Cari Artikel di Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label Brimob. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Brimob. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Maret 2016

Duet Maut Dua Sniper Cantik Satuan Elit Brimob Polda Aceh

Bripda Nina Oktoviana dikenal sebagai salah satu sniper pasukan elite Gegana Brimob Polda Aceh. Dulu dia satu-satunya wanita yang bergabung di satuan itu. Namun kini ada Bripda ia Bripda Fransisca.

Duet penembak jitu ini langsung jadi perhatian. Keduanya langsung kompak. Bripda Nina pun berniat menularkan bakat yang dimiliki kepada sang junior.


Duet Maut Dua Sniper Cantik Satuan Elit Brimob Polda Aceh

Dulu menjadi pasukan elit, merupakan kenyataan yang tak pernah dibayangkan Bripda Nina.

"Untuk jadi Polisi Wanita memang cita-cita dari kecil, tapi bergabung dengan pasukan elit Satuan Gegana tidak pernah saya bayangkan," demikian dikutip dari akun Facebook Humas Polri, Senin (2/3).

Rabu, 10 Februari 2016

Anggota Brimob Poso Baku Tembak dengan Teroris

Baku tembak personel Brimob Sanginora, Poso, dengan terduga teroris terjadi Selasa (9/2/2016) di jalan raya antara Nepu dengan Poso, Sulawesi Tengah, sekitar pukul 10.25 WITA.

Kadiv Humas Polri Brigjen Agus Rianto menjelaskan, awalnya personel Brimob sedang melakukan razia kendaraan bermotor di jalan raya antara Nepu dengan Poso.


Anggota Brimob Poso Baku Tembak dengan Teroris

“Saat itu, melintas satu mobil Kijang hitam dengan nomer polisi DD 8547 QP dari arah Napu ke Poso. Saat mobil mendekati pos pemeriksaan, beberapa anggota Brimob mendekati mobil untuk melakukan sweeping,” ujar Brigjen Agus di Kompleks Mabes Polri, Jakarta.

Tiba-tiba seseorang yang duduk di samping sopir, menodongkan senjata api laras pendek ke anggota Brimob Brigadir Wahyudi Syaputra, yang mendekat. Orang tersebut melepaskan satu tembakan yang mengenai dagu Brigadir Wahyudi Syaputra.

Sabtu, 23 Januari 2016

Berantas Terorisme Densus Akan Upgrade Peralatan Tempur

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan Densus 88 akan memperkuat diri dengan meningkatkan pelatihan. Senjata yang dimiliki juga akan diperbarui.

"Dengan berbagai hal yang kita miliki selama ini diperlukan penguatan. Densu 88 ini nantinya akan meng-upgrade peralatan yang dimiliki," ujar Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dalam konferensi pers di kantornya, Jl Trunojoyo, Jaksel, Jumat (22/1/2016).


Berantas Terorisme Densus Akan Upgrade Peralatan Tempur

Selain upgrade peralatan, personel yang ada juga ditambah. Penggantian jika diperlukan, juga akan dilakukan.

"Serta menambah anggaran," kataBadrodin.

Senin, 04 Januari 2016

Video ketegangan Brimob disergap kelompok bersenjata di tengah hutan

Aparat kepolisian terus melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata, baik di Poso maupun pedalaman Papua. Dalam upaya pengejaran itu, pasukan Brigade Mobil (Brimob) kerap menghadapi berbagai kendala, seperti penyergapan.

Video ketegangan Brimob disergap kelompok bersenjata di tengah hutan
 
Ketegangan terpampang jelas dalam video berdurasi 1 menit 23 detik. Tembakan terus menyalak ke arah pasukan Brimob yang sedang berlindung di balik mobil maupun tembok.

Minggu, 09 Agustus 2015

Sering Mengamuk, Lima Tahanan Teroris Dievakuasi dari Lapas Malang

Lima tahanan kasus terorisme yang ada di Lapas Kelas 1 Lowokwaru, Malang, Jawa Timur, dievakuasi ke lapas lain di Jawa Timur. Penyebabnya, karena ada salah satu tahanan yang mengamuk kepada petugas Lapas setempat saat ditegur karena masih menerima tamu meskipun jam jenguk sudah habis.

Sering Mengamuk, Lima Tahanan Teroris Dievakuasi dari Lapas Malang

Hal tersebut terjadi pada Sabtu (8/8/2015) siang. Dari informasi yang dihimpun Kompas.com, dari salah satu petugas Lapas Lowokwaru, kelima tahanan sedang menerima kunjungan.

"Saat waktunya sudah habis, petugas lapas memberitahu. Namun, seorang tahanan tak terima. Saat itulah terjadi adu mulut," katanya.

Sebenarnya adu mulut seorang tahanan yang bernama Willaim Maksum alias Acum itu sudah bisa didamaikan. Namun, saat akan kembali ke kamarnya, ia tak terima dan malah melempar batu kepada petugas yang memperingatkannya.

Selasa, 09 Desember 2014

Penembakan anggota Brimob di Puncak Jaya masalah serius

Anggota Komisi III DPR RI Aboe Bakar Al Habsy menyatakan penembakan terhadap anggota Brimob di Puncak Jaya merupakan persoalan serius.
"Ini bukan perkara kriminal biasa, gerakan bersenjata di sana lebih mengarah pada upaya pemberontakan. Ini adalah bagian dari gerakan organisasi Papua Merdeka. Jadi yang diserang bukan anggota Brimob sebagai perorangan, namun sebagai sebuah organ negara," kata Aboe Bakar di Gedung DPR RI di Jakarta, Senin.


Penembakan anggota Brimob di Puncak Jaya masalah serius

"Oleh karena itu, tindakan kelompok ini jangan hanya disikapi seperti kejahatan pidana pada umumnya. Apa yang mereka lakukan itu bisa dikategorikan sebagai tindakan yang membahayakan negara, yang biasanya disebut dengan makar atau pemberontakan," kata dia.

Rabu, 03 Desember 2014

Penembak dua Brimob bawa kabur senjata

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah Papua Kombes Polisi Pudjo mengemukakan penembak dua anggota Brimob di Kabupaten Ilaga juga membawa kabur dua senjata milik korban, yaitu jenis AK 47.

Penembak dua Brimob bawa kabur senjata

"Anggota (Brimob) saat itu membantu membawa kursi dalam rangka memperingati Natal, namun dalam perjalanan ditembak oleh kelompok bersenjata," katanya kepada Antara di Jayapura, Rabu.

Ia menjelaskan dua anggota Brimob Polda Papua, yakni Ipda Thomson Siahaan dan Bripda Jeferson ditembak orang tidak dikenal, Rabu sekitar pukul 10.15 WIT.

Rabu, 26 November 2014

Polri Tanggapi Kritikan Rencana Penggunaan Seragam Loreng Untuk Brimob

Penggunaan seragam loreng di Korps Brimob Polri mendapat kritikan dari banyak pihak.

Pihak Polri pun angkat bicara soal seragam loreng yang ramai dipergunjingkan usai perayaan HUT ke-69 Korps Brimob RI di Markas Brimob Kepala Dua Depok, Jabar, Jumat (14/11/2014) lalu.


Polri Tanggapi Kritikan Rencana Penggunaan Seragam Loreng Untuk Brimob
Kapolri Jenderal Pol Sutarman mengenakan seragam Brimob dalam upacara HUT Brimob Jumat (14/11/2014). Selama ini anggota Brimob Polri tidak memakai seragam loreng-loreng sejak berlangsungnya orde reformasi atau mulai tahun 1998

"Jangan kita lihat penggunaan seragam loreng itu jadi sesuatu yang bermasalah. Karena pengamat ada yang cari-cari kesalahan di balik penggunaan itu," tegas Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Ronny Frangky Sompie, Selasa (25/11/2014) di Mabes Polri.

Dijelaskan Ronny, penggunaan seragam loreng tersebut dikenakan sesuai dengan lokasi dan penugasan. "Di Indonesia ada hutan, polisi tidak selalu bekerja di perkotaan," kata Ronny.

Senin, 24 November 2014

Polda Papua Barat Tambah 500 Personil Brimob

Kapolda Papua Irjen Pol Yotje Mende mengatakan bahwa sebanyak 500 anggota Brimob akan didatangkan dari luar Papua untuk mengisi Polda Papua Barat, yang dalam waktu dekat ini akan diresmikan oleh Kapolri.

Polda Papua Barat Tambah 500 Personil Brimob
Ilustrasi Brimob | Foto : Merdeka.com

"Sebanyak 500 personil anggota Brimob yang akan didatangkan untuk Polda Papua Barat berdasarkan keputusan Kapolri," kata Irjen Pol Yotje Mende kepada Antara, Minggu.

Dia mengatakan bahwa di Papua Barat sudah ada satu detasemen dan satu kompi Brimob, sehingga tinggal menambah satu setengah detaseman dengan jumlah 500 personil.

Kamis, 20 November 2014

Kapolri-Kasad lakukan pertemuan tertutup di Batam

Kapolri Jenderal Sutarman dan Kasad Jenderal TNI Gatot Nurmantyo melakukan pertemuan di Mapolda Kepri, Kamis pukul 11.00 WIB, membahas langkah pascabentrokan anggota Yonif 134/Tuah Sakti dengan Brimob Polda Kepri di Tembesi, Batam, Rabu.

Kapolri-Kasad lakukan pertemuan tertutup di Batam

Sebelumnya terjadi kasus baku tembak yang melibatkan oknum Brimob Polda Kepulauan Riau dengan oknum Yonif 134 Tuah Sakti TNI AD di Batam, hingga Rabu (19/11)  malam.  Peristiwa ini dikabarkan karena adanya aksi saling ejek antara oknum anggota dua instansi.

Para peristiwa itu Wakil Gubernur Kepulauan Riau Soerya Respationo dilaporkan sempat terjebak dalam aksi tembak-menembak di Markas Komando Brimob Polda Kepri.

Sementara itu Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno mendorong pelaksanaan kegiatan-kegiatan antarinstansi militer untuk mencegah terulangnya bentrokan antarinstansi tersebut.

Selasa, 12 Agustus 2014

Antisipasi ISIS Brimob Maluku Utara Razia Kapal Pelni

Brimob Polda Maluku Utara (Malut), bersama jajaran TNI melakukan razia masuknya sejumlah kapal Pelni ke Ternate, sebagai upaya mendeteksi kemungkinan masuknya jaringan ISIS (Negara Islam Iraq dan Syria) di wilayah Malut

Antisipasi ISIS Brimob Maluku Utara Razia Kapal Pelni

"Tadi malam kami bersama dengan pihak Kesyahbandaraan dan Otoritas Kepelabuhanan (KOP) dan jajaran TNI-AL serta TNI-AD melakukan razia terhadap sejumlah penumpang di KM Lambelu yang diduga membawa atribut ISIS serta senjata tajam," kata Kasat Brimob Polda Malut, Kombes Pol Laksana di Ternate, Selasa.

Ia mengatakan, razia yang dilakukan tersebut bertujuan hanya mengamankan saja, karena Malut merupakan wilayah kepulauan, sehingga harus dibuat kegiatan seperti ini, guna mencegah masuknya jaringan ISIS.

Sabtu, 30 November 2013

Satu Anggota Tewas dalam Kontak senjata Brimob dengan KSB Papua

Kontak senjata di antara Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Negara RI (Polri) dengan kelompok sipil bersenjata (KSB) di Papua di kawasan Depapre, Kabupaten Jayapura, pada Sabtu menewaskan seorang anggota KSB.

Satu Anggota Tewas dalam Kontak senjata Brimob dengan KSB Papua
Brigjen Pol. Paulus Waterpauw. (ANTARA)

Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Waka Polda) Papua, Brigjen Pol. Paulus Waterpauw, kepada ANTARA News menjelaskan bahwa dalam insiden itu belum dapat dipastikan identitas korban dari KSB, dan ada seorang personel Brimob yang tertembak.

Lazada Indonesia

Berita Populer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
free counters