TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pesawat F-5 yang sudah tidak laik terbang.
Panglima TNI Jenderal Moeldoko menyampaikan, keputusan pembelian pesawat tempur tersebut melalui proses yang panjang. Prosesnyawa diawali pembicaraan antara Pemerintah Indonesia dengan Rusia dan dilanjutkan antara Kemhan kedua negara tersebut.
“Itu sudah menjadi pilihan bersama antara TNI dengan Kemhan dan sudah menjadi kesepakatan,” ujar Moeldoko usai mengikuti kegiatan TNI Mendengar dengan tema Ketahanan di Bidang Energi dengan Berbagai Permasalahan dan Solusinya di Aula Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (12/3/2015).
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Fuad Basya menambahkan, pesawat tempur Su-35 menjadi pilihan untuk melengkapi alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI AU dalam rangka memperkuat pertahanan udara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurutnya, pengadaan pesawat tersebut sudah melewati beberapa tahapan.
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Jumat, 13 Maret 2015
Kemenlu Pastikan 16 WNI yang Ditahan di Turki Bukan WNI yang Hilang
Kementerian Luar Negeri Indonesia memastikan bahwa 16 orang WNI yang ditangkap otoritas Turki di perbatasan dengan Suriah bukan 16 WNI yang hilang' di negara tersebut setelah memisahkan diri dari kelompok wisatanya.
"Mereka dari kelompok yang berbeda," kata Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal, kepada BBC Indonesia, Jumat (13/3/2015) pagi.
"Mereka berangkat ke Turki secara independen, tidak menggunakan biro perjalanan," tambah Muhammad Iqbal.
Menurut Iqbal, ke-16 WNI tersebut bertujuan masuk ke Suriah melalui perbatasan Turki, tetapi belum diketahui secara pasti apakah mereka akan bergabung dengan ISIS.
"Mereka dari kelompok yang berbeda," kata Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal, kepada BBC Indonesia, Jumat (13/3/2015) pagi.
![]() |
| Perbatasan Turki dan Suriah |
"Mereka berangkat ke Turki secara independen, tidak menggunakan biro perjalanan," tambah Muhammad Iqbal.
Menurut Iqbal, ke-16 WNI tersebut bertujuan masuk ke Suriah melalui perbatasan Turki, tetapi belum diketahui secara pasti apakah mereka akan bergabung dengan ISIS.
KBRI di Swedia positif soal kerja sama dengan SAAB AB
Duta Besar Indonesia untuk Swedia, Dewa Made Sastrawan, positif terhadap kemungkinan kerja sama industri pertahanan dengan SAAB AB ataupun perusahaan lain Swedia bergerak di bidang ini.
“Dari banyak negara yang memiliki industri pertahanan, cuma Swedia yang menawarkan skema kerja sama seperti ini. Konsep kerja sama yang ditawarkan membantu kita mempercepat penguasaan teknologi tinggi dan penerapannya di bidang lain,” katanya, kepada www.antaranews.com, di Stokholm, Swedia, Rabu waktu setempat.
SAAB AB dari Swedia berniat turut dalam tender pengadaan pengganti pesawat tempur F-5E/F Tiger II dari Skuadron Udara 14 TNI AU. Pesawat tempur yang diajukan adalah JAS39 Gripen C/D atau JAS39 Gripen NG.
Seri JAS39 Gripen digadang-gadang akan bersaing dengan Sukhoi Su-35 Flanker, F-16 Block 60 Fighting Falcon, dan Eurofighter Typhoon. Sejauh ini proses tender dan pemberitahuan spesifikasi keperluan belum dinyatakan secara resmi oleh Indonesia.
“Dari banyak negara yang memiliki industri pertahanan, cuma Swedia yang menawarkan skema kerja sama seperti ini. Konsep kerja sama yang ditawarkan membantu kita mempercepat penguasaan teknologi tinggi dan penerapannya di bidang lain,” katanya, kepada www.antaranews.com, di Stokholm, Swedia, Rabu waktu setempat.
SAAB AB dari Swedia berniat turut dalam tender pengadaan pengganti pesawat tempur F-5E/F Tiger II dari Skuadron Udara 14 TNI AU. Pesawat tempur yang diajukan adalah JAS39 Gripen C/D atau JAS39 Gripen NG.
Seri JAS39 Gripen digadang-gadang akan bersaing dengan Sukhoi Su-35 Flanker, F-16 Block 60 Fighting Falcon, dan Eurofighter Typhoon. Sejauh ini proses tender dan pemberitahuan spesifikasi keperluan belum dinyatakan secara resmi oleh Indonesia.
Label:
Internasional,
Kerjasama Militer,
Pesawat Tempur
SAAB AB yakin Indonesia prospektif untuk Gripen
Deputi CEO SAAN AB, Lennart Sindahl, yakin Indonesia sangat prospektif sebagai basis bisnis produk persenjataan pesawat tempur JAS39 Gripen
SAAB AB, kata dia kepada www.antaranews.com, di Stokholm, Swedia, Rabu waktu setempat, memiliki skema pengembangan teknologi, riset dan pengembangan, serta inovasi yang bisa disesuaikan dengan keperluan negara pengguna.
Indonesia sedang mempertimbangkan pesawat tempur pengganti F-5E/F Tiger II buatan Amerika Serikat yang berasal dari generasi ’80-an.
SAAB AB, kata dia kepada www.antaranews.com, di Stokholm, Swedia, Rabu waktu setempat, memiliki skema pengembangan teknologi, riset dan pengembangan, serta inovasi yang bisa disesuaikan dengan keperluan negara pengguna.
Indonesia sedang mempertimbangkan pesawat tempur pengganti F-5E/F Tiger II buatan Amerika Serikat yang berasal dari generasi ’80-an.
Label:
Internasional,
Kerjasama Militer,
Pesawat Tempur
Pesawat Tempur Hawk Dipensiunkan usai Bertugas 35 Tahun
Setelah bertugas mengudara selama 35 tahun menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, pesawat tempur Hawk MK-53 dipensiunkan alias dimuseumkan di Museum Dirgantara Mandala di Yogyakarta. Pesawat buatan British Aerospace ini terbang terakhir dari Lanud Iswahyudi Madiun, Jawa Timur, menuju Lanud Adi Sutjito Yogyakarta pada Kamis, 12 Maret 2015.
Sebelum diterbangkan, Skadron Udara 15 Lanud Iswahyudi Madiun melakukan farewell Hawk MK-53. Puluhan perwira dan anggota Skadron 15 Lanud Iswahyudi, membubuhkan tanda tangan pada pesawat Hawk MK-53 dengan tail number TT-5309. Setelah itu, dilakukan water salute atau semprotan air sebelum terbang.
Menurut Kolonel Iko Widyargo, Komandan Wing 3 Skadron 15 Lanud Iswahyudi Madiun, pesawat Buatan Inggris itu akan dimasukan ke dalam museum dengan pertimbangan sejarah.
Sebelum diterbangkan, Skadron Udara 15 Lanud Iswahyudi Madiun melakukan farewell Hawk MK-53. Puluhan perwira dan anggota Skadron 15 Lanud Iswahyudi, membubuhkan tanda tangan pada pesawat Hawk MK-53 dengan tail number TT-5309. Setelah itu, dilakukan water salute atau semprotan air sebelum terbang.
Menurut Kolonel Iko Widyargo, Komandan Wing 3 Skadron 15 Lanud Iswahyudi Madiun, pesawat Buatan Inggris itu akan dimasukan ke dalam museum dengan pertimbangan sejarah.
Kamis, 12 Maret 2015
[Foto] Tim Jupiters Menuju Malaysia
Tim The Jupiters bersiap menerbangkan pesawatnya di Lapangan Udara Adisutjipto, Yogyakarta, Rabu (11/3/2015). Sebanyak delapan pesawat Jupiter milik TNI AU berangkat menuju Malaysia untuk unjuk kebolehan berakrobatik dalam Langkawi International Maritime and Aerospace (LIMA) Exhibition 2015 pada 17 hingga 21 Maret 2015.
![]() |
| Anggota tim The Jupiters memeriksa kondisi pesawatnya sebelum tinggal landas di Lapangan Udara Adisutjipto, Yogyakarta, Rabu (11/3/2015). Foto : ANTARA/Sigid Kurniawan |
Label:
Pesawat Tempur,
Propesionalisme TNI,
TNI AU
Soal Ekesekusi Mati, Jokowi Akui Banyak Tekanan Asing
Presiden Joko Widodo, mengakui banyak pihak yang menekan dirinya terkait dengan eksekusi mati narapidana kasus narkoba tahap kedua. Tekanan itu, datang dari dunia internasional.
"Memang harus saya sampaikan, banyak sekali tekanan-tekanan dari dunia internasional," kata Jokowi di sela acara Gerakan Kewirausahaan Nasional 2015 di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis 12 Maret 2015.
Jokowi enggan merinci siapa saja pihak yang disebutkannya menjadi penekan tersebut. Namun diakuinya, hanya ada Perdana Menteri Australia Tony Abbott yang sempat berkomunikasi dengannya. "Enggak ada yang kontak langsung saya, kecuali PM Abbott sudah dua minggu lalu," katanya.
"Memang harus saya sampaikan, banyak sekali tekanan-tekanan dari dunia internasional," kata Jokowi di sela acara Gerakan Kewirausahaan Nasional 2015 di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis 12 Maret 2015.
Jokowi enggan merinci siapa saja pihak yang disebutkannya menjadi penekan tersebut. Namun diakuinya, hanya ada Perdana Menteri Australia Tony Abbott yang sempat berkomunikasi dengannya. "Enggak ada yang kontak langsung saya, kecuali PM Abbott sudah dua minggu lalu," katanya.
Label:
Internasional,
Kedaulatan Bangsa
Langganan:
Postingan (Atom)
Berita Populer
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
Pihak inteljen Kodam, sambung Hardiono, masih melakukan pendeteksian kebangkitan PKI di wilayah Jateng dan DIY. Pangdam menambahkan memang ...
-
Rusia mengharapkan Indonesia kembali melirik pesawat tempur sukhoi Su-35, pernyataan ini diungkapkan Wakil Direktur "Rosoboronexport...
-
TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pe...
-
Kejujuran 11 prajurit Kopassus mengakui kesalahan, menembak empat tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan Sleman, Yogyakarta, mendat...
-
Penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta menggunakan senapan serbu AK-47. Diketahui anggota Kopassus ini baru saja berlatih di Gunung ...
-
... mengganti F-5E/F Tiger II dengan beberapa pilihan, yaitu SAAB JAS-39 Gripen (Swedia), Sukhoi Su-35 Flanker (Rusia), Eurofighter Typhoon ...
-
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berang dituding komisioner Komnas HAM tidak pernah bekerja dan terkesan hanya tidur dalam mengatasi ko...






