Satu unit kapal yang membawa pakaian bekas ilegal dari Port Klang, Malaysia ditangkap polisi di Sumatera Utara (Sumut). Sebanyak 5 orang beserta 180 balpres diamankan petugas.
"Penangkapan terjadi sekitar pukul 04.30 WIB tadi. Kapal itu yakni Kapal Motor Evan GT 12," kata Direktur Polair Polda Sumut Kombes Pol Tubuh Musyareh kepada detikcom, Minggu (28/2/2016) malam.
Penangkapan tersebut bermula ketika petugas melaksanakan patroli di kawasan perairan Asahan, Tanjung Balai. Kemudian petugas melihat dan mencurigai kapal tersebut seterusnya melakukan pemeriksaan.
Dalam pemeriksaan itu, petugas menemukan 180 balpres dan mengamankan 5 orang yang berada di dalam kapal. Mereka yang diamankan yakni, Usni Simanjuntak (53) (nahkoda), Darma (32) (KKM). Kemudian tiga orang ABK, masing-masing atas nama Yahya Pulungan (41), Edihqrapanta (30) dan Rajib Apandi (30).
Kepada petugas, mereka mengaku balpres itu akan dibawa ke Tanjung Balai.
"Kapal di bawa ke dermaga Mako Dit Polair Belawan untuk proses lebih lanjut. Nanti di kantor akan digeledah kembali (balpres)," tutup Tubuh. (Detik)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Senin, 29 Februari 2016
Polair Polda Sumut Tangkap Kapal Pembawa Pakaian Bekas dari Malaysia
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
Pihak inteljen Kodam, sambung Hardiono, masih melakukan pendeteksian kebangkitan PKI di wilayah Jateng dan DIY. Pangdam menambahkan memang ...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
Rusia mengharapkan Indonesia kembali melirik pesawat tempur sukhoi Su-35, pernyataan ini diungkapkan Wakil Direktur "Rosoboronexport...
-
Yahudi dan Israel Merasa Disudutkan Indonesia Kelompok pendukung Israel dan Yahudi menilai, Indonesia kerap menyudutkan mereka. Menurut mere...
-
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berang dituding komisioner Komnas HAM tidak pernah bekerja dan terkesan hanya tidur dalam mengatasi ko...
-
Kejujuran 11 prajurit Kopassus mengakui kesalahan, menembak empat tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan Sleman, Yogyakarta, mendat...
-
Serangan ke Lapas Cebongan menambah catatan hitam Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD. Sebelumnya pada tahun 1998, Kopassus juga disoro...
-
Penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta menggunakan senapan serbu AK-47. Diketahui anggota Kopassus ini baru saja berlatih di Gunung ...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar