Cari Artikel di Blog Ini

Sabtu, 28 September 2013

Panglima TNI Terima Brevet Kehormatan Hiu Kencana

Panglima TNI Jenderal Moeldoko bersama Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Budiman dan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal IB. Putu Dunia, menerima Brevet Kehormatan Hiu Kencana di Pulau Pabelokan Kepulauan Seribu, Jumat (27/9/2013).

Panglima TNI Terima Brevet Kehormatan Hiu Kencana
Panglima TNI Terima Brevet Kehormatan Hiu Kencana

Sebelum dilaksanakan acara penyematan Brevet didahului paparan Safety Briefing oleh PT. CNOOC tentang beberapa peraturan di wilayah Pulau Pabelokan karena banyak daerah terlarang yang membahayakan.


Brevet tersebut disematkan oleh Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Dr. Marsetio di dalam kapal selam KRI Nanggala-402 yang menyelam di kedalaman 25 meter dibawah permukaan laut perairan Laut Jawa.  Pengangkatan Panglima TNI sebagai warga kehormatan kapal selam adalah yang ke 125.


Tank Leopard RI dengan Cat Kamuflase Baru

Tak menunggu waktu lama, sang macan Leopard 2A4 TNI-AD segera berdandan diri untuk nantinya dihadapkan ke publik di hari jadi TNI. Proses pengecatan kamuflase Leopard sendiri saat ini sudah selesai. Dan inilah tampang sang Macan saat ini.

Tank Leopard RI dengan Cat Kamuflase Baru

Untuk mendandani sang macan, memang bukan perkara mudah. Segenap upaya dikerahkan jajaran TNI-AD mulai dari Pussenkav, Bengpuspalad, hingga kalangan sipil. Desain corak monster lapis baja ini sendiri merupakan karya dari kalangan sipil. Hal ini membuktikan keterbukaan dari TNI-AD untuk merangkul semua golongan demi kemajuan pertahanan dalam negeri. Sementara proses pengecatan dilakukan oleh Bengpuspalad, dan dilakukan disebuah tempat yang dirahasiakan dengan supervisi dari Pussenkav. Tidak seperti kamuflase Anoa, perpaduan kamuflase kali ini menggunakan 2 warna saja, seperti kamuflase helikopter Nbell-412. ARC sendiri mengikuti detik demi detik proses pengecatan.


Sederet Kekuatan TNI AD Hingga EMF Tahap I

Helikopter serang Apache AH-64E Guardian, MI-35, MBT Leopard-2 serta Pesawat Tempur Anti Gerilya Super Tucano, merupakan kombinasi maut untuk sebuah peperangan di wilayah Indonesia yang berbukit dan berhutan. Helikopter Apache AH-64 E Guardian mampu mendeteksi panas tubuh manusia yang berada di balik pepohonan dan mampu melakukan penghancuran dari jarak jauh baik untuk lapis baja maupun infanteri. Apache AH 64E termasuk kategori heli serang berat yang memiliki transmisi lebih baik dibanding seri D. Apache E juga menggunakan baling-baling dari bahan komposit, yang membuatnya bisa terbang lebih cepat dibanding Apache D Block II.

Apache AH-64E Guardian yang akan dimiliki TNI AD
Apache AH-64E Guardian yang akan dimiliki TNI AD (photo: US Army)

Apache AH-64E Guardian juga dilengkapi pengendalian pesawat nirawak (drone) dari dalam kokpit sehingga meningkatkan kemampuan baik dalam pengawasan maupun tempur. AH-64 E Guardian mampu terbang tinggi dan menembak dari jarak jauh, sehingga sulit untuk ditembak oleh rudal jarak pendek (SAM) yang dibawa infanteri atau kendaraan lapis baja lawan.

Pesawat T-50i Golden Eagle Terbang Perdana di Lanud Iswahjudi

KOMANDAN Skadron Udara 15 Letnan Kolonel Pnb Wastum, melaksanakan terbang perdana dengan pesawat tempur T-50i Golden Eagle, di area terbang Lanud Iswahjudi, Kamis (26/9).

Pesawat T-50i Golden Eagle Terbang Perdana di Lanud Iswahjudi

Terbang perdana dilaksanakan Komandan Skadron Udara 15 Letnan Kolonel Pnb Wastum, dengan menggunakan pesawat T-50i Golden Eagle TT 5003, bersama penerbang dari Korean Aerospace Industries (KAI), Letcol (Ret) Khang Cheol, sedangkan Mayor Pnb Marda Sarjono bersama Letcol (Ret) Dong Kyu Lee, menggunakan pesawat T-50i TT 5004.

10 Kapal Selam Hibah Masih Tunggu Kesepakatan RI-Rusia

Kementerian Pertahanan menyatakan pemerintah Indonesia telah mengirim tim untuk berkunjung ke Rusia. Tim ini terdiri dari perwakilan Kementerian Pertahanan, TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara.

10 Kapal Selam Hibah Masih Tunggu Kesepakatan RI-Rusia

"Tim ini berkunjung untuk penjajakan awal hibah 10 kapal selam Rusia," kata Kepala Badan Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan Laksamana Muda Rachmad Lubis saat dihubungi Tempo, Jumat, 27 September 2013.

Rachmad yang ikut dalam rombongan, mengatakan kedua negara belum mencapai kesepakatan dalam rencana hibah itu. Indonesia dan Rusia, dia melanjutkan, masih mengkaji langkah yang akan diambil masing-masing negara soal hibah ini.

Jumat, 27 September 2013

Presiden Puas Dengan Persiapan KTT APEC

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan kepuasannya atas persiapan penyelenggaraan KTT APEC pada Oktober setelah meninjau sarana pada awal pekan ini, kata juru bicara presiden Julian aldrin Pasha.

Presiden Puas Dengan Persiapan KTT APEC
 
"Beliau telah meninjau langsung persiapan APEC nanti, secara keseluruhan cukup puas ya, pak presiden secara keseluruhan sangat puas dengan persiapannya," kata Julian di Kompleks Istana Presiden Jakarta, Jumat.

Julian mengatakan saat ini Presiden fokus pada substansi pertemuan terkait hal-hal yang akan dibahas dalam pertemuan para pemimpin kekuatan ekonomi Asia Paifik tersebut.

BJ Habibie: Usia Saya 77 Tahun Tapi Semangat Saya Umur 17 Tahun

Mantan Menristek dan Presiden BJ Habibie berkisah soal pengalamannya jatuh bangun mendirikan industri pesawat terbang nasional. Namun hingga kini ia masih bersemangat layaknya anak muda.

BJ Habibie: Usia Saya 77 Tahun Tapi Semangat Saya Umur 17 Tahun

Pada umur 28 tahun, Habibie menyabet gelar S3 di sebuah universitas terkemuka di Hamburg, Jerman.

Selepas mendapatkan gelar S3, ia melanjutkan bekerja di salah satu perusahaan pembuat pesawat terbang di Jerman yang tersohor, yaitu Airbus. Habibie mengatakan pernah menjabat sebagai Direktur Teknologi dan Executive Vice President di Airbus.

Lazada Indonesia

Berita Populer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
free counters