Pendidikan Komando di Pusdikpassus Batujajar, Bandung terdiri dari tiga tahap yang seluruhnya dilaksanakan selama tujuh bulan.
1. Tahap Basis. Dilaksanakan selama sepuluh mingggu dan merupakan tahap pembentukan. Materi pelajarannya meliputi antara lain teori dan taktik ketrampilan dasar komando seperti menembak, tehnik dan taktik bertempur/bantuan tempur, operasi Raid, perebutan cepat, serangan unit komando, navigasi darat, bayonet ban, dsb.
2. Tahap Hutan Gunung. Dilaksanakan dihutan-hutan gunung yang bersuhu cukup dingin di wilayah Jawa Barat. Materi yang diajarkan meliputi pendaki serbu, pendidikan perorangan, menembak, navigasi darat, penjejakan dan anti penjejakan, praktek raid, survival dan patroli jarak jauh. Tahap ini ditutup dengan melaksanakan Long March dari Batujajar ke Cilacap.
3. Tahap Rawa Laut. Selesai melaksanakan tahap hutan gunung para prajurit memasuki tahap ketiga didaerah rawa dan muara sungai diantara wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah. Materi latihan meliputi pelajaran praktek pendaratan menggunakan LCR, navigasi laut, survival laut, pelolosan, renang ponco di laut dan ketrampilan-ketrampilan lainnya di medan yang sangat bervariasi, dengan demikian diharapkan mereka nanti mampu beroperasi dimana saja tanpa tergantung pada situasi dan kondisi medan yang bagaimanapun sulitnya. Serangan Fajar yang dilaksanakan dini hari dalam perebutan pancangan kaki di tepi pantai Permisan Nusa Kambangan menandai berakhirnya rangkaian pendidikan Komando sebelum secara resmi mereka dilantik menjadi prajurit Komando oleh Komandan Jenderal Kopassus.
PENDIDIKAN SPESIALISASI
Selain melaksanakan aktivitas rutin di satuan masing-masing, para prajurit dibekali beberapa kemampuan spesialisasi dasar yang dilaksanakan selama delapan minggu. Dalam pendidikan ini prajurit diberi kemampuan tambahan yang meliputi keahlian sebagai Penembak Runduk, Pendaki Serbu, Zeni/Demolisi, Perhubungan, Peralatan dan Kesehatan.
SEKOLAH PERTEMPURAN KHUSUS
Untuk menjaga kesiapan sebaik mungkin menghadapi berbagai bentuk ancaman prajurit Komando dituntut untuk selalu mampu mengembangkan kemampuannya dengan keahlian-keahlian khusus baik yang diadopsi dari satuan-satuan elit dunia maupun yang dirancang atau dikembangkan di Sekolah Pertempuran Khusus Kopassus. Materi yang diajarkan meliputi Pertempuran Jarak Dekat (PJD), Pertempuran Kota, Pertempuran Hutan dan kemampuan-kemampuan khusus lainnya yang berhasil dikembangkan secara intern dilingkungan Kopassus dengan mengantisipasi bentuk ancaman di masa yang akan datang.
Sumber : TNI AD
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Daerah Papua kembali bergejolak dengan tewasnya 12 orang di Puncak Jaya. Wakil Ketua DPRD Papua Barat Jimmy Demianus Ijie mengatakan penyeba...
-
Rusia mengharapkan Indonesia kembali melirik pesawat tempur sukhoi Su-35, pernyataan ini diungkapkan Wakil Direktur "Rosoboronexport...
-
Pemerintah telah memilih jet tempur Sukhoi Su-35 buatan Rusia untuk menggantikan F-5 Tiger, yang akan dipensiunkan. Keputusan ini diambil se...
-
Keberhasilan Tim Alfa 29 TNI menembak mati pimpinan teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Santoso alias Abu Wardah dan rekannya Muchtar al...
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Kejutan menyenangkan datang di akhir tahun 2013 ini. Sejumlah pengadaan alutsista yang termaktub dalam MEF terus berlangsung, bahkan di perc...
-
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berang dituding komisioner Komnas HAM tidak pernah bekerja dan terkesan hanya tidur dalam mengatasi ko...
-
TNI Angkatan Laut saat ini memiliki kapal selam sebanyak 12 unit. Alutsista itu, diparkir di wilayah Surabaya, Jawa Timur. “Kita memang ada ...
-
Pemerintah Inggris dan Belanda tidak terima begitu mengetahui bangkai kapal perangnya yang tenggelam di Laut Jawa saat berlangsungnya Perang...
-
Perdebatan kiblat dari pembelian alutsista militer selama ini, menarik untuk dicermati. Kalau ditelaah semenjak kejadian embargo oleh USA da...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar