Putri Pariwisata Indonesia Gorontalo (PPIG) pernah disematkan kepada dara cantik kelahiran 5 Mei 1991 lalu itu.
Namun jalan dunia modeling atau kecantikan tidak menjadi pilihan hidup gadis yang pernah menjadi pemenang gelaran yang digelar oleh Dinas Perhubungan dan Pariwisata (Dishubpar) Provinsi Gorontalo pada 2013 lalu.
Gadis cantik itu memilih menjadi seorang Polisi Wanita (Polwan).
Lulusan Bintara Polwan 2012 itu kini sangat mencintai profesinya.
Dara berparas indah itu Brigadir Polisi Satu (Briptu) Cindy Pratiwi Husain namanya.
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Tampilkan postingan dengan label Polwan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Polwan. Tampilkan semua postingan
Jumat, 04 Maret 2016
Rabu, 02 Maret 2016
Duet Maut Dua Sniper Cantik Satuan Elit Brimob Polda Aceh
Bripda Nina Oktoviana dikenal sebagai salah satu sniper pasukan elite Gegana Brimob Polda Aceh. Dulu dia satu-satunya wanita yang bergabung di satuan itu. Namun kini ada Bripda ia Bripda Fransisca.
Duet penembak jitu ini langsung jadi perhatian. Keduanya langsung kompak. Bripda Nina pun berniat menularkan bakat yang dimiliki kepada sang junior.
Dulu menjadi pasukan elit, merupakan kenyataan yang tak pernah dibayangkan Bripda Nina.
"Untuk jadi Polisi Wanita memang cita-cita dari kecil, tapi bergabung dengan pasukan elit Satuan Gegana tidak pernah saya bayangkan," demikian dikutip dari akun Facebook Humas Polri, Senin (2/3).
Duet penembak jitu ini langsung jadi perhatian. Keduanya langsung kompak. Bripda Nina pun berniat menularkan bakat yang dimiliki kepada sang junior.
Dulu menjadi pasukan elit, merupakan kenyataan yang tak pernah dibayangkan Bripda Nina.
"Untuk jadi Polisi Wanita memang cita-cita dari kecil, tapi bergabung dengan pasukan elit Satuan Gegana tidak pernah saya bayangkan," demikian dikutip dari akun Facebook Humas Polri, Senin (2/3).
Label:
Brimob,
POLRI,
Polwan,
Prestasi Militer
Mengitip 6 polwan cantik Latihan Menembak di Mako Brimob Depok
6 Polwan cantik yang merupakan presenter NTMC POLRI, Rabu (2/3) pagi mengikuti kegiatan latihan menembak yang berlangsung di Lapangan Tembak Hoegeng Iman Santoso yang terletak di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.
Keenam Polwan yang mengikuti latihan tembak tersebut adalah AKP Eni Regama, Bripda Ricca, Bripda Anggun, Bripda Khulut, Bripda Tiara dan Bripda Rizka. Mereka mengaku sangat senang dan antusias dengan latihan ini.
Meski sebelumnya telah mendapat pelatihan dasar menembak, namun kali ini mereka benar-benar dilatih secara khusus, sehingga kemampuan menembak mereka menjadi kembali terasah.
AKP Eni Regama sebagai polwan presenter senior mengaku latihan seperti ini sebenarnya rutin dilakukan.
Keenam Polwan yang mengikuti latihan tembak tersebut adalah AKP Eni Regama, Bripda Ricca, Bripda Anggun, Bripda Khulut, Bripda Tiara dan Bripda Rizka. Mereka mengaku sangat senang dan antusias dengan latihan ini.
Meski sebelumnya telah mendapat pelatihan dasar menembak, namun kali ini mereka benar-benar dilatih secara khusus, sehingga kemampuan menembak mereka menjadi kembali terasah.
AKP Eni Regama sebagai polwan presenter senior mengaku latihan seperti ini sebenarnya rutin dilakukan.
Jumat, 16 Oktober 2015
Mengenal Sosok Iptu Dhayita, Kapolsek termuda calon jenderal
Siapa yang bakal mengira di usianya yang baru menginjak 23 tahun Iptu Dhayita Daneswari sudah menduduki posisi sebagai Kapolsek Candisari, Semarang, Jawa Tengah. Hal ini membuatnya tercatat menjadi Kapolsek perempuan termuda sepanjang sejarah di Pulau Jawa.
Meski terkesan mudah di usianya yang muda sudah mendapatkan jabatan yang prestisius, bukan berarti dara manis ini mendapatkannya dengan mulus begitu saja. Usai lulus dari SMA Negeri 6 Kota Semarang jurusan IPA, perjalanan karier Dhayita diawali dengan mengenyam pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol) lulus tahun 2012.
"Memang, di usia muda adalah usia di mana masa-masa ingin menikmati kebahagiaan dan kesenangan hidup. Namun, sejak masuk ke Akpol karena sebagai taruna kita sudah diberikan pendidikan dengan konsekuensi bahwa masa muda kita akan dihabiskan dengan pengabdian dan kedisiplinan tinggi. Maka saya menyadari seluruh konsekuensi tersebut," ungkapnya, Rabu (14/10) kemarin.
![]() |
| Iptu Dhayita. | Foto : Merdeka.com/parwito |
Meski terkesan mudah di usianya yang muda sudah mendapatkan jabatan yang prestisius, bukan berarti dara manis ini mendapatkannya dengan mulus begitu saja. Usai lulus dari SMA Negeri 6 Kota Semarang jurusan IPA, perjalanan karier Dhayita diawali dengan mengenyam pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol) lulus tahun 2012.
"Memang, di usia muda adalah usia di mana masa-masa ingin menikmati kebahagiaan dan kesenangan hidup. Namun, sejak masuk ke Akpol karena sebagai taruna kita sudah diberikan pendidikan dengan konsekuensi bahwa masa muda kita akan dihabiskan dengan pengabdian dan kedisiplinan tinggi. Maka saya menyadari seluruh konsekuensi tersebut," ungkapnya, Rabu (14/10) kemarin.
Rabu, 09 September 2015
Bripda Adri Chroin Model Catwalk yang kini Angkat Senjata
Sebelum menjadi anggota Polri, Bripda Adri Chroin Ade Oktami (23) merupakan model catwalk. Sang atasan, Kasi Ops Brimob DIY Kompol Murlani mengaku dirinya mendukung Adri beraksi di catwalk meski telah menjadi anggota Polri.
"Boleh, kalau saya mendukung apa saja asal positif dan tidak mengganggu tugasnya," ujar Murlani di Mako Brimob DIY Jl Mojo, Baciro, Rabu (9/9/2015).
Murlani menjelaskan, izin yang harus diajukan Adri tidak hanya sampai pada dirinya namun juga kepada Kasat Brimob DIY. Dialah yang akan memintakan izin untuk Adri kepada atasannya tersebut.
"Boleh, kalau saya mendukung apa saja asal positif dan tidak mengganggu tugasnya," ujar Murlani di Mako Brimob DIY Jl Mojo, Baciro, Rabu (9/9/2015).
Murlani menjelaskan, izin yang harus diajukan Adri tidak hanya sampai pada dirinya namun juga kepada Kasat Brimob DIY. Dialah yang akan memintakan izin untuk Adri kepada atasannya tersebut.
Senin, 24 November 2014
Tes keperawanan lingkup Polri langgar HAM
Pemerhati masalah sosial di Makassar, Hurriah AH, MSi mengatakan, tes keperawanan di lingkup Polri merupakan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).
"Tindakan yang dilakukan jajaran Polri ini dapat dikategorikan sebagai perilaku yang kejam, karena melukai rasa kemanusiaan, merendahkan martabat perempuan dan diskriminatif terhadap perempuan yang merupakan calon Polwan," kata Hurriah di Makassar, Sabtu.
Dalam laporan hasil penelitian Human Rights dilansir bahwa perempuan merasa tidak nyaman, ketakutan dan trauma bahkan ada yang pingsan ketika menjalani tes keperawanan tersebut.
"Tindakan yang dilakukan jajaran Polri ini dapat dikategorikan sebagai perilaku yang kejam, karena melukai rasa kemanusiaan, merendahkan martabat perempuan dan diskriminatif terhadap perempuan yang merupakan calon Polwan," kata Hurriah di Makassar, Sabtu.
Dalam laporan hasil penelitian Human Rights dilansir bahwa perempuan merasa tidak nyaman, ketakutan dan trauma bahkan ada yang pingsan ketika menjalani tes keperawanan tersebut.
Langganan:
Postingan (Atom)
Berita Populer
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
Pihak inteljen Kodam, sambung Hardiono, masih melakukan pendeteksian kebangkitan PKI di wilayah Jateng dan DIY. Pangdam menambahkan memang ...
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Serangan ke Lapas Cebongan menambah catatan hitam Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD. Sebelumnya pada tahun 1998, Kopassus juga disoro...
-
Penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta menggunakan senapan serbu AK-47. Diketahui anggota Kopassus ini baru saja berlatih di Gunung ...
-
TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pe...
-
Kejujuran 11 prajurit Kopassus mengakui kesalahan, menembak empat tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan Sleman, Yogyakarta, mendat...
-
10 Pesawat angkut Hercules type H 16 Pesawat tempur coin Super Tucano ( 4 sudah datang) 16 Pesawat latih Grob G120TP 6 Pesawat lati...
-
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berang dituding komisioner Komnas HAM tidak pernah bekerja dan terkesan hanya tidur dalam mengatasi ko...
-
Modernisasi militer terus diupayakan oleh pemerintah. Dalam waktu dekat, dua unit pesawat tempur jenis Sukhoi Generasi 4,5 akan tiba di Tan...






