2014 akan jadi tahun penentuan bagi realisasi pesawat komuter N219. Anggaran sudah diteken pemerintah. Tapi, tak sedikit pihak risau oleh karena adanya hajatan nasional Pemilu dan pergantian pemerintahan.
Di atas kertas, praktis tak ada lagi yang meragukan desain atau rancang bangun pesawat transpor dua mesin 19 penumpang ini. Baik pimpinan PT Dirgantara Indonesia selaku pelaksana proyek pembuatan maupun Lapan sebagai pemilik proyek, yakin N219 feasible untuk diterbangkan. Terlebih karena dari segi teknologi tak ada yang perlu dikaji lebih lanjut.
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Rabu, 22 Januari 2014
Grup Artha Graha Berencana Jajaki Industri Pertahanan
Grup Artha Graha berencana masuk ke bisnis industri pertahanan di dalam negeri. Pihak Artha Graha sedang menjajaki peluang termasuk bertemu dengan pihak pemerintah yaitu Menteri Perindustrian (Menperin) MS Hidayat hari ini.
Informasi yang dihimpun detikFinance, perwakilan Artha Graha yang datang antara lain Direktur Artha Graha Wisnu Tjandra dan 2 perwakilan lainnya.
Informasi yang dihimpun detikFinance, perwakilan Artha Graha yang datang antara lain Direktur Artha Graha Wisnu Tjandra dan 2 perwakilan lainnya.
KSAL Resmikan KPPK TNI AL
KEPALA Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr Marsetio, meresmikan Kesatuan Persiapan Pengambilan Kapal (KPPK) TNI Angkatan Laut (AL) di Pusat Latihan Kapal Perang (Puslatkaprang) Kolatarmatim, Ujung, Surabaya, Senin (20/1).
Menurut Marsetio, untuk menindaklanjuti pengambilan kapal dari proyek pengadaan kapal dalam dan luar negeri, diperlukan penyiapan personel pengawak yang memenuhi standar kemampuan, cakap dan profesional. Penyiapan personel tersebut dilaksanakan melalui program pelatihan di Kolat Koarmada.
Program pelatihan tersebut ditujukan untuk memberikan pembekalan tentang fungsi, peran, prosedur, pengoperasian peralatan, baik secara individu maupun terintegrasi, bagi para calon pengawak sesuai kapalnya. Dengan demikian, para pengawak nantinya mampu mengoperasikan kapalnya sesuai dengan Standard Operating Procedure yang ditetapkan.
Menurut Marsetio, untuk menindaklanjuti pengambilan kapal dari proyek pengadaan kapal dalam dan luar negeri, diperlukan penyiapan personel pengawak yang memenuhi standar kemampuan, cakap dan profesional. Penyiapan personel tersebut dilaksanakan melalui program pelatihan di Kolat Koarmada.
Program pelatihan tersebut ditujukan untuk memberikan pembekalan tentang fungsi, peran, prosedur, pengoperasian peralatan, baik secara individu maupun terintegrasi, bagi para calon pengawak sesuai kapalnya. Dengan demikian, para pengawak nantinya mampu mengoperasikan kapalnya sesuai dengan Standard Operating Procedure yang ditetapkan.
TNI AD dan Lapan Kembangkan Pesawat Tanpa Awak dan Rudal Jarak Jauh
TNI AD menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) untuk pengembangan rudal jarak jauh dan pesawat tanpa awak.
Penandatangan nota kesepahaman itu dilakukan antara Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Budiman dan Kepala LAPAN Bambang S Tejasukma di Aula serbaguna Mabes AD, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Selasa.
MoU dibuat terkait perjanjian kerja sama antara Direktorat Topografi Angkatan Darat dengan LAPAN tentang pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi kedirgantaraan.
Penandatangan nota kesepahaman itu dilakukan antara Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Budiman dan Kepala LAPAN Bambang S Tejasukma di Aula serbaguna Mabes AD, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Selasa.
MoU dibuat terkait perjanjian kerja sama antara Direktorat Topografi Angkatan Darat dengan LAPAN tentang pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi kedirgantaraan.
Label:
Industri Pertahanan,
Produk Nasional,
RISET,
Roket,
Rudal,
TNI AD
Selasa, 21 Januari 2014
Bahas Kerjasama Militer, Panglima TNI Bertemu Pangab Filipina
Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko menerima tamu kehormatan Pangab Filipina Jenderal Emmanuel T. Bautista AFP, yang didampingi oleh BG Oscar Lactao, Col Raniel T. Ramiro dan Staf terkait, bertempat di Mabes TNI Cilangkap, Selasa (21/1/2014).
Didampingi KSAL Laksamana TNI Marsetio, KSAU Marsekal TNI IB Putu Dunia, Wakil KSAD Letjen TNI M. Munir, Kasum TNI Marsdya TNI Boy Syahril Qamar, Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Tisna Komara, Kapuspen TNI Laksda TNI Iskandar Sitompul, dan Kapuskersin TNI Laksma TNI Suselo, Panglima TNI membahas kerjasama militer dan menjalin hubungan antara kedua negara.
![]() |
| Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko menerima tamu kehormatan Pangab Filipina Jenderal Emmanuel T. Bautista AFP, di Mabes TNI Cilangkap, Selasa (21/1/2014) |
Didampingi KSAL Laksamana TNI Marsetio, KSAU Marsekal TNI IB Putu Dunia, Wakil KSAD Letjen TNI M. Munir, Kasum TNI Marsdya TNI Boy Syahril Qamar, Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Tisna Komara, Kapuspen TNI Laksda TNI Iskandar Sitompul, dan Kapuskersin TNI Laksma TNI Suselo, Panglima TNI membahas kerjasama militer dan menjalin hubungan antara kedua negara.
Video Densus 88 Kembali Menangkap Terduga Teroris
Petugas Detasemen Khusus (Densus) 88/Antiteror menemukan rangkaian bom dalam penggerebekan rumah kontrakan terduga teroris di Jalan Tanah Merah Sayur I, Kenjeran, Surabaya, Senin malam.
Koresponden Antara dari lokasi kejadian melaporkan bahwa rangkaian bom yang ditemukan petugas di rumah kontrakan yang berjarak hanya 1 kilometer sebelum Jembatan Suramadu itu berbentuk "switching" dan tabung.
Tabung itu memiliki panjang sekitar 30 cm, berdiameter 5 cm, berisi paku, dan rangkaian itu menggunakan timer.
Koresponden Antara dari lokasi kejadian melaporkan bahwa rangkaian bom yang ditemukan petugas di rumah kontrakan yang berjarak hanya 1 kilometer sebelum Jembatan Suramadu itu berbentuk "switching" dan tabung.
Tabung itu memiliki panjang sekitar 30 cm, berdiameter 5 cm, berisi paku, dan rangkaian itu menggunakan timer.
Atasi Macet Saat Banjir Polda Metro Turunkan 1.030 Polantas
Cuaca buruk yang melanda kawasan Ibu Kota dan sekitarnya sejak beberapa hari terakhir ini, menimbulkan genangan air hingga banjir. Tak pelak, situasi banjir dan genangan air ini berdampak terhadap arus lalu lintas. Kemacetan pun terjadi hampir di setiap sudut ruas jalan Jakarta.
Untuk mengurai kemacetan selama musim banjir ini, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi R Nurhadi Yuwono mengatakan, pihaknya menerjunkan anggota ke titik-titik macet.
"Setiap hari ada 1.030 anggota yang kita turunkan untuk mengurai kemacetan ini, anggota ini dibagi shift," ujar Nurhadi kepada detikcom, Selasa (21/1/2014).
Untuk mengurai kemacetan selama musim banjir ini, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi R Nurhadi Yuwono mengatakan, pihaknya menerjunkan anggota ke titik-titik macet.
"Setiap hari ada 1.030 anggota yang kita turunkan untuk mengurai kemacetan ini, anggota ini dibagi shift," ujar Nurhadi kepada detikcom, Selasa (21/1/2014).
Langganan:
Postingan (Atom)
Berita Populer
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
Pihak inteljen Kodam, sambung Hardiono, masih melakukan pendeteksian kebangkitan PKI di wilayah Jateng dan DIY. Pangdam menambahkan memang ...
-
Rusia mengharapkan Indonesia kembali melirik pesawat tempur sukhoi Su-35, pernyataan ini diungkapkan Wakil Direktur "Rosoboronexport...
-
TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pe...
-
Kejujuran 11 prajurit Kopassus mengakui kesalahan, menembak empat tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan Sleman, Yogyakarta, mendat...
-
Penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta menggunakan senapan serbu AK-47. Diketahui anggota Kopassus ini baru saja berlatih di Gunung ...
-
... mengganti F-5E/F Tiger II dengan beberapa pilihan, yaitu SAAB JAS-39 Gripen (Swedia), Sukhoi Su-35 Flanker (Rusia), Eurofighter Typhoon ...
-
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berang dituding komisioner Komnas HAM tidak pernah bekerja dan terkesan hanya tidur dalam mengatasi ko...




.jpg)

