Evakuasi pesawat Aviastar PK-BRM di pegunungan Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan dilakukan pagi ini, Selasa (6/10). Sudah ada korban yang dikeluarkan dari badan pesawat.
Panglima Kodam VII Wirabuana, Mayjen TNI Bachtiar bersama Kapolda Sulsel, Irjen Polisi Pudji Hartanto Iskandar ikut langsung dalam evakuasi. Keduanya menumpang di dua helikopter berbeda masing-masing milik TNI dan Polda Sulsel di Lanud Hasanuddin. Ketua Komisi Nasional Keamanan Transportasi (KNKT), Soerjanto juga ikut dalam evakuasi itu.
"Iya ini mau ke sana evakuasi korban. Di antara korban itu sudah ada yang dikeluarkan dari pesawat," ujar Mayjen TNI Bachtiar singkat.
Pangdam VII Wirabuana memberi arahan kepada dua personil TNI Angkatan Udara sebelum terbang. Dia meminta nantinya korban dibawa dulu ke lapangan bola Latimojong untuk dikemasi dan selanjutnya dievakuasi ke Makassar.
Sedangkan untuk mendapatkan informasi terbaru, dirinya meminta Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya FHB Soelistyo yang menyampaikannya. Sebab, pihaknya hanya membantu pencarian.
"Silahkan konfirmasi ke Kepala Basarnas, saya hanya membantu," ungkapnya.
Seperti diketahui, puing pesawat terlacak di daerah Bukit Bajaja, Pegunungan Latimojong, Sulawesi Selatan. Informasi dihimpun merdeka.com di Makassar, pesawat ditemukan sekitar pukul 15.15 WITA, Senin (5/10) kemarin. (Merdeka)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Di awal tahun, mari kita buka dengan kabar mengenai PKR10514. Seperti kita ketahui, poyek PKR ini merupakan salah satu proyek prestisius PT....
-
Seperti kata pepatah “tidak kenal maka tidak sayang”, setelah jilid 1 dan jilid 2 saya menceritakan beberapa kisah-kisah yang pernah terjadi...
-
NKRI sudah dikepung rapat oleh neokolim yang hampir sekarat ini: Darwin Australia, Cocos Island, Diego Garcia, Guam, Filipina sampai Singapu...
-
Vietnam baru saja kehilangan salah satu pahlawan perangnya, Jenderal Vo Nguyen Giap. Ratusan ribu orang mengantar kepergian Vo Nguyen Giap, ...
-
by:yayan@indocuisine / Kuala Lumpur, 13 May 2014 Mengintai Jendela Tetangga: LAGA RAFALE TNI AU vs RAFALE TUDM Sejatinya, hari ini adalah...
-
Sekolah Penerbang Lanud Adisucipto tengah menunggu 18 pesawat baru G-120 TP Grob dari Jerman. Kehadiran pesawat ini diharapkan dapat meningk...
-
Indonesia Membutuhkan radar canggih, penempatan persenjataan jarak menengah dan jauh serta profesionlisme prjurit yang handal Anggota Kom...
-
Kisah ini sengaja saya tulis berdasarkan catatan-catatan tertulis yang saya punya dan juga cerita-cerita dari para “Silent Warrior” pinisepu...
-
Beberapa negara sudah memulai proyek penelitian untuk memungkinkan umat manusia menghuni planet tersebut. Selasa sore kemarin, India sudah m...
-
Mungkin belum banyak yang tahu kalau ada sebuah perjanjian maha penting yang dibuat Presiden I RI Ir Soekarno dan Presiden ke 35 AS John F...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar