Cari Blog Ini

Memuat...

Jumat, 07 Desember 2012

Rusia Berharap Indonesia Membeli Jet Tempur Sukhoi Su-35

Rusia mengharapkan Indonesia kembali melirik pesawat tempur sukhoi Su-35, pernyataan ini diungkapkan Wakil Direktur "Rosoboronexport" Victor Kumardin kepada vietnamese.ruvr.ru bulan November lalu.

Pesawat Tempur Multirole Sukhoi SU-35 BM
Pesawat Tempur Multirole Sukhoi SU-35 BM
foto : defence.pk
 

"Kita tahu bahwa Angkatan Udara Indonesia mengadakan latihan bersama dengan Angkatan Udara Australia, di mana Su-30 menunjukkan kinerja yang sangat baik. Artinya, kita berani berasumsi bahwa Indonesia mungkin tertarik pada Su-35, yang kami tawarkan, "kata Komardin.


Dia menekankan bahwa Kerjasama militer Rusia Indonesia telah terjalin cukup baik dan terus meningkat, "Hubungan ekonomi yang kuat dan hubungan perdagangan yang menguntungkan kedua negara. Kami telah menjual beberapa peralatan militer untuk Indonesia seperti kendaraan lapis baja, "tambah Victor Komardin.


Sumber : Military Paritet

41 komentar:

  1. tak hanya Rusia yang berharap Indonesia membeli su-35BM aku juga berharap begitu

    BalasHapus
    Balasan
    1. yang jualan berharap, kita semua rakyat berharap, tapi pemerintah yang berwenang pada kemana ya.... apa cuek2 aja gitu :)

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

      Hapus
    3. Rakyat yang baik dan punya rasa memiliki dan melindungi Negara wajib Hukumnya mengingatkan PEMERINTAH RI kita sadarkan Pengambil kebijakan di pemerintah RI agar tidak tunduk pada tekanan Negara Barat yang Nota bene banyak melanggar HAM serta mudahnya menerapkan EMBARGO Senjata, karena itu Saya Bangga dengan DPR Tak Akan Ratifikasi ATT " Traktat Perdagangan Senjata " mohon pemerintah kiblat saja beli senjata ke RUSIA.

      Hapus
    4. saya juga amat bangga kalau perkara ini bisa terjadi,indonesia beli peralatan tempur RUSIA.dan rakyat indonesia merasa teramat kecewa,kalau pemerintah RI terus beli alutista SAMPAH dari negara musuh.apalah nilainya alutsista sampah musuh,sehingga begitu istimewa pada para pemimpin indonesia.bapak pemerintah kMI MOHON,SAYANGI NAYAWA SANG PRAJURIT BANGSA YG MEMPERJUANGKAN DAN MEMBELA MARTABAT DAN KEDAULATAN NKRI.

      Hapus
  2. ya Presiden pertama RI,g mungkin salah memilih sahabat. Smoga berlanjut

    BalasHapus
  3. rusia sahabat yang nyata bagi indonesia...

    BalasHapus
  4. harga per unit 400-600M.. sedangkan anggaran pertahanan RI 2013 mencapai 77T..

    BalasHapus
  5. ingat perjuangan Rusia waktu pembebasan irian barat,,,mereka membantu bangsa indonesia,,,untuk melawan belanda,,,bravo rusia n Indonesia

    BalasHapus
  6. Jangan ragu2... sekalian borong Shukoi Pakfa....... Rakyat setuju...

    BalasHapus
  7. Seharusnya RI lebih memilih persenjataan dari Russia ini, di samping mumpuni, harga jg lebih kompetitif, trus Russia jg tdk suka mendikte spt USA atw Inggris, sedikit uda mendikte. Slava Russia...!!

    BalasHapus
  8. Pesawat shukoi SU-35 sangat bagus bagi pertahanan Ind, penerbang kita juga sdh terbiasa dan kehandalannya sangat dipercaya. Sekali lagi kami mendukung utk pembelian SU-35, utk menutup kekurangan generasi 5 dan dpt menyamai kemampuan pesawat cina maupun pesawat Australia. Pak Pres hrs beli pesawat SU-35...Jayalah NKRI

    BalasHapus
  9. menurutku untuk apa menerima hibah f 16 bekas amerika, lebih baik memperbanyak pesawat sukhoi hanya saja di setiap skuadron harus berbeda type sukhoi,agar semakin sulit di prediksi lawan, dan kalo bisa indonesia harus bekerjasama dg pemerintah Rusia agar dapat membuat pesawat sukhoi sendiri dg izin dari pemerintah Rusia

    BalasHapus
  10. Saya yakin TNI AU pasti beli, tapi mungkin akan sangat dirahasiakan seperti TNI AL merahasiakan jumlah dan type Kapal Selamnya. SU 35 BM nantinya adalah senjata strategis...sehingga sangat dirahasiakan.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya setuju dengan saudara,,,heheheh

      Hapus
  11. Apa mungkin.....? Karena indo sudah masuk perangkap paman sam

    BalasHapus
  12. jngan siakan kesempatan itu pak jendral,,,,hanya rusia yang mau peduli dengan iklas kepda tni,,klw terjadi perang yang melibatkan indonesia saya yakin rusia g bakal tgal diam pasti akan dibantu seperti jaman trikora dula,,,,ambil sukhoi su 35 bm nya, ntar keburu malaysia yang ambil,,,,,,,

    BalasHapus
  13. Enak bli barang bekas, soalnya hargha tdk yg tahu, soal efisien atau efektif, tdk pernah menjadinpeduli pejabat

    BalasHapus
  14. SU-35 lengkap dengan persenjataanya pastinya menjadi incaran TNI-AU, santai dulu gan.
    kita beresin dulu MEF tahap 1 ini, bukan hanya membeli senjata baru yang di pikirin negara ini. tapi bagaimana kesiapan para personel dan sarana pendukungnya yang sangat perlu di perhatikan, kita belajar dari pada masa TRIKORA. banyak peralatan militer kita yang terbilang canggih di zamanya tidak bisa di manfaatkan dengan baik. kita punya TU-16, Mig-15, Mig-17, Mig-19, Bahkan Mig-21 yang pada waktu itu menjadi momok yang sangat menakutkan bagi negara negara barat. tapi tidak punya hangar yang cukup untuk menampung seluruh pesawat, dan kita juga tidak mempunyai tenaga teknisi yang profesional malah mengharapkan bantuan SOVIET yg kebetulan saat itu memang sangat akrab dengan NKRI, bahkan untuk penerbangnya kita juga belum bisa di bilang siap pada saat itu.
    memang alasan nya waktu itu negara dalam keadaan yang sangat mendesak untuk mempunyai kekuatan yang bisa mengimbangi belanda.
    intinya adalah, kita persiapkan dulu calon penerbang dan teknisi nya dari sekarang. belajar dulu bengan pesawat barat dan sukro yg ada setelah mahir pastinya pada MEF tahap 2 sukro SU-35BM akan masuk list belanja TNI-AU, bahkan bisa jadi SU-34 juga masuk list untuk menghidupkan kembali skadron pembom yang dulu di isi IL-28 atau TU-16.
    NKRI HARGA MATI......!!!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga saja dalam program MEF tahap 2 semua itu bisa terwujud...

      Hapus
    2. Siipp Gann, ketangguhan & kekuatan TNI sbg pengawal Republik ini hrs meningkat dgn signifikan, ini harapan kita semua.

      Hapus
    3. Setuju..., semoga bisa terwujut........

      Hapus
  15. Gak apa-apa duit habis untuk beli sukhoi daripada habis oleh koruptur. Ayo Pemerintah tambah lagi pesawatnya,.demi NKRI.

    BalasHapus
  16. Pak Pres kita hrs beli utk TNI AU Sukhoi Su-35BM, pilot Su-35BM diambilkan dr pilot2 Su-30 dinaikkan dg pelatihan lagi dan dg pelatihan sebentar akan sdh menguasai serta sambil jalan mengadakan latihan bersama dg Rusia/Cina. Utk Su- 30, dpt disiapkan pilot2 yg sdh jam terbangnya 3000 jam dan utk menambah kecanggihan pilot latihan dg negara yg mempunyai Su-30(Vietnam,Korea utara dan Cina)

    BalasHapus
  17. kenapa ga beli pesawat tempur siluman aja,
    yang ga terdeteksi radar.

    BalasHapus
  18. Ayo Kita beli sukhoi 35 bm , rakyat siap bayar pajak.......

    BalasHapus
  19. Setuju,mending beli SU 35 BM,drpd dpt rongsokan F 16 blok apa aja dr amrik,,,,

    BalasHapus
  20. INI SUDAH JAMAN MILENIUM
    INDONESIA RAYA RAKYAT
    INDONESIA 245 JUTA
    BERPENDIDIKAN SEKOLAH DAN
    PINTAR -PINTAR DAN JUGA JENIUS
    PANDAI ATAU AHLI,PABRIK - PABRIK ,AYO PT DIRGANTARA INDONESIA BUATKAN PESAWAT STEALT Z TEMPUR PERANG, DAN PESAWAT CHARGO ANGKUT LOGISTIK BESAR BERAT 250 TON UNTUK INDONESIA RAYA

    BalasHapus
  21. Indonesia masih diatur USA dan malah senang disuap dengan hibah f16 & hercules bekas, Indonesia dikondisikan agar selalu berada di bawah kekuatan sekutu USA di kawasan yaitu Singapur dan Australia.

    Hanya dengan SU35/Rusia dan Kapal selam minimal kelas Kilo/Rusia kita bisa bersaing dengan mereka.

    BalasHapus
  22. mending beli SU35,,,sy sangat setuju,,AS pasti ada maunya baikin qt,,lo qt udh gk penting,,qt diembargo,,belajarlah dr pengalaman,,orang2 yang dekat dengan rusia kini jauh lebih maju dr pada yang dekat dengan AS.

    BalasHapus
  23. gak usah peralatan perang,beli saja jaguar mercedez,forche,ferari,yg banyak

    BalasHapus
  24. ngapain beli sukhoi 35 bikin amerika marah aja, mending duitnya dikorupsi biar kaya 7 turunan....

    BalasHapus
    Balasan
    1. sayang ente kturunan ke-8 .....

      Hapus
  25. Belajar menjadi negara mandiri lebih baik dari pada bergantung deng negara lain, indonesia sudah saatnya memproduksi pesawat tempur sendiri, dan semua itu harus ada dukungan penuh dari pemerintah, ingat iran yng dulunya di embargo peralatan militernya sekarng sudah bisa ciptakan persenjatan dan perlengkapan militer sendiri termasuk pesawat tempurnya yg canggih, saya yakin kalau indonesia juaga bisa mengikuti jejak iran tetapi harus ada keseriusan pemerintah kita jangan melempem kaya tempe, rakyat sudah memberikan sinyal yang sangat serius, pertahanan adalah masalah utama suatu negara.

    BalasHapus
  26. VOTE FOR
    SUKHOI 35 BM !!!

    F 16 blok 25 (refurbish) di bikin 52 ? 750 US$ = 1 skuardon Su-35 BM

    BalasHapus
  27. SUDAH WAKTUNYA KIBLAT TNI KE PRODUK RUSIA

    BalasHapus
  28. Biasanya apa yang menjadi pemikiran kita (rakyat) selalu bertolak belakang dengan para pejabat kita yang hanya mementingkan kantong pribadinya, semoga terbuka hati dan rasa nasionalisme para pemimpin kita saat ini sehingga Indonesia JAYA KEMBALI dan tidak diremehkan dan dilecehkan oleh negara tetangga seperti Aus dan Malingsialan.

    BalasHapus
  29. sembari memborong alutista sembari transfer teknologi supaya bisa buat sendiri dan terhindar embargo,boleh juga tuh n brilian n kabarnya malaysia nyontek yah alias ikut-ikutan tot juga sama prancis

    BalasHapus
  30. beli aja tuh pesawat.
    trus pake untuk mengganyang malingsia keparat itu.

    BalasHapus
  31. Saya rasa indonesia tidak akan membeli pesawat sukhoi lagi.karna targetnya hanya 1skuadron sukhoi.rencana pemerintah selajutnya yaitu membeli Tank Leopard 104 unit dari Jerman,dengan persyaratan ToT(transfer tekhnologi)untuk pesawat F16 itu sudah pasti dibeli pemerintah untuk melengkapi skuadron F16 yang sudah ada.kedepannya indonesia masih punya Proyek pembuatan pesawat tempur stealth KFX/IFX hasil kerjasama tekhnologi dengan Korsel.belum Proyek Rudal dengan China yang sudah disetujui Pemerintah.yang saya tau pemerintah lebih menunggu hasil kerjasama dengan Korsel untuk pembuatan pesawat tempur generasi 4-5.saya tidak setuju indonesia beli S 35,yang masih dibawah F22 RAFTOR.kalau mau beli lebih baik Sukhoi FAK/PA stealth.jadi kalau generasi 6 sudah keluar,tekhnologi kita ga ketinggalan jauh meskipun pesawat generasi 6 sudah dipasarkan.politik pemerintah tidak bodoh.karna negara2 maju masih terus berlomba mengembangkan pesawat tempur dari generasi ke generasi.kita tunggu saja proyek KFX/IFX dengan korsel berjalan lancar.dan target 10tahun ke depan Bangsa kita sudah bisa mebuat pesawat siluman.bukan lagi pesawat yg generasinya dibawah 5 atau 6 Bro!!!

    BalasHapus

Berita Strategi Militer Terbaru

Berita Populer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
free counters