Sebelum menjadi anggota Polri, Bripda Adri Chroin Ade Oktami (23) merupakan model catwalk. Sang atasan, Kasi Ops Brimob DIY Kompol Murlani mengaku dirinya mendukung Adri beraksi di catwalk meski telah menjadi anggota Polri.
"Boleh, kalau saya mendukung apa saja asal positif dan tidak mengganggu tugasnya," ujar Murlani di Mako Brimob DIY Jl Mojo, Baciro, Rabu (9/9/2015).
Murlani menjelaskan, izin yang harus diajukan Adri tidak hanya sampai pada dirinya namun juga kepada Kasat Brimob DIY. Dialah yang akan memintakan izin untuk Adri kepada atasannya tersebut.
"Kalau ada izin dari instansi, nanti kita mintakan izin ke Kasat Brimob," tuturnya.
Setelah menjadi anggota Brimob, Adri memang sempat menerima tawaran menjadi model catwalk dari sebuah hotel berbintang 5 di Yogyakarta. Kegiatan itu dilakukan setelah mendapat izin dari atasannya tentu saja.
Jika nantinya ada tawaran dan atasan mengizinkan, Adri mengaku masih berminat untuk beraksi di atas catwalk.
"Tahun 2013 terakhir tampil di Hotel Sheraton. Pangkat dan kesatuan saya disebutkan lengkap," kata Adri, Selasa (8/9) kemarin.
Bripda Adri lahir di Demak 24 Oktober 1997. Ia memang bercita-cita menjadi polisi sejak kecil dan masuk ke pendidikan Bintara Polwan pada September 2011. Selanjutnya dia ditempatkan di Polda DIY. Adri adalah satu dari total tiga anggota Brimob perempuan di Mako Brimob DIY, dua orang lainnya merupakan senior Adri. (Detik)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Rabu, 09 September 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Dalam pidato perdananya sebagai Presiden, Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi berulang kali menegaskan visi pemerintahannya lima tahun ke d...
-
Ketua Payuguban Pelaku Pertempuran Lima Hari di Semarang Soedijono (90) mengaku kecewa pada banyaknya kasus korupsi di negeri ini. ...
-
Hacker Indonesia berhasil mematikan situs http://asis.gov.au hingga status 404 Not Found. Sasaran berikutnya adalah situs http://asio.gov.au...
-
Pengamat militer dari Lembaga Studi Pertahanan dan Studi Strategis Indonesia (Lesperrsi), Rizal Darma Putra, mengatakan Jenderal TNI Moeldok...
-
Di awal tahun, mari kita buka dengan kabar mengenai PKR10514. Seperti kita ketahui, poyek PKR ini merupakan salah satu proyek prestisius PT....
-
“‘Apa mungkin orang Indonesia bisa bikin pesawat terbang?’ Orang Indonesia memang gemar bersikap sinis dan mengejek diri sendiri,” kata Bac...
-
Kapal berteknologi tercanggih TNI AL saat ini, KRI Klewang-625, terbakar di dermaga Pangkalan TNI AL Banyuwangi, Jawa Timur. Hingga berita i...
-
Tercium bau tak sedap dari rencana pemerintah untuk mengakuisisi delapan unit helikopter serang AH-64 Apache dari Amerika Serikat (AS). Pas...
-
PT Batan Teknologi (Persero) berencana membangun pabrik yang memproduksi isotop nuklir di Amerika Serikat (AS). Pengadaan isotop tersebut, ...
-
by:yayan@indocuisine / Kuala Lumpur, 13 May 2014 Mengintai Jendela Tetangga: LAGA RAFALE TNI AU vs RAFALE TUDM Sejatinya, hari ini adalah...




Tidak ada komentar:
Posting Komentar