Partner lokal Agustawestland di Indonesia Azra Muharman mengimbau Kementerian Pertahanan menunda pengadaan helikopter antikapal selam atau Anti Submarines Warfare (ASW). Alasannya, lelang pengadaan helikopter antikapal selam tersebut sarat masalah.
Kuasa hukum Azra Muharman, Yulius Irwansyah dari Kantor OC Kaligis Advocates & Legal Consultants, seperti keterangan pers, yang INILAH.COM terima, Kamis (12/02/2015) mengungkapkan telah terjadi persengkongkolan yang melanggar Pasal 22 dari UU No.5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Itu terkait proses pengadaan ASW tahun anggaran 2011-2014.
"Kami meminta kepada Kementerian Pertahanan agar pengadaan helikopter antikapal selam itu harus ditunda," ujar Yulius Irwansyah.
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Jumat, 13 Februari 2015
Pengadaan Helikopter Antikapal Selam Salahi Aturan
TNI Dapat Tambahan Dana Rp 4,7 Triliun
Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq mengatakan Kementerian Pertahanan dan TNI mendapat tambahan dana Rp 4,725 triliun pada tahun ini.
Ini diputuskan dalam rapat Badan Anggaran DPR dengan Kementerian Keuangan yang membahas tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2015.
"Kami cukup senang dengan tambahan anggaran untuk pertahanan tersebut," kata Mahfudz kepada Tempo, Rabu malam, 11 Februari 2015.
Meskipun tambahan anggaran itu lebih rendah dibanding permintaan Kementerian Pertahanan yang mencapai Rp 5,1 triliun.
Mahfudz mengaku belum tahu penggunaan tambahan anggaran itu. Menurut Mahfudz, Komisi I perlu menggelar rapat dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, semua asisten perencanaan Panglima TNI, dan ketiga kepala staf matra TNI.
Ini diputuskan dalam rapat Badan Anggaran DPR dengan Kementerian Keuangan yang membahas tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2015.
"Kami cukup senang dengan tambahan anggaran untuk pertahanan tersebut," kata Mahfudz kepada Tempo, Rabu malam, 11 Februari 2015.
Meskipun tambahan anggaran itu lebih rendah dibanding permintaan Kementerian Pertahanan yang mencapai Rp 5,1 triliun.
Mahfudz mengaku belum tahu penggunaan tambahan anggaran itu. Menurut Mahfudz, Komisi I perlu menggelar rapat dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, semua asisten perencanaan Panglima TNI, dan ketiga kepala staf matra TNI.
Beraninya TNI AU ancam tembak jatuh pesawat pembom Australia
Tanggal 4 September 1999, menjadi peristiwa bersejarah bagi rakyat Timor Leste. Tepat pada hari itu pula, negeri yang terletak di Pulau Timor ini melepaskan diri dari Indonesia. Di mana dalam hasil jajak pendapat memperlihatkan 78,5 persen warganya ingin berpisah dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Namun, tidak semua orang mau menerima hasil itu, kelompok pro-integrasi malah menyerang kelompok anti-integrasi hingga membuat Dili, ibu kota Timor Leste, mencekam. Kekacauan yang terjadi di kota tersebut membuat Indonesia mendapat kecaman, bahkan Australia mengambil tindakan dengan mengusulkan pembentukan The International Force of East Timor (Interfet).
Pasukan ini terpaksa diterima Indonesia setelah serangkaian tekanan dan kritik keras dari Amerika Serikat, Australia, Inggris, Prancis, Jepang hingga PBB terhadap upaya pengamanan. Padahal, dalam perjanjian New York, Indonesia berjanji memberikan pengamanan selama berlangsungnya jajak pendapat.
![]() |
| Atraksi Jupiter TNI AU |
Namun, tidak semua orang mau menerima hasil itu, kelompok pro-integrasi malah menyerang kelompok anti-integrasi hingga membuat Dili, ibu kota Timor Leste, mencekam. Kekacauan yang terjadi di kota tersebut membuat Indonesia mendapat kecaman, bahkan Australia mengambil tindakan dengan mengusulkan pembentukan The International Force of East Timor (Interfet).
Pasukan ini terpaksa diterima Indonesia setelah serangkaian tekanan dan kritik keras dari Amerika Serikat, Australia, Inggris, Prancis, Jepang hingga PBB terhadap upaya pengamanan. Padahal, dalam perjanjian New York, Indonesia berjanji memberikan pengamanan selama berlangsungnya jajak pendapat.
The Boeing Company Jajaki Kerjasama Helikopter Chinook dengan Indonesia
The Boeing Company yang diwakili Senior Executive of The Boeing Company Mr. Teong Tae Pak melakukan kunjungan kepada Menhan Ryamizard Ryacudu, Kamis (12/2), di Wisma Kemhan Jakarta. Maksud kunjungan delegasi The Boeing Company kepada Menhan kali ini adalah untuk menjajaki kemungkinan kerjasama dalam pengembangan armada darat dan laut berupa pesawat helikopter Chinook.
Kamis, 12 Februari 2015
Satlinlamil Jakarta Pertajam Naluri Tempur Korps Pelaut
Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Jakarta memberikan penyegaran materi perwira pelaut dalam bentuk Latihan Dalam Dinas (LDD) bagi Perwira Korps Pelaut yang berdinas di kapal perang maupun staf di jajaran Satlinlamil Jakarta. Kegiatan berlangsung di ruang rapat Satlinlamil Jakarta, Mako Kolinlamil, Jakarta Utara, Selasa (10/2).
Komandan Satlinlamil Jakarta, Kolonel Laut (P) Heri Widodo mengatakan, penyegaran kembali materi korps pelaut digelar sebagai bentuk pembinaan personel yang secara kontinu dilakukan untuk menajamkan naluri tempur prajurit matra laut. “Sekaligus meningkatkan profesionalisme perwira Satlinlamil Jakarta, sebagai prajurit pengawak Kapal Republik Indonesia (KRI),” papar Widodo.
Widodo menjelaskan, penyegaran materi dikhususkan bagi korps pelaut dalam penugasan latihan maupun tugas operasi. Diharapkan, mereka mampu menciptakan inovasi dan bermotivasi tinggi dalam penugasan, serta meningkatkan kesiapan operasional TNI Angkatan Laut dalam menegakkan kedaulatan NKRI. Selain itu, kegiatan ini juga sekaligus menjadi ajang komunikasi dan kebersamaan para perwira korps pelaut di jajaran Satlinlamil Jakarta.
Komandan Satlinlamil Jakarta, Kolonel Laut (P) Heri Widodo mengatakan, penyegaran kembali materi korps pelaut digelar sebagai bentuk pembinaan personel yang secara kontinu dilakukan untuk menajamkan naluri tempur prajurit matra laut. “Sekaligus meningkatkan profesionalisme perwira Satlinlamil Jakarta, sebagai prajurit pengawak Kapal Republik Indonesia (KRI),” papar Widodo.
Widodo menjelaskan, penyegaran materi dikhususkan bagi korps pelaut dalam penugasan latihan maupun tugas operasi. Diharapkan, mereka mampu menciptakan inovasi dan bermotivasi tinggi dalam penugasan, serta meningkatkan kesiapan operasional TNI Angkatan Laut dalam menegakkan kedaulatan NKRI. Selain itu, kegiatan ini juga sekaligus menjadi ajang komunikasi dan kebersamaan para perwira korps pelaut di jajaran Satlinlamil Jakarta.
Label:
Marinir RI,
Propesionalisme TNI,
TNI AL
Bakamla RI Dilibatkan dalam Kontra-Terorisme Laut
Badan Keamanan Laut (Bakamla) dilibatkan dalam Initial Planning Conference (IPC) of the Combined Field Training Exercise (FTX) on Maritime Security (MS) and Counter-Terrorism (CT). Kegiatan tersebut terkait kerja sama ASEAN Defence Ministers’ Meeting Plus (ADMM-Plus), yang telah dilaksanakan pada 2-6 Februari 2015, di The Centrepoint Hotel, Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam.
Biro Persidangan, Humas dan Protokol Bakamla menyatakan, delegasi pemerintah dalam kegiatan tersebut beranggotakan Direktorat Kerja sama Internasional Kementerian Pertahanan, Direktorat Politik Keamanan ASEAN Kementerian Luar Negeri, Markas Besar TNI AL, dan Badan Keamanan Laut (Bakamla).
Pantauan Jurnal Maritim, pertemuan IPC dipimpin bersama oleh Brunei Darussalam dan Selandia Baru sebagai Co-Chairs ADMM-Plus Experts’ Working Group (EWG) on MS, serta Singapura dan Australia sebagai Co-Chairs ADMM-Plus EWG on CT.
Biro Persidangan, Humas dan Protokol Bakamla menyatakan, delegasi pemerintah dalam kegiatan tersebut beranggotakan Direktorat Kerja sama Internasional Kementerian Pertahanan, Direktorat Politik Keamanan ASEAN Kementerian Luar Negeri, Markas Besar TNI AL, dan Badan Keamanan Laut (Bakamla).
Pantauan Jurnal Maritim, pertemuan IPC dipimpin bersama oleh Brunei Darussalam dan Selandia Baru sebagai Co-Chairs ADMM-Plus Experts’ Working Group (EWG) on MS, serta Singapura dan Australia sebagai Co-Chairs ADMM-Plus EWG on CT.
Kerjasama Pesawat CN 295 Indonesia-Spanyol Dilanjutkan
Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Ryamizad Ryacudu menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Spanyol untuk Indonesia HE Mr. Francisco Jose Viqueira, Selasa (10/2) di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta. Kunjungan ini dimaksudkan untuk membicarakan kerjasama pertahanan kedua negara.
Dalam pertemuan ini, Menhan RI dan Dubes Spanyol membicarakan berbagai hal terkait kerjasama pertahanan kedua negara baik program – program yang telah berjalan maupun yang akan dilakukan kedepannya sebagai bagian upaya meningkatkan kerjasama yang telah terjalin baik selama ini.
Dubes Spanyol menyampaikan bahwa Memorandum of Understanding (MoU) kerjasama pertahanan antara Indonesia dan Spanyol sudah ditandatangani pada bulan Februari 2013. MoU tersebut sebagai dasar bagi kedua negara untuk meningkatkan kerjasama di bidang pertahanan.
Dalam pertemuan ini, Menhan RI dan Dubes Spanyol membicarakan berbagai hal terkait kerjasama pertahanan kedua negara baik program – program yang telah berjalan maupun yang akan dilakukan kedepannya sebagai bagian upaya meningkatkan kerjasama yang telah terjalin baik selama ini.
Dubes Spanyol menyampaikan bahwa Memorandum of Understanding (MoU) kerjasama pertahanan antara Indonesia dan Spanyol sudah ditandatangani pada bulan Februari 2013. MoU tersebut sebagai dasar bagi kedua negara untuk meningkatkan kerjasama di bidang pertahanan.
Langganan:
Postingan (Atom)







