantara tentara jiran menbawa peralatan dan cadangan makanan yang banyak untuk satu bulan di dalam hutan, sehingga manuver-manuver penyerangan sangat lambat. Tibalah giliran tentara indonesia masuk hutan untuk jangka waktu satu bulan, hanya membawa peralatan tempur, pisau dan garam satu gandu dan bisa bertahan satu bulan hanya makan daun-daunan, binatang buas(ular, kadal dsb) dibubuhi garam yang dibawa.....luar biasa....viva Indonesia.

      BalasHapus
      Balasan
      1. Tetangguhan Prajurit tempur TNI memang sudah teruji bahkan duniapun mengakuinya.

        Hapus
    24. apa pun komentar agan2 di atas semuanya bagus,
      Tidak semua kekuatan militer negara itu di publikasikan, hanya kalangan tertentu aja yang bisa mengetahuinya.
      dan yang pasti sampai saat ini tidak ada tetangga yang berani mengganggu NKRIn malahan kebanyakan dari mereka ingin menjadikan NKRI sahabat yang lebih baik lagi.
      secara tidak langsung malaysia, singapura , australia berlomba lomba ingin menjadi lebih akrab dengan NKRI.
      Ingat konfik di LCS kenapa harus NKRI yang di anggap bisa menjadi penengah, atau dalam katalain kenapa China dan USA berlomba lomba merayu NKRI.
      itu tandanya NKRI sudah sangat di segani Di Asia Tenggara.
      kekuatan militer tidak harus di publikasi kan karena kita bukan bangsa penjajah yang suka menakut nakuti bangsa lain.
      kita di segani itu berarti kita memiliki kemampuan lebih baik...

      BalasHapus
      Balasan
      1. nggak bro! Kita justru prihatin, tetangga kita si malingsia berani kurang ajar dgn manuver2 klaim atas wilayah dan lain2.. Singapura juga sebuah ancaman, mereka adalah alat imperialis dan spion asia tenggara. Yahudi, Amerika dan sekutu nya ada di sana. Mengincar kekayaan alam kita. Kalo kita lemah itu karena kita gak punya uang, sebab para pemimpin dan pelaku pemerintahan di negri ini adalah koruptor..

        Hapus
    25. beritanya ga update nih. coba liat kekuatan kita di tahun 2013. kapal paling canggih didunia udah kita punya. belanja alutista kita juga milyaran dolar. hahahaha.... pasti kalian pada bangga jadi anak indonesia.

      BalasHapus

    Berita Strategi Militer Terbaru


    Lazada Indonesia

    Berita Populer

    Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
    free counters