Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin resmi membuka pembekalan petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 1435 Hijriah/2014. Kali ini Kemenag tidak hanya melibatkan petugas dari kementeriannya, Kementerian Kesehatan, dan instansi terkait saja, tapi juga aparat TNI/Polri, khususnya tim dari Bareskrim dan Kopassus.
Keterlibatan dua unsur di lingkungan TNI dan Polri ini dianggap penting untuk meningkatkan pelayanan, pengawasan, dan perlindungan jamaah haji Indonesia di tanah suci. "Mereka akan ditempatkan di Jeddah, Madinah, dan Makkah," kata Lukman, Kamis malam 11 Juli 2014.
Perlindungan terhadap jamaah haji dirasa penting mengingat jumlah jamaah yang mencapai 168.800 orang. Apalagi, tahun ini merupakan haji akbar, di mana 9 Dzulhijah diperkirakan jatuh pada 3 Oktober, tepat di hari Jumat.
Saat itu, diperkirakan jutaan umat muslim akan memenuhi kota Makkah. Sebab tidak hanya jamaah haji dari negara-negara di luar Arab Saudi saja yang akan menunaikan rukun Islam kelima itu, tapi juga warga Saudi.
Karena itu, Lukman berpesan agar para petugas PPIH ikhlas dan tulus melayani jamaah. Apalagi sebagian besar warga yang berangkat haji datang dari desa-desa yang kehidupan sosial budayanya berbeda, belum pernah berhaji dan pergi ke luar negeri. "Jadi dituntut kesabaran yang tinggi," ujarnya.
Lukman lalu mengenang masa 24 tahun silam, saat ia jadi petugas PPIH. Ia bercerita sering dimaki-maki, disuruh dan diperintah-perintah mengangkat koper. "Jadi saya berharap petugas senantiasa berkomitmen, ikhlas tanpa pamrih," kata dia.
Hendaknya petugas PPIH tidak membebani jamaah atau meminta imbalan dari pelayanan yang dilakukan. "Selalu sabar, tulus, rendah hati. Hendaknya bekerja dengan landasan cinta," kata dia. (VivaNews)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Jumat, 11 Juli 2014
Pelaksanaan Haji 2014 Libatkan Bareskrim dan Kopassus
Label:
Internasional,
Kegiatan Sosial,
KOPASSUS,
POLRI,
Propesionalisme TNI
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Daerah Papua kembali bergejolak dengan tewasnya 12 orang di Puncak Jaya. Wakil Ketua DPRD Papua Barat Jimmy Demianus Ijie mengatakan penyeba...
-
Rusia mengharapkan Indonesia kembali melirik pesawat tempur sukhoi Su-35, pernyataan ini diungkapkan Wakil Direktur "Rosoboronexport...
-
Pemerintah telah memilih jet tempur Sukhoi Su-35 buatan Rusia untuk menggantikan F-5 Tiger, yang akan dipensiunkan. Keputusan ini diambil se...
-
Keberhasilan Tim Alfa 29 TNI menembak mati pimpinan teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Santoso alias Abu Wardah dan rekannya Muchtar al...
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Kejutan menyenangkan datang di akhir tahun 2013 ini. Sejumlah pengadaan alutsista yang termaktub dalam MEF terus berlangsung, bahkan di perc...
-
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berang dituding komisioner Komnas HAM tidak pernah bekerja dan terkesan hanya tidur dalam mengatasi ko...
-
TNI Angkatan Laut saat ini memiliki kapal selam sebanyak 12 unit. Alutsista itu, diparkir di wilayah Surabaya, Jawa Timur. “Kita memang ada ...
-
Pemerintah Inggris dan Belanda tidak terima begitu mengetahui bangkai kapal perangnya yang tenggelam di Laut Jawa saat berlangsungnya Perang...
-
Perdebatan kiblat dari pembelian alutsista militer selama ini, menarik untuk dicermati. Kalau ditelaah semenjak kejadian embargo oleh USA da...


Smoga ini bukan proyek lagi....
BalasHapus