Putri Pariwisata Indonesia Gorontalo (PPIG) pernah disematkan kepada dara cantik kelahiran 5 Mei 1991 lalu itu.
Namun jalan dunia modeling atau kecantikan tidak menjadi pilihan hidup gadis yang pernah menjadi pemenang gelaran yang digelar oleh Dinas Perhubungan dan Pariwisata (Dishubpar) Provinsi Gorontalo pada 2013 lalu.
Gadis cantik itu memilih menjadi seorang Polisi Wanita (Polwan).
Lulusan Bintara Polwan 2012 itu kini sangat mencintai profesinya.
Dara berparas indah itu Brigadir Polisi Satu (Briptu) Cindy Pratiwi Husain namanya.
Berdasarkan keterangan yang tertulis di Fanpage Facebook Divisi Humas Polri, Kamis (3/3/2016), Briptu Cindy bertugas di Satuan Gegana Brimob Kepolisian Gorontalo.
Ia terkenal cekatan dan tangkas dalam melaksanakan tugas.
Sebagai anggota Brimob, Briptu Cindy memiliki kemampuan yang tak bisa dipandang sebebelah mata. Bahkan layak untuk disegani atas kemampuannya yang luar biasa.
Perempuan berusia 25 tahun ini mahir dan piawai dalam menembak.
Tak hanya itu, Briptu Cindy juga ahli menjinakkan bahan peledak.
Pada sebuah kesempatan, ia mengatakan bahwa menjadi anggota Brimob adalah panggilan jiwa.
“Memang menjadi anggota Brimob adalah cita-cita saya demi mengabdikan diri kepada Negara,” tandasnya. (Tribun)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Jumat, 04 Maret 2016
Mengenal Polwan Cantik Mantan Puteri Pariwisata yang Mahir Menembak dan Jinakkan Bom
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
... mengganti F-5E/F Tiger II dengan beberapa pilihan, yaitu SAAB JAS-39 Gripen (Swedia), Sukhoi Su-35 Flanker (Rusia), Eurofighter Typhoon ...
-
Kejujuran 11 prajurit Kopassus mengakui kesalahan, menembak empat tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan Sleman, Yogyakarta, mendat...
-
TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pe...
-
Mayor Agus Harimurti Yudhoyono Brigif Linud 17 Kostrad mendapatkan penghormatan, menjadi pasukan AD pertama yang menggunakan Ba...
-
Yahudi dan Israel Merasa Disudutkan Indonesia Kelompok pendukung Israel dan Yahudi menilai, Indonesia kerap menyudutkan mereka. Menurut mere...
-
Tentara Nasional Indonesia (TNI) berencana menambah armada kapal selam untuk mendukung pertahanan laut. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), L...
-
Serangan ke Lapas Cebongan menambah catatan hitam Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD. Sebelumnya pada tahun 1998, Kopassus juga disoro...



Tidak ada komentar:
Posting Komentar