Cari Artikel di Blog Ini

Rabu, 16 Desember 2015

Membedah Panser Canon Badak Buatan Pindad

PT Pindad (Persero) telah mengembangkan dan memproduksi panser roda 6 bernama Anoa 6X6. Panser yang laris manis ini telah dipakai oleh TNI untuk misi di dalam dan luar negeri.

Tak berhenti sampai di situ, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang pertahanan ini, mengembangkan panser dengan senjata berat jenis canon. Panser ini diberi nama 'Badak'.


Membedah Panser Canon Badak Buatan Pindad

Beda dengan Anoa yang lebih diperuntukan untuk angkut personil dan dilengkapi senjata ringan, Panser 'Badak' dilengkapi senjata berat jenis canon 90 mm di atas turret.

"Ini pengembangan dari Anoa ke Badak. Ini dilengkapi dengan senjata kaliber besar. Turret-nya ini kaliber 90 mm," kata Kepala Humas Pindad, Herdantono kepada detikFinance, Selasa (15/12/2015).

Pesawat Pertama Buatan Anak Bangsa yang Gegerkan Eropa di Tahun 1935

Dunia penerbangan di Indonesia punya sejarah yang panjang. Sebelum muncul pesawat buatan PT Dirgantara Indonesia, dulu pernah ada 'burung terbang' yang menggegerkan Eropa. Seperti apa ceritanya?

Pada Kamis (10/12) lalu, PT DI dan LAPAN baru saja meluncurkan pesawat N219 buatan anak bangsa. Pesawat tersebut adalah generasi terbaru produksi lokal yang diharapkan bisa bersaing di pasar internasional dan memenuhi kebutuhan transportasi udara Tanah Air.


Pesawat Pertama Buatan Anak Bangsa yang Gegerkan Eropa di Tahun 1935

Jika melihat ke belakang, ternyata Indonesia pernah membuat geger Eropa saat pesawat buatan anak negeri mendarat di sana. Pesawat itu bernama Walraven-2 dibuat oleh Achmad Bin Talim dan dua temannya pada tahun 1935.

"Yang tertua dan tercatat itu tahun 1935, itu sudah hebat, baling-balingnya dua, masalah keseimbangan dan powernya juga besar. Diterbangkan ke Eropa dan membuat geger Eropa. Mereka kaget orang kita bisa membuat pesawat sendiri hingga bisa terbang dari Bandung ke Eropa," ucap pengamat penerbangan, Alvin Lie, saat berbincang dengan detikcom, Senin (14/12/2015).

Selasa, 15 Desember 2015

Panser Badak Pindad Sukses Lakukan Uji Tembak

Panser Cannon 90mm “Badak" buatan PT Pindad (Persero) sukses menjalani uji tembak. Kegiatan yang merupakan bagian dari proses sertifikasi oleh Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI Angkatan Darat (Dislitbang TNI AD) itu berlangsung antara 10 sampai 12 Desember 2015 di Pusat Pendidikan Infanteri (Pusdikif), Cipatat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

“Kami bersyukur bahwa uji penembakan dinilai oleh pihak Dislitbang TNI AD berhasil dengan baik,” ujar Direktur Utama PT Pindad Silmy Karim di Bandung, Minggu (13/12).


Panser Badak Pindad Sukses Lakukan Uji Tembak

Panser 90 mm Badak melakukan uji tembak dengan menggunakan 19 munisi kaliber besar. Panser buatan anak-anak bangsa itu melakukan serangkaian materi uji. Pengujian pertama yaitu masuk ke titik tengah sasaran dengan menggunaka 10 butir munisi.

Selanjutnya dilakukan penembakan arah jam 12, di mana turret dan kendaraan menggunakan 5 butir munisi. Lalu, dilakukan penembakan arah jam 6, di mana turret mengarah ke target dan badan kendaraan berbalik 180 derajat. Setelah itu dilakukan penembakan arah jam 3, di mana turret mengarah ke target dan melepaskan 2 butir munisi.

TNI AL Meriahkan HARNUS 2015 di Lampulo, Banda Aceh

TNI Angkatan Laut mengerahkan kapal perang untuk melaksanakan berbagai kegiatan peringatan Hari Nusantara (Harnus) ke-15 tahun 2015 di Lampulo, Banda Aceh.

Sekitar 1000 personel dan 9 KRI yang dikerahkan TNI AL, antara lain KRI Iskandar Muda-367, KRI Rencong-622, KRI Arung Samudera, KRI Cut Nyak Dien-357, KRITeuku Umar-385, KRI Imam Bonjol-383, KRI Teluk Sabang-544, KRI Halasan-630, dan KRI Todak-631.


TNI AL Meriahkan HARNUS 2015 di Lampulo, Banda Aceh

Pada puncak acara, TNI AL menampilkan parade kapal-kapal, sailing pass perahu/nelayan setempat, demo ketrampilan prajurit di laut dengan menampilkan helly waterjump, helly stabo dan tim Visit Board Search and Seizure (VBSS) Kopaska dan demo pendaratan tank amfibi oleh Marinir serta berpartisipasi dalam pameran Expo Nusantara 2015 pada 9 – 13 Desember 2015.

TNI Bangun Infrastruktur di Kawasan Tangse, Aceh yang Terkena Banjir

Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Agus Kriswanto mengunjungi lokasi banjir dan longsor di desa Blang Dhot, Kecamatan Tangse, Pidie Jaya, Aceh, Senin (14/12). Agus menyatakan TNI siap membantu penanggulangan bencana tersebut.

TNI Bangun Infrastruktur di Kawasan Tangse, Aceh yang Terkena Banjir

"Kami bersama pemerintah daerah akan membantu perbaikan jalan, irigasi, serta rumah warga yang rusak pasca bencana dan memberikan pelayanan kesehatan kepada warga," ujar Agus dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Senin (14/12/2015).

Berita Strategi Militer Terbaru


Lazada Indonesia

Berita Populer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
free counters