SETIAP 5 Oktober kita memperingati Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (HUT TNI). Kita semua tentu mengucapkan selamat sambari berharap TNI semakin kuat menjaga kedaulatan republik. Kekuatan TNI tidak hanya bertumpu pada gelaran senjata (alutsista) yang dimiliki, tetapi juga pada kemampuan TNI mendefinisikan ancaman secara tepat dan meresponsnya secara tepat.
Tidak kalah penting bagaimana TNI mampu mengagregasikan potensi kekuatan rakyat sebagai kekuatan utama negara. Maka, sangat tepat motto HUT yang digagas TNI sejak beberapa tahun terakhir yang mengafirmasi kebersamaan TNI dengan rakyat merupakan faktor utama yang menjadikan TNI kuat, hebat, dan profesional. Hal ini ditegaskan oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dalam amanatnya pada HUT TNI di Mabes TNI Cilangkap, Rabu 5 Oktober 2016 yang mengatakan agar TNI selalu terus hidup berdampingan bersama rakyat karena hal ini merupakan ciri dari TNI yang tidak boleh pudar. Bersama rakyat TNI kuat.
Jika kita baca sejarah lahirnya, TNI memang tidak bisa dipisahkan dari rakyat. Jauh sebelum Indonesia merdeka, cikal bakal TNI adalah laskar-laskar rakyat yang mempersenjatai diri dengan senjata seadanya untuk melawan penjajah dengan persenjataan yang modern di masanya. Maka, raison de etre TNI ya rakyat itu sendiri sehingga sangat tepat jargon yang sering kita baca dan dengar: bersama rakyat TNI kuat.
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Tampilkan postingan dengan label Kegiatan Sosial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kegiatan Sosial. Tampilkan semua postingan
Kamis, 06 Oktober 2016
Rabu, 29 Juni 2016
Jelang Mudik Lebaran 700 Brimob Ditempatkan di Titik Macet Wilayah Jateng
Sebanyak 700 personel Brigade Mobil (Brimob) Mabes Polri diperbantukan dalam rangka Operasi Ramadniya 2016 di wilayah Polda Jawa Tengah. Ratusan personel Brimob itu khususnya akan bertugas di daerah Brebes dan Tegal yang merupakan titik krusial macet arus mudik dan balik Lebaran 2016 ini.
"Selain Brimob, ada juga siswa 425 orang (Siswa Sekolah Pembentukan Perwira-Setukpa) yang diperbantukan dari Mabes," ungkap Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono saat ditemui di Markas Polda Jawa Tengah, Rabu (29/6/2016).
"Selain Brimob, ada juga siswa 425 orang (Siswa Sekolah Pembentukan Perwira-Setukpa) yang diperbantukan dari Mabes," ungkap Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono saat ditemui di Markas Polda Jawa Tengah, Rabu (29/6/2016).
Sabtu, 18 Juni 2016
Korem 061 Suryakencana Bentuk Tim Pemburu Begal
Genderang perang terhadap begal dan geng motor sudah berbunyi di wilayah Bogor. Menindaklanjuti instruksi Pangdam Siliwangi Mayjen Hadi Prasojo, Korem 061 Suryakancana membentuk tim anti begal untuk melakukan patroli dan penindakan.
“Jika menemukan begal geng motor kita bubarkan baik-baik, jika tidak mau dan melawan ya tembak dan bubarkan. Semua itu untuk kepentingan masyarakat,” ujar Danrem 061 Suryakencana Kolonel Kav Eko Susetyo kepada Radar Bogor, Kamis (16/6).
Meningkatnya tindak kejahatan baru-baru ini menurut dia, tak lepas dari tindakan nekat masyarakat yang hanya mementingkan keinginan sesaat. Karenanya, dia meminta anggotanya agar lebih memberi perhatian terhadap masalah ini.“Kita harus melindungi masyarakat jangan sampai keberadan kita tidak ada artinya bagi masyarakat,” ucapnya.
“Jika menemukan begal geng motor kita bubarkan baik-baik, jika tidak mau dan melawan ya tembak dan bubarkan. Semua itu untuk kepentingan masyarakat,” ujar Danrem 061 Suryakencana Kolonel Kav Eko Susetyo kepada Radar Bogor, Kamis (16/6).
Meningkatnya tindak kejahatan baru-baru ini menurut dia, tak lepas dari tindakan nekat masyarakat yang hanya mementingkan keinginan sesaat. Karenanya, dia meminta anggotanya agar lebih memberi perhatian terhadap masalah ini.“Kita harus melindungi masyarakat jangan sampai keberadan kita tidak ada artinya bagi masyarakat,” ucapnya.
Label:
Kegiatan Sosial,
Propesionalisme TNI
Jumat, 29 April 2016
Pembangunan Trans Papua untuk Menjamin Keamanan
Pembukaan lahan hutan sebagai pembangunan awal jalur Trans Papua yang dilakukan oleh TNI hanya tinggal 15 persen lagi atau berkisar 658 KM. Dampak pembangunan jalan tersebut kata Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memberi efek lain, yaitu keamanan semakin terjamin.
"Kita bekerja sambil mengamankan. Keamanan dalam pembangunan jalan ini merupakan tanggung jawab Pangdam Cendrawasih," tutur Gatot kepada para wartawan dan rombongan di batas proyek jalan wilayah Batas Batu, Kabupaten Nduga, Kamis (28/4/2016).
Gatot tegas menjamin bahwa setiap jengkal tanah yang ada di Indonesia pasti dijamin keamanannya. Bahkan saat kemarin Presiden Joko Widodo yang terjun langsung ke proyek tersebut tempo hari tidak ada yang perlu dikuatirkan lagi.
"Jadi tidak ada satu jengkal tanah pun di Republik Indonesia tak aman. Saya katakan ke Presiden Jokowi mau ke mana pun di republik ini harus bisa," tegas Jenderal bintang empat itu.
"Kita bekerja sambil mengamankan. Keamanan dalam pembangunan jalan ini merupakan tanggung jawab Pangdam Cendrawasih," tutur Gatot kepada para wartawan dan rombongan di batas proyek jalan wilayah Batas Batu, Kabupaten Nduga, Kamis (28/4/2016).
![]() |
| Panglima TNI di Papua |
Gatot tegas menjamin bahwa setiap jengkal tanah yang ada di Indonesia pasti dijamin keamanannya. Bahkan saat kemarin Presiden Joko Widodo yang terjun langsung ke proyek tersebut tempo hari tidak ada yang perlu dikuatirkan lagi.
"Jadi tidak ada satu jengkal tanah pun di Republik Indonesia tak aman. Saya katakan ke Presiden Jokowi mau ke mana pun di republik ini harus bisa," tegas Jenderal bintang empat itu.
Label:
Kegiatan Sosial,
Perbatasan NKRI
Jumat, 25 Maret 2016
Prajurit Kodam III Siliwangi Lakukan 'Operasi Non Militer' di Sungai Citarum
Keterlibatan TNI AD dalam pembersihan sungai tak hanya akan dilakukan hari ini, seperti di Sungai Cikapundung Kampung Cijagra, Kabupaten Bandung. Namun dalam enam bulan ke depan, tentara di Jabar akan turun ke lapangan dalam program Citarum Bestari, yang digagas Pemprov Jawa Barat.
Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan saat ditemui di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kamis (24/3/2016). "Hasil pertemuan dengan Dan Sesko dan Pangdam III Siliwangi tadi pagi, kita akan melakukan operasi militer namun bukan perang," ujar Aher.
Ia menjelaskan operasi militer tersebut akan dilakukan selama enam bulan ke depan untuk mengatasi sampah di sungai. "Targetnya selama enam bulan bekerja minimal secara fisik tidak ada tumpukan sampah," katanya.
Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan saat ditemui di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kamis (24/3/2016). "Hasil pertemuan dengan Dan Sesko dan Pangdam III Siliwangi tadi pagi, kita akan melakukan operasi militer namun bukan perang," ujar Aher.
Ia menjelaskan operasi militer tersebut akan dilakukan selama enam bulan ke depan untuk mengatasi sampah di sungai. "Targetnya selama enam bulan bekerja minimal secara fisik tidak ada tumpukan sampah," katanya.
Label:
Kegiatan Sosial,
Propesionalisme TNI
Sabtu, 20 Februari 2016
Lahan Gambut Terbakar Lagi, TNI Kerahkan Heli untuk Water Bombing
Belum musim kemarau, kebakaran lahan gambut terjadi di Kota Dumai, Riau. Untuk melakukan pemadaman, TNI AD menggunakan helikopter untuk water bombing.
Kebakaran lahan gambut ini ada di dua lokasi di Dumai yang berjarak 200 km arah utara dari Pekanbaru. Kebakaran lahan pertama di Kecamatan Bukit Kapur seluas 5 hektare dan di Kecamatan Dumai Timur seluas 3 hektare.
"Kebakaran lahan gambut di Kecamatan Bukit Kapur sudah berlangsung sejak tiga hari lalu. Hari ini kita meminta bantuan heli milik Sinar Mas Grup untuk melakukan water bombing," kata Komandan Kodim Bengkalis, Letkol Afkar kepada detikcom, Sabtu (20/2/2016).
Dia menjelaskan dalam melakukan pemadaman ini tim darat terdiri dari TNI, Polri, BPBD Dumai, perusahaan Sinar Mas dan masyarakat berjumlah 150 orang.
Kebakaran lahan gambut ini ada di dua lokasi di Dumai yang berjarak 200 km arah utara dari Pekanbaru. Kebakaran lahan pertama di Kecamatan Bukit Kapur seluas 5 hektare dan di Kecamatan Dumai Timur seluas 3 hektare.
"Kebakaran lahan gambut di Kecamatan Bukit Kapur sudah berlangsung sejak tiga hari lalu. Hari ini kita meminta bantuan heli milik Sinar Mas Grup untuk melakukan water bombing," kata Komandan Kodim Bengkalis, Letkol Afkar kepada detikcom, Sabtu (20/2/2016).
Dia menjelaskan dalam melakukan pemadaman ini tim darat terdiri dari TNI, Polri, BPBD Dumai, perusahaan Sinar Mas dan masyarakat berjumlah 150 orang.
Kamis, 04 Februari 2016
Mengenal KRI dr Soeharso, Rumah Sakit Terapung Andalan RI
Berlayar ribuan mil menembus gelombang laut, sudah dilalui KRI dr Soeharso dari Sumatera hingga Papua. Teranyar, KRI dr Soeharso baru menuntaskan misi kemanusiaan di Republic Democratic Timor Leste (RDTL) beberapa waktu lalu.
Kapal perang TNI AL satu ini berbeda dengan yang lainnya, karena menjadi rumah sakit terapung andalan di Indonesia. Di dalamnya dilengkapi fasilitas layaknya sebuah rumah sakit besar yang memiliki dokter spesialis hingga peralatan medis lengkap.
Detikcom kali ini berkesempatan mengikuti misi pelayanan kesehatan KRI dr Soeharso ke enam pulau terdepan yang akan mulai berlayar Kamis (4/2/2016) hari ini. KRI ini siap memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang tinggal di pulau-pulau terdepan.
KRI dr. Soeharso telah menyiapkan lima ruang operasi, enam poli, serta 51 dokter spesialis yang siap melayani lebih dari 2.000 pasien. Pulau pertama yang akan dikunjungi adalah Pulau Kisar, lalu Pulau Wetar, Pulau Liran, kemudian Pulau Moa, Lakor dan Leti yang berada di satu gugus kepulauan.
Kapal perang TNI AL satu ini berbeda dengan yang lainnya, karena menjadi rumah sakit terapung andalan di Indonesia. Di dalamnya dilengkapi fasilitas layaknya sebuah rumah sakit besar yang memiliki dokter spesialis hingga peralatan medis lengkap.
Detikcom kali ini berkesempatan mengikuti misi pelayanan kesehatan KRI dr Soeharso ke enam pulau terdepan yang akan mulai berlayar Kamis (4/2/2016) hari ini. KRI ini siap memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang tinggal di pulau-pulau terdepan.
KRI dr. Soeharso telah menyiapkan lima ruang operasi, enam poli, serta 51 dokter spesialis yang siap melayani lebih dari 2.000 pasien. Pulau pertama yang akan dikunjungi adalah Pulau Kisar, lalu Pulau Wetar, Pulau Liran, kemudian Pulau Moa, Lakor dan Leti yang berada di satu gugus kepulauan.
Label:
Kapal Perang,
Kegiatan Sosial,
TNI AL
Rabu, 20 Januari 2016
Kapal Perang TNI AL evakuasi eks Gafatar
TNI Angkatan Laut mengerahkan kapal perang KRI Teluk Bone untuk membantu evakuasi sekitar 1.525 jiwa warga eks anggota ormas Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) dari Pontianak, Kalimantan Barat ke Jawa Tengah.
"Rencana evakuasi ke Jateng menggunakan KRI Teluk Bone. Saat ini masih berada di Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Jakarta Utara, untuk menunggu proses administrasi," kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal), Laksma TNI M Zainuddin saat dikonfirmasi wartawan, di Jakarta, Rabu.
Zainuddin mengatakan, sebanyak 1.525 jiwa pengungsi yang akan dievakuasi terdiri atas pengungsi dari kamp Bekangdam XII Tanjung Pura dan Kamp Kuburaya.
Di Bekangdam terdiri atas 1.119 jiwa yakni 370 laki-laki, 312 perempuan, dan 437 anak-anak dengan total 318 KK. Sementara itu di Kabupaten Kubu Raya ada 410 jiwa dengan total 112 KK.
"Rencana evakuasi ke Jateng menggunakan KRI Teluk Bone. Saat ini masih berada di Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Jakarta Utara, untuk menunggu proses administrasi," kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal), Laksma TNI M Zainuddin saat dikonfirmasi wartawan, di Jakarta, Rabu.
Zainuddin mengatakan, sebanyak 1.525 jiwa pengungsi yang akan dievakuasi terdiri atas pengungsi dari kamp Bekangdam XII Tanjung Pura dan Kamp Kuburaya.
Di Bekangdam terdiri atas 1.119 jiwa yakni 370 laki-laki, 312 perempuan, dan 437 anak-anak dengan total 318 KK. Sementara itu di Kabupaten Kubu Raya ada 410 jiwa dengan total 112 KK.
Senin, 11 Januari 2016
Gencarkan Budaya Maritim, TNI bersama rakyat akan lebih kuat
"TNI
bersama rakyat akan lebih kuat, inilah yang harus kita pegang sehingga
keberadaannya bisa memberikan kenyamanan serta keamanan di daerah itu,"
Pesawaran, Lampung (ANTARA News) - Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Ade Supandi menegaskan pihaknya akan terus menggencarkan pengembangan budaya maritim kepada masyarakat termasuk di Provinsi Lampung.
"Pengembangan budaya maritim ini harus terus dilakukan, mengingat sebagian besar wilayah kita adalah perairan laut dan kepulauan," kata Ade, saat kunjungan ke markas Brigade Infanteri 3 Marinir Piabung, Lampung, Minggu.
Menurut dia, budaya maritim yang dulu sering disebut nenek moyangku seorang pelaut itu harus benar-benar dijadikan tujuan mengulang kejayaan masa lalu.
Pesawaran, Lampung (ANTARA News) - Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Ade Supandi menegaskan pihaknya akan terus menggencarkan pengembangan budaya maritim kepada masyarakat termasuk di Provinsi Lampung.
"Pengembangan budaya maritim ini harus terus dilakukan, mengingat sebagian besar wilayah kita adalah perairan laut dan kepulauan," kata Ade, saat kunjungan ke markas Brigade Infanteri 3 Marinir Piabung, Lampung, Minggu.
Menurut dia, budaya maritim yang dulu sering disebut nenek moyangku seorang pelaut itu harus benar-benar dijadikan tujuan mengulang kejayaan masa lalu.
Label:
Kegiatan Sosial,
Maritim,
TNI AL
Minggu, 10 Januari 2016
Ketika Prajurit TNI dan Masyarakat Bersatu Perbaiki Irigasi dan Sodetan Baru di Cianjur
Berakhir sudah kekeringan selama 18 tahun yang dialami petani di Desa Parakantugu, Kecamatan Cijati, Cianjur, Jawa Barat. Siklus musim panen padi di wilayah mereka pun berubah. Selasa (12/1/2016) mendatang, petani akan menikmati panen raya.
Panen padi di Cijati tergolong paling cepat dibanding daerah lain yang masih menunggu masa tanam pasca kekeringan tahun kemarin. Musim panen lebih cepat juga berdampak pada harga jual gabah dan beras yang tinggi. Produktifitas hasilnya pun tinggi dari 1.500 hektare. Lahan 1 hektarenya menghasilkan 5 ton beras.
"Awalnya ada petani di sana yang mengeluh sekitar akhir September tahun lalu situasi masih panas-panasnya kemarau. Menurut petani sudah 18 tahun jaringan irigasi tidak berfungsi sementara aliran Sungai Cibuni yang membentang airnya masih bagus," ujar Komandan Kodim 0608 Letkol Arm Imam Haryadi kepada detikcom, Sabtu (9/1/2016).
Panen padi di Cijati tergolong paling cepat dibanding daerah lain yang masih menunggu masa tanam pasca kekeringan tahun kemarin. Musim panen lebih cepat juga berdampak pada harga jual gabah dan beras yang tinggi. Produktifitas hasilnya pun tinggi dari 1.500 hektare. Lahan 1 hektarenya menghasilkan 5 ton beras.
"Awalnya ada petani di sana yang mengeluh sekitar akhir September tahun lalu situasi masih panas-panasnya kemarau. Menurut petani sudah 18 tahun jaringan irigasi tidak berfungsi sementara aliran Sungai Cibuni yang membentang airnya masih bagus," ujar Komandan Kodim 0608 Letkol Arm Imam Haryadi kepada detikcom, Sabtu (9/1/2016).
Sabtu, 09 Januari 2016
Indonesia Serahkan Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza
Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon akan menyerahkan secara simbolis rumah sakit Indonesia, di Gaza, kepada pemerintah Palestina, di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Sabtu (9/1/2016) malam.
Dalam acara itu, pemerintah Palestina akan diwakili oleh Menteri Kesehatan Palestina Jawad Awwad, dan Duta Besar Palestina untuk Indonesia Faris Mehdawi.
"Ini adalah untuk kemanusiaan, dan karena kita memiliki hubungan baik dengan Palestina," kata Juru Bicara Mer-C Indonesia, Jose Rizal, kepada Kompas.com, Sabtu sore.
Dalam acara itu, pemerintah Palestina akan diwakili oleh Menteri Kesehatan Palestina Jawad Awwad, dan Duta Besar Palestina untuk Indonesia Faris Mehdawi.
"Ini adalah untuk kemanusiaan, dan karena kita memiliki hubungan baik dengan Palestina," kata Juru Bicara Mer-C Indonesia, Jose Rizal, kepada Kompas.com, Sabtu sore.
Rabu, 06 Januari 2016
Cerita Dono Warkop hadang tentara di peristiwa Mei 98
Selain dikenal sebagai grup lawak dengan sentilan berbau politik, para personel Warkop DKI juga kerap turun ke jalan menyuarakan kekecewaan mereka terhadap pemerintahan. Salah satu personel Warkop yang dikenal paling vokal adalah Wahjoe Sardono atau yang biasa disapa Dono Warkop.
Wartawan senior, Budiarto Shambazy, mengingat bagaimana Dono dengan gagah berani menyongsong serbuan tentara yang saat itu menyerbu kampus Universitas Katolik Atmajaya, Jakarta. Di saat ribuan mahasiswa masuk tunggang langgan ke dalam kampus yang berada di Semanggi, Dono dengan berani melawan tentara, bahkan 'menyerang' pasukan hijau itu selang hydrant.
Dalam buku 'Warkop Main-Main Jadi Bukan Main' karya Rudy Badil dan Indro Warkop, Budiarto yang dipercaya menuliskan kata pengantar, masih mengingat dengan jelas kejadian bersejarah tersebut. Saat itu Jumat, 13 November 1998, ketika Jakarta masih mencekam karena peristiwa 12 Mei 1998 yang menewaskan empat mahasiswa Universitas Trisakti. Saat itu, mahasiswa menuntut Soeharto mundur sebagai Presiden.
Wartawan senior, Budiarto Shambazy, mengingat bagaimana Dono dengan gagah berani menyongsong serbuan tentara yang saat itu menyerbu kampus Universitas Katolik Atmajaya, Jakarta. Di saat ribuan mahasiswa masuk tunggang langgan ke dalam kampus yang berada di Semanggi, Dono dengan berani melawan tentara, bahkan 'menyerang' pasukan hijau itu selang hydrant.
Dalam buku 'Warkop Main-Main Jadi Bukan Main' karya Rudy Badil dan Indro Warkop, Budiarto yang dipercaya menuliskan kata pengantar, masih mengingat dengan jelas kejadian bersejarah tersebut. Saat itu Jumat, 13 November 1998, ketika Jakarta masih mencekam karena peristiwa 12 Mei 1998 yang menewaskan empat mahasiswa Universitas Trisakti. Saat itu, mahasiswa menuntut Soeharto mundur sebagai Presiden.
Kisah Lucu Panglima TNI Saat Kunjungi Pajurit di Indonesia Timur
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menghabiskan akhir tahun dengan mengunjungi para prajurit TNI di Timur Indonesia. Mulai dari Papua hingga Maluku.
Tentu banyak cerita yang menarik dari para prajurit yang bertugas jauh dari ibu kota. Berikut beberapa peristiwa lucu dan menarik yang dirangkum merdeka.com.
Tentu banyak cerita yang menarik dari para prajurit yang bertugas jauh dari ibu kota. Berikut beberapa peristiwa lucu dan menarik yang dirangkum merdeka.com.
Jumat, 25 Desember 2015
Aparat Keamanan Siaga Satu Jelang Akhir Tahun
Jelang tutup tahun 2015, Kepolisian Republik Indonesia meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan di seluruh wilayah Indonesia. Upaya itu dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan hingga terorisme.
Antisipasi Polri itu bukan tanpa alasan. Polri mengindikasikan adanya ancaman pada Desember tahun ini. Potensi ancaman itu juga diperkuat oleh informasi intelijen dan kepolisian asing.
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti pun merespons cepat. Aparat keamanan menetapkan status siaga satu.
"Ada informasi (ancaman) pada Desember yang dikuatkan oleh laporan FBI (Federal Bureau of Investigation), Australian Federal Police (AFP), dan dari Singapura. Maka kami melakukan langkah-langkah dan upaya pencegahan," kata Badrodin di kantor Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Jalan Medan Merdeka Barat 15, Jakarta Pusat, Senin, 21 Desember 2015.
Antisipasi Polri itu bukan tanpa alasan. Polri mengindikasikan adanya ancaman pada Desember tahun ini. Potensi ancaman itu juga diperkuat oleh informasi intelijen dan kepolisian asing.
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti pun merespons cepat. Aparat keamanan menetapkan status siaga satu.
"Ada informasi (ancaman) pada Desember yang dikuatkan oleh laporan FBI (Federal Bureau of Investigation), Australian Federal Police (AFP), dan dari Singapura. Maka kami melakukan langkah-langkah dan upaya pencegahan," kata Badrodin di kantor Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Jalan Medan Merdeka Barat 15, Jakarta Pusat, Senin, 21 Desember 2015.
Kamis, 24 Desember 2015
Kapolri dan Panglima TNI Perayaan Natal Aman
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo malam ini melakukan peninjauan ke sejumlah gereja di Jakarta. Salah satu lokasi yang rencananya akan dicek adalah Gereja Katedral.
Kapolri dan Panglima TNI berangkat bareng dari Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan. Rombongan berangkat sekitar pukul 20.50 WIB. Lokasi gereja pertama yang ditinjau rencananya Gereja Kristen Indonesia (GKI) Kebayoran Baru.
Dalam peninjauan ini, Kapolri Jenderal Badrodin rencananya akan ditemani sejumlah perwira tinggi Polri. Di Mabes Polri yang sudah hadir antara lain Wakapolri Komjen Budi Gunawan, Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Irjen Condro Kirono, Kabaharkam Polri Komjen Putut Eko Bayuseno, dan Kabareskrim Komjen Anang Iskandar.
Kapolri dan Panglima TNI berangkat bareng dari Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan. Rombongan berangkat sekitar pukul 20.50 WIB. Lokasi gereja pertama yang ditinjau rencananya Gereja Kristen Indonesia (GKI) Kebayoran Baru.
Dalam peninjauan ini, Kapolri Jenderal Badrodin rencananya akan ditemani sejumlah perwira tinggi Polri. Di Mabes Polri yang sudah hadir antara lain Wakapolri Komjen Budi Gunawan, Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Irjen Condro Kirono, Kabaharkam Polri Komjen Putut Eko Bayuseno, dan Kabareskrim Komjen Anang Iskandar.
Label:
Kegiatan Sosial,
POLRI,
Propesionalisme TNI
Selasa, 15 Desember 2015
TNI AL Meriahkan HARNUS 2015 di Lampulo, Banda Aceh
TNI Angkatan Laut mengerahkan kapal perang untuk melaksanakan berbagai kegiatan peringatan Hari Nusantara (Harnus) ke-15 tahun 2015 di Lampulo, Banda Aceh.
Sekitar 1000 personel dan 9 KRI yang dikerahkan TNI AL, antara lain KRI Iskandar Muda-367, KRI Rencong-622, KRI Arung Samudera, KRI Cut Nyak Dien-357, KRITeuku Umar-385, KRI Imam Bonjol-383, KRI Teluk Sabang-544, KRI Halasan-630, dan KRI Todak-631.
Pada puncak acara, TNI AL menampilkan parade kapal-kapal, sailing pass perahu/nelayan setempat, demo ketrampilan prajurit di laut dengan menampilkan helly waterjump, helly stabo dan tim Visit Board Search and Seizure (VBSS) Kopaska dan demo pendaratan tank amfibi oleh Marinir serta berpartisipasi dalam pameran Expo Nusantara 2015 pada 9 – 13 Desember 2015.
Sekitar 1000 personel dan 9 KRI yang dikerahkan TNI AL, antara lain KRI Iskandar Muda-367, KRI Rencong-622, KRI Arung Samudera, KRI Cut Nyak Dien-357, KRITeuku Umar-385, KRI Imam Bonjol-383, KRI Teluk Sabang-544, KRI Halasan-630, dan KRI Todak-631.
Pada puncak acara, TNI AL menampilkan parade kapal-kapal, sailing pass perahu/nelayan setempat, demo ketrampilan prajurit di laut dengan menampilkan helly waterjump, helly stabo dan tim Visit Board Search and Seizure (VBSS) Kopaska dan demo pendaratan tank amfibi oleh Marinir serta berpartisipasi dalam pameran Expo Nusantara 2015 pada 9 – 13 Desember 2015.
Label:
Kapal Perang,
Kegiatan Sosial,
TNI AL
Kamis, 29 Oktober 2015
Tangani Kabut Asap, Dikejar Kobaran Api Hingga Terjebak di Kanal Penuh Buaya
Sebanyak 1.000 prajurit TNI dikerahkan untuk memadamkan kebakaran hutan yang menimbulkan kabut asap di Sumatera Selatan. Berbagai upaya penanganan di tengah hutan tak jarang menemui hambatan, bahkan mengancam keselamatan para prajurit.
Dari 1.000 prajurit, sebanyak 130 personel ditugaskan di lokasi penanaman kayu akasia milik sebuah perusahaan swasta yang luas totalnya mencapai 190 ribu hektare. Para prajurit dipimpin oleh seorang Komandan Rayon Kavaleri 1 Kostrad Mayor Andre Henry Masengi.
Upaya penanganan kebakaran hutan dibagi menjadi tiga tahap, selama 24 jam. Pertama, para prajurit mencari dan menemukan titik api. Kedua, melakukan pemadaman api, dan yang ketiga menghilangkan asap.
Dari 1.000 prajurit, sebanyak 130 personel ditugaskan di lokasi penanaman kayu akasia milik sebuah perusahaan swasta yang luas totalnya mencapai 190 ribu hektare. Para prajurit dipimpin oleh seorang Komandan Rayon Kavaleri 1 Kostrad Mayor Andre Henry Masengi.
Upaya penanganan kebakaran hutan dibagi menjadi tiga tahap, selama 24 jam. Pertama, para prajurit mencari dan menemukan titik api. Kedua, melakukan pemadaman api, dan yang ketiga menghilangkan asap.
Rabu, 28 Oktober 2015
TNI AD dan Bank BRI Kerjasama Rehabilitasi Taman Perbatasan
Wilayah perbatasan suatu negara merupakan salah satu manifestasi dari kedaulatan suatu negara. Melintasi wilayah perbatasan tanpa izin bisa dianggap telah melanggar kedaulatan negara bersangkutan, bahkan bisa memicu konflik yang tidak diharapkan.
Sejatinya, perbatasan dapat dipahami sebagai garis imajiner di atas peta yang memisahkan wilayah suatu negara dengan negara lainnya di atas permukaan Bumi. Untuk menegaskannya secara fisik, biasanya tiap negara memiliki tetenger atau tanda yang digunakan sebagai pembatas, misalnya berupa tugu, kawat berduri, dinding beton, atau border sign post.
Indonesia sebagai negara kepulauan yang terdiri dari pulau-pulau yang berjumlah lebih dari 17.504 pulau dengan luas wilayah perairan mencapai 5,8 juta kilometer persegi dan panjang garis pantai 81.900 kilometer persegi, memiliki perbatasan laut dengan 10 negara, yaitu Malaysia, Singapura, Filipina, India, Thailand, Vietnam, Republik Palau, Australia, Timor Leste, dan Papua Nugini.
Sejatinya, perbatasan dapat dipahami sebagai garis imajiner di atas peta yang memisahkan wilayah suatu negara dengan negara lainnya di atas permukaan Bumi. Untuk menegaskannya secara fisik, biasanya tiap negara memiliki tetenger atau tanda yang digunakan sebagai pembatas, misalnya berupa tugu, kawat berduri, dinding beton, atau border sign post.
Indonesia sebagai negara kepulauan yang terdiri dari pulau-pulau yang berjumlah lebih dari 17.504 pulau dengan luas wilayah perairan mencapai 5,8 juta kilometer persegi dan panjang garis pantai 81.900 kilometer persegi, memiliki perbatasan laut dengan 10 negara, yaitu Malaysia, Singapura, Filipina, India, Thailand, Vietnam, Republik Palau, Australia, Timor Leste, dan Papua Nugini.
Selasa, 27 Oktober 2015
3 KRI Bantu Evakuasi Korban Asap di Kalimantan
Tiga Kapal Republik Indonesia (KRI) milik TNI AL yakni KRI Banda Aceh-593, KRI Teluk Jakarta-541, dan KRI dr Suharso-990, hari ini merapat di dermaga Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Senin (26/10/15). Hal itu dilakukan dalam rangka evakuasi korban asap sekaligus membawa barang-barang kebutuhan seperti makanan dan obat-obatan.
Sesuai instruksi presiden melalui Mabes TNI, selanjutnya Mabes TNI AL langsung bertindak cepat untuk mengerahkan 3 KRI-nya yang langsung bergerak menuju Banjarmasin. Rencananya, ada beberapa kapal lagi yang dikerahkan ke Sumatera dalam misi yang sama.
Berdasarkan keterangan yang diterima Jurnal Maritim dari Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) diperoleh keterangan bahwa kegiatan dengan misi sosial ini akan melibatkan Lanal dan Pemda setempat.
“Kita akan menunggu dan terus berkoordinasi dengan Pemda dan Lanal setempat dalam prosesi evakuasi korban asap di Banjarmasin ini. Kemungkinan 3 KRI itu selama beberapa hari berada di sana,” ungkap Kadispenal Laksma TNI M. Zainudin saat dihubungi Jurnal Maritim beberapa saat lalu.
![]() |
| KRI dr Suharso menjadi salah satu KRI yang diutus untuk membantu evakuasi korban asap di Banjarmasin |
Sesuai instruksi presiden melalui Mabes TNI, selanjutnya Mabes TNI AL langsung bertindak cepat untuk mengerahkan 3 KRI-nya yang langsung bergerak menuju Banjarmasin. Rencananya, ada beberapa kapal lagi yang dikerahkan ke Sumatera dalam misi yang sama.
Berdasarkan keterangan yang diterima Jurnal Maritim dari Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) diperoleh keterangan bahwa kegiatan dengan misi sosial ini akan melibatkan Lanal dan Pemda setempat.
“Kita akan menunggu dan terus berkoordinasi dengan Pemda dan Lanal setempat dalam prosesi evakuasi korban asap di Banjarmasin ini. Kemungkinan 3 KRI itu selama beberapa hari berada di sana,” ungkap Kadispenal Laksma TNI M. Zainudin saat dihubungi Jurnal Maritim beberapa saat lalu.
Label:
Kapal Perang,
Kegiatan Sosial,
Maritim,
TNI AL
Senin, 26 Oktober 2015
Gajah Bantu Prajurit Kostrad Patroli Kebakaran Hutan
Kebakaran hutan di Provinsi Riau banyak terjadi di daerah yang sulit dijangkau kendaraan. Salah satu cara yang digunakan untuk menembus lokasi dan memantau wilayah yang terbakar adalah dengan menggunakan gajah.
Hal inilah yang dilakukan prajurit Kostrad yang ditugaskan dalam tim penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Riau. Mereka berpatroli di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) dengan naik gajah.
Selama bertugas, tim juga melakukan pemadaman api yang membara di tengah kawasan TNTN. Gajah yang digunakan berpatroli adalah gajah jinak yang disebut tim gajah playing squad di bawah koordinasi Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama WWF Riau.
Dengan satwa bongsor ini, tim Kostrad pun melakukan patroli di atas badan gajah. Mereka berkeliling ke kawasan hutan yang sulit dijangkau dengan kendaraan.
Hal inilah yang dilakukan prajurit Kostrad yang ditugaskan dalam tim penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Riau. Mereka berpatroli di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) dengan naik gajah.
![]() |
| Prajurit Kostrad patroli naik gajah |
Selama bertugas, tim juga melakukan pemadaman api yang membara di tengah kawasan TNTN. Gajah yang digunakan berpatroli adalah gajah jinak yang disebut tim gajah playing squad di bawah koordinasi Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama WWF Riau.
Dengan satwa bongsor ini, tim Kostrad pun melakukan patroli di atas badan gajah. Mereka berkeliling ke kawasan hutan yang sulit dijangkau dengan kendaraan.
Langganan:
Postingan (Atom)
Berita Populer
-
Daerah Papua kembali bergejolak dengan tewasnya 12 orang di Puncak Jaya. Wakil Ketua DPRD Papua Barat Jimmy Demianus Ijie mengatakan penyeba...
-
Rusia mengharapkan Indonesia kembali melirik pesawat tempur sukhoi Su-35, pernyataan ini diungkapkan Wakil Direktur "Rosoboronexport...
-
Pemerintah telah memilih jet tempur Sukhoi Su-35 buatan Rusia untuk menggantikan F-5 Tiger, yang akan dipensiunkan. Keputusan ini diambil se...
-
Keberhasilan Tim Alfa 29 TNI menembak mati pimpinan teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Santoso alias Abu Wardah dan rekannya Muchtar al...
-
Kejutan menyenangkan datang di akhir tahun 2013 ini. Sejumlah pengadaan alutsista yang termaktub dalam MEF terus berlangsung, bahkan di perc...
-
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berang dituding komisioner Komnas HAM tidak pernah bekerja dan terkesan hanya tidur dalam mengatasi ko...
-
TNI Angkatan Laut saat ini memiliki kapal selam sebanyak 12 unit. Alutsista itu, diparkir di wilayah Surabaya, Jawa Timur. “Kita memang ada ...
-
Perdebatan kiblat dari pembelian alutsista militer selama ini, menarik untuk dicermati. Kalau ditelaah semenjak kejadian embargo oleh USA da...
-
Pemerintah Inggris dan Belanda tidak terima begitu mengetahui bangkai kapal perangnya yang tenggelam di Laut Jawa saat berlangsungnya Perang...
-
Pesawat tanpa awak atau unmanned aerial vehicle (UAV) AiXI yang menjalankan misi ekspedisi bertajuk 'Menembus Langit' akan diluncur...




















