Aksi pencopet yang menodong dan meletuskan senjata api di Mal Gandaria City, Jakarta Selatan, pada Minggu 7 September 2014 kemarin, menambah daftar panjang penyalahgunaan senjata api di kalangan masyarakat sipil.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto, mengatakan masyarakat sipil memang diperbolehkan untuk memiliki senjata api. Tetapi, proses memiliki benda berbahaya itu harus melalui proses yang ketat.
Menurut Rikwanto, prosedur untuk memiliki senjata api terlebih dulu dilihat dari sisi urgensinya. Selain itu, mengacu pada Peraturan Kapolri Nomor 82 Tahun 2004 tentang Siapa Saja yang Boleh Memiliki Senjata Api di kalangan sipil.
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Senin, 08 September 2014
HUT TNI, Bandara Juanda Tunggu Keputusan Jakarta
Pejabat sementara General Manager PT Angkasa Pura I, Sukirman, membenarkan info bahwa Bandar Udara Juanda akan digunakan dalam perayaan hari jadi ke-69 TNI yang mengambil lokasi Surabaya, Jawa Timur, pada tahun ini. Namun belum jelas seperti apa pengaruh penggunaan bandara ini oleh TNI terhadap layanan penerbangan sipil.
Sukirman mengatakan perwakilan PT Angkasa Pura I masih terlibat dalam rapat koordinasi ihwal rencana perayaan hari ulang tahun TNI tersebut di Jakarta pada hari ini, Senin, 8 September 2014. "Tunggu saja hasil keputusannya nanti," katanya.
Namun Sukirman memastikan bakal ada persiapan gladi kotor dan bersih. Adapun rencana penutupan ataupun pengalihan rute akan segera disampaikan, terutama kepada para pengguna Bandara Juanda. "Kalau sampai hari ini masih normal," katanya.
Sukirman mengatakan perwakilan PT Angkasa Pura I masih terlibat dalam rapat koordinasi ihwal rencana perayaan hari ulang tahun TNI tersebut di Jakarta pada hari ini, Senin, 8 September 2014. "Tunggu saja hasil keputusannya nanti," katanya.
Namun Sukirman memastikan bakal ada persiapan gladi kotor dan bersih. Adapun rencana penutupan ataupun pengalihan rute akan segera disampaikan, terutama kepada para pengguna Bandara Juanda. "Kalau sampai hari ini masih normal," katanya.
Presiden setuju ada penjara khusus napi teroris
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan bahwa dia setuju ada penjara khusus untuk narapidana kasus terorisme.
"Saya putuskan, idenya bagus, diperlukan, tetapi tempatnya dimana kita pikirkan nanti," katanya saat meninjau lokasi fasilitas deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) di Kawasan Pusat Perdamaian dan Keamanan Indonesia, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin.
Ia mengemukakan hal itu menanggapi keinginan Kepala BNPT Ansyaad Mbai mengenai perlunya penyediaan sel khusus untuk narapidana kasus terorisme karena ada kekhawatiran terjadi rekrutmen teroris di dalam penjara, yang sasarannya bukan hanya narapidana, tapi juga sipir.
"Saya putuskan, idenya bagus, diperlukan, tetapi tempatnya dimana kita pikirkan nanti," katanya saat meninjau lokasi fasilitas deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) di Kawasan Pusat Perdamaian dan Keamanan Indonesia, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin.
Ia mengemukakan hal itu menanggapi keinginan Kepala BNPT Ansyaad Mbai mengenai perlunya penyediaan sel khusus untuk narapidana kasus terorisme karena ada kekhawatiran terjadi rekrutmen teroris di dalam penjara, yang sasarannya bukan hanya narapidana, tapi juga sipir.
KSAU: Kuasai Global Position System untuk Pertahanan
SAAT ini masyarakat dengan mudah memanfaatkan Global Position System (GPS) sebagai salah satu dari penguasaan media udara. Kalau dapat menguasai itu dan memanfaatkan tentunya akan menjadi sumber yang dapat menghasilkan untuk kesejahteraan rakyat serta tidak kalah pentingnya adalah untuk pertahanan.
Demikian dikatakan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Masekal TNI Ida Bagus Putu Dunia usai membuka kejuaraan 16th Asiania Parachuting Championship and Indonesia Internasional Open 2014 di Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Sabtu (6/9).
Dikatakan KSAU, sebagai mana kita ketahui bahwa di darat, laut kita sudah biasa, namun udara sesuatu yang masih perlu kita gali dan di kembangkan. Sebab negara-negara lain sudah memanfaatkannya sehingga potensi ini kedepan juga kita bisa memanfaatkan ruang angkasa kita.
Demikian dikatakan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Masekal TNI Ida Bagus Putu Dunia usai membuka kejuaraan 16th Asiania Parachuting Championship and Indonesia Internasional Open 2014 di Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Sabtu (6/9).
Dikatakan KSAU, sebagai mana kita ketahui bahwa di darat, laut kita sudah biasa, namun udara sesuatu yang masih perlu kita gali dan di kembangkan. Sebab negara-negara lain sudah memanfaatkannya sehingga potensi ini kedepan juga kita bisa memanfaatkan ruang angkasa kita.
Kedatangan KRI Bung Tomo di Indonesia
KRI Bung Tomo (TOM-357) memasuki wilayah perairan Indonesia di sekitar Pulau Rondo, Minggu (7/9). Kedatangan KRI kelas Multirole Light Fregate (MRLF) buatan BAE System Maritime Naval Ship Inggris itu disambut oleh KRI Oswald Siahaan (OWA-354) di ujung paling barat pulau Sumatera, KRI TOM selanjutnya akan masuk ke jajaran Satuan Kapal Eskorta TNI AL bersama kapal fregate kelas Van Speijk.
Modernisasi Alutsista TNI Prioritaskan Produk Dalam Negeri
Panglima TNI, Jenderal TNI Dr. Moeldoko menyampaikan bahwa TNI memprioritaskan penggunaan alat utama sistem persenjataan (Alutsista) produk dalam negeri. Menurutnya, salah satu alutsista yang diproduksi dalam negeri adalah produk PT. Pindad termasuk amunisi kaliber besar.
“Karena itu diharapkan pengerjaannya dipercepat agar dapat mendukung kendaraan taktis maupun amunisi yang dibutuhkan TNI,” kata Panglima TNI saat menerima audiensi dengan Direktur Utama (Dirut) PT. Pindad, Sudirman Said beserta dua orang staf, di Ruang Tamu Panglima TNI Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Rabu (3/9) lalu.
Panglima TNI yang didampingi Asrenum Panglima TNI Mayjen TNI Muktiyanto, Aslog Panglima TNI Marsda TNI Karibiyama, Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Fuad Basya dan Waasops Panglima TNI Laksma TNI Darwanto, S.H., M.A.P tersebut juga mengapresiasi dan menyambut baik kedatangan Dirut PT. Pindad ke Mabes TNI.
“Karena itu diharapkan pengerjaannya dipercepat agar dapat mendukung kendaraan taktis maupun amunisi yang dibutuhkan TNI,” kata Panglima TNI saat menerima audiensi dengan Direktur Utama (Dirut) PT. Pindad, Sudirman Said beserta dua orang staf, di Ruang Tamu Panglima TNI Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Rabu (3/9) lalu.
Panglima TNI yang didampingi Asrenum Panglima TNI Mayjen TNI Muktiyanto, Aslog Panglima TNI Marsda TNI Karibiyama, Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Fuad Basya dan Waasops Panglima TNI Laksma TNI Darwanto, S.H., M.A.P tersebut juga mengapresiasi dan menyambut baik kedatangan Dirut PT. Pindad ke Mabes TNI.
Minggu, 07 September 2014
3 Kapal Selam Akan Perkuat Alutsista TNI AL
3 Kapal selam akan memperkuat alat utama sistem pertahanan (alutsista) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL). Ketiga kapal selam itu akan tiba di Tanah Air pada 2017 mendatang.
"Pada zaman jayanya dulu, Indonesia pernah memiliki 12 armada kapal laut. Saat ini, kita hanya memiliki dua. Di tahun 2017 akan datang 3 lagi. Sehingga nanti ke depannya akan kembali lagi ke arah 12," kata Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Chairul Tanjung usai mendapatkan penghargaan sebagai warga penghormatan dari TNI-AL di Pelabuhan indah Kiyat, Merak, Kota Cilegon, Banten, Sabtu (6/9/2014).
![]() |
| Kapal selam KRI Nanggala 402 |
"Pada zaman jayanya dulu, Indonesia pernah memiliki 12 armada kapal laut. Saat ini, kita hanya memiliki dua. Di tahun 2017 akan datang 3 lagi. Sehingga nanti ke depannya akan kembali lagi ke arah 12," kata Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Chairul Tanjung usai mendapatkan penghargaan sebagai warga penghormatan dari TNI-AL di Pelabuhan indah Kiyat, Merak, Kota Cilegon, Banten, Sabtu (6/9/2014).
Langganan:
Postingan (Atom)
Berita Populer
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
Pihak inteljen Kodam, sambung Hardiono, masih melakukan pendeteksian kebangkitan PKI di wilayah Jateng dan DIY. Pangdam menambahkan memang ...
-
Rusia mengharapkan Indonesia kembali melirik pesawat tempur sukhoi Su-35, pernyataan ini diungkapkan Wakil Direktur "Rosoboronexport...
-
TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pe...
-
Kejujuran 11 prajurit Kopassus mengakui kesalahan, menembak empat tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan Sleman, Yogyakarta, mendat...
-
Penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta menggunakan senapan serbu AK-47. Diketahui anggota Kopassus ini baru saja berlatih di Gunung ...
-
... mengganti F-5E/F Tiger II dengan beberapa pilihan, yaitu SAAB JAS-39 Gripen (Swedia), Sukhoi Su-35 Flanker (Rusia), Eurofighter Typhoon ...
-
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berang dituding komisioner Komnas HAM tidak pernah bekerja dan terkesan hanya tidur dalam mengatasi ko...






