Pemprov DKI Jakarta menggandeng Tentara Nasional Indonesia (TNI) buat mengecek saluran air di Jalan Medan Merdeka Utara, depan Istana Negara.
"Kita sudah bersurat ke Marinir Angkatan Laut, sekitar 7 tentara dari Marinir bantu kita," ujar Kepala Dinas Tata Air DKI Jakarta Teguh Hendrawan, saat meninjau lokasi gorong-gorong di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (2/3).
Menurut Teguh, cuma Marinir yang mampu melaksanakan tugas melakukan pembersihan dan mencari kabel-kabel yang terkelupas.
"Terus terang mereka yang mampu untuk melakukan, karena ini cukup dalam. Kalau kita kan cuma punya sepatu, sarung tangan, topi dan lain-lain. Tapi kalau Marinir punya alat oksigen," jelasnya.
Tujuh personel tersebut, Teguh mengatakan kalau pasukan khusus tersebut adalah pasukan katak. "Iya betul (pasukan katak), kita minta tujuh personel di Medan Utara depan Istana," pungkasnya. (Merdeka)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Kamis, 03 Maret 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
... mengganti F-5E/F Tiger II dengan beberapa pilihan, yaitu SAAB JAS-39 Gripen (Swedia), Sukhoi Su-35 Flanker (Rusia), Eurofighter Typhoon ...
-
Kejujuran 11 prajurit Kopassus mengakui kesalahan, menembak empat tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan Sleman, Yogyakarta, mendat...
-
TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pe...
-
Mayor Agus Harimurti Yudhoyono Brigif Linud 17 Kostrad mendapatkan penghormatan, menjadi pasukan AD pertama yang menggunakan Ba...
-
Yahudi dan Israel Merasa Disudutkan Indonesia Kelompok pendukung Israel dan Yahudi menilai, Indonesia kerap menyudutkan mereka. Menurut mere...
-
Tentara Nasional Indonesia (TNI) berencana menambah armada kapal selam untuk mendukung pertahanan laut. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), L...
-
Serangan ke Lapas Cebongan menambah catatan hitam Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD. Sebelumnya pada tahun 1998, Kopassus juga disoro...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar