Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, mengendus adanya permainan illegal fishing atau pencurian babak baru. Setelah dilarang menangkap ikan di perairan di Indonesia, para pelaku tersebut mulai memanfaatkan nelayan lokal dengan imbal hasil tertentu.
Hal ini didapatkan Susi ketika berdiskusi dengan para nelayan di kantornya. Nelayan lokal mengaku mendapatkan beberapa tawaran, seperti kepemilikan saham 5%.
"Orang datang ke mereka, suruh bikin kapal mengelola, nanti akan diberi saham 5%. Orang dari Taiwan dari luar, seperkiraan kita mereka akan menyusup, dengan dilarangnya asing mereka akan pinjam nama orang kita," ungkap Susi di kantornya, Jakarta, Rabu (3/2/2016)
Kabar lain didapat Susi dari Cilacap, Jawa Tengah. Beberapa pihak menawarkan kapal untuk dibagikan di wilayah timur Indonesia. Dengan syarat. kapal berukuran besar bisa masuk ke perairan Indonesia.
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Kamis, 04 Februari 2016
Mentri Kelautan : Ada Illegal Fishing Babak Baru
Kapal Pengganti KRI Dewaruci Mulai Dibangun
Kapal layar tiang tinggi yang juga kapal latih bagi kadet Akademi TNI AL, pengganti KRI Dewaruci, telah mulai dibangun, di galangan kapal Contruccio Navale Freire, di kota Vigo, Spanyol.
Tiga blok lunasnya telah digabung dalam proses pembangunan kapal layar besar itu.
Dalam dunia perkapalan, proses pembangunan kapal dimulai dari pembangunan lunas kapal alias peletakan lunas kapal.
Upacara peletakan lunas kapal layar tiang tinggi ini dihadiri Kepala Badan Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan, Laksamana Muda TNI Leonardi, Komandan Satuan Tugas Pengadaan Kapal Layar Latih TNI AL, Laksamana Pertama TNI Didin Z Abidin, dan lain-lain.
Tiga blok lunasnya telah digabung dalam proses pembangunan kapal layar besar itu.
Dalam dunia perkapalan, proses pembangunan kapal dimulai dari pembangunan lunas kapal alias peletakan lunas kapal.
Upacara peletakan lunas kapal layar tiang tinggi ini dihadiri Kepala Badan Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan, Laksamana Muda TNI Leonardi, Komandan Satuan Tugas Pengadaan Kapal Layar Latih TNI AL, Laksamana Pertama TNI Didin Z Abidin, dan lain-lain.
Dermaga Palu Akan Tampung Kapal Selam Buatan Korea Selatan dan Rusia
Dermaga kapal selam TNI AL di Watusampu sedang dalam pembangunan dan ditargetkan selesai akhir tahun 2016.
Komandan Pangkalan TNI AL Watusampu Palu, Kolonel (P) Yanu Madawanto mengatakan, pembangunan tahap pertama sedang berlangsung dan menelan biaya lebih dari Rp 21 miliar. “Tahun ini dilanjutkan ke tahap kedua dan ketiga yang sekaligus sudah selesai,” ujar Kolonel Yanu, 2/2/2016.
Dermaga kapal selam di Watusampu akan melengkapi dua dermaga kapal selam lainnya, yakni di Komando Armada Barat (Koarmabar) di Jakarta dan Komando Armada Timur (Koarmatim) Surabaya. Dermaga kapal selam di Palu nantinya menjadi Komando Armada Tengah (Koarmateng).
Komandan Pangkalan TNI AL Watusampu Palu, Kolonel (P) Yanu Madawanto mengatakan, pembangunan tahap pertama sedang berlangsung dan menelan biaya lebih dari Rp 21 miliar. “Tahun ini dilanjutkan ke tahap kedua dan ketiga yang sekaligus sudah selesai,” ujar Kolonel Yanu, 2/2/2016.
Dermaga kapal selam di Watusampu akan melengkapi dua dermaga kapal selam lainnya, yakni di Komando Armada Barat (Koarmabar) di Jakarta dan Komando Armada Timur (Koarmatim) Surabaya. Dermaga kapal selam di Palu nantinya menjadi Komando Armada Tengah (Koarmateng).
Rabu, 03 Februari 2016
Panglima TNI Pimpin Sertijab Komandan Sesko TNI
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memimpin acara serah terima jabatan (Sertijab) Komandan Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI dari Letjen TNI Sonny Widjaya yang akan memasuki masa pensiun kepada Letjen TNI Agus Soetomo, S.E., yang sebelumnya menjabat sebagai Komandan Kodiklat TNI AD, dalam upacara militer bertempat di Gedung Gatot Soebroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (01/02/2016).
Panglima TNI dalam sambutannya berharap agar lebih meningkatkan serta mengembangkan terus hasil-hasil yang telah dicapai sebelumnya, guna optimalisasi kinerja dalam menyiapkan dan mendidik kader-kader pimpinan TNI yang handal, hebat, militan, profesional dan pemberani dalam tugas-tugas militer, serta memiliki kualitas dan integritas diri yang tak lagi diragukan oleh siapapun karena tantangan tugas kedepan tidak semakin ringan.
Panglima TNI dalam sambutannya berharap agar lebih meningkatkan serta mengembangkan terus hasil-hasil yang telah dicapai sebelumnya, guna optimalisasi kinerja dalam menyiapkan dan mendidik kader-kader pimpinan TNI yang handal, hebat, militan, profesional dan pemberani dalam tugas-tugas militer, serta memiliki kualitas dan integritas diri yang tak lagi diragukan oleh siapapun karena tantangan tugas kedepan tidak semakin ringan.
Panglima TNI Terima 175 Prajurit TNI Konga XX-L dari Kongo
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menerima kedatangan 175 prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda (Konga) XX-L/Monusco (Mission de I’Organisation de republic des Nation Unies Pour la Stabilisation en Republique du Congo) dari Republik Demokratik Kongo dalam suatu upacara militer, bertempat di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (1/2/2016).
Satuan Tugas yang berasal dari Batalyon Zeni Tempur 10/2 Kostrad tersebut di pimpin Letkol Czi Santy Karsa Tarigan, S.E., baru saja selesai melaksanakan misi penjaga perdamaian dunia selama satu tahun di Kongo. Konga XX-L/Monusco yang berjumlah 175 personel, terdiri dari 151 TNI AD, 19 TNI AL dan 5 TNI AU.
Satuan Tugas yang berasal dari Batalyon Zeni Tempur 10/2 Kostrad tersebut di pimpin Letkol Czi Santy Karsa Tarigan, S.E., baru saja selesai melaksanakan misi penjaga perdamaian dunia selama satu tahun di Kongo. Konga XX-L/Monusco yang berjumlah 175 personel, terdiri dari 151 TNI AD, 19 TNI AL dan 5 TNI AU.
Label:
PBB,
Prestasi Militer,
Propesionalisme TNI
Antisipasi Terorisme, Polres Tangsel Tingkatkan Kemampuan Menembak
Jajaran kepolisian dari Polres Kota Tangerang Selatan meningkatkan kemampuan menembak bagi personelnya. Hal tersebut dilakukan untuk menghadapi ancaman pelaku kejahatan, khususnya tindak terorisme yang diduga banyak bermukim di wilayah berpenduduk sekira 1, 3 juta jiwa itu.
Dalam latihan yang digelar di lapangan tembak Polsub Sektor Setu, Cisauk, Tangsel, Selasa (2/2/2016) itu, setidaknya ada 100 personel Polres Tangsel mengikuti kegiatan yang dipimpin langsung Kapolres Tangsel, AKBP Ayi Supardan.
Menurut Kepala Bagian Humas Polres Tangsel, AKP Manshuri, kemampuan dari masing-masing personel akan terus ditingkatkan sebagai bentuk antisipasi atas tindak kriminalitas dan terorisme yang saat ini tengah menyasar Kota Tangsel.
Dalam latihan yang digelar di lapangan tembak Polsub Sektor Setu, Cisauk, Tangsel, Selasa (2/2/2016) itu, setidaknya ada 100 personel Polres Tangsel mengikuti kegiatan yang dipimpin langsung Kapolres Tangsel, AKBP Ayi Supardan.
Menurut Kepala Bagian Humas Polres Tangsel, AKP Manshuri, kemampuan dari masing-masing personel akan terus ditingkatkan sebagai bentuk antisipasi atas tindak kriminalitas dan terorisme yang saat ini tengah menyasar Kota Tangsel.
Densus 88 Bekuk Teroris Kelompok Abu Roban di Lampung
Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri menangkap Edi Santoso, warga Kota Bandar Lampung yang diduga terlibat jaringan teroris kelompok Abu Roban. Edi diamankan di rumah orangtuanya di kawasan Kampung Teluk Jaya, Jalan Malaka V, Panjang Selatan, Bandar Lampung.
Pasca-penangkapan itu, polisi memberlakukan status quo dan memasang garis polisi di sepanjang gang, lokasi rumah orangtua Edi.
Edi juga diduga terlibat perampokan Bank BRI Unit Bulu Karto, Pekon Tambahrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, pada 24 April 2013.
Ia merupakan salah seorang dari empat terduga teroris lainnya. Rekannya adalah Solihin alias Abdul Latif alias Dino alias wawan, warga Gedong Tataan, Pesawaran. Kemudian Muhammad Ali alias Andika alias Dika alias Dwi Putra Mahardika, pria kelahiran Pringsewu.
Pasca-penangkapan itu, polisi memberlakukan status quo dan memasang garis polisi di sepanjang gang, lokasi rumah orangtua Edi.
Edi juga diduga terlibat perampokan Bank BRI Unit Bulu Karto, Pekon Tambahrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, pada 24 April 2013.
Ia merupakan salah seorang dari empat terduga teroris lainnya. Rekannya adalah Solihin alias Abdul Latif alias Dino alias wawan, warga Gedong Tataan, Pesawaran. Kemudian Muhammad Ali alias Andika alias Dika alias Dwi Putra Mahardika, pria kelahiran Pringsewu.
Langganan:
Postingan (Atom)
Berita Populer
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
Pihak inteljen Kodam, sambung Hardiono, masih melakukan pendeteksian kebangkitan PKI di wilayah Jateng dan DIY. Pangdam menambahkan memang ...
-
Rusia mengharapkan Indonesia kembali melirik pesawat tempur sukhoi Su-35, pernyataan ini diungkapkan Wakil Direktur "Rosoboronexport...
-
TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pe...
-
Kejujuran 11 prajurit Kopassus mengakui kesalahan, menembak empat tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan Sleman, Yogyakarta, mendat...
-
Penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta menggunakan senapan serbu AK-47. Diketahui anggota Kopassus ini baru saja berlatih di Gunung ...
-
... mengganti F-5E/F Tiger II dengan beberapa pilihan, yaitu SAAB JAS-39 Gripen (Swedia), Sukhoi Su-35 Flanker (Rusia), Eurofighter Typhoon ...
-
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berang dituding komisioner Komnas HAM tidak pernah bekerja dan terkesan hanya tidur dalam mengatasi ko...






