Cari Artikel di Blog Ini

Senin, 01 Oktober 2012

Presiden peringati hari Kesaktian Pancasila

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memperingati Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober di Lubang Buaya, Jakarta Timur, Senin.

Presiden tiba di tempat upacara peringatan sekitar pukul 08.00 WIB, didampingi Ibu Ani Yudhoyono


(FOTO ANTARA/Widodo S. Jusuf)

Presiden Yudhoyono dalam kesempatan tersebut menjadi Inspektur Upacara sedangkan Kolonel Penerbang Danet Hendriyanto menjadi Komandan Upacara.

Naskah Pancasila dibacakan oleh Ketua MPR Taufiq Kiemas, dengan petugas pembaca Pembukaan UUD 1945 adalah Ketua DPD Irman Gusman.

Untuk Pembaca dan Penandatanganan Ikrar oleh Ketua DPR Marzuki Alie sedangkan pembaca doa dilaksanakan oleh Menteri Agama Suryadharma Ali.

Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila kali ini berlangsung kurang lebih sekitar 20 menit.

Indonesia Harus Bangun Poros Baru Strategi Pertahanan

Indonesia sebagai negara yang bebas aktif harus membangun jalur atau poros baru dalam bidang pertahaan, kata anggota Komisi I DPR RI, Tjahjo Kumolo.

Tjahjo Kumolo
Tjahjo Kumolo. (ANTARA)
 
"Seyogianya Indonesia tidak terpaku pada ASEAN saja dan Amerika Serikat, tetapi perlu dipertimbangkan membangun poros Jakarta-Peking, Jakarta-India, Jakarta-Rusia, dan negara-negara Arab," ujarnya kepada ANTARA News di Semarang, Minggu, jelang hari ulang tahun ( HUT) kee-67 Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada 5 Oktober 2012.

Wakil rakyat asal Daerah Pemilihan Jawa Tengah (Dapil Jateng) 1 itu menegaskan bahwa posisi Indonesia di kawasan Asia-Pasifik secara geopolitik sangat strategis dan harus jeli menempatkan posisi tawarnya di antara negara-negara besar yang sedang mencari pengaruh di Asia-Pasifik.

Kompetisi regional dari skenario global dan dampaknya terhadap Indonesia, menurut Tjahjo, harus diantisipasi agar RI, khususnya TNI yang sedang memodernisasi alat utama sistem senjata (alutsista), tidak terjebak pada negara besar yang sebetulnya bisa jadi monster bagi Indonesia.

Dua Sukhoi TNI AU Cegat Pesawat Asing

Aksi heroik dilakukan tim penerbang pesawat tempur Sukhoi dari Skuadron 11 Lanud Hasanuddin, Makassar. Mereka berhasil menghentikan pesawat asing yang tanpa izin melintas di wilayah udara Indonesia kemarin (30/9).

Dua Sukhoi TNI AU Cegat Pesawat Asing
Pesawat Cessna dari Amerika yang melintasi wilayah Indonesia tanpa izin dan dipaksa mendarat dan ditahan di Sepinggan. (foto: Lanud Balikpapan untuk Kaltim Post /Grup JPNN).

Pesawat jenis Cessna 208 dengan nomor ekor N-354 RM itu dicegat dan dipaksa mendarat di Lanud Balikpapan, Kalimantan Timur. "Terpaksa kami lakukan airborne (peluncuran) dua Sukhoi karena pilot itu tidak merespons komunikasi radio dari ATC," ujar Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas) Marsekal Muda Bambang Soelistyo kepada Jawa Pos kemarin. Sukhoi itu digerakkan langsung atas perintah Bambang.

Awalnya, satuan radar Kohanudnas memantau pesawat asing yang melintas pada pukul 12.30 Wita. Setelah dicek, rupanya pesawat ini tak punya clearance (izin melintas). "Kami punya sistem FCIS yang sangat akurat, online 24 jam," kata Bambang.

FCIS adalah singkatan dari flight clearance information system. Dalam FCIS langsung diketahui apakah sebuah pesawat terjadwal atau tidak. Rute mereka pun akan terpantau. "Karena tidak tercatat, dilakukan komunikasi radio. Dia kami minta mendarat di Makassar," katanya. Rupanya, pilot pesawat Cessna itu ngeyel.

2013, TNI Siapkan Satu Batalion Infanteri di Perbatasan Malaysia

Panglima Komando Daerah Militer VI Mulawarman Mayjend Subekti mengungkapkan, tahun 2013, pihaknya akan menambah satu batalion lagi untuk wilayah perbatasan RI-Malaysia di Kalimantan. Tujuannya untuk menambah pengawasan di garis perbatasan yang sering terjadi praktek ilegal, termasuk illegal logging.

2013 TNI Siapkan Satu Batalion Infanteri di Perbatasan Malaysia
Panglima Kodam VI/Mulawarman Mayjen TNI Ir Drs Subekti MSc MPA melakukan inspeksi pasukan pada upacara penerimaan Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif 413/Kostrad di Pelabuhan Semayang Balikpapan (foto : kaltim.antaranews.com)

"Biar pengawasan semakin rapat, jadi tak ada lagi pencurian (kayu) di perbatasan," kata Mayor Jenderal Subekti di Samarinda, Ahad, 30 September 2012.

Ia mengungkapkan, penambahan batalion nantinya akan difokuskan untuk menjaga garis antara Malinau-Kutai Barat. Saat ini, menurut dia, ada 44 pos jaga di Kalimantan yang menjaga wilayah perbatasan sepanjang 2.004 kilometer, membentang dari Kalimantan Barat hingga Kalimantan Timur. Tapi, untuk garis batas di Kutai Barat, menurut Subekti, masih terlalu jauh jaraknya. "Tahun depan juga akan dibangun 29 pos baru," katanya.

Minggu, 30 September 2012

Mantan Wapres gelar seminar tentang Pancasila

Mantan Wakil Presiden Try Sutrisno menggelar seminar tentang Pancasila untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2012.

Mantan Wapres gelar seminar tentang Pancasila
 
Guru besar Universitas Udayana Denpasar Prof Dr I Gede Parimarta, Sabtu, mengatakan, seminar tersebut digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Senin (1/10).

"Kesempatan itu sangat bermanfaat untuk menggelorakan kembali semangat dan kesaktian Pancasila," kata Parimarta yang tampil sebagai pembicara dalam seminar tersebut.

Menurut dia, Pancasila sebagai landasan hidup berbangsa dan bernegara Indonesia diharapkan dapat menjadi landasan filosofis dan dasar Indonesia untuk merdeka.

Bandung Air Show Kembali Memakan Korban

Sebuah pesawat Bravo milik Federasi Aerosport Indonesia (FASI) jatuh saat beraksi dalam acara Bandung Air Show, sekitar pukul 11.30 WIB di Bandara Husein Sastranegara, Sabtu (29/9/2012).

Bandung Air Show Kembali Memakan Korban
Bangkai Pesawat Bravo Milik FASI Terjatuh (foto : http://indo-defense.blogspot.com)
 
Menurut saksi mata, Kevin (17) saat itu pesawat sedang atraksi manuver terbalik. Namun posisi pesawat dalam keadaan terbang rendah.

"Pesawat jenis bravo tadi atraksinya terbalik, namun terbangnya rendah sehingga saat mau ke posisi sempurna tidak sempat ke atas," ujar Kevin kepada detikbandung saat ditemui di lokasi kejadian.

Pesawat tersebut jatuh di Komplek Husein Sastranegara, namun beruntung pesawat Bravo tersebut tidak jatuh tepat di area pelaksanaan Bandung Air Show 2012.

KSAU Bertekad Jadikan AURI Kekuatan Udara Terbaik di Dunia

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Imam Sufaat bertekad terus memperkuat AURI untuk menjadi kekuatan terbaik di dunia atau "the First Class Air Force".

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Imam Sufaat saat peresmian pergantian nama Lapangan Udara (Lanud) Pekanbaru menjadi Roesmin Noerjadin  (foto : mediaindonesia.com)
 
"Saya ingin secara bertahap AURI menjadi the first class air force," kata Marsekal Imam Sufaat saat peresmian pergantian nama Lapangan Udara (Lanud) Pekanbaru menjadi Roesmin Noerjadin, di Pekanbaru, Jumat (28/9).

Untuk mencapai cita-cita tersebut, KASAU mengatakan, awal 2014 AURI akan menambah 24 pesawat F-16, dan 16 pesawat di antaranya akan ditempatkan di Lanud Roesmin Norjadin.

Dengan begitu, ia berharap Lanud Roesmin Noerjadin akan mempunyai dua skadron tempur yang dipimpin perwira bintang satu.

Lazada Indonesia

Berita Populer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
free counters