Panglima TNI Jenderal Moeldoko telah menyerahkan nama pengganti Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Marsetio dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Ida Bagus Putu Dunia. Terdapat tiga kandidat kepala staf berpangkat bintang tiga untuk masing-masing satuan.
"Sudah di Presiden semua. Semua bintang tiga," kata Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno di Istana Negara, Rabu, 3 Desember 2014.
Menurut dia, hingga saat ini Presiden Joko Widodo belum juga menentukan pilihan. Meski demikian, penggantian keduanya akan dilakukan bersamaan yaitu bulan ini. Pensiun Ida Bagus dipercepat dua bulan sehingga bersamaan dengan Marsetio.
Marsetio sendiri seharusnya sudah pensiun pada hari ini. Laksamana kelahiran Jakarta, 3 Desember 1956 ini akan menjalankan batas perpanjangan jabatannya selama tiga puluh hari sambil menunggu penunjukkan KSAL yang baru.
Bila hingga 3 Januari 2015 belum ada pengganti, jabatan KSAL akan mengalami kekosongan. "Dipastikan bulan ini, tapi lihat nanti kapan," kata Tedjo.
Adapun Ida Bagus sebenarnya baru pensiun tiga bulan lagi. Marsekal kelahiran Tabanan, 20 Februari 1957 ini harus mempercepat masa pensiunnya. (Tempo)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Kamis, 04 Desember 2014
Jokowi Kantongi Nama Calon KSAU dan KSAL
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
Pihak inteljen Kodam, sambung Hardiono, masih melakukan pendeteksian kebangkitan PKI di wilayah Jateng dan DIY. Pangdam menambahkan memang ...
-
Rusia mengharapkan Indonesia kembali melirik pesawat tempur sukhoi Su-35, pernyataan ini diungkapkan Wakil Direktur "Rosoboronexport...
-
Tanggal 16 April kemaren Komando Pasukan Khusus TNI AD berulang tahun. Banyak cerita menarik seputar operasi militer dan sejarah pasukan eli...
-
Indonesia menegaskan perlunya meratifikasi Traktat Pelarangan Komprehensif Uji Coba Nuklir (Comprehensive Nuclear Test Ban Treaty / CTBT), d...
-
by Narayana ( JKGR ) Jakarta, Medio Maret 2014….Pukul 23.45 wib Malam telah beranjak larut, ketika saya merapihkan setumpuk dokumen yan...
-
Kerjasama keamanan Indonesia dan AS menciptakan terobosan baru. Washington menawarkan Jakarta untuk membeli sejumlah unit helikopter tempur ...
-
Eksplorasi antariksa negara-negara maju sudah mencapai Planet Mars dan sedang menjajaki untuk mengeksplorasi asteroid dalam waktu beberapa t...
-
Diam-diam tensi persaingan pabrikan pesawat tempur yang ingin produknya ditunjuk menjadi pengganti F-5E/F Tiger II TNI AU meningkat, dan har...
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar