TNI AL dan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menjalin kerja sama peningkatan sumber ddaya manusia (SDM) di bidang Hidrografi dan Oseanografi melalui pedidikan, pelatihan, dan penelitian. Hal itu ditandai dengan penandatangangan kerja sama antara Kepala Dinas Hidro-Oseanografi TNI AL (Dishidros) dan Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, di Semarang, Jawa Tengah, Senin (3/12).
Kepala Dishidros, Laksma TNI Aan Kurnia, mengatakan kerja sama di bidang pendidikan dan pelatihan ini nantinya dapat saling memberikan kesempatan kepada mahasiswa ilmu perikanan dan kelautan dalam kegiatan pendidikan dan pelatihan.
"Kerja sama ini juga untuk mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat), dan untuk meningkatkan SDM dalam bidang hidrografi dan oseanografi," kata dia.
Sementara itu, Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Muhamad Zaenuri, mengungkapkan dengan adanya kerja sama ini akan sangat bermanfaat bagi mahasiswa dalam melakukan penelitian tentang ilmu kelautan. "Dari kerja sama tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif untuk meningkatkan Ilmu pengetahuan di bidang kelautan bagi para mahasiswa," ujar dia.
Sumber : Koran Jakarta
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Selasa, 04 Desember 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Rusia mengharapkan Indonesia kembali melirik pesawat tempur sukhoi Su-35, pernyataan ini diungkapkan Wakil Direktur "Rosoboronexport...
-
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berang dituding komisioner Komnas HAM tidak pernah bekerja dan terkesan hanya tidur dalam mengatasi ko...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
Pemerintah telah memilih jet tempur Sukhoi Su-35 buatan Rusia untuk menggantikan F-5 Tiger, yang akan dipensiunkan. Keputusan ini diambil se...
-
TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pe...
-
Perdebatan kiblat dari pembelian alutsista militer selama ini, menarik untuk dicermati. Kalau ditelaah semenjak kejadian embargo oleh USA da...
-
TNI Angkatan Laut saat ini memiliki kapal selam sebanyak 12 unit. Alutsista itu, diparkir di wilayah Surabaya, Jawa Timur. “Kita memang ada ...
-
Yahudi dan Israel Merasa Disudutkan Indonesia Kelompok pendukung Israel dan Yahudi menilai, Indonesia kerap menyudutkan mereka. Menurut mere...
-
Berdiri di podium selama dua jam, mantan presiden RI ketiga, BJ Habibie terus memaparkan problematika di Indonesia. Mulai dari hal kecil hin...


Seharusnya yg punya inisiatif hrs TNI AL oleh karena punya peralatan, merupakan institusi kelautan dan universitas adalah pengemban sivitas akademika Tridarma Perguruan Tinggi serta mendekati kesamaan dg 8 wajib TNI yaitu pengabdian thd masyarakat.
BalasHapus