Kepala Polri Jenderal (Pol) Badrodin Haiti mengatakan belum akan menertibkan klub pengguna senjata airgun, setelah terjadinya penembakan yang dilakukan R (39) dengan senjata tersebut beberapa hari lalu. Menurut Badrodin, penggunaan senjata airgun dalam klub diperbolehkan selama tidak disalahgunakan.
"Ya klubnya boleh saja, kan itu buat olahraga. Tapi kalau disalahgunakan ya tetap ditindak," kata Badrodin, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (31/7/2015).
Badrodin tidak menampik jika senjata tersebut tergolong senjata berbahaya. Meski demikian, ia berpandangan penggunaan senjata di klub menembak resmi memang diperbolehkan. "Sudah ada penertibannya, yang penting enggak disalahgunakan," ujarnya.
Secara terpisah, Kepala Polres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Umar Faroq mengatakan, senjata airgun lebih berbahaya dibandingkan airsoft gun, lantaran peluru yang digunakan bukan lagi berbahan plastik, melainkan berbahan tembaga kuningan yang lebih keras. Selain itu, dorongan peluru yang dilepas juga memiliki tekanan lebih kuat.
"Airgun itu tekanannya dua kali lipat dari airsoft gun. Kalau airsoft gun tekanannya 2 joule, airgun 4 joule, jadi bisa dua kali lipatnya. Makanya bisa tembus kaca (mobil korban). Bisa juga tembus kulit dan tripleks kalau ditembak dari jarak dekat tiga meter. Ini lebih berbahaya," kata Umar.
Selain itu, berat peluru antara airsoft gun dan airgun juga berbeda. Jika peluru airsoft gun sekitar 0,4 gram, peluru airgun bisa seberat 1,5 gram. Oleh karena itu, pistol airgun serupa Beretta yang dipakai pelaku, lanjut Umar, sama bahayanya dengan senjata api.
"Ini fungsinya sama dengan senjata api karena tekanannya cukup kuat. Dia pakai tekanan udara CO2," ujar Umar.
Umar melanjutkan, pelaku berinisial R (39) mendapatkan senjata dengan harga Rp 3,5 juta dari klub menembak tempatnya bergabung. R terdaftar sebagai anggota klub menembak RSC.
Izin kepemilikan senjata yang dikeluarkan klub tersebut pun tertera. Namun, Umar mengaku heran karena yang bisa mengeluarkan izin kepemilikan senjata hanya Polri. Sejak tahun 2009, dia melanjutkan, Polri sudah tidak lagi mengeluarkan izin, baik senjata api maupun senjata airsoft gun.
"Ini yang jadi bahan penyelidikan lanjut, apakah mereka (dalam urusan) kepemilikan melewati psikotes. Kalau polisi pegang senjata kan melewati psikotes, kesehatan jiwa. Jadi, orang yang punya tingkat emosional tinggi enggak boleh pegang senjata," ujar Umar.
R adalah pengemudi Picanto merah yang menembak sesama pengendara di jalan tol. Dia telah ditangkap aparat Polres Metro Jakarta Timur di kawasan Tangerang Selatan. Pelaku ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan. (Baca: Tembak Pengendara Lain di Tol JORR, Pengemudi Picanto Akhirnya Ditangkap)
Dari tangan pelaku, polisi menyita senjata airgun dan proyektilnya. Pelaku yang merupakan pekerja pemasaran sebuah perusahaan swasta itu dijerat dengan Undang-Undang Daruat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Senjata Api, dengan ancaman pidana 12 tahun penjara. (Kompas)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Daerah Papua kembali bergejolak dengan tewasnya 12 orang di Puncak Jaya. Wakil Ketua DPRD Papua Barat Jimmy Demianus Ijie mengatakan penyeba...
-
Rusia mengharapkan Indonesia kembali melirik pesawat tempur sukhoi Su-35, pernyataan ini diungkapkan Wakil Direktur "Rosoboronexport...
-
Pemerintah telah memilih jet tempur Sukhoi Su-35 buatan Rusia untuk menggantikan F-5 Tiger, yang akan dipensiunkan. Keputusan ini diambil se...
-
Keberhasilan Tim Alfa 29 TNI menembak mati pimpinan teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Santoso alias Abu Wardah dan rekannya Muchtar al...
-
Kejutan menyenangkan datang di akhir tahun 2013 ini. Sejumlah pengadaan alutsista yang termaktub dalam MEF terus berlangsung, bahkan di perc...
-
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berang dituding komisioner Komnas HAM tidak pernah bekerja dan terkesan hanya tidur dalam mengatasi ko...
-
TNI Angkatan Laut saat ini memiliki kapal selam sebanyak 12 unit. Alutsista itu, diparkir di wilayah Surabaya, Jawa Timur. “Kita memang ada ...
-
Perdebatan kiblat dari pembelian alutsista militer selama ini, menarik untuk dicermati. Kalau ditelaah semenjak kejadian embargo oleh USA da...
-
Pemerintah Inggris dan Belanda tidak terima begitu mengetahui bangkai kapal perangnya yang tenggelam di Laut Jawa saat berlangsungnya Perang...
-
Pesawat tanpa awak atau unmanned aerial vehicle (UAV) AiXI yang menjalankan misi ekspedisi bertajuk 'Menembus Langit' akan diluncur...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar