BUMN produsen kapal, PT PAL Indonesia (Persero) berencana mengembangkan kapal induk versi militer. Kapal ini nantinya mampu didarati hingga 8 unit helikopter.
Kapal induk versi Indonesia ini, merupakan pengembangan dari kapal tipe Double Skin Bulk Carrier, Star-50 dengan berat 50.000 ton bobot mati (DWT).
"Star 50 dirancang untuk kapal induk. Kita siapkan rancangan. Dirancang untuk 8 helikopter. Belum termasuk yang disimpan di hanggar," ucap Petugas Penjaga Stand PAL Utario EP kepada detikFinance di acara Kongres Diaspora, JCC Senayan Jakarta, Selasa (20/8/2013).
Kapal ini nantinya diproduksi berdasarkan permintaan pemerintah Indonesia. Induk dari kapal ini yakni varian STAR 50 merupakan kapal angkut curah yang hanya dijual untuk pasar internasional. Kapal Induk yang nantinya dibuat dan dirancang di Surabaya, Jawa Timur, namun tidak dikonsep untuk didarati jet tempur.
"Kalau jet tempur kapalnya susah manuver di Indonesia karena laut kita nggak dalam," jelasnya.
Kapal Induk buatan Indonesia ini nantinya akan menjadi kapal angkut helikopter atau helicopter carrier. Untuk versi pendahalunya STAR-50 telah diproduksi sejak tahun 2005 untuk angkutan curah. (Detik)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Rabu, 21 Agustus 2013
PT PAL Kembangkan Kapal Induk Helikopter
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Daerah Papua kembali bergejolak dengan tewasnya 12 orang di Puncak Jaya. Wakil Ketua DPRD Papua Barat Jimmy Demianus Ijie mengatakan penyeba...
-
Rusia mengharapkan Indonesia kembali melirik pesawat tempur sukhoi Su-35, pernyataan ini diungkapkan Wakil Direktur "Rosoboronexport...
-
Pemerintah telah memilih jet tempur Sukhoi Su-35 buatan Rusia untuk menggantikan F-5 Tiger, yang akan dipensiunkan. Keputusan ini diambil se...
-
Keberhasilan Tim Alfa 29 TNI menembak mati pimpinan teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Santoso alias Abu Wardah dan rekannya Muchtar al...
-
Kejutan menyenangkan datang di akhir tahun 2013 ini. Sejumlah pengadaan alutsista yang termaktub dalam MEF terus berlangsung, bahkan di perc...
-
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berang dituding komisioner Komnas HAM tidak pernah bekerja dan terkesan hanya tidur dalam mengatasi ko...
-
TNI Angkatan Laut saat ini memiliki kapal selam sebanyak 12 unit. Alutsista itu, diparkir di wilayah Surabaya, Jawa Timur. “Kita memang ada ...
-
Perdebatan kiblat dari pembelian alutsista militer selama ini, menarik untuk dicermati. Kalau ditelaah semenjak kejadian embargo oleh USA da...
-
Pemerintah Inggris dan Belanda tidak terima begitu mengetahui bangkai kapal perangnya yang tenggelam di Laut Jawa saat berlangsungnya Perang...
-
Pesawat tanpa awak atau unmanned aerial vehicle (UAV) AiXI yang menjalankan misi ekspedisi bertajuk 'Menembus Langit' akan diluncur...


kapal induk indonesia ternya sangat BAGUS dan mantap semoga indonesia memiliki banyak kapal induk dan PAL perakitan kapal laut indonesia semakim jaya dan raksasa untuk indonesia
BalasHapus@Tomi, kapal induk tdk akan maksimal untuk di pakai di wilayah kepulauan seperti RI, apalagi yg hanya mampu untuk di darati Hello, ( CV 50K hanya untuk Hello..?? ) cm buang2 biaya saja. Ttp kalo pengembangan berbagai Fregat, Ligt Fregat, LST, atw sejenis kapal perang yg bs di opersionalkan dkt pantai & jg Sub-Marine itu akan memberi peningkatan kemampuan yg signifikan terhadap TNI AL sbg pengawal perairan NKRI
Hapusbetul saya setuju... dari pada buat kapal induk buat hello yang juga kita cuma berapa glintir hello serbu mending buat perbanyak fregat ato distroyer
HapusProyek yang nanggung kalo membuat VC 50K hanya untuk Hello, dan jg tdk terlampau di butuhkan jenis VC yg demikian. Malah lebih bermanfaat kalo mengembangkan Fregat, Sub-marine & LST, karena wilayah laut RI sangat luas dgn garis pantai yg sangat panjang pasti sangat membutuhkan kapal yg banyak & canggih.
BalasHapusindonesia seharuse.. Di tambahke jenis fregat,Kcr,destroyer,PkR,,n Si lontong se KiLo nd se LadA..
BalasHapusDi perbanyakkkkkk nyaaakkk nyaakkkk...
LpD aja wes cukup untuk indonesia.. Gk usah muluk" mendingan danane d alokasikan ke Ks ato fregat sm sprti yg trtera oleh tmen" d atas
patut diapresiasi
BalasHapusmenurut sy indonesia memang harus punya kapal induk, karena :
BalasHapus1. Indonesia tidak boleh kalah dalam ilmu pengetahuan khususnya teknologi pertahanan (bisa d kembangkan)
2. Kapal induk ituh tidak selamanya digunakan untuk perang,,bisa digunakan untuk sosial seperti untuk
medis atau Rumah Sakit, bencana alam dll.
3. Meskipun tidak cocok untuk wilayah indonesia,,tpi kan bisa cocok untuk di jual keluar...menambah devisa
Kapal sejenis mothership untuk indonesia sebaiknya berupa multipurpose cruise mothership... Sebuah kapal induk yang didisain berkemampuan ampibi mission, anti kapal selam dan sebagai flagship armada... didukung oleh kemampuan untuk meluncurkan pesawat VSTOL sekaligus heli... dengan persenjataan seperti kapal penjelajah... dan berkecapatan tinggi... berdaya jangkau jauh... cocok diletakkan di kawan ZEE...
BalasHapus