Kepala dinas penerangan AD (Kadispen AD) Brigjen TNI Andika Perkasa mengatakan, TNI AD mengerahkan sebanyak 31.370 personel untuk mengamankan pemilihan umum presiden 2014 pada 9 Juli 2014.
"Hal itu berdasarkan perintah Panglima TNI melalui telegram dengan no. TR/316/2014, tanggal 2 April 2014," kata Kadispen AD, di Jakarta, Senin.
Kekuatan personel TNI AD yang di bawah kendali operasi Polri, mendapat dukungan logistik dari Pemerintah untuk Pengamanan Pemilihan Presiden 2014.
Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Budiman, kata dia, menginstruksikan kepada seluruh Jajaran TNI AD untuk siaga dan siap digerakkan apabila diperlukan untuk membantu Pengamanan Pemilihan Presiden putaran pertama selama 15 hari dan putaran kedua selama 12 hari.
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Senin, 07 Juli 2014
31.370 personil TNI AD amankan pilpres
Sekilas Tahapan Pendidikan Komando Pasukan Khusus TNI
Pendidikan Komando di Pusdikpassus Batujajar, Bandung terdiri dari tiga tahap yang seluruhnya dilaksanakan selama tujuh bulan.
1. Tahap Basis. Dilaksanakan selama sepuluh mingggu dan merupakan tahap pembentukan. Materi pelajarannya meliputi antara lain teori dan taktik ketrampilan dasar komando seperti menembak, tehnik dan taktik bertempur/bantuan tempur, operasi Raid, perebutan cepat, serangan unit komando, navigasi darat, bayonet ban, dsb.
2. Tahap Hutan Gunung. Dilaksanakan dihutan-hutan gunung yang bersuhu cukup dingin di wilayah Jawa Barat. Materi yang diajarkan meliputi pendaki serbu, pendidikan perorangan, menembak, navigasi darat, penjejakan dan anti penjejakan, praktek raid, survival dan patroli jarak jauh. Tahap ini ditutup dengan melaksanakan Long March dari Batujajar ke Cilacap.
1. Tahap Basis. Dilaksanakan selama sepuluh mingggu dan merupakan tahap pembentukan. Materi pelajarannya meliputi antara lain teori dan taktik ketrampilan dasar komando seperti menembak, tehnik dan taktik bertempur/bantuan tempur, operasi Raid, perebutan cepat, serangan unit komando, navigasi darat, bayonet ban, dsb.
2. Tahap Hutan Gunung. Dilaksanakan dihutan-hutan gunung yang bersuhu cukup dingin di wilayah Jawa Barat. Materi yang diajarkan meliputi pendaki serbu, pendidikan perorangan, menembak, navigasi darat, penjejakan dan anti penjejakan, praktek raid, survival dan patroli jarak jauh. Tahap ini ditutup dengan melaksanakan Long March dari Batujajar ke Cilacap.
PAL Mulai desain frigate nasional pada 2017 dan Kapal selam pada 2022
Dalam pemenuhan kebutuhan Alutsista matra laut Angkatan Laut, PT PAL Indonesia memiliki rencana Program menengah 5 tahun dan Jangka Panjang 25 tahun. Hal tersebut disebutkan dalam lokakarya rencana induk pemenuhan ALPAHANKAM pertengahan April lalu di Kementerian Pertahanan.
Dalam program jangka menengah 5 tahun, PT PAL akan dapat menciptakan sendiri desain frigate nasional pada 2017, sementara program jangka panjang 25 tahun, persero ini akan menciptakan desain kapal selam di tahun 2022.
Proses pengadaan kapal perang untuk TNI-AL yang sesuai kebutuhan dan kondisi geografi indonesia, PT PAL Indonesia sering melaksankan kerja sama dengan galangan kapal asing, seperti DSNS Belanda dalam produksi bersama kapal PKR 105m frigate class. Kerja sama itu dilakukan untuk mendapatkan pengetahuan teknologi yang sering disebut dengan transfer of technology.
![]() |
| Direktur Utama PT PAL Muhammad Firmansyah Arifin |
Dalam program jangka menengah 5 tahun, PT PAL akan dapat menciptakan sendiri desain frigate nasional pada 2017, sementara program jangka panjang 25 tahun, persero ini akan menciptakan desain kapal selam di tahun 2022.
Proses pengadaan kapal perang untuk TNI-AL yang sesuai kebutuhan dan kondisi geografi indonesia, PT PAL Indonesia sering melaksankan kerja sama dengan galangan kapal asing, seperti DSNS Belanda dalam produksi bersama kapal PKR 105m frigate class. Kerja sama itu dilakukan untuk mendapatkan pengetahuan teknologi yang sering disebut dengan transfer of technology.
TNI dan Basarnas Tandatangani Perjanjian Kerjasama
Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan Badan Search And Rescue (SAR) Nasional (Basarnas) yang diwakili oleh Marsekal Madya TNI F. Henry Bambang Soelistyo, S.Sos Kepala Basarnas di Ruang Hening Gedung Soedirman Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur (04/07/2014).
Dalam sambutannya Panglima TNI, mengatakan bahwa dalam konteks interoperabilitas TNI - Basarnas memiliki kepentingan untuk menyusun nota kesepahaman, sebagai bagian pengembangan pelaksanaan tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP) TNI di bidang pencarian dan pertolongan dalam kecelakaan (SAR) sesuai yang diamanatkan dalam UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. Hal ini didasari oleh semangat jiwa kita untuk ingin bersatu padu menyelesaikan persoalan kesulitan manusia dalam memberikan perlindungan, pertolongan dan penyelamatan warga bangsa, khususnya para korban kecelakaan pelayaran, penerbangan dan di lokasi-lokasi ekstrim lainnya. Untuk itu, kiranya perlu dipedomani empat faktor kunci dalam mencapai efektivitas dan efisiensi tugas SAR, yaitu keahlian atau expertise, proses strategis operasi SAR, sumber daya atau resources, networking atau partnership dan investigasi menyeluruh.
Dalam sambutannya Panglima TNI, mengatakan bahwa dalam konteks interoperabilitas TNI - Basarnas memiliki kepentingan untuk menyusun nota kesepahaman, sebagai bagian pengembangan pelaksanaan tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP) TNI di bidang pencarian dan pertolongan dalam kecelakaan (SAR) sesuai yang diamanatkan dalam UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. Hal ini didasari oleh semangat jiwa kita untuk ingin bersatu padu menyelesaikan persoalan kesulitan manusia dalam memberikan perlindungan, pertolongan dan penyelamatan warga bangsa, khususnya para korban kecelakaan pelayaran, penerbangan dan di lokasi-lokasi ekstrim lainnya. Untuk itu, kiranya perlu dipedomani empat faktor kunci dalam mencapai efektivitas dan efisiensi tugas SAR, yaitu keahlian atau expertise, proses strategis operasi SAR, sumber daya atau resources, networking atau partnership dan investigasi menyeluruh.
TNI AL dan Tim SAR Selamatkan Kapal Yatch Perancis
Jajaran TNI Angkatan Laut beserta Tim SAR berhasil menyelamatkan kapal Yatch berbendera Perancis MISS Saigon yang mengalami kecelakaan di perairan Timur Indonesia, tepatnya 30 nautical mile dari Barat Papua, kemarin.
MISS Saigon yang sedang melaksanakan perjalanan dari Vietnam ke Papua New Guinea ditemukan mengapung dengan kondisi kapal dipenuhi air dan nyaris tenggelam.
MISS Saigon yang sedang melaksanakan perjalanan dari Vietnam ke Papua New Guinea ditemukan mengapung dengan kondisi kapal dipenuhi air dan nyaris tenggelam.
Label:
Basarnas,
Prestasi Militer,
TNI AL
Penerbangan Uji Fungsi pesawat F16C-52ID Peace Bima Sena II Berhasil
Pelaksanaan Functional Check Flight atau Uji Fungsi pesawat F16C-52ID ber nomor ekor TS 1625 telah sukses dilaksanakan pada tanggal 21 April 2014. Pesawat berkursi tunggal ini merupakan pesawat pertama yang telah selesai melaksanakan program regenerisasi di Depo Regenerisasi Hill AFB. Proyek yang dinamakan Peace Bima sena II yang memakan waktu hampir 14 bulan ini dimulai sejak bulan April 2013. Penerbangan Uji Fungsi dilaksanakan untuk memastikan semua sistem yang terintregrasi bisa beroperasi dengan baik.
Sebelumnya Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), Marsekal TNI I.B Putu Dunia didampingi Atase Udara RI di Washington DC, Kol Pnb Benedictus B Koessetianto dan Technical Liaison Officer Mayor Tek. Subagyo telah melaksanakan kunjungan kerja selama 2 hari di Depo Regenerasi Hill AFB, Utah pada tanggal 4-5 April 2014. Dalam kunjungan tersebut Kasau menerima laporan dari Maj Gen Brent Baker, Komandan Kompleks Logistik tentang pelaksanaan regenerasi F-16 C/D-52ID dalam Proyek Peace Bima Sena II di Hill AFB. Dalam kesempatan tersebut Kasau melaksanakan inspeksi ke hangar tempat regenerasi pesawat dilaksanakan. Kasau juga melihat langsung pesawat pertama (TS 1625) yang telah selesai melaksanakan upgrade dan modifikasi. Kasau menyampaikan harapan agar regenerasi dapat dilaksanakan secara optimal sesuai jadwal yang telah direncanakan.
Sebelumnya Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), Marsekal TNI I.B Putu Dunia didampingi Atase Udara RI di Washington DC, Kol Pnb Benedictus B Koessetianto dan Technical Liaison Officer Mayor Tek. Subagyo telah melaksanakan kunjungan kerja selama 2 hari di Depo Regenerasi Hill AFB, Utah pada tanggal 4-5 April 2014. Dalam kunjungan tersebut Kasau menerima laporan dari Maj Gen Brent Baker, Komandan Kompleks Logistik tentang pelaksanaan regenerasi F-16 C/D-52ID dalam Proyek Peace Bima Sena II di Hill AFB. Dalam kesempatan tersebut Kasau melaksanakan inspeksi ke hangar tempat regenerasi pesawat dilaksanakan. Kasau juga melihat langsung pesawat pertama (TS 1625) yang telah selesai melaksanakan upgrade dan modifikasi. Kasau menyampaikan harapan agar regenerasi dapat dilaksanakan secara optimal sesuai jadwal yang telah direncanakan.
Label:
Kekuatan Militer,
Pesawat Tempur,
TNI AU
Meski Berpuasa Ramadhan, Marinir TNI AL Tetap Eksis di Latma Multilateral RIM of Pasific 2014
Setelah tiga minggu mengikuti Latma multilateral RIM of Pasific 2014, Prajurit Korps Marinir TNI AL melaksanakan latihan Helo On Off Drills dan Battle Sight Zero (BZO) di Marine Corps base Hawaii (MCBH) Kaneohe, OAHU-Hawai, Senin (2/7), seperti dilansir Dispenal.
Dalam latihan tersebut, Satgas Marinir yang dipimpin Mayor Marinir Briand Iwan Prang dibagi menjadi dua peleton. Peleton-1 yang dipimpin Komandan Peleton (Danton) Lettu Marinir William David Halley melaksanakan Helo On off Drills atau latihan keluar masuk heli kemudian membentuk perimeter pertahanan di Landing Zone Eagle MCBH. Latihan yang menggunakan helikopter Sikorsky CH-53E Super Stallion ini juga diikuti oleh Marinir Amerika, Tonga dan Australia.
Dalam latihan tersebut, Satgas Marinir yang dipimpin Mayor Marinir Briand Iwan Prang dibagi menjadi dua peleton. Peleton-1 yang dipimpin Komandan Peleton (Danton) Lettu Marinir William David Halley melaksanakan Helo On off Drills atau latihan keluar masuk heli kemudian membentuk perimeter pertahanan di Landing Zone Eagle MCBH. Latihan yang menggunakan helikopter Sikorsky CH-53E Super Stallion ini juga diikuti oleh Marinir Amerika, Tonga dan Australia.
Label:
Internasional,
Kopaska,
Latihan Militer
Langganan:
Postingan (Atom)
Berita Populer
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
Pihak inteljen Kodam, sambung Hardiono, masih melakukan pendeteksian kebangkitan PKI di wilayah Jateng dan DIY. Pangdam menambahkan memang ...
-
Rusia mengharapkan Indonesia kembali melirik pesawat tempur sukhoi Su-35, pernyataan ini diungkapkan Wakil Direktur "Rosoboronexport...
-
TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pe...
-
Kejujuran 11 prajurit Kopassus mengakui kesalahan, menembak empat tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan Sleman, Yogyakarta, mendat...
-
Penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta menggunakan senapan serbu AK-47. Diketahui anggota Kopassus ini baru saja berlatih di Gunung ...
-
... mengganti F-5E/F Tiger II dengan beberapa pilihan, yaitu SAAB JAS-39 Gripen (Swedia), Sukhoi Su-35 Flanker (Rusia), Eurofighter Typhoon ...
-
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berang dituding komisioner Komnas HAM tidak pernah bekerja dan terkesan hanya tidur dalam mengatasi ko...





